author-banner
dheanova
Author

Novels by dheanova

Tebusan Sang Don Kejam

Tebusan Sang Don Kejam

“Saya akan menanggung semua biaya rumah sakit ayahmu, tetapi dengan satu syarat, menikahlah dengan putraku" Kaera terpaksa menjual kebebasan hidupnya demi uang operasi $19.000 untuk menyembuhkan mata ayahnya. Dia tau jika semua hanya pernikahan kontrak untuk memberikan seorang penerus, dan dia harus tinggal satu atap dengan monster kejam serta kekasih simpanannya yang sangat licik. "Jika kau terus menolak, besok kau akan melihat kekasih dan semua wanita simpanan mu mati!" Ancaman dari sang ayah yang memaksa Gerald Romano, ketua mafia nomor satu yang kejam dan paling membenci pernikahan untuk menikahi seorang gadis miskin pilihan ayahnya. Bagi Gerald, wanita hanyalah pemuas hasrat, dan dia bersumpah akan membuat hidup istri barunya seperti di neraka.
Read
Chapter: Chapter 6
Perjalanan menuju mansion milik Gerald hanya ada keheningan . Kaera sibuk merapikan lipatan gaun pengantinnya yang mekar dan menyita tempat, sementara Gerald terus menatap keluar jendela dengan rahang yang mengeras. Sesekali matanya melirik tajam ke arah Kaera melalui kaca spion dalam, namun gadis itu berpura-pura tidak peduli dan justru melempar pandangan ke luar jendela.Mobil mewah itu akhirnya berhenti di depan sebuah mansion megah bergaya modern kontemporer dengan dominasi warna hitam dan abu-abu. Begitu pintu mobil dibuka oleh pengawal, Gerald langsung keluar tanpa memedulikan Kaera."Bisa turun sendiri, 'kan? Jangan bertingkah seperti putri raja di rumahku," Ucap Gerald dingin.Kaera menghela napas panjang, lalu bersusah payah memegangi gaun tebalnya untuk keluar dari mobil. "Terima kasih atas kepekaan Anda yang sangat minim, Tuan Gerald Romano."Kaera melangkah masuk mengekor di belakang Gerald. Interior mansion itu sangat luas, terlihat dingin dan tidak berpenghuni, persis se
Last Updated: 2026-07-23
Chapter: Chapter 5
“Kaera, apa kamu sudah mengenalnya? Dia putraku Gerald Romano yang akan menjadi suamimu seumur hidup, kamu bisa membunuhnya jika dia keterlaluan,” ujar Mr. Romero memperkenalkan putranya kepada gadis yang dia pilih menjadi menantunya.“Tidak Tuan,” lirihnya tanpa barani menatap Gerald.Gerald melirik ke arah Kaera dengan tatapan dingin seakan-akan ingin menelan gadis itu hidup-hidup, membuat nyali Kaera semakin ciut.“Gembel sepertinya tidak akan pernah mengenalku Dad, dan sudah berapa kali aku katakan tidak akan menikah, aku tidak percaya pernikahan, perempuan hanya membuatku terkekang saja. Lagi pula aku sudah memiliki Elena, aku tidak butuh wanita manapun Dad, Daddy saja yang menikah.”“Cukup Gerald, aku tidak main-main dengan ucapanku tadi! Jika kamu terus menolak, maka semua akan aku binasakan, ingat itu. Menikahlah dan beri aku seorang cucu.”Kaera hanya diam mendengarkan perdebatan kedua pria yang berbeda usia itu. Sebenarnya dia sangat malas, namun demi kesembuhan Ayahnya, dia
Last Updated: 2026-07-21
Chapter: Chapter 4
Setelah menyetujui syarat yang diucapkan oleh Mr. Romero, Kaera kembali terisak. Pria tua itu sudah pergi dan mengatakan bahwa pernikahan akan dilakukan setelah operasi ayahnya selesai.Kaera menegakkan wajah, menyeka air matanya, dan berusaha untuk tegar. Dia memaksakan senyum sebelum masuk ke ruangan sang ayah.Kaera beranjak dari kursi, melangkah memasuki ruangan Hadnan. Dia menghela napas pelan dan memasang mimik bahagia. Padahal ayahnya tidak bisa melihat, tetapi Kaera tetap memasang wajah bahagianya.Tangan mungilnya menekan gagang pintu dengan pelan. Dia melangkahkan kaki, dan hal yang tidak Kaera duga terjadi, ternyata sang ayah sudah sadar.“Kaera…” lirihnya, membuat tubuh Kaera mematung.“Dad …,” gumamnya, membekap mulutnya sendiri ketika tangan kekar ayahnya meraba-raba sisi ranjang.“Kemarilah, Nak,” ucap Hadnan dengan memasang wajah tenang. Kaera melangkah mendekati sang ayah.“Dad, aku punya kabar gembira. Apa Daddy mau mendengarkannya?” ujarnya dengan begitu antusias, m
Last Updated: 2026-07-21
Chapter: Chapter 3
Di dalam ruangan megah bernuansa Midnight Blue, gairah dan dominasi menyatu di udara. Suara deru napas berat beradu keras dengan keheningan malam.“Sayang, aku mohon pelan sedikit ... ini terlalu kuat!” erang Elena dengan napas terengah-engah. Suaranya parau, menyiratkan keputusasaan dan kenikmatan. Namun, Gerald tidak peduli. Pria itu terus bergerak tanpa belas kasihan, mengabaikan permohonan wanita di bawah kungkungannya.“Gerald, stop! Aku sudah tidak kuat lagi ... ini menyakitiku!” teriak Elena sembari mencengkeram sprei yang kini kusut tidak bertekstur lagi. Gerald terkekeh dingin. Tawa pelannya terdengar mengejek. “Diamlah, Elena! Nikmati saja. Bukannya ini yang kamu mau? Tadi kamu sendiri yang menggodaku, kan?”“Tapi tidak seperti ini, Gerald! Akh!” Elena memekik saat hentakan keras itu kembali menghantamnya. Tubuhnya terguncang hebat, rasanya seperti tubuhnya terbelah dua. Padahal ini bukan yang pertama kali mereka berdua melakukan nya. “Aku bilang diam, Elena!” tegur Geral
Last Updated: 2026-07-21
Chapter: Chapter 2
Napas Kaera memburu, dadanya naik turun dengan pikiran yang kalut. Kurang lebih tiga jam dia duduk di kursi tunggu yang terasa sangat dingin. Dia memeluk lututnya yang gemetar. Di dalam ruangan sana, Ayahnya satu-satunya orang yang membuatnya kuat untuk bertahan hidup di kota yang kejam ini—sedang terbaring lemah dalam keadaan mata yang terbalut perban putih.“Nona Kaera, ayah Anda sudah dipindahkan ke ruang rawat dan kami akan melakukan operasi setelah Anda membayar uang administrasi.” Dokter Jack berdiri di hadapan seorang wanita yang sedari tadi meneteskan air mata.Kaera tertegun mendengarnya. Dia sempat bahagia mendengar ayahnya mendapatkan donor mata, hanya saja biayanya belum ada.“Berapa yang harus saya bayar, Dok?”“Anda harus membayar sebesar $19.000.”Kaera kembali tertegun dengan mata yang berkaca-kaca. “Ap..apa, Dok? Kenapa sebanyak itu? Bukankah tidak sebesar itu?” tanyanya dengan wajah terkejut. Dari mana dia bisa mendapatkan uang sebanyak itu?“Maaf, Nona Kaera, itu su
Last Updated: 2026-07-21
Chapter: Chapter 1
Byuurr!!“DAMN!! GADIS SIALAN! BERANI SEKALI KAU, BITCH!!” teriak seorang pria bermata tajam dengan suara menggelegar.Kaera mengangkat pandangannya sembari mengusap wajahnya yang basah kuyup karena siraman segelas air. Pakaian pria di depannya kini kotor akibat kecerobohannya, tetapi gadis itu tetap menatapnya penuh ketegaran. Tidak ada raut ketakutan sedikit pun di mata indahnya yang hitam dan lebar.Suasana kafe malam itu mendadak tegang. Pria itu terlihat sangat murka, urat lehernya menonjol, dan tatapannya begitu nyalang menembus netra hitam Kaera yang secantik boneka hidup.“Lihatlah apa yang kau lakukan pada pakaianku, sialan!” bentaknya lagi, menunjuk noda pekat yang mengotori kemeja mahalnya.Beberapa pengunjung kafe yang merasa tidak nyaman memilih untuk segera pergi setelah meletakkan uang di meja, sementara beberapa orang justru bertahan di kursi mereka, seakan menikmati tontonan gratis yang menegangkan itu.“Maafkan saya, Tuan. Saya benar-benar tidak sengaja dan saya juga
Last Updated: 2026-07-21
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status