author-banner
Senjaaaaa
Senjaaaaa
Author

Novels by Senjaaaaa

Gadis Kesayangan si Raja Neraka

Gadis Kesayangan si Raja Neraka

Nares Maheswari, cucu tunggal keluarga konglomerat Mahesa. Saat remaja dia membawa pulang gadis kecil bernama Anya Pricilla. Anya sendiri sebelumnya hidup dengan penuh derita, dihina, direndahkan, dirundung bahkan sengaja disakiti hanya karena dia miskin. Hidup dan tumbuh bersama, Nares sangat menyayangi Anya. Hingga suatu kejadian mengerikan menimpa adik angkatnya itu. Anya dilecehkan oleh dua belas orang geng motor, hingga ia hampir gila. Nares dewasa yang terkenal dengan julukan si Raja Neraka yang kejam, kehilangan kendalinya. Dia membalaskan dendam Anya dengan kekuasaan yang dia miliki. Setelah Anya sembuh, ia menjadi gadis pendendam dingin dan tak punya belas kasihan. Perlahan perasaan yang lebih dalam tumbuh dihati Anya pada Nares yang sebenarnya sudah lebih dulu memiliki perasaan itu. Mereka berdua terlibat dalam cinta terlarang. Hingga fakta terkuak bahwa Anya ternyata adik kandung dari pria yang membuatnya dilecehkan. Akankah Anya kembali ke keluarga kandungnya? atau lebih memilih cinta terlarangnya bersama Nares?
Read
Chapter: 130
Sepanjang perjalanan pulang, suasana di dalam mobil terasa begitu sunyi.Biasanya, Kiara akan terus berceloteh tanpa henti. Menceritakan kupu-kupu yang ia lihat di jalan, bentuk awan yang menurutnya menyerupai kelinci, atau sekadar bertanya hal-hal aneh yang membuat Anya tertawa.Sementara Kyan selalu punya sesuatu untuk dikeluhkan.Entah cuaca yang terlalu panas.Atau jalanan yang terlalu bergelombang.Namun hari ini tidak ada suara itu.Kyan dan Kiara duduk berdampingan di kursi belakang. Sesekali mereka saling melirik, lalu kembali menunduk.Mereka memang baru berusia empat tahun.Tetapi anak-anak sering kali mampu merasakan sesuatu yang tidak dapat dijelaskan oleh orang dewasa.Mereka melihat wajah ibunya yang pucat.Melihat jemari wanita itu mencengkeram setir terlalu erat hingga buku-buku jarinya memutih.Dan mereka tahu...Mama sedang tidak baik-baik saja.Perlahan, Kiara menggeser tangannya.Meraih jemari kecil Kyan.Kyan tidak berkata apa-apa.Ia hanya membalas genggaman itu.
Last Updated: 2026-06-07
Chapter: 129
Drama akhirnya mencapai bagian penutup.Kiara yang berperan sebagai kancil berdiri dengan kedua tangan di pinggang sambil berkata lantang,"Nah! Sekarang aku bisa menyeberang sungai!"Sementara para "buaya" kecil yang menjadi korban tipu dayanya langsung menjatuhkan diri ke lantai secara dramatis."Aduh!""Aku ditipu!""Jahat sekali kancil!"Salah satu anak bahkan lupa bahwa dirinya sudah kalah dan malah melambai ke arah ibunya di bangku penonton.Aula langsung pecah oleh tawa.Di sisi lain panggung, Kyan yang masih mengenakan kostum pohonnya akhirnya mengangkat tangan."Aku boleh duduk sekarang?"Seluruh aula meledak.Tepuk tangan dan gelak tawa menggema ke seluruh ruangan.Guru-guru sampai menahan wajah karena malu sekaligus gemas.Dan saat tirai ditutup...Tepuk tangan membahana.Sangat meriah.Semua orang berdiri.Bertepuk tangan untuk anak-anak yang tampil dengan begitu lucu.Bahkan tanpa sadar...Nares ikut bertepuk tangan.Beberapa kali.Tatapannya masih tertuju pada panggung y
Last Updated: 2026-06-07
Chapter: 128
Anya melirik jam dinding yang tergantung di ruang kerjanya.09.30.Ia mengembuskan napas panjang.Hari ini ia memang tidak bisa terus bekerja.Sejak seminggu lalu yayasan tempat Kyan dan Kiara belajar sudah mengirim undangan resmi kepada seluruh wali murid.Pemilik yayasan yang baru akan datang.Akan ada acara penyambutan.Dan yang paling penting...Kyan dan Kiara akan tampil dalam drama.Meskipun pekerjaan masih menumpuk, Anya tidak mungkin melewatkan momen itu.Ia mematikan mesin jahit lalu berdiri."Bu Susan."Wanita paruh baya itu segera menoleh dari meja pemotongan kain."Iya, Nona?""Saya harus ke yayasan."Susan langsung mengangguk."Oh iya, hari ini penampilan Kyan dan Kiara, kan?"Wajahnya langsung berseri-seri."Keduanya pasti lucu sekali."Anya tersenyum tipis.Ia lalu menunjuk beberapa pesanan yang sudah dipisahkan."Kalau ada pelanggan datang, tolong catat ukurannya.""Baik.""Dan paket yang ini dikirim sore nanti."Susan mengangguk cepat."Serahkan saja pada saya."Anya
Last Updated: 2026-06-06
Chapter: 127
Pagi itu, sebuah iring-iringan mobil hitam memasuki jalan utama sebuah kota kecil di pesisir.Di dalam mobil paling depan, Nares duduk sambil menatap layar tabletnya.Jhon yang duduk di sampingnya masih terlihat sedikit bingung.Sebenarnya sampai sekarang ia tidak mengerti keputusan atasannya."Tuan.""Hm."Jhon melirik dokumen di tangannya."Maaf jika lancang, tapi saya masih penasaran."Nares mengangkat sebelah alis."Penasaran apa?""Kenapa Tuan membeli yayasan ini?"Sunyi sesaat.Jhon memang sudah lama bekerja untuk Nares.Karena itulah ia tahu.Biasanya Nares tidak pernah mengambil keputusan tanpa alasan yang jelas.Namun kali ini berbeda.Beberapa minggu lalu, Nares secara tidak sengaja melihat sebuah iklan sederhana di internet.Iklan penggalangan dana untuk sebuah yayasan pendidikan anak-anak di kota kecil yang hampir tidak dikenal siapa pun.Bangunannya tua.Fasilitasnya terbatas.Donaturnya sedikit.Tidak ada keuntungan bisnis sama sekali.Namun anehnya...Saat melihat foto
Last Updated: 2026-06-06
Chapter: 126
Tiga bulan.Sembilan puluh hari.Dan tidak ada satu pun jejak Anya.Brak!Sebuah map melayang menghantam dinding ruang kerja.Kertas-kertas berhamburan ke lantai.Seluruh ruangan langsung membeku.Tidak ada seorang pun yang berani bernapas terlalu keras.Nares berdiri di belakang meja dengan wajah gelap.Tatapannya begitu dingin hingga membuat para bawahannya menundukkan kepala."Tiga bulan."Suaranya rendah.Namun justru itu yang membuat semua orang semakin takut."Tiga bulan dan kalian belum menemukan satu petunjuk pun?"Tidak ada yang menjawab.Karena memang tidak ada yang bisa dijawab.Nares tertawa kecil.Tawa yang sama sekali tidak mengandung humor."Kalian dibayar miliaran setiap tahun untuk apa?"Suara itu membuat beberapa orang refleks menegang."Apa aku harus mengajari kalian cara bekerja?"Seorang pria memberanikan diri maju."Tuan, kami sudah menyisir seluruh jalur transportasi yang mungkin digunakan Nona Anya.""Bandara.""Pelabuhan.""Terminal.""Stasiun.""Semuanya suda
Last Updated: 2026-06-06
Chapter: 125
Perjalanan panjang itu akhirnya berakhir menjelang sore. Kereta yang ditumpangi Anya berhenti di sebuah kota kecil yang jauh dari hiruk-pikuk kehidupan yang selama ini dikenalnya. Tidak ada gedung pencakar langit. Tidak ada jalan raya yang padat. Tidak ada wajah-wajah yang mungkin mengenal dirinya. Dan yang terpenting... Tidak ada Nares. Tidak ada Leon. Tidak ada Juan. Anya berdiri di tepi jalan kecil sambil menggenggam tangan Kyan dan Kiara. Angin laut berembus pelan membawa aroma asin yang khas. Tatapannya menyapu desa kecil di pinggiran kota itu. Tenang. Damai. Jauh dari semua luka yang selama ini mengejarnya. Di tempat inilah ia memutuskan untuk memulai kembali. Bukan sebagai wanita yang pernah dihancurkan masa lalu. Bukan sebagai seseorang yang terus diburu kenangan. Hanya sebagai seorang ibu. Ibu bagi Kyan dan Kiara. Dan itu sudah cukup. Beberapa menit kemudian. Mereka berhenti di depan sebuah rumah sederhana yang sebelumnya sudah dilihat Anya melalui agen
Last Updated: 2026-06-06
Dikhianati Suami Payah, Dicintai Pria Berkuasa

Dikhianati Suami Payah, Dicintai Pria Berkuasa

Nana hidup dalam kegelapan ketika ia memergoki tunangannya, Dikta, berselingkuh—bukan hanya dengan wanita lain, tapi dengan adiknya sendiri. Dalam keputusasaan, ia menyerahkan dirinya pada seorang pria asing, sebuah keputusan yang akan mengubah hidupnya selamanya. Namun, takdir menimpanya ke dalam tragedi: kecelakaan yang membuatnya koma selama tiga bulan. Saat sadar, ia menghadapi kenyataan pahit—hamil, kehilangan ingatan, dan percaya bahwa anak yang dikandungnya adalah milik Dikta. Dikta, yang sejak awal hanya mengincar warisan Nana, dengan mudah mengakuinya, sementara cinta dan perhatian hanyalah kata-kata kosong. Pernikahan mereka menjadi neraka bagi Nana, hidup dalam kepalsuan dan penderitaan. Segalanya berubah ketika Andreas, pria yang sebenarnya adalah ayah dari bayi dalam kandungannya, muncul kembali. Selama ini Andreas tak pernah berhenti mencari Nana. Bersamanya, Nana menemukan cinta sejati, kemewahan, dan kasih sayang yang selama ini hilang. Bersama Andreas, ia juga merencanakan balas dendam terhadap mereka yang pernah menyakitinya, menutup luka lama dengan kekuatan dan kemuliaan. Sebuah kisah tentang cinta, pengkhianatan, kehilangan ingatan, dan kebangkitan dari kepedihan untuk menemukan kebahagiaan sejati.
Read
Chapter: 326
Bella langsung menunjuk Reyhan sambil mengunyah makanan."Makanya kak Reyhan punya pacar dong.""Inget umur."Leo langsung tertawa kecil setuju."Bener tuh.""Jangan sok dingin terus.""Pangkat boleh dokter bedah terkenal…""Tapi urusan cinta?"Leo sengaja menggantung kalimatnya sambil terkekeh meledek. Reyhan langsung menyipitkan mata kesal."Berisik."Namun dalam hati Reyhan justru makin kacau.Cinta? Ia bahkan belum sempat memikirkan hal lain selain rasa bersalahnya pada Nessy. Tentang semalam. Tentang bagaimana ia harus bertanggung jawab. Dan sekarang... Bella juga sudah punya pacar. Reyhan memijat pelipisnya pelan."Astaga...""Bocah itu udah punya pacar."Namun akhirnya Reyhan mendengus lalu membalas Leo."Leo, jangan bisanya ngeledekin aku.""Lihat diri lo sendiri.""Bahkan kamu gak punya orang yang kamu suka."Dan detik berikutnya... Bella langsung nyeletuk polos tanpa dosa."Ada kok.""Tapi Leo ditolak terus ditinggalin."Semua langsung menoleh ke Bella. Leo langsung membelal
Last Updated: 2026-05-13
Chapter: 325
Malam itu suasana meja makan ramai seperti biasanya. Aku duduk di samping Andreas. Di seberang kami ada Bella dan Leo yang sejak tadi sudah ribut sendiri.Di meja sudah tersaji berbagai makanan hangat.Namun bukannya makan tenang… Bella justru sibuk ngoceh sambil tersenyum sendiri."Ya ampun… Bela masih gak nyangka bakal ke Tiongkok.""Bela nanti mau foto banyak sama Sean."Leo langsung mendengus jijik."Najis."Bella langsung melotot."Leo!""Aku laporin ya sama mama!"Leo santai menyendok sup."Lapor aja.""Aku tetap muak lihat gaya bucin kamu."Bella langsung nyolot."Emangnya kenapa kalau Bela sayang sama pacar sendiri?!"Leo memutar mata malas."Soalnya kamu lebay.""Sean napas aja kamu senyum-senyum sendiri."Andreas langsung nyeletuk dingin,"Itu juga yang papa rasain."Aku spontan tertawa kecil. Sementara Bella langsung manyun."Papa kok ikut-ikutan sih."Aku akhirnya mencoba mengalihkan pembicaraan."Leo, kamu yakin gak mau ikut ke Tiongkok?""Bela sama Sean kan berangkat lus
Last Updated: 2026-05-13
Chapter: 324
Sinar matahari pagi mulai masuk melalui celah tirai hotel. Reyhan perlahan membuka matanya. Kepalanya terasa berat.Pening.Tubuhnya juga terasa pegal dengan cara yang aneh. Pria itu mengernyit sambil memijat pelipisnya pelan."Akh..."Ia mencoba duduk. Namun begitu bergerak... Potongan-potongan ingatan semalam mulai muncul satu persatu. Reuni SMA. Suasana ramai.Minuman. Tawa teman-teman lamanya. Lalu...Clara.Teman sekelasnya dulu. Reyhan langsung mengingat jelas bagaimana wanita itu terus menempel padanya semalam. Dan kemudian... Tatapan Reyhan berubah dingin. Ia ingat. Minumannya bermasalah. Tubuhnya mulai panas tidak normal. Kesadarannya kacau.Dan Clara justru membawanya masuk ke kamar hotel. Ingatan berikutnya membuat rahang Reyhan mengeras. Clara menyentuhnya. Menggodanya. Mencoba membuka kancing bajunya. Namun bukannya terbawa suasana...Reyhan justru mencekik wanita itu ke dinding. Tatapannya gelap dan bengis malam itu."Keluar."Suara Reyhan saat itu benar-benar mengerikan
Last Updated: 2026-05-13
Chapter: 323
Sinar matahari pagi menembus celah tirai hotel. Nessy perlahan membuka matanya. Dan detik berikutnya... "Astaga…" Tubuhnya terasa remuk. Pinggangnya seperti patah. Tulang-tulangnya terasa hancur. Seolah habis terlindas truk. Nessy meringis sambil memegangi pinggangnya pelan. "Ya Tuhan…" Ia perlahan menoleh ke samping. Dan di sana… Reyhan masih tertidur pulas. Wajah pria itu terlihat damai. Rambutnya sedikit berantakan. Dasi dan kemejanya bahkan masih setengah terbuka. Melihat itu... Ingatan Nessy langsung kembali ke semalam. Tentang ciuman mereka. Pelukan itu. Tentang bagaimana semuanya terasa begitu memabukkan. Wajah Nessy langsung merah padam. Ia buru-buru menutup wajahnya sendiri dengan bantal. "AAAAA malu banget!" Namun beberapa detik kemudian... Nessy langsung membeku lagi. Karena tiba-tiba otaknya bekerja normal. Kalau Reyhan sadar nanti… Dan ingat semuanya… Nessy langsung duduk panik. "Kalau dia bunuh aku gimana?!" Namun beberapa detik kemudian Nessy malah menghela n
Last Updated: 2026-05-13
Chapter: 322
Nessy duduk lemas di sofa sambil menatap Reyhan yang kini memejamkan mata dengan napas berat dan tidak teratur. Wajah pria itu masih memerah. Keringat membasahi leher dan dahinya.bNamun bahkan dalam keadaan seperti itu… Reyhan tetap terlihat tenang dan tampan. Perlahan Nessy mengusap batang hidung Reyhan dengan jemarinya yang gemetar. "Reyhan…" "Bahkan dalam situasi kayak gini kamu masih tetap tenang…" Nessy tertawa kecil pahit. Lalu berbisik lirih pada dirinya sendiri, "Aku ngapain sih…" "Mentang-mentang mau mati malah gali neraka sendiri." Ia terkekeh kecil walau matanya mulai berkaca-kaca. Namun saat jemari Nessy tanpa sadar menyentuh bibir Reyhan.. Pria itu perlahan membuka matanya.bTatapan mereka bertemu. Dan sebelum Nessy sempat bicara... Reyhan langsung membalik posisi Nessy pelan ke sofa. Membuat Nessy menahan napas. Tanpa banyak kata… Reyhan kembali mencium bibir Nessy. Kali ini lebih dalam. Lebih putus asa. Lebih penuh emosi yang tak mampu dijelaskan. Ne
Last Updated: 2026-05-13
Chapter: 321
"Tolong aku"Nessy masih membeku saat melihat sosok di depannya."Reyhan…?"Pria itu benar-benar berbeda dari biasanya. Wajahnya memerah. Napasnya tidak teratur. Keringat membanjiri tubuhnya.Bahkan tatapan matanya terlihat kacau.Nessy langsung panik."Kak Reyhan…""Kakak kenapa?"Namun Reyhan seperti tidak benar-benar sadar. Ia menatap Nessy dengan mata berat lalu kembali berbisik lirih,"Tolong aku…""Aku akan bertanggung jawab…"Nessy makin bingung. Namun detik berikutnya... Reyhan tiba-tiba menarik Nessy lalu mencium bibirnya.Mata Nessy langsung membelalak lebar. Tubuhnya refleks mendorong Reyhan menjauh.PLAK. "Brengsek!!!" Tamparan kecil mendarat di pipi Reyhan. Nessy memegangi bibirnya sendiri dengan napas gemetar.Ciuman pertamaku…Namun saat melihat Reyhan tersungkur lemah di lantai… Nessy mulai sadar ada yang tidak beres. Pria itu terlihat benar-benar kehilangan kendali. Nessy buru-buru berjongkok membantu Reyhan."Kak…""Aku panggil dokter ya... "Namun sebelum sempat pe
Last Updated: 2026-05-12
You may also like
Mommy Untuk Zee
Mommy Untuk Zee
Romansa · Si Nicegirl
8.0K views
Gairah Sahabat Suami
Gairah Sahabat Suami
Romansa · Aleena Marsainta Sunting
8.0K views
Satu Laki-Laki Empat Istri
Satu Laki-Laki Empat Istri
Romansa · Kim Sumi Ryn
8.0K views
Partner Life
Partner Life
Romansa · Cheezyweeze
8.0K views
Penakluk Hati Om Dokter
Penakluk Hati Om Dokter
Romansa · eLFa Zara
8.0K views
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status