author-banner
Selly Aurelline
Selly Aurelline
Author

Nobela ni Selly Aurelline

Perjanjian Cinta Sang Pewaris

Perjanjian Cinta Sang Pewaris

Demi menyelamatkan sang ibu yang terbaring di rumah sakit, Lyanna Elvarisse, seorang wanita biasa dengan luka masa lalu, rela menandatangani kontrak pernikahan dengan pewaris keluarga Raveheart, Lucian, pria dingin dan penuh rahasia yang kehilangan kepercayaan pada cinta sejak pertunangannya gagal. Pernikahan yang awalnya hanya perjanjian dingin tanpa perasaan, perlahan berubah menjadi perang batin yang membingungkan. Di balik tatapan tajam Lucian dan sikap apatisnya, tersimpan masa lalu kelam yang membuatnya tak ingin jatuh cinta lagi. Sementara Lyanna, mulai bertanya pada dirinya sendiri apakah hatinya masih bisa tetap netral ketika perlahan, lelaki itu mulai menyentuh sisi rapuh dalam dirinya? Di balik kontrak, apakah cinta bisa tumbuh… atau justru menghancurkan keduanya?
Basahin
Chapter: Apa Yang sebenarnya terjadi?
Pagi harinya... Mentari pagi mulai menyelinap melalui celah tirai kamar hotel, menerangi ruangan yang kini dipenuhi keheningan. Setelah malam yang penuh kekacauan, Lucian terbangun lebih dulu. Ia terduduk di tepi ranjang, kedua telapak tangannya menekan wajahnya sendiri. Potongan-potongan ingatan semalam kembali memenuhi kepalanya. Tatapan Selena... Tubuhnya yang tiba-tiba terasa begitu panas... Lalu... Lyanna. Lucian mengepalkan tangannya kuat hingga buku-buku jarinya memutih. "Sial..." desisnya pelan. Ia sadar. Tubuhnya semalam memang kehilangan kendali akibat sesuatu yang diberikan Selena. Namun kenyataan bahwa Lyanna harus menerima semua akibatnya tetap membuat rasa bersalah memenuhi dadanya. Tak lama kemudian terdengar suara pintu kamar mandi terbuka. Lyanna keluar dengan rambut yang masih basah. Ia mengenakan gaun sederhana berwarna putih dan berdiri di depan cermin, menyalakan hair dryer untuk mengeringkan rambutnya. Lucian memperhatikannya beberapa saat
Huling Na-update: 2026-06-27
Chapter: Jebakan Selena
Setelah menjalani operasi besar dan masa pemulihan yang cukup panjang, Angelina Elvarisse akhirnya diperbolehkan pulang dari rumah sakit. Wanita paruh baya itu duduk di kursi roda yang didorong perlahan oleh Lyanna menuju rumah sederhana yang selama ini menjadi tempat mereka berteduh. Rumah itu memang tidak besar, bahkan jauh berbeda dari kemewahan yang kini mengelilingi kehidupan Lyanna setelah menikah dengan Lucian Raveheart. Namun bagi mereka berdua, rumah itu menyimpan begitu banyak kenangan, tawa, tangis, perjuangan, dan kasih sayang seorang ibu serta anak yang saling menguatkan. Begitu memasuki rumah, Angelina mengedarkan pandangannya ke segala penjuru. Senyum haru terukir di wajahnya. "Akhirnya mama pulang juga," gumamnya pelan. Lyanna tersenyum hangat. Ia membantu sang ibu duduk di sofa sebelum berlutut di sampingnya. "Aku bersyukur mama akhirnya sembuh dan sekarang bisa pulang ke rumah kita." Angelina mengusap pipi putrinya dengan penuh kasih sayang. "Mama juga
Huling Na-update: 2026-06-22
Chapter: Lucian Tak Pernah Kalah
Pagi itu, sinar matahari menembus tirai tipis kamar apartemen mereka, jatuh tepat di wajah Lyanna yang baru saja terbangun. Pandangannya sempat kabur, tapi begitu melihat sosok Lucian berdiri di depan cermin dengan setelan formalnya, ia langsung terduduk di ranjang. Ada rasa bersalah yang menusuk dadanya. Lucian tampak begitu berwibawa, kemeja putihnya terpasang rapi, dan kini jemarinya sibuk mengikat simpul dasi berwarna gelap. Tatapannya singkat terpantul di cermin, menangkap wajah Lyanna yang masih terlihat letih. "Ada apa, Lyanna? Kenapa kau seperti gelisah?" suara Lucian terdengar tenang, namun tetap mengandung ketegasan khas dirinya. Lyanna menggenggam erat selimut, suaranya lirih. "Maafkan aku, Lucian… aku terlambat bangun. Harusnya aku bisa membantumu bersiap." Lucian menoleh sebentar, menatapnya dengan tatapan yang sulit diartikan, antara dingin dan hangat. "Tak apa, Lyanna. Aku tahu kau lelah, itu sebabnya aku tak membangunkanmu." Lyanna terdiam, dadanya berdeg
Huling Na-update: 2025-09-11
Chapter: Berubah Dingin
Lyanna duduk di kamar apartemen nya, menatap layar televisi yang sebenarnya tak ia tonton. Pikirannya tak kunjung fokus. Sejak pesta semalam, sikap Lucian terasa berbeda, lebih dingin, lebih penuh amarah. “Kenapa dia berubah begitu cepat…?” gumamnya lirih. Tangannya meremas ujung gaun rumah yang ia kenakan. Evelyn datang sambil membawa secangkir teh hangat. “Nyonya muda, sebaiknya Anda beristirahat dulu. Wajah Anda terlihat lelah.” Lyanna tersenyum samar. “Terima kasih, Evelyn. Aku hanya… menunggu kabar dari Lucian. Dia bilang rapatnya bersama Orion Group akan selesai sore ini. Tapi…” Lyanna menunduk, menahan resah. Evelyn menatap tuannya dengan iba. “Tuan muda memang selalu sibuk. Tapi saya yakin, ia memikirkan Anda.” Lyanna menghela napas panjang, mencoba meyakinkan dirinya sendiri. “Aku harap begitu…” Namun jauh di sana, tanpa ia ketahui, Lucian justru tengah berhadapan dengan sosok dari masa lalu yang bisa mengguncang seluruh kehidupannya. Di dalam lift, suasana tera
Huling Na-update: 2025-09-06
Chapter: Getaran Hati
Musik lembut dari orkestra mulai mengalun, memenuhi ballroom yang dipenuhi cahaya lampu kristal. Para tamu undangan mulai menuju lantai dansa dengan pasangan mereka masing-masing. “Sekarang adalah saatnya untuk berdansa,” ucap pembawa acara dengan suara lantang namun elegan. Lucian otomatis mengulurkan tangannya pada Lyanna. Senyumnya dingin, namun tetap terjaga karena banyak mata yang memperhatikan. Dengan ragu, Lyanna menerima uluran tangan itu. Jemari mereka bertaut, dan tubuh Lyanna perlahan ditarik ke tengah lantai dansa. Semua pasang mata mengikuti setiap gerakan pewaris keluarga Raveheart dengan istrinya yang baru. Beberapa wanita bahkan berbisik iri, menatap Lyanna yang tampak anggun dalam balutan gaun putih gading yang membalut tubuh mungilnya. Lucian menundukkan sedikit wajahnya. “Ikuti langkahku,” bisiknya, nada suaranya kaku, seakan berdansa hanyalah kewajiban. Lyanna menahan napas, mencoba menyesuaikan diri. Awalnya canggung, namun perlahan tubuhnya mulai mengik
Huling Na-update: 2025-09-03
Chapter: Pertemuan di Pesta
Malam ini adalah malam pesta anniversarry Alaric dan Marie Raveheart. Lampu kristal bergemerlap indah, musik lembut mengisi udara, dan para tamu undangan dari kalangan bangsawan serta pengusaha papan atas berdatangan dengan penuh wibawa. Lyanna muncul dari balik pintu ruang rias dengan anggun. Gaun berwarna emerald green membalut tubuh rampingnya, menonjolkan siluet indah sekaligus kesan elegan. Riasan wajah sederhana dengan sentuhan natural, serta rambut yang digelung rapi dengan beberapa helai anak rambut tergerai lembut di sisi wajah, membuat penampilannya begitu mempesona, anggun sekaligus memikat. Lucian yang sudah menunggu di ruangan itu, mengenakan setelan tuxedo hitam klasik dengan dasi kupu-kupu satin. Bahunya yang bidang dan postur tegak membuatnya tampak gagah dan berwibawa, seperti seorang pangeran modern. Sesaat matanya bertemu dengan Lyanna, langkah Lucian terhenti. Tatapan tajamnya yang biasanya dingin kini melembut, terpaku pada sosok istrinya. Senyum tipis ter
Huling Na-update: 2025-08-31
Maaari mong magustuhan
Biarkan Aku Pergi!
Biarkan Aku Pergi!
Romansa · Selatan Dangkal
6.1M views
Saat Matanya Terbuka
Saat Matanya Terbuka
Romansa · Kesunyian Sederhana
4.8M views
Istri Gelap Tuan Arrogant
Istri Gelap Tuan Arrogant
Romansa · Ipak Munthe
4.1M views
Galugarin at basahin ang magagandang nobela
Libreng basahin ang magagandang nobela sa GoodNovel app. I-download ang mga librong gusto mo at basahin kahit saan at anumang oras.
Libreng basahin ang mga aklat sa app
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status