author-banner
Cynta
Cynta
Author

Novelas de Cynta

Salah Bicara, Pak Bos Jadi Tergoda

Salah Bicara, Pak Bos Jadi Tergoda

Gara-gara pengaruh obat flu dan patah hati, Bianca tidak sengaja meracau di depan meeting online yang masih menyala, membandingkan aset mantannya dengan ukuran aset sang bos, Damian. "Kalau ibu jarinya saja sepanjang itu, punya Pak Damian gede nggak ya? " Bianca tidak menyadari, dia telah mengganggu pria yang salah. Membangkitkan sisi lain dari sang bos melebihi pikiran liarnya.  Bagaimana hubungan keduanya kalau saja Bianca tau Damian itu...
Leer
Chapter: Bab 130 Kamu Milikku
​Bianca menghela napas panjang, menatap wajah pria itu dari jarak yang sangat dekat. Ketampanan Damian benar-benar tidak masuk akal, bahkan saat sedang diam seperti ini pun, ia tampak begitu mempesona.Gadis itu akhirnya memejamkan matanya perlahan, mencoba meredam pikiran liar yang masih saja berkeliaran di kepalanya.​Ia tidak pernah menyangka, hidupnya sebagai desainer perhiasan akan berubah drastis menjadi 'hukuman' manis bersama bosnya sendiri.Dan yang paling gila, ia sama sekali tidak merasa keberatan meski hatinya masih bertanya-tanya, apakah pria ini benar-benar tidak terikat dengan siapa pun seperti yang ia katakan?​Namun, hari ini, Bianca memutuskan untuk berhenti berpikir. Ia menyandarkan kepalanya di dada Damian, mendengarkan detak jantung pria itu yang perlahan mulai stabil.'Ini gila. Gue beneran sama Pak Damian. Tapi gue gak menyesalinya. Pak Damian, semoga kamu gak pergi setelah kita bersama. Jangan jadi Evan kedua dalam hidup gue yang hanya mau tubuh gue sesaat..’​
Última actualización: 2026-06-15
Chapter: Bab 129 Ronde Kedua
​"Lagi?!" pekik Bianca, matanya membelalak lebar saat merasakan tubuh Damian yang kembali mengeras di atasnya."Damian, ini... Ini baru selesai beberapa menit! Kita sudah sampai di puncak, kan? Kamu juga sudah klimaks kan?!" Pertanyaan frontal lolos begitu saja karena penasaran. Gafis itu berusaha mendorong dada bidang Damian, namun tenaganya seolah menguap begitu saja. Pria itu tidak bergerak sedikitpun, matanya yang tajam menatap Bianca secara intens membuat napas gadis itu kembali tersengal.​"Belum selesai," jawab Damian singkat. Nadanya datar, namun ada tuntutan tak terbantahkan.Belum sempat Bianca melayangkan protesnya, Damian sudah kembali membungkam bibirnya dengan ciuman yang lebih dalam dan menuntut.Lidah pria itu menjelajahi setiap sudut mulut Bianca, memicu kembali gairah yang sempat mereda. Tangan Damian yang besar kembali beraksi, meremas dengan ritme yang kini lebih cepat dan liar.“Sshh.. Ngg..”​Bianca mencoba melawan, namun tubuhnya justru berkhianat. Desahan tert
Última actualización: 2026-06-15
Chapter: Bab 128 Unboxing
​"Nama lain?" Bianca mengerutkan dahi, bingung. ​"Evan. Siapa dia? Apa hubungannya denganmu?" tuntut Damian. Nada suaranya berubah dingin, penuh rasa curiga dan penasaran. ​Bianca terdiam cukup lama. Nama itu... nama yang paling ingin ia hapus dari ingatannya. "Evan... Dia mantan saya, Pak. Pria gila yang terobsesi dan selalu memaksa saya untuk tidur dengannya. Dia bilang saya kolot karena saya menolaknya sebelum menikah. Akhirnya dia mutusin saya dan bilang saya sok konservatif," kesal Bianca. Gadis itu menarik napas panjang, emosinya meluap. "Dia itu brengsek! Tapi jujur, gara-gara dia, saya jadi selalu membandingkannya dengan Pak Damian... Soalnya Pak Damian itu jauh lebih premium dalam segala hal.. Pak Damian itu tenang, berwibawa, kaya, tampan, dadanya lebar, jempolnya besar, apalagi ciumannya bibir anda itu hmm.. Lembut dan hangat.. Sementara Evan, cuma modal nafsu,” olehnya tanpa sadar. ​Damian terdiam, mencerna penjelasan Bianca. "Jadi, kamu membandingkan saya dengan pr
Última actualización: 2026-06-15
Chapter: Bab 127 Membutuhkan Pelepasan
“Sshhh.. Ngg..” ​Bianca tidak menjawab. Ia hanya mengerang dengan gairah yang masih menyiksa namun tercampur dengan rasa sesak di dadanya. ​Damian menghela napas panjang. Ia bergeser ke samping, mengambil obat penawar dari nakas, dan memaksanya diminumkan ke bibir Bianca. Setelah gadis itu tenang, Damian tetap tidak meninggalkan tugasnya. ​"Kamu butuh pelepasan," ucap Damian tenang. ​Ia kembali mendekat, kali ini bukan untuk melakukan seperti permintaan Bianca, melainkan menggunakan jemarinya yang terampil untuk menyusup ke dalam goa yang masih sangat basah. Damian bergerak dengan sentuhan lembut, tepat sasaran, dan intens. ​"Sshhh.. Aahhh...!" Bianca memekik, kepalanya mendongak ke belakang saat jemari Damian menyentuh titik-titik paling sensitifnya. ​"Nikmati ini," perintah Damian datar, namun tangannya terus bergerak, memberikan sensasi yang membuat Bianca terus menggeliat. Gadis itu mendesah, mencapai puncak berkali-kali. Suaranya memenuhi ruangan, sementara Damian, dengan s
Última actualización: 2026-06-15
Chapter: Bab 126 Malam Panas
Bianca masih belum melepaskan tangannya dari leher Damian sejak didalam mobil sampai masuk lift pribadi penthouse. Tangannya justru melingkar erat, kepalanya nempel di dada Damian, napasnya panas dan pendek-pendek. "Panas... Pak... Panas banget... Saya gak tahan," racau Bianca, suaranya serak, ia mencium leher pria itu dengan penuh hasrat. Damian tidak menjawab. Satu tangannya menopang punggung Bianca, satu lagi menekan tombol lantai paling atas. Rahangnya tampak mengeras, menahan diri. Begitu pintu lift terbuka, Damian langsung membopong tubuh Bianca yang terus menggeliat. Langkahnya tetap tenang, tidak terburu-buru. ​Saat pintu penthouse terbuka, Bianca bahkan tidak peduli di mana mereka berada. Begitu tubuhnya menyentuh permukaan kasur yang empuk di kamar Damian, ia segera menarik kemeja pria itu dengan napas tersengal. ​"Pak Damian... Panas... Tolong, saya nggak tahan lagi..." rintih Bianca. ​Damian menahan tangan Bianca sejenak. "Bianca, dengarkan aku." ​Namun, Bianca tid
Última actualización: 2026-06-15
Chapter: Bab 125 Sentuh Saya, Pak!
‘Wihh, gila restoran ini mahal banget. Velove pernah traktir gue waktu ultahnya. Sekarang gue disini karena ajakan Pak Damian. Bener-bener beruntung bisa makan gratis di sini lagi..’ ​Bianca duduk dengan posisi tegak di kursi beludru restoran mewah, ia menjaga sikapnya demi Damian. Di depannya, hidangan steak wagyu yang harganya mungkin setara gaji bulanannya tampak menggoda perutnya. Gadis itu melirik Damian yang duduk di sampingnya, pria itu tampak sedang berbincang dengan seorang investor pria paruh baya. Damian tampak sangat tenang, menyesap winenya dengan santai, sesekali melirik ke arah Bianca. ​"Nona Bianca, kenapa makanannya tidak dimakan? Apakah tidak sesuai selera?" suara investor di samping Bianca membuyarkan lamunannya. ​Bianca menoleh, tersenyum kikuk. "Oh, bukan begitu, Pak. Makanannya terlihat sangat enak, saya hanya.." “Makanlah Bianca,” suara Damian terdengar lembut di sampingnya. Bianca menoleh, Damian mengangguk seakan mengerti isi pikiran gadis itu yang
Última actualización: 2026-06-14
Dirty Office

Dirty Office

Aruna Zevania Louisa tidak menyangka, ia bekerja di sebuah perusahaan kontrasepsi milik sahabatnya yang juga cinta pertamanya, Keenan Ignazio Arkana. Sayangnya perpisahan mereka saat itu berakhir tidak baik.  Kini Keenan bos di kantornya yang tampak selalu menargetkan Aruna hingga permusuhan keduanya diketahui seluruh karyawan kantor. Hingga suatu hari, sebuah perdebatan sengit berujung pada insiden konyol membuat Aruna tanpa sengaja mengetahui rahasia besar Keenan, rahasia yang memalukan sekaligus mengejutkan. “Pak Keenan. Saya tidak percaya anda benar-benar membutuhkan alat ini..” Rahang pria itu mengeras saat perempuan yang ia mati-matian jauhi kini memegang kendalinya. "Jangan kamu pikir kamu mengetahui rahasiaku, kamu bisa menangani ku kalau aku benar-benar lepas kendali?"
Leer
Chapter: Bab 512 Kebahagiaan Mencapai Puncak
​Grand Ballroom Hotel RC bintang lima malam itu di desain sangat megah malam ini. Cahaya laser berwarna biru safir seakan membelah ruangan, memantul pada instalasi kristal yang menyerupai struktur atom Silk-Graphene. Ratusan investor kelas kakap dari berbagai penjuru dunia, pejabat pemerintahan, hingga kru media internasional memenuhi ruangan dengan setelan formal yang mewah. ​Di tengah kerumunan, Keenan Arkana berdiri tegak. Ia mengenakan tuksedo hitam custom-made yang membalut tubuh atletisnya dengan sempurna. Aura dominannya terasa begitu pekat, membuat siapa pun segan untuk mendekat. Namun, tatapan matanya yang tajam hanya tertuju pada satu titik, Aruna. ​Aruna tampak memukau dengan gaun bodycon berwarna perak metalik yang memeluk lekuk tubuhnya dengan anggun terlihat begitu elegan. Rambutnya disanggul modern, memperlihatkan leher jenjangnya yang kini dihiasi kalung berlian. ​Keenan melangkah mendekat, melingkarkan tangannya di pinggang ramping Aruna dari belakang. Ia menarik
Última actualización: 2026-05-12
Chapter: Bab 511 Gairah di Tengah Ekspansi Global
​Suasana hangat di balkon Mansion Arkana seketika mendingin setelah mendengar kata-kata Nandi yang menggantung. Keenan berdiri tegak dengan kancing kemeja teratasnya yang terbuka memperlihatkan dada bidang yang masih naik-turun karena gairah yang terinterupsi. Ia menatap Nando dengan mata biru yang berkilat tajam, seolah siap menerkam siapa pun yang berani mengusik ketenangannya setelah seminggu penuh penderitaan di rumah sakit. ​"Katakan dengan jelas, Nando. Jangan membuang waktuku dengan wajah ragu seperti itu," geram Keenan. Suaranya rendah, bergetar oleh otoritas yang mutlak. ​Aruna, yang berdiri di sampingnya, masih sibuk mengancingkan kemeja casualnya dengan tangan yang sedikit gemetar. Ia bisa merasakan aura dominan Keenan yang kembali memuncak. Keenan, tanpa memalingkan wajah dari Nando, meraih pinggang Aruna dan menariknya merapat ke sisi tubuhnya. ​Nando menarik napas panjang, mencoba menenangkan debar jantungnya. "Ini tentang Tante Sofia, Keenan. Pak Alexander." ​Alexan
Última actualización: 2026-05-12
Chapter: Bab 510 Berkumpul di Mansion
Satu minggu telah berlalu setelah ketegangan di rumah sakit saya itu, pagi ini matahari masuk kedalam kamar melalui cela gorden memberi kesan hangat didalam ruangan VIP rumah sakit yang penuh aroma antiseptik. ​Aruna berdiri di dekat jendela, melipat beberapa pakaian Stella ke dalam koper kecil. Rambutnya diikat asal-asalan, menyisakan beberapa helai yang jatuh di tengkuknya yang putih. Tanpa ia sadari, sepasang mata biru tajam sedang memperhatikannya dari balik pintu yang terbuka sedikit. ​Keenan melangkah masuk dengan suara sepatu langkah yang sedikit menggema dilantai. Ia tidak langsung menyapa. Pria itu berjalan mendekat, lalu dengan gerakan posesif yang menjadi ciri khasnya, ia melingkarkan lengan kokohnya di pinggang Aruna dari belakang. ​"Sudah selesai berkemas, Sayang?" bisik Keenan tepat di telinga Aruna. Napas panasnya seketika membuat bulu halus Aruna meremang. ​Aruna sedikit tersentak, namun ia segera menyandarkan punggungnya pada dada bidang Keenan yang terbalut kemej
Última actualización: 2026-05-12
Chapter: Bab 509 Desahan di Balik Ruang ICU
​"Aku tidak peduli," gumam Keenan. Ia membungkam bibir Aruna dengan ciuman yang sangat kasar dan menuntut. Lidahnya masuk dengan paksa, menjelajahi rongga mulut Aruna seolah sedang mengklaim wilayah kekuasaannya.Tangannya merayap masuk ke balik kemeja Keenan, merasakan otot-otot dada suaminya yang mengeras. ​Sentuhan mereka semakin liar. Tangan Keenan mulai membuka kancing jas lab Aruna, lalu dengan lihai ia menyelinap ke dalam kemeja sutra Aruna, meremas squishy kenyal istrinya itu dengan gemas. Aruna menahan desahan di balik ciuman mereka, kepalanya mendongak saat Keenan mulai menciumi lehernya dengan rakus, meninggalkan jejak-jejak kemerahan yang baru.​"Sshhh... Keenan... Nanti ada yang lihat," rintih Aruna kecil.​"Nando tahu apa yang harus dia lakukan. Dia akan menjaga area di sini," bisik Keenan serak. Ia membenamkan wajahnya di antara belahan squishy Aruna, menghirup aroma parfum mawar dan gairah yang menguar dari tubuh istrinya.​Di sisi lain ruangan, Nando memang tampak san
Última actualización: 2026-05-11
Chapter: Bab 508 Kesempatan Kedua
​"Mama!" Aruna segera melepaskan diri dari dekapan Keenan dan berlari menghampiri Stella.​Stella menolak bantuan perawat untuk tetap duduk. Dengan sisa tenaganya, ia mencoba berdiri dari kursi roda, tangannya yang gemetar mencari pegangan. Keenan dengan sigap melompat maju, menyambar tubuh Mamanya sebelum wanita itu jatuh karena lemas.​"Mama, kenapa ke sini? Dokter bilang Mama harus istirahat!" tegur Keenan, suaranya keras namun penuh kekhawatiran.​"Aku tidak bisa diam saja di sana, Keenan," kata Stella dengan suara parau. Ia menatap Alexander yang terbaring lemah dengan berbagai selang di tubuhnya. "Aku harus melihatnya... Aku harus memastikan pria ini tidak pergi sebelum menebus semua air mataku."​Perawat yang menemani Stella tampak serba salah. "Maaf Tuan Keenan, Nyonya Stella memaksa. Beliau bahkan mengancam akan mencabut infus kalau tidak dibawa ke sini."“Baiklah, tidak apa-apa, suster tinggal saja..” ​Keenan menghela napas, ia membantu Stella duduk di kursi samping ranjang
Última actualización: 2026-05-11
Chapter: Bab 507 Rahasia yang Akhirnya Terungkap
​Keenan menatap Papanya dengan tatapan yang sulit dibaca. Ada sisa amarah di sana, namun juga ada rasa ingin tahu yang sangat besar.​"Katakan padaku, Pa," suara Keenan terdengar rendah, bergetar karena emosi yang tertahan. "Apalagi yang ingin Papa siapkan? Setelah semua kebenaran ini, setelah racun itu hampir merenggut nyawa Papa... Apalagi yang Papa sembunyikan di balik punggungku dan Aruna?"​Alexander menghela napas panjang, sebuah helaan napas yang terdengar berat dan menyakitkan. Masker oksigennya berembun setiap kali ia mencoba bicara. "Banyak... Keenan. Selama ini... aku membangun Arkana bukan hanya dengan keringat, tapi juga... dengan duri di sekelilingku. Aku harus memastikan... Kalau duri itu tidak menusukmu... atau Aruna."​Aruna merasakan remasan tangan Keenan di pinggangnya semakin mengencang. Ia mendongak, menatap profil samping wajah suaminya yang terlihat sangat maskulin dan penuh otoritas. Aruna memberanikan diri untuk bersuara, suaranya lembut namun memiliki ketegas
Última actualización: 2026-05-11
Gairah Terlarang Calon Mertua

Gairah Terlarang Calon Mertua

Hari pertunangannya hancur berantakan ketika Audrey Ginnifer memergoki tunangannya bercinta dengan wanita lain. Terluka dan mabuk, Audrey menyerahkan dirinya pada seorang pria asing berwajah dingin yang membuatnya lupa segalanya. Ia mengira itu hanya pelarian satu malam, tapi pria itu justru kembali, menuntut tubuh dan hatinya tanpa pernah melepaskan. Dialah Denzel Shaquille—pria yang membuat Audrey candu dengan sentuhannya, sekaligus ayah dari mantan tunangannya sendiri. Terjebak dalam pelukan penuh gairah calon mertuanya, Audrey harus memilih.. Kembali pada hidup yang hancur, atau bertahan dalam cinta terlarang yang membakar, meski itu berarti menghancurkan segalanya..
Leer
Chapter: Bab 555 Kebahagiaan Keluarga Harrison
Suasana pagi di mansion hari ini terasa begitu hidup. Meja ruang makan panjang dipenuhi dengan berbagai hidangan sarapan kelas atas, mulai dari steak premium, croissant hangat, hingga buah-buahan segar yang aromanya menggugah selera. ​Seluruh keluarga besar berkumpul. Denzel duduk tegap di kursi utama sebagai kepala keluarga, memancarkan aura wibawa yang mutlak. Di sebelah kirinya, Audrey duduk dengan anggun mengenakan terusan sutra kasual berwarna pastel yang tetap memperlihatkan lekuk tubuh sintalnya. Di sisi lain meja, tampak Trustin, Sarah, Aiden, Elena, Aksa, dan Fiona. Sementara itu, Paman Jacksonville duduk agak di ujung, dengan santai memangku Kenneth yang sibuk mengunyah biskuit bayinya. Tiga stroller bayi portabel berbaris rapi di samping masing-masing mamanya, sesekali terdengar lenguhan kecil yang menggemaskan dari para bayi. ​Setelah pelayan selesai menyajikan kopi hitam pekat kesukaan Denzel, pria itu meletakkan cangkirnya dengan ketukan perlahan yang seketika membuat
Última actualización: 2026-06-03
Chapter: Bab 554 Berkumpul Bersama
​Mobil Rolls-Royce hitam yang membawa Denzel, Audrey, dan Kenneth perlahan memasuki gerbang megah mansion utama Shaquille. Setelah berbulan-bulan berada di luar negeri untuk menuntaskan proyek dan akuisisi bursa efek, mereka akhirnya menginjakkan kaki kembali di tanah air.​Di kursi belakang, Kenneth yang kini berusia hampir dua tahun tidak bisa diam. Tubuh mungilnya bergerak aktif, wajahnya menempel di kaca mobil dengan mata bulat yang berbinar cerah.​"Papa! Mama! Bayi! Lihat bayi!" seru Kenneth dengan suara cadelnya yang melengking lucu. Tangannya menepuk-nepuk kaca dengan tidak sabar.​Audrey terkekeh pelan. Ia merapikan rambut Kenneth yang sedikit berantakan, lalu menoleh ke samping, menatap suaminya. Denzel duduk dengan tegap, mengenakan kemeja formal hitam kegemarannya yang melekat sempurna di tubuh atletisnya. Tangan besar Denzel bergerak, menggenggam jemari Audrey di atas kursi, memberikan remasan posesif yang hangat.​"Dia benar-benar tidak sabar karena selama ini hanya meli
Última actualización: 2026-06-03
Chapter: Bab 553 Tidak Ingin Berbagi
​[Iya, iya, Sayang, nanti biar Mama marahi Aiden ya,] bujuk Audrey dengan suara yang sangat lembut dan keibuan.[Elena, Bu Sarah, dengar ya. Kami sekarang sedang berada kapal pesiar beberapa hari. Tapi setelah itu kembali ke London memantau proyek. Kalian mau oleh-oleh apa nantinya dari sini? Katakan saja, biar aku dan Denzel belikan. Nanti aku kirim kalau sudah dapat.]​Elena langsung menghapus air matanya, matanya berbinar instan.[Benarkah, Ma? Aku mau cokelat premium yang ada di bursa London, dan... aku mau gaun bayi rajutan tangan asli dari sana!]​Bu Sarah yang sejak tadi menyimak di samping Elena akhirnya ikut tersenyum dan menggeleng pasrah melihat tingkah menantunya.[Aku tidak minta apa-apa, Audrey. Yang penting kalian berdua dan Kenneth pulang dengan selamat. Jaga kesehatan kalian di sana.]​[Pasti, Bu Sarah. Kami akan membawakan banyak oleh-oleh untuk kalian semua,] jawab Audrey manis.​Denzel yang merasa urusan keluarga ini sudah cukup mengalihkan perhatian istrinya, mula
Última actualización: 2026-06-02
Chapter: Bab 552 Masalah Besar Itu Ternyata… 
​Sinyal holografik tiba-tiba berkedip tidak stabil karena guncangan ombak yang menghantam kapal pesiar cukup keras, memotong kalimat Trustin di saat yang paling krusial. Wajah panik Aiden dan tangisan manja Elena bergantian memudar, meninggalkan suara kresek digital yang mendebarkan di tengah keheningan kamar. ​Audrey menatap ponsel di tangan Denzel dengan jantung yang berdegup kencang, rasa penasaran yang besar seketika menyelimuti dadanya. "Denzel... apa yang terjadi di ibu kota? Apa yang dialami Elena?" ​Denzel tidak langsung menjawab. Mata gelapnya menyipit tajam menatap layar yang perlahan menggelap, memancarkan kilat kewaspadaan predatornya yang kembali terusik. ​Namun tidak lama, sinyal holografik yang sempat terganggu oleh guncangan ombak perlahan mulai kembali stabil. Cahaya biru kembali menerangi kabin kapal pesiar yang temaram. Begitu layar digital menampilkan kembali gambar dengan jelas, Audrey dengan tidak sabar langsung menyambar ponsel satelit dari genggaman Denzel.
Última actualización: 2026-06-02
Chapter: Bab 551 Sosok yang di Rindukan
Denzel mendengus kasar saat getaran di saku celananya yang tergeletak di lantai tidak kunjung berhenti. Dengan enggan, ia melepaskan sedikit pelukan posesifnya pada pinggul Audrey, lalu menjangkau ke bawah ranjang untuk menyambar ponsel satelit tersebut.Layarnya menyala terang, menampilkan panggilan video terenkripsi dari jalur pribadi kediaman utama mereka.​"Siapa yang menelepon, Daddy?" bisik Audrey parau.Suaranya masih serak, sisa dari jeritan gairah yang meledak beberapa saat lalu. Ia menarik selimut sutra merah marun itu untuk menutupi dadanya yang naik-turun, lalu menyandarkan dagunya di bahu kokoh Denzel.Denzel​"Elena dan Sarah," jawab Denzel pendek. Rahangnya yang tegas mengeras sejenak karena hasratnya yang membara terpaksa digantung begitu saja.Namun, melihat binar rindu di mata emerald Audrey, Denzel menghela napas panjang dan menggeser tombol hijau."Ya, ada apa?" Suara bariton terdengar sangat serak dan berat.​Begitu layar holografik terbuka, wajah panik Elena dan
Última actualización: 2026-06-01
Chapter: Bab 550 Masih Panas
​Denzel melangkah dengan tergesa-gesa menyusuri dek dan menuruni tangga menuju kamar utama di bagian bawah kapal.Sepanjang langkahnya, Denzel tidak membiarkan bibir mereka terpisah. Ia terus melumat bibir Audrey dengan kasar dan menuntut, menciptakan suara kecapan basah yang intim di koridor kapal yang sunyi.Audrey membalas dengan keberanian yang sama, meremas rambut tebal Denzel, menyalurkan rasa nikmat yang mulai membakar jiwanya.​Begitu kaki Denzel menendang pintu kamar utama hingga terbuka dan menutupnya kembali dengan sentakan kasar, suasana di dalam kamar langsung berubah menjadi sangat panas dan mendebarkan.Denzel menurunkan Audrey di tepi ranjang king-size yang luas, namun ia tidak melepaskan kungkungannya.​"Nggak ada waktu untuk lepas pakaian pelan-pelan, Audrey," bisik Denzel parau tepat di depan bibir istrinya.​Tangan besar Denzel bergerak dengan cepat dan nakal. Ia menyambar bagian atas gaun sutra merah marun Audrey, menariknya turun dengan satu sentakan menuntut hin
Última actualización: 2026-05-31
Putri Terbuang itu Istri Sah CEO

Putri Terbuang itu Istri Sah CEO

Diusir oleh keluarga yang tak lagi mempercayainya, Aluna, perempuan bar-bar dan keras kepala, berlari di tengah hujan, hingga tertabrak mobil milik Raka Aryaputra, pria dingin, tajam, dan anti perempuan tapi kocak. Aluna tidak tahu, bahwa pria itu akan jadi babak baru dalam hidupnya. Raka hanya ingin lolos dari perjodohan dengan Keyla, perempuan licik dan manipulatif yang mengaku sebagai anak kandung keluarga Aluna. Tanpa tahu masa lalu mereka, Raka menawarkan solusi brutal, menikah kontrak dengan Aluna. Gila? Jelas. Tapi hidup Aluna lebih gila dari itu. Tapi ketika Aluna dikenalkan sebagai istrinya di depan keluarga, semua api menyala kembali. Fitnah, dendam, dan rahasia yang terkubur mulai bermunculan. Di tengah fitnah dan pengkhianatan, perlahan Raka mulai melihat kebenaran di balik semua luka Aluna. Dan untuk pertama kalinya, pria yang membekukan hatinya dari cinta itu, rela terbakar demi seorang perempuan. Karena saat cinta bertemu dengan kebenaran, siapa pun tak bisa menyangkal siapa sang putri yang sebenarnya.
Leer
Chapter: Bab 201 Puncak kebahagiaan
Beberapa bulan berlalu dengan cepat, membawa Raka dan Aluna semakin dekat menuju hari kebahagiaan yang mereka nantikan. Aluna kini tinggal sepenuhnya di Mansion yang telah disiapkan Raka, dilengkapi dengan fasilitas dan pengamanan terbaik, serta perawat dan bidan khusus yang siaga 24 jam untuk kehamilan quadrupletnya. ​Selama masa kehamilan yang berat ini, Raka benar-benar membuktikan julukannya sebagai King pelindung. Ia memangkas jadwal kerjanya, sering mengambil rapat online dari rumah, memastikan ia selalu berada di dekat Aluna. Raka menepati janjinya pada Dokter Clara untuk menjaga keintiman secara aman. ​Di malam hari, keintiman mereka mencapai level yang baru dan mendalam. Raka akan menghabiskan waktu berjam-jam memijat kaki Aluna yang membengkak karena membawa beban empat janin. Ia akan membelai perut Aluna yang kini sangat besar dengan penuh cinta dan kekaguman, bibirnya berbisik penuh janji-janji mesra pada empat calon pewarisnya. ​Suatu malam, Raka berbaring miring, wajah
Última actualización: 2025-12-03
Chapter: Bab 200 Perayaan kebagian
​Satu bulan telah berlalu sejak masalah pengkhianatan dan penangkapan itu. Kekuatan cinta dan kebersamaan telah mengalahkan segala masalah yang mereka hadapi. Raka dan Aluna sepakat untuk merayakan kebebasan Alvian di Mansion Keluarga Aluna, sebuah janji simbolis bahwa Alvian telah kembali pulang ke keluarga, siap memulai babak baru. ​Saat mobil hitam Raka memasuki gerbang mansion yang megah, Aluna, yang duduk di kursi penumpang dengan sabuk pengaman yang disesuaikan untuk kehamilannya, tersenyum lebar. Kehamilannya sudah mulai terlihat, menjadi bukti nyata dari janji cinta mereka. Raka mencium pipinya, memancarkan kebahagiaan dan gairah yang terpendam. ​“Siap membuat Papa dan Mama lo pingsan karena kabar baik, sayang?” bisik Raka, matanya penuh gairah yang hanya bisa ia tunjukkan kepada istrinya. ​Aluna tertawa, tawanya merdu. “Mereka pasti akan senang melihatmu, Raka, meskipun mereka akan terkejut mendengar kehamilan ku yang kembar empat.” ​Di dalam mansion, suasana penuh kebaha
Última actualización: 2025-12-03
Chapter: Bab 199 Kebahagiaan di tengah kekacauan
​Setelah Alvian dan Pak Aditya dibawa pergi, Raka dengan perlahan mendorong kursi roda Aluna kembali ke kamar VVIP. Ia memastikan ruangan sekitar aman dengan menempatkan beberapa bodyguard yang sangat terpercaya di depan ruangan.“Pastikan tidak membiarkan siapapun masuk, bahkan perawat dan dokter sekalipun, tanpa izin langsung dari saya!”“Baik Pak Raka..”​Begitu pintu kamar tertutup, Raka menguncinya, menjauhkan mereka dari dunia luar yang penuh bahaya dan kekacauan. Ia mengangkat Aluna dari kursi roda dengan hati-hati, memeluknya ke dada.​“Kita aman, Sayang. Hanya kita berdua sekarang,” bisik Raka, menciumi rambut Aluna yang harum. Raka membawa Aluna ke ranjang, membaringkannya perlahan, lalu naik ke ranjang, memposisikan dirinya di samping Aluna, menyandarkan istrinya ke lengan kokohnya.​“Gua takut sekali, Raka,” bisik Aluna, suaranya serak. Ia memeluk pinggang Raka, merasakan setiap lekuk tubuh suaminya, mencari kehangatan dan kep
Última actualización: 2025-12-02
Chapter: Bab 198 Wajah sang pengkhianat
​Suara tembakan itu memecah keheningan di koridor rumah sakit, menggantikan suasana tegang menjadi kepanikan sesaat. Peluru itu mengenai bahu pria yang mencoba menembak Raka, yang segera tersungkur.​Seseorang tertembak.​Raka dan Aluna saling berpandangan, dengan kompak saling bertanya, “Kamu baik-baik saja?!”​“Lo nggak apa-apa, Sayang?” Raka memutar tubuh Aluna, memeriksa apakah ada goresan atau cedera.​Aluna menggeleng cepat. “Aku aman, Raka. Tapi kamu..” Air mata kembali menetes di pipinya. Ia menarik Raka, mendekapnya erat dari kursi roda, menciumi dada Raka untuk memastikan keberadaannya.​“Kalian baik-baik saja?!” Radit yang segera berlari menghampiri, pistolnya masih siaga.​Tidak lama Alvian pun juga menghampiri, diapit oleh polisi. “Kalian tidak ada yang terluka, kan?!” tanyanya cemas.​“Kami baik-baik saja..” Raka menghela napas panjang, membalas pelukan Aluna erat sebelum melepaskannya perlahan. “Tapi siapa
Última actualización: 2025-12-02
Chapter: Bab 197 Firasat Buruk
​“Baiklah,” Raka akhirnya mengalah. “Tapi ini di bawah pengawasan dan pengawalan gua dan Radit. Tidak ada pergerakan berlebihan, tidak ada kelelahan, dan hanya sepuluh menit. Setelah itu, lo kembali ke sini dan istirahat.”“Iya Raka, gua terima syarat lo.. Makasih sayang..” suara Aluan terdengar lega dan manja. ​Raka mencium bibir Akuna sesat lalu menghubungi Radit dan Kapten Polisi yang menangani kasus Kayla dan Alvian.​Raka menggunakan pengaruh dan koneksinya, menekankan kondisi psikologis Alvian yang membutuhkan konfirmasi langsung dari kembarannya dan menyatakan bahwa kondisi Aluna aman. Ia juga meyakinkan Kapten Polisi bahwa Alvian akan segera bebas dan akan bergabung dengan Wijaya Global, menjamin bahwa Alvian tidak akan melarikan diri.​Setelah negosiasi yang cukup sulit, Kapten Polisi setuju karena Radit juga akhirnya menghubungi dan menunjukkan jaminan atas kebebasan Alvian yang sedang dalam proses hukum. Mereka akhirnya setuju membawa Alvian ke rumah sakit dengan pengawala
Última actualización: 2025-12-01
Chapter: Bab 196 Bagaimana kondisi Aluna? 
​Raka tiba di rumah sakit terdekat dengan mobil polisi, membopong Aluna erat-erat ke dadanya. Petugas medis segera menyambut mereka, dan Aluna langsung dibawa ke ruang pemeriksaan. Raka, dengan wajah panik dan tegang, berusaha mengikuti.​"Maaf, Pak, Anda tunggu di luar saja," kata seorang perawat.​"Saya suaminya! Saya harus di sana!" bentak Raka, suaranya dipenuhi otoritas dan kecemasan. Kekhawatiran akan kondisi Aluna, terutama keempat janin mereka, mengalahkan segalanya.​Dokter yang akan memeriksa Aluna melihat ketegasan dan kepanikan di mata Raka dan menghela napas. "Baiklah, tapi Anda harus tenang dan tidak membuat gaduh di dalam. Kami perlu fokus."​"Saya janji, Dok," jawab Raka cepat, mengikuti langkah brankar Aluna.​Raka mendampingi Aluna, menggenggam erat tangan wanita itu. Di tengah kepanikan dan rasa sakit yang menusuk, genggaman Raka adalah satu-satunya jangkar yang menahan Aluna. Dokter mulai memeriksa, memastikan tidak ada cedera fisik yang serius, dan yang paling pen
Última actualización: 2025-12-01
También te puede gustar
Explora y lee buenas novelas gratis
Acceso gratuito a una gran cantidad de buenas novelas en la app GoodNovel. Descarga los libros que te gusten y léelos donde y cuando quieras.
Lee libros gratis en la app
ESCANEA EL CÓDIGO PARA LEER EN LA APP
DMCA.com Protection Status