author-banner
Ivorybeige
Ivorybeige
Author

Novel-novel oleh Ivorybeige

Dihina Suami dan Mertua, Didekap Adik Ipar

Dihina Suami dan Mertua, Didekap Adik Ipar

"Demi Tuhan, Shaluna! Bukan Ragan yang gak bergairah, tapi tubuh kamu gak bikin nafsu!" Tiga tahun Shaluna dituntut memiliki anak, tapi bahkan Ragan sendiri jarang menyentuhnya. Perlahan, kebenaran mulai terkuak. Shaluna tahu Ragan bukanlah pria yang menyukai perempuan. Keiran, adik tiri suaminya, orang yang seharusnya dijodohkan dengannya dari awal, datang mengisi tubuhnya. Pria itu menuntut haknya yang sejak awal dicurangi, ia ingin mengambil kembali Shaluna untuk dijadikan istrinya. "Shaluna, sudah saya bilang tubuh kamu nggak salah. Lihat, sekarang kamu hamil anak saya."
Baca
Chapter: 90. Pergi, Shaluna
Napas Dastan memburu parau. Matanya yang memerah menatap kepalan tangannya sendiri yang gemetar dan bernoda darah. Darah Keiran. Kata-kata Keiran yang meluncur tanpa nada angkuh, melainkan sarat akan kesungguhan yang jujur, menghantam bagian paling rapuh di dalam dada Dastan.​Rasa guncangan, amarah, dan rasa kehilangan yang teramat sangat berkecamuk hebat di dalam diri pria tua itu.​"Mencintainya?" Suara Dastan meluncur lirih, tercekik oleh rasa perih yang begitu pekat. Tangannya yang mengambang pelan-pelan jatuh terkulai di samping tubuhnya. "Kamu bilang kamu mencintainya, Keiran ... tapi kamu menempuh cara yang merendahkan kehormatannya? Kamu membiarkan dia menanggung rasa malu ini sendirian!"​Keiran memeluk Shaluna sedikit lebih erat, mengusap punggung perempuan itu yang masih terguncang oleh isak tangis. Ia mengabaikan rasa panas dan nyeri yang menyengat di wajah serta dadanya.​"Saya salah, Tuan Dastan," pangk
Terakhir Diperbarui: 2026-07-30
Chapter: 89. Mengganti Tugas
Bagi Dastan, Shaluna bukan sekadar anak. Perempuan muda yang kini berdiri gemetar di ruang kerjanya itu adalah separuh nyawanya. Peninggalan terakhir dari mendiang istrinya yang menghembuskan napas terakhir tiga hari setelah persalinan. Dastan membesarkannya seorang diri. Merawat, menjaga, dan membentenginya dari kerasnya dunia dengan seluruh kasih sayang dan ambisi yang ia punya.​Maka ketika Keiran melingkarkan tangan di pinggang Shaluna dan hendak membawanya pergi begitu saja, batas kesabaran Dastan hancur tak berbekas. Rasanya seolah seluruh pengorbanan dan cinta yang ia curahkan belasan tahun diinjak-injak tanpa harga diri.​"Jangan berani-berani kamu melangkah keluar dari rumah ini!"​Raungan Dastan menggema liar. Sebelum Keiran sempat mengambil langkah kedua, Dastan sudah menerjang maju. Pria tua itu mencengkeram kerah jas Keiran dengan kalap, melayangkan pukulan susulan yang menghantam pelipis Keiran hingga pria muda itu tersung
Terakhir Diperbarui: 2026-07-30
Chapter: 88. Pulang
"Lancang sekali mulutmu!"​Darah Dastan mendidih seketika. Tanpa peringatan, kepalan tangan pria tua itu melayang kencang, menghantam rahang kiri Keiran dengan dorongan emosi yang sudah menumpuk di dadanya.​Bugh!​Bunyi benturan keras itu bergema tajam di dalam ruangan yang hening. Kepala Keiran terlempar ke samping, sudut bibirnya tersobek dan langsung mengeluarkan cairan merah pekat yang menetes ke kerah kemeja putihnya.​"Mas Keiran!" Shaluna menjerit histeris. Ia bergerak impulsif hendak berdiri dan melindungi Keiran, air matanya merebak makin deras.​Namun sebelum Shaluna sempat mendekat, Keiran mengangkat satu tangannya, menahannya dengan isyarat tegas. Pria itu mengusap sudut bibirnya yang berdarah menggunakan ibu jari, lalu menatap Shaluna dengan pandangan teduh penuh kendali.​"Diam di tempatmu, Shaluna. Jangan bergerak," potong Keiran pelan. Suaranya tetap tenang, bahkan tidak ada sedikit pun nada p
Terakhir Diperbarui: 2026-07-30
Chapter: 87. Amarah
Keiran menyandarkan punggungnya pada kursi kulit eksekutif di dalam ruang kerja privat kondominiumnya. Ponsel di tangannya baru saja mati setelah sambungan telepon dengan Tuan Dastan terputus. Pria itu tidak panik. Tidak ada guratan kecemasan sedikit pun di wajahnya yang tegas.​Sebaliknya, Keiran menghembuskan napas pelan, menyunggingkan senyum tipis yang sarat akan dominasi.​Ia sudah mengira kejadian ini akan terjadi. Sejak awal, ketika ia memutuskan untuk mengambil kembali Shaluna ke dalam pelukannya, Keiran tahu hari di mana rahasia ini membentur dinding kebenaran pasti akan datang. Tuan Dastan akan marah besar, murka, dan mungkin akan memaki serta menumpahkan seluruh hinaan kepadanya.​Dan Keiran sangat siap untuk menerima semua amarah itu.​Sebab bagi Keiran, kemurkaan seorang Dastan sama sekali tidak ada artinya jika dibandingkan dengan apa yang berhasil ia dapatkan. Sangat sepadan menanggung badai sebesar apa pun, asal pada akhirnya Shaluna tetap berada di sampingnya.Menjad
Terakhir Diperbarui: 2026-07-29
Chapter: 86. Keiran di Mata Dastan
Dastan berdiri di dekat jendela kaca besar ruang kerjanya yang menghadap ke arah taman belakang mansion. Tangannya yang menua mencengkeram erat segelas brandy yang tinggal separuh. Di pikirannya, bayangan masa lalu berputar kembali seperti pita kaset tua yang diputar ulang dengan penuh penyesalan.​Ia masih ingat betul hari itu. Beberapa tahun lalu, ketika ia memutuskan sudah saatnya mencari pendamping hidup yang sepadan untuk Shaluna, nama pertama yang datang dan diajukan dalam jalinan bisnis keluarga adalah Keiran Lewis Alvareno.​Satu-satunya putra kandung milik Dion Alvareno. Sosok penerus tunggal yang nantinya akan mewarisi seluruh imperium bisnis dan kemegahan perusahaan Alvareno Group. Dastan telah menggali seluruh informasi tentang pria itu sebelum memberikan keputusannya. Semuanya bersih. Tidak ada skandal, tidak ada catatan kelam di dunia malam, dan tidak ada rumor buruk yang menempel pada namanya. Keiran adalah definisi sempurna dari seorang calon menantu yang diimpikan
Terakhir Diperbarui: 2026-07-29
Chapter: 85. Jemaat yang Taat
Bagi Tuan Dastan, martabat dan nama baik adalah segalanya. Sebagai salah satu jemaat gereja yang paling taat dan dihormati, setiap hari Minggu ia tak pernah absen menduduki bangku barisan depan. Ia adalah sosok pria paruh baya yang terpandang, yang selalu memimpin doa dengan suara berat yang penuh wibawa, dan disegani oleh seluruh anggota jemaat.​Namun sore itu, keteladanan yang ia bangun berpuluh-puluh tahun seolah runtuh, hancur berkeping-keping di atas lantai ruang kerjanya.​Berita kehamilan Shaluna menghantam Tuan Dastan dengan daya rusak yang luar biasa. Sedari dulu, jauh di lubuk hatinya yang paling dalam, ia memang sangat menginginkan seorang cucu. Ia merindukan gelak tawa anak kecil yang melengkapi masa tuanya di mansion megah ini. Namun, bukan seperti ini caranya. Bukan anak tanpa ikatan pernikahan, bukan hasil dari rahasia kelam yang disembunyikan di belakang punggungnya.​Tuan Dastan berdiri mencengkeram tepi meja kerja kayunya yang dingin. Matanya meredup, merah padam
Terakhir Diperbarui: 2026-07-29
Selir Angkuh Kesayangan Paduka

Selir Angkuh Kesayangan Paduka

"Panggilkan pelukis tubuh kerajaan sekarang juga! Aku ingin dia mengukir namaku di tengkuk bangsawan kelas tiga ini. Jika dia merasa terlalu tinggi untuk menjadi istri seorang anak selir, maka biar dia merasakan bagaimana rasanya menjadi selir dari Pangeran Mahkota!" Nadira sudah mati, tapi kemudian hidup pada tubuh seorang putri tunggal dari bangsawan kelas tiga, Meghan. Pada malam pertunangannya, Meghan menolak pinangan dari seorang anak selir dan menghinanya di sana. Membuat murka Pangeran Mahkota, Ralph, ia tiba-tiba dijadikan selir. Kini, tengkuknya berlukiskan tato dengan nama Ralph sebagai pemiliknya. Menyulut amarahnya, Meghan bertekad akan membuat sejarah baru dalam istana ini. Ia akan membuat Ralph menentang semua aturan kuno dengan status selirnya. Akankah Meghan berhasil?
Baca
Chapter: Sah
​Ralph telah memanggil tiga orang paling tepercaya di seluruh kerajaan.Gomund, Panglima Garda Utama yang memiliki parut luka silang di pipinya. Bapa Anselm, kepala arsiparis Istana Agung yang memegang naskah-naskah hukum kuno. Lord Silas, seorang bangsawan senior dari Wilayah Barat yang sejak awal diam-diam berseberangan dengan kubu Lord Vance.​Meghan duduk di dekat perapian yang menyala, menimang Ashton yang terlelap tenang. Gaun beludru birunya telah berganti dengan pakaian sutra tebal berwarna merah tua, warna kebesaran keluarga yang secara tidak resmi kini ia kenakan. ​"Ini bukan sekadar pelanggaran adat, Paduka." Suara Bapa Anselm bergetar, jemari tuanya yang keriput menunjuk sebuah gulungan hukum berusia ratusan tahun yang lapuk dimakan usia. "Pernikahan di hadapan Tetua Agung tanpa persetujuan Ratu Resmi yang masih bertakhta adalah perbuatan yang belum pernah tercatat sejak era Perang Tiga Takhta. Jika ini dilakukan sebelum fajar, Dewan Kabinet bisa menganggapnya sebagai k
Terakhir Diperbarui: 2026-07-26
Chapter: Ego
Suara gemertak kayu pintu tebal yang tertutup rapat bergema, menyisakan keheningan yang mencekam di Ruang Sidang.​Ralph berdiri dalam diam. Jemari tangannya yang terkepal erat memutih, menahan amarah yang membakar dada. Nama Carl kini kembali diangkat dari kegelapan oleh Elanor. Dijadikan mata pisau tajam yang diacungkan tepat ke leher putranya.​Di bawah sana, di balik rerimbunan taman rahasia, Meghan tampak mendongak ke arah jendela tinggi tempat sang Raja berdiri. Seolah sanggup merasakan kerapuhan yang membayang di bahu gagah suaminya.Meghan mempererat dekapan pada Ashton kecil, menatap dari kejauhan dengan binar mata yang sarat akan kecemasan.​Ralph mengembuskan napas berat, mencoba memadamkan gelora murkanya sebelum ia melangkah keluar. Konflik beracun ini tidak boleh menyentuh Meghan yang masih dalam masa pemulihan.​Beberapa saat kemudian, pintu berat Menara Utara terdorong pelan. Meghan yang tengah membenahi selimut tipis di atas pembaringan Ashton, berbalik seketika. Tat
Terakhir Diperbarui: 2026-07-23
Chapter: Hak
Ruang Sidang di Sayap Timur kastil biasanya hanya digunakan untuk urusan-urusan paling krusial yang enggan disentuh oleh Dewan Menteri. Udara di dalam ruangan itu terasa dingin, dilingkupi aroma kayu cedar tua dan bau lilin lebah yang membakar pelan di sudut-sudut meja bundar.​Ralph berdiri membelakangi pintu masuk, menatap keluar jendela tinggi yang memperlihatkan pemandangan taman rahasia di bawah sana. Dari ketinggian ini, ia masih bisa melihat bayangan sayup Meghan yang sedang menggendong Ashton dalam balutan kain tebal. Jemari Ralph mengepal di belakang punggungnya, cengkeramannya begitu kuat hingga buku-buku jarinya memutih.​Suara langkah kaki yang teratur dan penuh keanggunan bergema di atas lantai, memecah kesunyian ruangan. Elanor masuk tanpa didampingi pengawal. Ia mengenakan gaun beludru hitam bercorak perak.Pakaian kebesarannya sebagai Ratu yang belum pernah dicopot meski dekrit baru saja disebarkan.​"Langkah yang sangat mengagumkan, Paduka." Suara Elanor mengalun l
Terakhir Diperbarui: 2026-07-22
Chapter: Resmi
Fajar baru saja menyingsing ketika pesan dari Menara Utara tiba di meja kerja Ratu Elanor.​Tiga bilah belati berlambang Aula Barat yang sebelumnya dibawa oleh para penyusup, kini tertancap di atas meja kayu jati milik sang Ratu. Tidak ada surat, tidak ada pesan tertulis. Hanya darah kering di ujung bilahnya yang menjadi bukti bisu bahwa Ralph tidak hanya menggagalkan rencana senyap itu, tetapi juga mengirimkan ancaman balik yang sangat mematikan.​Elanor berdiri mematung di dekat mejanya. Wajahnya yang biasa anggun kini tampak mengeras, mata kelabunya berkilat penuh amarah yang tertahan. Di hadapannya, Lord Vance dari Dewan Altar menunduk dalam-dalam dengan gemetar.​"Dia ... Paduka Raja telah menyita seluruh dokumen Dewan Altar pagi ini, Yang Mulia," lapor Lord Vane dengan suara bergetar. "Beliau juga mengumumkan bahwa Dewan tidak lagi memiliki hak veto atas urusan garis keturunan kerajaan."​"Paduka Ralph sudah gila," desis Elanor, suaranya sangat rendah namun sarat akan racun.
Terakhir Diperbarui: 2026-07-21
Chapter: Dekrit
Ralph tidak membuang waktu. Pria itu sadar betul, keamanan Menara Utara ada di bawah kendalinya secara penuh, dan tidak ada satu pun orang luar yang bisa menyusup tanpa terdeteksi oleh pengawal pribadinya.​Namun, fakta bahwa ada pergerakan tidak wajar di koridor luar menunjukkan bahwa Aula Barat sedang mencoba menguji batas kesabarannya dengan mengirimkan penyusup amatir.​"Meghan, tetap di ranjang dan jaga Ashton," bisik Ralph tenang namun dingin. Tidak ada kepanikan sama sekali di wajahnya. Ini adalah wilayahnya, dan ia adalah Raja di istana ini.​Meghan terbangun pelan, matanya langsung tertuju pada Ralph yang sudah berdiri tegap. Tanpa bersuara, Meghan mendekap Ashton lebih erat dalam pelukannya, percaya penuh pada pria yang berdiri menjaga mereka.​Ralph melangkah mantap menuju pintu utama, tanpa perlu bersembunyi. Dengan satu gerakan cepat dan berwibawa, ia memutar kunci besi tebal dan membuka pintu ek tersebut selebar-lebarnya.​Di luar koridor, dua komandan pengawal pribadin
Terakhir Diperbarui: 2026-07-20
Chapter: Ashton
​"Ashton Phoenix Alistair." Ralph mengulanginya dengan nada yang dalam, seolah sedang meresmikan nama itu di dalam dinding menara mereka sendiri. "Nama yang kuat untuk anak yang lahir di tengah badai."​"Dia harus kuat, Paduka," ujar Meghan pelan, jemarinya mengusap pipi halus Ashton. "Karena dia tidak lahir di dunia yang ramah."​Ralph perlahan bangkit, lalu mendudukkan diri di lengan kursi malas Meghan, menopang bahu wanita itu dengan lengan kokohnya. "Dunia luar bisa sekotor yang mereka mau, Meghan. Tapi selama dia berada di menara ini, dia adalah Ashton. Putraku. Dan tidak ada satu pun orang di Aula Barat yang bisa mengubah kenyataan itu."​Meghan menyandarkan kepalanya di dada Ralph, mendengarkan detak jantung suaminya yang konstan dan menenangkan. Di dalam kamar yang sunyi ini, di antara kehangatan pelukan Ralph dan napas teratur Ashton, Meghan merasa benteng pertahanan mereka sudah lebih dari cukup untuk menghadapi apa pun yang sedang disiapkan oleh kerajaan di luar sana.
Terakhir Diperbarui: 2026-07-19
Anda juga akan menyukai
BENIH KAKAK IPAR
BENIH KAKAK IPAR
Romansa · INDAH PERMATA
13.7K Dibaca
Fake Marriage
Fake Marriage
Romansa · Lavender My Name
13.7K Dibaca
Terjerat Cinta Dosen
Terjerat Cinta Dosen
Romansa · Arizumi
13.7K Dibaca
Enak Banget, Kak!
Enak Banget, Kak!
Romansa · Kaitani_H
13.7K Dibaca
AKU TUNGGU DUDAMU
AKU TUNGGU DUDAMU
Romansa · Senchaaa
13.7K Dibaca
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status