author-banner
Eliyen Author
Eliyen Author
Author

Novel-novel oleh Eliyen Author

Pesona Kakak Tetangga yang Menggoda

Pesona Kakak Tetangga yang Menggoda

Lala kembali ke kampung halamannya membawa kembali ingatan memalukan tujuh tahun lalu, saat dia menjadi gadis remaja yang terobsesi mengejar Arvin, kakak tampan yang tinggal di sebelah rumah ibunya. Dengan kedatangannya, Lala bersumpah kalau dia bukan gadis yang sama dengan dirinya di masa lalu dan berusaha melupakan masa kelam itu. Namun, di hari pertama dia tinggal di sana, Lala langsung disuguhi pemandangan Arvin yang sedang bertelanjang dada! Dunia sedang mengujinya atau bagaimana!?
Baca
Chapter: 6 Sentuhan Ringan
Byurrr!Enam orang pengepung Lala membeku. Nanar mereka memandang ke arah kolam. Suara kaget seseorang terdengar keras.“Gila! Tu cewek malah lompat ke air!”“Biarin aja! Si jalang itu udah bikin kepalaku bocor!”“Bro, dia mabuk! Dia bisa mati tenggelam kalau nggak segera ditolong!”“Mampus aja sekalian! Itu balasan yang pantas buat jalang kayak dia!”Terdengar suara deburan keras lagi. Enam kepala menoleh. Ada seseorang yang terjun ke kolam renang. Dia menyelam dan masih belum muncul lagi.“Jalang sialan itu bikin repot aja,” desis pria yang masih memegangi kepalanya yang berdarah.“Siapa yang kamu bilang jalang sialan?”Enam kepala itu kembali menoleh, kali ini ke arah berlawanan. Mereka terperanjat melihat Arlo berdiri di belakang.Suara dentum musik di kejauhan seolah meredup saat satu langkah kaki yang tenang dan teratur berjalan ke arah mereka. Arlo keluar dari balik rimbun pepohonan taman. Pria itu tak lagi menampakkan wajah kekanak-kanakannya. Kemeja bagian atasnya sudah terb
Terakhir Diperbarui: 2026-07-07
Chapter: 5 Tenggelam
Dari semua hal yang ada di diri Lala, kenapa Arvin malah mengomentari bajunya?Prak!Lala setengah membanting gelas ke atas meja. Peristiwa setengah jam lalu itu masih mengusik pikiran dan hatinya sangat kuat, sampai membuat kekesalannya memuncak hingga ubun-ubun.Niatnya semula ingin balas dendam kepada Arvin yang sudah merendahkannya siang tadi. Nyatanya, justru rencananya itu malah blunder dan kembali ke dirinya sendiri.“Nyebelin,” gumam Lala.Dia menoleh ke panggung. Arlo sedang meniup kue ulang tahunnya. Kedua orang tuanya dan Arvin juga berdiri di atas panggung. “Gila. Dua Dirgantara itu gantengnya nggak ada obat. Kakak Arlo akhirnya muncul juga ke permukaan.”Lala yang mendengar ocehan itu menoleh. Sekelompok perempuan muda terlihat memelototi Arvin dengan terang-terangan. Pegangan Lala di gelas mengencang.“Dia monster,” celetuk Lala tiba-tiba. “Nggak pernah bisa baik sama cewek. Karena itu, dia masih jomblo sampai sekarang.”Para perempuan itu menoleh dan menatapnya dengan
Terakhir Diperbarui: 2026-07-07
Chapter: 4 Wanita dari Kota
“Sempat ketemu sama mas-masmu, La?”Lala yang baru masuk rumah setelah berjam-jam membereskan rumah tetangga sebelah langsung menggelosor di lantai dapur. Dia menenggak air dingin hingga tandas. “Baru ketemu Mas Arvin,” jawab Lala singkat kemudian.Pertemuan yang menyakitkan, batinnya pahit. Sebelum suasana hatinya makin memburuk, Lala segera mengalihkan pembicaraan. “Rumah Tante Ami makin mewah ya, Bu?”“Hasil karya Arvin.” Ibunya meletakkan piring berisi camilan lalu ikut duduk di samping Lala. “Sejak kembali dari luar negeri, Arvin ambil alih bisnis keluarganya agar Tante Ami bisa lebih santai. Jadinya malah makin sukses.”Lala manggut-manggut. Keluarga Dirgantara memang memiliki bisnis properti dan perhotelan yang merambah ke berbagai kota, bahkan belakangan sampai memegang proyek resor internasional. Tak heran bila pundi-pundi uang keluarga itu makin melimpah.“Arvin dan Arlo juga masih baik banget sama Ibu. Ndak ada yang ngira mereka anak orang kaya kalau pas main ke sini.”“M
Terakhir Diperbarui: 2026-07-06
Chapter: 3 Bayaran Jasa
Lala berdiri mematung menatap pria setengah telanjang di depannya.Namun, ia kemudian buru-buru berbalik membelakangi Arvin. Dia menggigit bibir bawahnya kuat-kuat, menahan jeritan frustrasi yang hampir saja lolos dari tenggorokannya. Kenapa pria ini selalu menemukan alasan untuk mempermalukannya!?“Aku … aku nggak nyelonong,” jawab Lala. Suaranya sedikit bergetar, sementara jemarinya meremas kain selimut yang dipegangnya. “Tante Ami yang minta bantuanku buat beres-beres. Terus itu … ART di luar minta tolong ambil cucian di kamar.”“Kesempatan untukmu. Bukan begitu?”“Jangan salah paham!” Lala memejamkan matanya, lalu mengatur napas. Jika melihat perbuatannya beberapa tahun lalu, memang pantas Arvin salah sangka. Ia juga tidak mau membuang tenaganya untuk berdebat.Karenanya, Lala berusaha bersikap biasa saja dan lanjut mengumpulkan baju cucian yang tersebar di sekeliling kamar.“... Kata Tante kamu ngantor hari ini.”“Hm.”“Sudah pulang?” Lala melirik jam dinding yang menunjukkan
Terakhir Diperbarui: 2026-07-06
Chapter: 2 Tubuh Setengah Telanjang
Lala berusaha keras menahan dirinya agar tidak membuka jendela dan mengintip kamar seberang. Jantungnya masih bertalu-talu, sementara pipinya memerah sempurna.Malu!Lala menggigit bibir. Dia melirik jendela kamarnya yang sudah tertutup rapat. Sejak kabur dari kamar Arvin tujuh tahun lalu, Lala sama sekali tidak pernah bertemu atau bahkan melihat pria itu. Ia tidak pernah pulang sebelumnya. Jika rindu sang ibu, Lala akan menyarankan ibunya menjenguknya saja ke kota rantau dan menginap.Tadi adalah kali pertama Lala melihat Arvin lagi.Meskipun sudah berjanji pada dirinya sendiri untuk tidak akan tertarik pada pria itu, tapi tetap saja. Bagaimana bisa pria itu jadi semakin tampan, semakin tegap, dan semakin memancarkan intimidasi yang mengerikan?“Jangan konyol.” Lala mengingatkan dirinya sendiri. Ia menghela napas panjang. Dia ingin mengunci diri di rumah saja. Tidak mau keluar sama sekali. Pokoknya, sebisa mungkin ia tidak ingin bertemu dengan pria itu lagi.Namun, keesokan harinya
Terakhir Diperbarui: 2026-07-06
Chapter: 1 Gadis Liar
“Kamu pikir, aku akan tertarik dengan gadis nakal seperti kamu?”Sapuan halus buku-buku jari ke pipi Lala membuat bulu kuduk gadis itu berdiri. Dia menggigit bibir, merasakan hawa napas panas Arvin menyapu kulit lehernya.Tubuhnya mendadak kaku. Padahal ia memang ingin laki-laki ini memperhatikannya. Namun, jenis perhatian yang ia inginkan dari Arvin … bukan seperti ini. Sekarang ia justru merasa kalau dirinya sedang berada di dalam–“Aku justru paling benci perempuan sepertimu.”–bahaya.Tiba-tiba, sebelum Lala sempat menjawab, bibir Arvin sudah beradu dengan miliknya. Sepasang mata Lala membelalak, terkejut. Tidak percaya. Tangannya mendorong dada Alvin agar melepaskannya, tapi laki-laki itu justru memperdalam ciuman mereka dan–Bruk!“Aduh!” Lala mengerang keras. Dia sontak duduk tegak sambil mengusap-usap kepalanya.“Maaf, Mbak. Maaf. Saya kedorong tadi.” Seorang lelaki berkata cepat-cepat. Dua tangannya mengangkat koper yang beberapa detik lalu menghantam kepala Lala dan membang
Terakhir Diperbarui: 2026-07-06
Tuan Mantan, Berhenti Membuatku Gila

Tuan Mantan, Berhenti Membuatku Gila

Agatha suka pria lebih tua. Namun, apa jadinya kalau pria yang dipacarinya ternyata 20 tahun lebih tua darinya dan notabene adalah sahabat papa-nya sendiri? Awalnya semua aman. Mereka pacaran backstreet, sampai Damian menghilang begitu saja, meninggalkan Agatha tanpa pamit di ulang tahun pertama hubungan mereka. Empat tahun kemudian, takdir mempertemukan mereka dalam hubungan rawan skandal. Agatha ingin menghindar. Namun, tubuhnya ternyata bereaksi lebih jujur. Dia menginginkan Damian untuknya sendiri, malam ini, di ranjangnya.
Baca
Chapter: Bab 194 Extra Chapter
“Dam, penerbangannya tiga jam lagi! Stop it, please ….”Suara Agatha berubah menjadi desah pasrah saat punggungnya menempel pada pintu kayu apartemen mereka. Gaun kasual yang tadinya rapi kini sudah tersingkap sampai ke pinggang. Di depannya, Damian sama sekali tidak berniat melambat. Sentuhan pria itu selalu punya cara untuk melumpuhkan akal sehat Agatha dalam hitungan detik.“Tiga jam itu lama, Sayang. Sementara kamu mau meninggalkanku satu tahun,” bisik Damian parau. Napasnya memburu di ceruk leher Agatha, menyuntikkan sensasi panas yang membuat seluruh tubuh wanita itu meremang.Tanpa aba-aba, Damian mengangkat tubuh Agatha, membuat kedua tungkai wanita itu melingkar erat di pinggang kokohnya. Gerakan Damian berikutnya begitu menuntut, dalam, dan menghentak, seolah pria itu ingin membuat Agatha mengingat sebanyak mungkin kenangan tentang dirinya. Itu cara yang efektif agar Agatha tidak sempat melirik bule Amerika mana pun selama fellowship di Mayo Clinic nanti.“Damian … ah!” A
Terakhir Diperbarui: 2026-07-05
Chapter: Bab 193 Finale
“Ngapain Papa masih nekat nyuruh aku ngurusin perusahaan? Pakai datangin tim lawyer segala. Dam, aku nggak mau ngurusin perusahaan dulu.” Agatha merengek.“Mau dibantu?” Damian santai, tetapi matanya tidak. Dia terus menatap intens kepada istrinya yang sedang ganti baju di depannya.Sial. Damian merutuk dalam hati sambil merapatkan kaki. Apa istrinya tak tahu pengaruh bodi sintal itu terhadap suaminya sendiri? Damian harus mati-matian menahan diri tidak menarik Agatha ke tempat tidur dan mencumbunya habis-habisan.“Nggak mau. Aku udah janji buat selesaikan masalah ini sendiri.”Agatha mengancingkan kancing terakhir blusnya. Pakaiannya kasual. Cocok untuk bertemu dengan tim pengacara perusahaan Papa yang datang ke rumah.“Kalau begitu, izinkan aku menemanimu.” Damian berdiri dan memperbaiki posisi celananya.“Nggak balik ke Novera?” Agatha mengangkat alis.“Aku sudah ajukan cuti. Kemarin berangkat dadakan setelah lihat berita kecelakaan kereta api.”Agatha tersenyum. Dia menjulurkan ta
Terakhir Diperbarui: 2026-07-05
Chapter: Bab 192 Panggilan Jiwa
Suara dentuman keras dari dua kereta yang bertabrakan masih terekam jelas di ingatan Agatha. Untungnya dia ada di gerbong paling belakang. Selain luka gores di pelipis, tidak ada yang harus dikhawatirkan dari dirinya.“Saya Agatha, perawat dari Kota M! Saya bisa bantu!” serunya keras setelah berhasil keluar dari gerbong yang anjlok.Hiruk pikuk suara evakuasi menjadi latar belakang seorang dokter yang sedang memimpin triage. Dokter pria berompi medis itu menatapnya sekilas. “Bagus. Bantu saya di zona kuning dan merah. Prioritaskan yang mengalami gangguan napas dan pendarahan hebat!”Agatha langsung bergerak tanpa ragu. Seorang pria setengah baya yang baru saja dievakuasi oleh TIM SAR dari gerbong depan adalah pasien pertamanya.“Pak, bisa dengar suara saya?” Agatha memeriksa kesadaran korban sambil jarinya berpindah cepat ke pergelangan tangan. Denyut nadinya lemah dan cepat. Agatha berteriak lantang ke arah dokter.“Dok! Pasien mengalami tanda-tanda syok hipovolemik. Kemungkinan ada
Terakhir Diperbarui: 2026-07-05
Chapter: Bab 191 Kecelakaan
“Wajah merah merona. Baju kusut. Tingkah aneh. Fix, Bang Deni! Sahabat kita ini baru saja mendapat kesenangan entah di mana.”Agatha melotot galak. Buru-buru dia membungkam mulut Sonya.“Resek banget, sih?” gerutu Agatha.Sonya terbahak. “Habisnya kamu main ngilang entah ke mana.”“Kan, ada Bang Deni sama Mbak Rosma yang nemenin. Sigit sama Talita juga lagi keliling.” Agatha mengingatkan.Sonya melirik Bang Deni yang sedang makan kuaci. Senyum dua orang itu penuh arti.“Iya, deh. Yang barusan dapat kesenangan dari suami-aduh! Jangan dipukul dong, aku.” Sonya terkikik geli.“Tha, besok ikut ke Lembang gak? Ners yang libur mau healing ke sana. Mumpung dapat jatah cuti dua hari.”Agatha menggeleng. “Aku mau pergi ke tempat Papa.”Deni melirik Sonya. “Oh, tugas negara.”Agatha hanya mengangguk tanpa menjelaskan lebih jauh. Dia menyelesaikan shif tanpa banyak bicara. Sepotong pesan dari Damian membuatnya semangat.[Damian: Aku nginap RS. Besok pulang bareng.]Sayangnya, rencana hanya tingg
Terakhir Diperbarui: 2026-07-03
Chapter: Bab 190 Short Time di Kantor
“Penurunan 5% saham sudah cukup menghapus ratusan miliar nilai perusahaan. Apa kamu sudah siap memikul beban itu?”Agatha bersandar ke kursi plastik di nurse station. Pandangannya melamun. Pikirannya masih terisi perkataan papanya di makan malam dua hari lalu tentang keputusan meninggalkan jabatan COO.Hari ini dia jaga malam. Suasana Departemen Pediatri sepi. Seluruh pasien untungnya dalam kondisi yang cukup stabil.“Makan, nih.” Sonya datang sambil membawa sekotak donat. “Gluten free. Aku sudah dapat pesan khusus dari kardiolog pribadimu, gak boleh camilan tinggi gula, bergluten, dan gak sehat.”Agatha tersenyum tipis. Dia mencomot satu buah donat. “Wajahmu muram banget. Dedek bayi aman?”“Aman, kok.”“Lagi tengkar sama suami?”Agatha menggeleng. Dia mengambil satu donat lagi, mengamati lingkaran di tengah dan toping bubuk matcha di atasnya, lalu perlahan bertanya kepada Sonya.“Son, kalau kamu dikasih dua pilihan yang berat …, dan dua-duanya punya peran penting buat nyawa banyak o
Terakhir Diperbarui: 2026-07-03
Chapter: Bab 189 Enak di Bawah
Agatha sudah lupa kapan sesuatu yang tradisional terasa sangat berkesan. Setelah begitu lama Damian mengajarinya aneka trik dan manuver liar, kini kembali kepada aksi-aksi konservatif sungguh sangat menyenangkan.“More faster …, please ….” Napas Agatha terengah. Tangannya mencakar punggung telanjang suaminya. Di atasnya Damian bergerak hati-hati, berusaha tidak membuat gerakan yang membahayakan kehamilan Agatha. Dia berhasil mengantar Agatha ke orgasme pertamanya hanya dalam durasi kurang dari lima menit.Damian berkedip. Tak percaya istrinya bisa begitu cepat mendapatkan kepuasan. Ada rasa percaya diri pada kemampuannya sendiri yang membuat hidung Damian kembang kempis. “Again …,” desah Agatha.Kening Damian berkerut. Dia masih bertahan di dalam diri Agatha. Wanita itu masih mencengkeramnya dengan sangat kuat.“Lagi?” Damian mengulang.Agatha mengangguk. Sudut-sudut bibir Damian berkedut.“Kalau begitu, kamu di atas.”Agatha langsung mencengkeram bahu Damian. Dia menggeleng kuat-ku
Terakhir Diperbarui: 2026-07-02
CEO Dingin Itu Mentor Bercintaku

CEO Dingin Itu Mentor Bercintaku

“Bapak mau nggak tidur sama saya?” Gista tahu permintaannya gila. Tapi sebagai penulis dewasa yang belum pernah pacaran dan terus-menerus dikritik tulisannya terlalu ‘kering’, ia kepepet. Ancaman lay-off membuatnya nekat mencari pengalaman—secara langsung. Akash Salim, CEO dingin sekaligus pemenang penghargaan, awalnya menolak tawaran gila itu. Sampai satu insiden membuatnya menolong Gista dari riset gila. “Kamu tahu, untuk bisa bercinta, seorang pria harus tegang?”
Baca
Chapter: 205 | Finale
Kalau Leo dan Adel tak pernah kongkalikong dengan Akash untuk pura-pura lamaran, mungkin sekarang Akash masih kebingungan bagaimana cara mengikat hati Gista secara permanen.Kalau dulu Gista tak nekat mendekati Akash sebagai target riset, mungkin sekarang Gista masih betah melajang dan harus menelan revisi demi revisi naskah yang menggunung.Namun, kini semua penantian itu terbayarkan sudah. Gista resmi mengatakan “iya” untuk permintaan Akash.“Aduh, Kak Gista. Jangan sesantai ini, dong. Kenapa ekor gaunnya pakai dilepas dadakan, sih?”“Susah jalan, Del,” jawab Gista datar.“Ya, tapi gaunnya jadi nggak cantik lagi.” Adel mengeluh. Dia mondar-mandir di antara tim desainer yang merubungi Gista. “Ampun, deh. Yang nikah siapa, yang panik siapa.”“Santai aja kali. Tempat nikahnya nggak akan kabur, kok. Pengantin prianya juga nggak bakalan kabur.”“Amit-amit! Jangan ngomong sembarangan sebelum nikah! Pamali!” Adel membeliak ngeri.Gista tertawa. Dia memandangi pantulan dirinya di cermin. G
Terakhir Diperbarui: 2026-04-20
Chapter: 204 | Microcosmos
“Aku nggak peduli mau Papa datang lagi apa nggak. Dia nggak mau tunggu aku. Ya udah, biar aja Papa pergi.”“Kamu harus peduli, Kak, kalau masih mau restu Papa biar Akash jadi suami kamu.”Gista mengerang keras-keras. Hidup santainya mulai hilang setelah Guntur muncul dan mengakui mereka sebagai saudara kandung di depan publik.“Papa kemarin nungguin Kakak sampai malam tahu.” Guntur menyendok es krimnya. Posisi duduknya super santai di ruang tamu duduk Gista. Sama sekali tak mencerminkan gaya seorang superstar.Sementara Gista dibuat tertegun. Dia menyodok ujung kaki adiknya.“Yang benar?”“Benar. Baru pulang setelah Mama nelepon.”“Mama juga ikut datang?” Gista tak percaya.Sekali lagi Guntur mengangguk. “Tapi di hotel. Mama nggak mau datang ….”Lelaki itu sepertinya sadar telah melakukan kesalahan. Dia buru-buru mengoreksi ucapannya.“Bukannya gitu maksud aku, Kak. Mama mau datang, tapi nunggu di hotel. Entar kalau udah ketemu Papa, baru Mama bakal ketemu sama Kakak.”Gista mendesah.
Terakhir Diperbarui: 2026-04-20
Chapter: 203 | Road to Restu
EKSKLUSIF! GUNTUR MAHESWARA SANG DEWA PRIVASI AKHIRNYA TERTANGKAP BERSAMA KAKAK RAHASIA. SIAPA DIA?Gista mengeklik judul artikel itu. Satu detik berikutnya, halaman panjang yang dilengkapi foto-foto di gala dinner Salim Publishing terpampang di depan mata.Foto Guntur memeluk dirinya menjadi ikon utama artikel. Gista meringis saat berita sosok rahasia kakak Guntur justru lebih heboh dibanding gala dinner itu sendiri.Bahkan penunjukan Guntur jadi brand ambassador Salim juga tenggelam.Gista membatin sambil terus membaca artikel. Sekali lagi namanya menjadi topik utama di berbagai linimasa. Tidak ada yang pernah mengira, Guntur punya seorang kakak penulis kontroversial.“Gis, lo mau ngasih kejutan apalagi ke kita?”Gista mendongak. Saking asyiknya menjelajah internet, dia sampai tidak menyadari hampir semua orang kantor berkumpul di mejanya.Wanita itu meringis. “Kejutan apa, Bang?”“Kamu udah jadi pacar jomblo idaman hampir semua cewek Indo. Terus sekarang kamu juga jadi kakaknya akt
Terakhir Diperbarui: 2026-04-17
Chapter: 202 | Membongkar
“Ini bener adek Kak Gista? Bening banget astaga! Kenapa nggak dari dulu kenalannya? Rugi gue jadian sama kunyuk satu ini.”Leo buru-buru merangkul Adel. Tatapannya tajam memperingatkan sosok lelaki muda yang berdiri tepat di hadapannya.Guntur hanya tersenyum. “Terima kasih. Tapi seganteng-gantengnya lelaki orang, tetap lebih ganteng laki sendiri, Kak.”Adel terpana. Guntur masih tersenyum. Leo sontak cemberut.“Udahan kalian ngomong gajenya. Kita udah hampir telat, nih.”Tiga orang itu menatap ke arah pintu kamar Gista. Mereka menunggu dua menit sampai akhirnya pintu yang tertutup rapat itu terkuak.“Vibes kalian udah kayak pasangan pengantin,” komentar Leo.Akash yang berdiri di samping Gista tersenyum tipis. “Sayangnya itu hanya vibes doang. The bride masih susah merealisasikan.”Gista menyodok rusuk Akash. “Apaan, sih?”Pandangan Gista menyapu ruang duduk. Rumahnya belum pernah seramai ini sebelumnya. “Kak Gista, aku pergi dulu.” Guntur meraih tangan Gista. “Kamu yakin mau ngelak
Terakhir Diperbarui: 2026-04-14
Chapter: 201 | Ancaman
Bagaimana rasanya menjadi perantara pertemuan dua keluarga?Gista ada di posisi itu sekarang, tetapi untungnya belum keluarga penuh. Dia hanya menemani Akash bertemu Guntur.“Jadi, ini orang yang bisa bikin kakakku jadi kayak orang normal?”Gista mengangkat alis. “Apa aku selama ini nggak normal?”“Nggak. Kakak tuh, emotionless.” Guntur memutar gelas wine di tangannya. “Tapi sekarang ….”Dia maju dan dengan satu tangan menusuk pipi Gista. “..., jadi banyak senyum.”Pipi Gista merona.“Dan jadi blushing terus,” imbuh Guntur lagi.“Apaan, sih.” Gista menepis tangan adiknya. Dia berpindah tempat duduk ke sofa tunggal.Saat ini mereka bertiga ada di apartemen Guntur. Sang artis sendiri yang mengundang dan menjemput Gista serta Akash untuk datang.“To the point aja. Aku nggak mau basa-basi.” Guntur kembali bicara. “Aku belum kasih restu ke kalian.”“Nggak wajib,” sela Gista.Guntur melirik kakaknya. “Tapi restuku bisa lebih cepat bantu Kakak dapat restu Papa.”Gista mendengkus. Di sisi yan
Terakhir Diperbarui: 2026-04-14
Chapter: 200 | Sarapan bersama Musuh
“Ke sini sekarang. Kita makan bersama. Jangan menolak. Kamu masih putraku.”Akash menatap ke arah tempat tidur. Seprai yang kusut. Selimut yang teronggok di lantai. Dan sesosok Gista yang tengkurap setengah telanjang.“Aku sibuk,” ucap Akash datar.“Publisher barumu tak menyita banyak waktumu.”Akash mengusap punggung polos Gista. Perempuan itu mengulet manja dan kembali tertidur. Akash menundukkan badan, mencium bahu wanitanya.“Aku tak janji.” Akash akhirnya bicara.“Kamu–”“Sudah dulu, Pa. Aku sibuk.”Akash mematikan telepon. Dia melempar ponsel ke nakas. Terdengar getar keras. Papanya kembali menelepon, tetapi Akash tak peduli.Tangannya melepas ikatan jubah tidurnya. Tanpa membangunkan Gista, dia memasuki wanitanya. Gista tersentak, terbangun dengan cepat, dan mengerang sambil mencengkeram seprai. Sementara Akash yang berada di atasnya melihat pemandangan menakjubkan itu dan semakin mempercepat gerakan.Pagi itu, Gista dan Akash kembali merajut kemesraan. Tidak peduli apapun. Ti
Terakhir Diperbarui: 2026-04-14
Anda juga akan menyukai
Tawanan Mafia Mesum
Tawanan Mafia Mesum
Romansa · SILAN
104.7K Dibaca
ISTRI SIMPANAN CEO
ISTRI SIMPANAN CEO
Romansa · Kim Miso
104.5K Dibaca
A Secret Proposal
A Secret Proposal
Romansa · Yuyun Batalia
104.5K Dibaca
Sentuhan Panas Sahabat Pacarku
Sentuhan Panas Sahabat Pacarku
Romansa · Mommy_Ar
104.4K Dibaca
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status