author-banner
R. Ryuna
R. Ryuna
Author

Novels by R. Ryuna

Ambisi Sang Pewaris Terbuang

Ambisi Sang Pewaris Terbuang

Kai Wilang adalah CEO muda yang ditakuti banyak orang. Pada malam kemenangan terbesarnya, orang yang paling dia percayai mengkhianatinya. Diracun. Ditabrak. Lalu dibiarkan mati perlahan di tengah hujan. Namun, kematian seolah enggan menyentuhnya. Kai justru terbangun di tubuh Kaizen Wilang, seorang putra mahkota yang dibuang ke wilayah bernama Chizaru. Kaizen dikhianati oleh keluarganya, diracun dan dianggap gila. Dia hidup dengan orang-orang yang menunggu kematiannya. Dua orang dari dunia yang berbeda, tapi memiliki nasib yang hampir sama. Jika takhta mengkhianati Kaizen, maka Kai akan membangun kekaisarannya sendiri.
Read
Chapter: Bab 6: Wilayah Buangan
Melihat Kai yang masih mematung di tempatnya, Bansu segera menarik lengan tuannya itu untuk kembali masuk ke dalam rumah. Namun, Kai menepis tangan pelayan tua itu.“Yang tadi itu makhluk apa, Bansu?” tanya Kai.“Itu beast, Yang Mulia,” jawab Bansu dengan tenang.“Monster?”“Kurang lebih seperti itu, Yang Mulia.”Beast. Kata itu terdengar asing bagi Kai, seasing wujud makhluk itu sendiri.“Beast tingkat tinggi sangat berbahaya, tapi beast tingkat rendah bisa dijinakkan,” tutur Bansu. “Meski demikian, hampir seluruh anggota tubuh mereka bernilai tinggi.”“Begitu rupanya,” gumam Kai.“Sebaiknya kita kembali ke dalam, Yang Mulia. Mari,” ajak Bansu.Kai menggeleng. “Tidak. Kita akan ke kedai, Bansu. Kau lupa?”Bansu ternganga. Kaizen memang selalu ingin tahu akan banyak hal, tapi dia tidak pernah membahayakan dirinya sendiri.“Tapi Yang Mulia, bagaimana jika beast tadi kembali lagi?” tanya Bansu, lalu menuturkan, “itu beast tingkat tinggi. Makhluk itu liar dan menyerang apa saja yang ada
Last Updated: 2026-06-04
Chapter: Bab 5: Dunia yang Asing
Kai bangun dari tidur secara perlahan. Tubuhnya tidak terasa lemas seperti malam sebelumnya, sakit di kepala dan dadanya juga sudah tidak terasa.Kai menatap jendela yang sedikit terbuka—mungkin Ruhi atau Bansu yang telah membukanya. Ingatannya kembali pada saat dia bicara dengan Kaizen.“Aku jadi ingin tahu seperti apa kekaisaran Ansa itu,” gumam Kai. “Bahkan namanya pun mengingatkanku pada Ansa Dynamics.”Sudut bibir Kai perlahan terangkat. Jika dia tidak bisa membalas dendam pada Ren dan Ansa Dynamics, mungkin dia bisa bermain-main dengan Ansa yang satu ini.Namun sebelum itu semua, Kai harus mengetahui tentang dunia ini dan hierarki di dalamnya. Statusnya sebagai mantan putra mahkota yang hampir kehilangan kewarasannya, mungkin tidak akan menyusahkannya dalam mencari informasi.Kai turun dari ranjang. Langkahnya pelan tapi pasti menuju kursi di dekat jendela. Baru saja hendak membuka jendela lebih lebar, suara seseorang terdengar dari luar.“Bagaimana menurutmu? Apakah Yang Mulia
Last Updated: 2026-06-04
Chapter: Bab 4: Kesempatan Kedua
Ruangan itu masih sunyi setelah Kai membentak tabib tadi. Ruhi dan Bansu saling menatap dengan alis yang mengernyit. Sementara itu, tabib tadi—yang kerap dipanggil Tabib Wi—tampak ragu untuk melakukan pemeriksaan.“Yang Mulia,” ucap Bansu dengan hati-hati. “Tolong izinkan Tabib Wi untuk memeriksa kondisi Anda.”Kai tidak langsung menjawab. Dia justru menatap mereka satu per satu.Ruhi tampak gelisah. Tabib Wi dan Bansu terlihat khawatir.Kai memijat pelipisnya dengan pelan. Kepalanya masih berdenyut sakit sesekali, dengan ingatan lain yang bermunculan secara samar.Namun setidaknya, sekarang Kai semakin memahami beberapa hal. Tempat ini bukan penculikan. Orang-orang di depan Kai mengenalnya, atau lebih tepatnya mengenal Kaizen—pemilik tubuh ini.Kai memejamkan matanya sejenak. Dia tidak benar-benar selamat. Jiwanya pindah ke tubuh orang lain di dunia lain—sesuatu yang tidak pernah dia bayangkan dalam imajinasi terliarnya sekalipun.Kaizen Wilang. Kai mengembuskan napas dengan pelan.
Last Updated: 2026-06-04
Chapter: Bab 3: Pewaris Terbuang
Rasa sakit menghantam kepala Kai begitu kesadarannya kembali. Napasnya berat, sementara aroma herbal asing tercium samar di hidungnya. Tubuhnya terasa seperti kehilangan tenaga.Kai membuka matanya dengan perlahan. Pandangannya sempat buram, tapi kemudian semua tampak jelas.Kai mengernyit sambil mengamati ruangan itu. Langit-langit dan dindingnya terbuat dari kayu. Cahaya lampu minyak bergoyang pelan tertiup angin dari jendela yang sedikit terbuka. Di samping ranjang, beberapa mangkuk kecil berisi cairan asing tersusun rapi di atas meja kayu.Kai menyadari bahwa ini bukan di rumah sakit—tentu saja. Bukan juga di apartemen mewahnya. Bahkan sangat jauh dari kesan modern yang biasa dia lihat.Kai langsung bangkit saat mengingat kecelakaan yang dia alami. Namun, tindakannya itu justru membuat seluruh tubuhnya terasa sakit. Terutama di bagian dada.Meski demikian, Kai tetap memaksa untuk duduk. Dia harus memahami apa yang terjadi.Apakah aku selamat? Kai tersenyum tipis. Setidaknya dia b
Last Updated: 2026-06-04
Chapter: Bab 2: Pengkhianatan
Hujan kembali turun, tetapi Ren masih berdiri tenang di samping mobil yang ringsek itu. Senyum tipis di bibirnya perlahan memudar, sedangkan tatapan matanya masih dipenuhi tipu daya.“Aku pikir racunnya akan membuatmu mati terlalu cepat, Kai,” ucap Ren sambil kembali menyeringai.Di sela rasa sakitnya, tatapan Kai berubah menjadi dingin. Baru beberapa menit lalu dia merasa ada seseorang di saat seperti ini, tapi ternyata orang itu justru yang menikamnya dari belakang.Kopi tadi memang sudah dicampur sesuatu. Kai tidak mencurigai apa pun, dan itu kesalahan fatalnya malam ini.“Sial!”Kai mencoba menggerakkan tangannya, tapi rasa sakit membuatnya tidak berdaya.Ren tertawa kecil. “Kau benar-benar tidak berdaya, Kai.”Di saat bersamaan, sopir truk membunyikan klakson ke arah mereka. Ren langsung menoleh dan menatapnya.Sopir truk itu menganggukkan kepalanya, lalu pergi meninggalkan area itu.Rahang Kai mengeras, mulai menyadari bahwa truk itu juga bagian dari rencana Ren.“Kenapa ... ken
Last Updated: 2026-06-04
Chapter: Bab 1: Kecelakaan
Malam itu hujan turun begitu lebat. Tetes air membasahi kaca gedung tertinggi di pusat kota, sementara ruang rapat di dalamnya diselimuti ketegangan.Seorang pria berusia dua puluh tujuh tahun terlihat duduk di kursi utama dengan tenang. Setelan jas hitam mahal membungkus tubuhnya dengan sempurna. Rambut hitamnya tersisir rapi, sementara matanya menatap satu per satu anggota rapat dengan tatapan dingin yang menusuk.Dia adalah Kai Wilang. Salah satu CEO termuda yang berhasil mengambil alih perusahaan raksasa dalam waktu kurang dari lima tahun.Kai adalah pria paling ditakuti di dalam ruangan itu. Bahkan tatapannya saja sudah cukup membuat suasana terasa sesak.“Jadi, perusahaan Ansa Dynamics akhirnya menyerah?” tanya Kai. Suaranya pelan, sampai membuat orang-orang menahan napas tanpa mereka sadari.Seorang direktur pria yang sudah paruh baya buru-buru menjawab, “B-benar, Tuan Kai. Mereka setuju menjual seluruh saham mayoritas kepada perusahaan kita setelah pertemuan kemarin malam.”Ka
Last Updated: 2026-06-04
You may also like
Mad Blooming Queen
Mad Blooming Queen
Fantasi · Skyler Artemis
4.9K views
FIORE
FIORE
Fantasi · Etheldreda Cindy
4.9K views
Pewaris Bodoh Mengguncang Dunia
Pewaris Bodoh Mengguncang Dunia
Fantasi · Donat Mblondo
4.9K views
Black Mirror (Indonesia)
Black Mirror (Indonesia)
Fantasi · R. Wardani
4.8K views
CERMIN GERBANG CINTA
CERMIN GERBANG CINTA
Fantasi · yenmon73
4.8K views
BIZARRE (Indonesia)
BIZARRE (Indonesia)
Fantasi · Sashaawn
4.8K views
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status