author-banner
Sweety
Sweety
Author

Novels by Sweety

Jerat Ketos Galak

Jerat Ketos Galak

Andrea, anggota jurnalistik yang ambisius, merasa menang saat memergoki Kyrran, Ketua OSIS paling perfeksionis, sedang merokok diam-diam. Niatnya menjadikan itu senjata untuk memaksa Kyrran membawanya bertemu Kepala Sekolah. Namun, Kyrran bukan mangsa yang mudah. Satu ciuman kasar seketika membungkam Andrea, "Aku juga punya sesuatu untuk mengancammu sekarang.” Demi menghapus bukti, Andrea terpaksa menerima satu kesepakatan gila dengan menjadi bawahan Ketua OSIS atau Sanggupkah Andrea menghadapi Kyrran dan menghapus bukti kebebasannya?
Read
Chapter: Bab 269. Senior Year
Setelah liburan musim panas berlalu, Andrea akhirnya memasuki senior year. Dia sudah jadi siswi kelas dua belas sekarang.Beruntung sampai detik ini, Andrea tidak ketahuan kakeknya kalau dirinya sekolah di Alveroz High dan Daisy penggantinya di Mirelle Girls Academy menjalankan peran sebagai Andrea Beaumont dengan baik.Asrama Alveroz High kembali ramai. Mobil-mobil berdatangan sejak pagi. Siswa-siswa baru membawa koper besar, kardus, dan tas yang hampir lebih besar daripada tubuh mereka sendiri.Koridor yang sempat sepi selama liburan kini kembali dipenuhi suara obrolan.Andrea berdiri di depan gedung asrama putri sambil memandangi keramaian tersebut. Dia menyapa balik adik-adik kelas baru yang melewatinya.Gadis itu kemudian melangkahkan sepatunya menuju gerbang asrama putri. Tujuannya ingin ke gedung utama untuk ke menghadiri rapat klub jurnalistik.Dia sambil berbalas pesan dengan Daisy, membahas pembaruan kesepakatan mereka.
Last Updated: 2026-07-31
Chapter: Bab 268. Liburan Musim Panas Bagian V
"Kyrran… kamu sakit kepala lagi?" tanya Andrea penuh perhatian, walaupun sedikit kaget karena tiba-tiba Kyrran berbaring di pahanya.Kyrran terdiam beberapa detik sebelum mengangguk tipis."Hm… sedikit," suara cowok itu parau. Rahangnya terlihat mengeras.Andrea kemudian mengusap tangan Kyrran yang menggenggam satu tangannya. "Aku pijit ya kepalanya.""Iya…" sahut Kyrran pelan, ia masih memejamkan mata. Genggamannya mengendur, membiarkan tangan Andrea bergeser.Jari-jari gadis itu kemudian bergerak perlahan memijat pelipis Kyrran dengan tekanan ringan dan selembut mungkin.Beberapa saat kemudian, cowok itu perlahan membuka mata. Pandangan mereka bertemu, terkunci satu sama lain.Pijatan lembut jari Andrea di pelipis Kyrran membuat wajah tegang cowok itu sedikit melunak."Kamu mikirin kegiatan OSIS yang akan datang ya?" tebak Andrea pelan.Kyrran mengerjap pelan sebelum menjawab. "Iya, setelah liburan in
Last Updated: 2026-07-31
Chapter: Bab 267. Liburan Musim Panas Bagian IV
"Kalian ganti pakaian?" Andrea memicing heran.Vanko menjawab santai. "Iya, tadi aku sama Derby sempat jatuh kesandung di jalur setapak. Kotor banget, jadi sekalian ganti.""Oh…" Andrea mengangguk pelan.Padahal di balik wajah santai Vanko dan Derby, keduanya sedang mati-matian menjaga ekspresi agar tetap biasa saja. Pasalnya hanya mereka yang tahu apa yang sebenarnya terjadi beberapa saat lalu. Dan mereka juga tahu alasan mengapa rahasia itu harus tetap menjadi rahasia.Di tengah keheningan yang mulai menyelimuti kelompok itu, Andrea mengeluh. Nadanya penuh kekhawatiran. "Kyrran sebenarnya ke mana sih?""Aku di sini."Suara dingin itu membuat semua kepala spontan menoleh. Andrea yang mengenali pemilik suara ikut berbalik dan membeku.Di ujung area kolam renang, Kyrran berdiri santai dengan kedua tangan dimasukkan ke saku celana. Ia sudah berganti pakaian. Kemeja linen hitam berlengan pendek yang dikenakannya kini mengga
Last Updated: 2026-07-30
Chapter: Bab 266. Liburan Musim Panas Bagian III
"Arghh…"Dengungan yang sejak tadi menghantam kepala Kyrran perlahan mereda. Rasa sakit yang menusuk pelipisnya juga tidak lagi sebrutal beberapa menit sebelumnya. Napas Kyrran terdengar berat saat ia membuka mata perlahan.Suasana di sekitarnya gelap, hanya cahaya bulan dan lampu-lampu samar yang menyelinap di antara pepohonan.Kyrran mengernyit bingung. Cowok itu mencoba mengingat apa yang terjadi.Terakhir yang Kyrran ingat, dirinya masih berada di sekitar kompleks vila. Kyrran meninggalkan area barbeque untuk menyusul Andrea.Cowok itu kemudian berdiri dengan susah payah. Kakinya masih terasa lemas. Satu tangannya mencengkeram rambutnya sendiri, berusaha meredakan sisa nyeri yang berdenyut di kepalanya.Pandangan cowok itu beredar pelan ke sekeliling dan semakin lama alisnya semakin bertaut.Kyrran akhirnya sadar kalau dia tidak berada di area vila. Di hadapannya terbentang jalan setapak sempit yang diapit semak dan
Last Updated: 2026-07-30
Chapter: Bab 265. Liburan Musim Panas Bagian II
"Jadi Kyrran pernah naksir cewek lain," gerutu Andrea. Ia berdiri di depan wastafel dalam toilet.Gadis itu menampung air dingin dengan kedua telapak tangan, lalu membasuh wajahnya perlahan.Air yang menetes di pipinya sedikit banyak meredakan panas yang sejak tadi memenuhi wajahnya saat Kyrran menceritakan crush pertamanya."Padahal dia crush sekaligus cinta pertamaku, tapi dia ternyata punya crush sebelum aku," sungutnya lagi, lalu menghela napas berat.Dada Andrea berdebar tak karuan. Meskipun Kyrran penah mengaku kalau cinta pertama dan ciuman pertamanya itu Andrea, tetapi tahu Kyrran punya crush pertama membuatnya tetap kesal.Andrea menggeleng pelan."Apa sih yang aku pikirin… wajar kalau Kyrran punya crush pertama."Andrea menarik napas panjang beberapa kali hingga detak jantungnya mulai tenang.Sekitar lima belas menit kemudian, Andrea memutuskan kembali ke area barbeque. Suara tawa teman-temannya kembal
Last Updated: 2026-07-29
Chapter: Bab 264. Liburan Musim Panas Bagian I
Di bawah langit musim panas yang biru cerah, Andrea dan Kyrran beserta delapan anggota geng OTTD akhirnya bisa menikmati liburan setelah satu tahun ajaran yang melelahkan di pulau pribadi milik Jergar—kakak pertama si kembar Kyrran dan Noela.Hari-hari mereka di pulau tersebut dihabiskan dengan berbagai kegiatan. Ada yang bermain paddle board, berlomba berenang hingga ke dermaga kecil, sementara yang lain sibuk mengabadikan momen dengan kamera. Bahkan Elyse yang beberapa waktu lalu masih patah hati karena pengakuannya ditolak Darell, perlahan kembali tertawa lepas. Wajah murung gadis berkacamata itu menghilang sedikit demi sedikit setiap kali Andrea, Noela, Jolina dan Cassandra menyeretnya ikut bermain atau bercanda."Aku bisa melupakan Kak Darell!" teriak Elyse, meluapkan isi hatinya.Andrea dan tiga gadis lainnya ikut berteriak, menghibur Elyse.Menjelang senja, mereka bersepuluh berkumpul di tepi pantai untuk foto bersama. Para gadis mengenakan
Last Updated: 2026-07-29
Pak Reon Berhenti! Aku Bukan Kekasihmu Lagi

Pak Reon Berhenti! Aku Bukan Kekasihmu Lagi

Ellena mau tidak mau menerima kesepakatan dengan Reon untuk jadi tunangan pura-pura mantan kekasihnya itu. Semua dilakukan untuk mendapatkan biaya pengobatan sang nenek yang merawat Ellena selama ini. Hubungan pura-pura mereka pelan-pelan membuka pintu lama yang pernah dipaksa tertutup rapat. Kini, dalam ruangan sunyi dan jam kerja panjang, mereka terjebak dalam gairah lama, godaan yang tidak pernah padam, luka yang belum sembuh, permainan ego, serta rahasia masa lalu yang perlahan terungkap. "Elle..." "Ahh! Pak Reon... Berhenti!" Apakah hubungan Ellena dan Reon akan berakhir sama seperti dulu? Kandas di tengah jalan? Ataukah mereka akhirnya bisa bersatu meski harus melewati batas profesional?
Read
Chapter: Bab 218. Arabella Sherryline Ravindra
Ellena pikir hidupnya sudah berakhir ketika dilempar ke laut, tenggelam membawa semua rasa kehilangan dan dendamnya. Namun, dia sadar kalau jantungnya masih berdetak. Suara ombak yang menghantam sesuatu di luar sana terdengar samar di telinganya. Kelopak mata Ellena bergerak, berat, seolah ditarik kembali dari tempat yang sangat dalam. Cahaya redup menembus pandangannya yang masih kabur.Ketika matanya terbuka sempurna, langit-langit kayu asing menyambutnya. Napas gadis itu tersengal pelan.Ellena berkedip beberapa kali, mencoba fokus. Bau obat-obatan samar tercium di udara, bercampur dengan aroma asin laut.Dalam satu sentakan, Ellena langsung duduk. Kepalanya berdenyut dan napasnya memburu. Ia menoleh cepat ke sekeliling.Ruangan itu luas tapi sunyi. Dinding-dindingnya dipenuhi rak tinggi berisi buku-buku tua, beberapa botol kaca, alat-alat medis sederhana, dan cairan-cairan kimia yang tersusun rapi di atas meja pan
Last Updated: 2026-03-31
Chapter: Bab 217. Keputusan Reon
Sudah beberapa hari berlalu, Reon masih tidak bisa menerima kenyataan kalau Ellena sudah pergi untuk selamanya. Lelaki itu berdiri di tengah ruang tamu, tatapannya kosong menyapu setiap sudut, mengulang semua kenangan bersama Ellena juga neneknya. Dia mulai melangkah pelan tanpa arah, lalu berhenti di depan sebuah lukisan istrinya yang tergantung di dinding. Wajah yang dulu melengkapi hidupnya… kini hanya diam dalam rangkaian warna.Tangan Reon terangkat menyentuh bingkai itu untuk beberapa lama. Lalu perlahan dia menariknya turun dan memeluknya, seolah itu satu-satunya cara untuk memastikan bahwa Ellena masih ada di sampingnya… di pelukannya. Namun, sayang kenyataan terlalu cepat menghantam. Napas Reon mulai tidak teratur dan akhirnya dia runtuh. Tangisnya kembali pecah, lebih dalam dan hancur. "Elle…"Dia kemudian berjalan tertatih ke kamar, lalu jatuh di atas ranjang. Lukisan Ellena masih ia peluk erat.
Last Updated: 2026-03-30
Chapter: Bab 216. Tangisan Pecah
Reon tidak berhenti mencari keberadaan Ellena. Dari satu tempat ke tempat lain. Dari satu kemungkinan ke kemungkinan lain.Ponsel di tangannya tidak pernah jauh. Setiap dering membuat Reon langsung menjawab. Setiap pesan dibuka dalam hitungan detik.Mengira itu Ellena. Namun ternyata bukan. Sampai satu panggilan datang dari nomor tidak dikenal. Apakah ini jebakan lagi? Reon mengangkat telepon itu. "Ya?"Beberapa detik Reon hanya mendengarkan. Lalu, wajah lelaki itu semakin pucat. Retinanya terasa panas. "Apa…?" suara Reon pelan, malah hampir tidak keluar. "Tidak mungkin…" Tangannya mulai gemetar. Dia berdiri diam di samping mobilnya, dunia seolah berhenti berputar.Reon mendapatkan kabar bahwa istrinya, Ellena Satya telah tiada. Beberapa jam kemudian, Reon sudah berada di lokasi bersama Vino asistennya. Di ruang kantor otoritas pelabuhan.Seorang pet
Last Updated: 2026-03-29
Chapter: Bab 215. Amarah Reon
Langit sore tampak pucat di atas sana. Angin berhembus pelan, menggoyangkan rumput-rumput liar di sekitar makam yang masih terlihat baru. Tanahnya belum sepenuhnya padat, bunga-bunga di atasnya masih segar.Reon berdiri di depan makam dengan napas berat. Matanya terpaku pada nama yang terukir di nisan."Nek… maaf…" lirih Reon, "aku selalu terlambat," ujarnya parau, tangannya perlahan mengepal di samping tubuhnya.Reon menunduk sedikit, kelopak matanya mulai panas. Selain kehilangan, dia juga tidak bisa membayangkan betapa rapuhnya Ellena. Dia tahu istrinya itu sangat menyayangi neneknya, dia rela melakukan apapun. Kini, nenek istrinya telah tiada dan Reon tidak ada di samping Ellena saat berduka. "Maaf, Nek… ma—af…" suaranya pecah. Namun, sekarang, di mana dia bisa menemukan Ellena? Istrinya… tidak bisa dihubungi, tidak menjawab telepon ataupun membalas pesan, seolah menghilang begitu saja dari dunia.
Last Updated: 2026-03-28
Chapter: Bab 214. Ellena Tidak Selingkuh
Dalam ruangan kerja, Reon berdiri di dekat jendela, memandang kosong ke arah langit malam kota. Rahangnya mengeras, masih terus memikirkan pengkhianatan Ellena. Dia mengusap cincin yang melingkar di jarinya. Dia selalu melakukan itu akhir-akhir ini. Bahkan pekerjaan yang seharusnya dia lakukan semua dibackup oleh asistennya. Tok… Tok… Ketika halus di pintu memecah hening. "Masuk," ujar Reon tanpa menoleh. Vino melangkah masuk dengan langkah hati-hati. Di tangannya, sebuah amplop."Pak, ada yang mengirimkan ini," kata Vino, meletakkan amplop tersebut di meja. Reon menoleh sedikit. Terakhir kali dia menerima amplop seperti itu membuat dadanya kacau. "Dari siapa?" sahutnya. "Tanpa nama, Pak. Saya ambil dari resepsionis barusan."Lelaki itu berjalan mendekat, mengambil amplop tersebut tanpa banyak kata lagi. Dia membukanya malas. Namun saat isi di dalamnya terl
Last Updated: 2026-03-27
Chapter: Bab 213. Tragedi di Kapal Pesiar
Ketika kesempatan terbuka lebar, Ellena akhirnya masuk ke dalam suite Sharron. Berbeda jauh dari kabin biasa, ruangan di dalam suite ini luas dan elegan—lantai kayu mengilap, sofa empuk, lampu hangat, dan jendela besar yang menghadap langsung ke laut malam.Ketika pintu tertutup, matanya langsung menyapu ruangan untuk mencari tempat persembunyian. Ellena bergerak ke arah ruang dalam—kamar tidur utama dengan tirai setengah tertutup, lampu redup dan ranjang besar berada di tengah ruangan.Ellena melihat lemari besar di sudut. Tanpa ragu, dia membukanya perlahan dan masuk ke dalam, menyisakan celah kecil untuk mengintip keluar.Waktu terasa berjalan lambat dan di luar sana ombak terdengar keras, hingga akhirnya pintu terbuka. Ellena menahan napas. Dari celah lemari, ia melihat Sharron masuk ke kamar. Gaun elegan yang wanita itu kenakan dilepas perlahan, digantikan pakaian tidur.Setelah itu dia duduk di depan meja rias untuk mengh
Last Updated: 2026-03-26
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status