author-banner
Ralonya
Ralonya
Author

Novel-novel oleh Ralonya

Lady Madeleine, Yang Mulia Tak Ingin Melepaskanmu!

Lady Madeleine, Yang Mulia Tak Ingin Melepaskanmu!

Emma terbangun sebagai Madeleine Moore, sang Villainess yang ditakdirkan mati secara tragis. Demi bertahan hidup, ia membuat satu keputusan: berhenti mengejar suaminya, Lucas Severis Auvrellis. Namun saat Madeleine bersikap tak acuh, pria yang dulu membencinya justru mulai kehilangan kendali. Ketika sang Villainess berusaha melarikan diri dari takdir, sang monster berniat mengurungnya. Mampukah Madeleine bertahan, ketika pria yang membencinya kini bersumpah tak akan pernah melepaskannya? — “Apa yang sedang kau mainkan, Lady Madeleine?” “Jika Yang Mulia begitu terganggu oleh ketenanganku, apakah itu berarti Anda mulai merindukan perhatianku yang menjijikkan?”
Baca
Chapter: Bab 420. Sangat berarti bagiku
"Karena Erin sudah kembali, sekarang ikut aku."Sebelum Lucas sempat mengucapkan sepatah kata pun, Madeleine sudah lebih dulu meraih tangannya. Jemarinya menggenggam erat, lalu membawanya menjauh dari lorong itu seolah ingin meninggalkan seluruh kecanggungan yang baru saja terjadi."Kita mau ke mana?" tanya Lucas."Ikut saja."Madeleine terus melangkah tanpa menoleh. Lucas pun tidak berusaha melepaskan genggamannya. Ia hanya mengikuti wanita itu hingga keduanya tiba kembali di kediaman mereka.Begitu pintu ruang makan dibuka, aroma masakan yang masih hangat langsung memenuhi indra penciuman. Uap tipis mengepul dari aneka hidangan yang tertata rapi di atas meja, seolah semuanya baru saja selesai dimasak.Madeleine segera menarik sebuah kursi untuk Lucas."Duduk."Nada suaranya terdengar ringan, disertai senyum kecil yang sulit disembunyikan."Aku menyiapkan semua ini untuk kita. Aku meminta koki memasakkan makanan hangat yang paling kau sukai. Kau pasti belum sempat makan sejak tadi."
Terakhir Diperbarui: 2026-07-29
Chapter: Bab 419. Seharusnya tidak kulakukan
Erin tampak hendak kembali menolak, tetapi Madeleine lebih dahulu menggeleng."Jangan membantah kali ini." Ia menggenggam pelan tangan Erin yang tidak terluka. "Kau harus benar-benar pulih. Bukan agar bisa segera kembali bekerja, melainkan karena tubuhmu memang berhak mendapatkan waktu untuk sembuh. Aku tidak ingin kau terus menahan sakit."Erin terdiam. Tatapannya melunak, seolah tak lagi menemukan alasan untuk menyanggah perhatian itu.Lucas menyaksikan semua itu dari ambang pintu. Bahunya bersandar santai pada kusen, sementara kedua lengannya terlipat di depan dada.Beberapa pelayan yang berada di dalam ruangan saling berpandangan tipis. Senyum kecil yang muncul di wajah mereka sulit disembunyikan. Bukan karena tingkah Madeleine berlebihan, melainkan karena mereka dapat melihat ketulusannya. Setiap perhatian yang ia berikan terasa begitu alami, seolah ia benar-benar menganggap kesehatan Erin lebih penting daripada hal lain.Tatapan Lucas masih tertuju pada Madeleine.Wanita itu
Terakhir Diperbarui: 2026-07-28
Chapter: Bab 418. Perhatian yang tidak dibuat-buat
Kalimat itu menggema di lorong penjara yang lembap. Cahaya obor bergoyang di dinding batu, membentuk bayangan panjang di sela jeruji besi.Lucas tidak menanggapi. Tatapannya hanya singgah sesaat pada Adelynn sebelum kembali datar, tanpa emosi."Kau harus percaya padaku."Dengan sisa tenaga, Adelynn merangkak mendekati jeruji. Napasnya tersengal. Luka di lututnya kembali terbuka, meninggalkan jejak darah di lantai batu.Lucas tetap tak bereaksi."Kunci kembali selnya."Perintahnya terdengar dingin, seolah tuduhan Adelynn tak lebih dari suara yang berlalu."Tunggu ... Lucas, dengarkan aku!"Adelynn mencengkeram jeruji sekuat tenaga."Aku bisa menunjukkan siapa wanita itu sebenarnya."Tak ada jawaban.Keheningan itu jauh lebih menyakitkan daripada penolakan.Adelynn mengangkat wajah dengan susah payah."Masih banyak yang belum kau ketahui. Kalau kau mau bekerja sama denganku, kita bisa membongkar identitasnya. Saat itu kau akan tahu siapa perempuan yang selama ini kau lindungi."Lucas ak
Terakhir Diperbarui: 2026-07-28
Chapter: Bab 417. Dia bukan istrimu
Selama ini Lucas memilih memendam semuanya seorang diri.Tidak sekali pun pria itu menceritakan apa yang terjadi selama Madeleine terbaring di rumah sakit.Mungkin... melalui Nyonya Huston, ia akhirnya bisa mengisi bagian cerita yang selama ini hilang.Setidaknya, ia ingin memahami alasan di balik perubahan Lucas. Mengapa pria itu selalu tampak murung, begitu berhati-hati setiap kali berada di dekatnya, seolah masih dibayangi sesuatu yang belum benar-benar usai.Huston tersenyum tipis sembari merapikan sulaman di pangkuannya."Yang Mulia Putra Mahkota berdiri menghadapi para anggota dewan satu per satu. Tidak ada satu pun yang berhasil mematahkan pendirian beliau."Nada bicaranya dipenuhi rasa hormat."Bahkan di hadapan Yang Mulia Kaisar, beliau rela mempertaruhkan mahkotanya demi melindungi Anda. Beliau benar-benar memilih berdiri di pihak Anda."Senyumnya semakin hangat."Cinta beliau kepada Anda sungguh luar biasa."Madeleine bertanya pelan, "Dari mana Nyonya mengetahui semua itu?"
Terakhir Diperbarui: 2026-07-26
Chapter: Bab 416. Kelembutan yang berbeda
Madeleine melangkah berdampingan dengan Lucas menyusuri lorong marmer dengan cahaya menembus jendela besar sepanjang lorong. "Kau tidak perlu mengantarku," kata Madeleine, memecah keheningan."Aku harus melakukannya," jawab Lucas singkat.Tatapan Madeleine jatuh pada tangan mereka yang masih saling bertaut. Genggaman itu masih sama seperti kemarin, hangat, penuh kehati-hatian, dan tak pernah terlalu erat.Seolah ia takut memberi tekanan yang berlebihan.Pemandangan itu membuat sudut bibir Madeleine terangkat tipis. Mungkinkah Lucas masih mengkhawatirkan bekas luka di pergelangan dan punggung tangannya?Tanpa berkata apa-apa, Madeleine justru mempererat genggamannya, membalas sentuhan itu dengan keyakinan yang lebih tegas."Baiklah," ujarnya pelan. "Jadikan aku tanggung jawabmu."Lucas menoleh sekilas ke arah tautan tangan mereka, lalu menatapnya."Kau selalu menjadi tanggung jawabku."Jawaban itu diucapkan nyaris berbisik.Madeleine kembali memandang ke depan, tetapi pikirannya terus
Terakhir Diperbarui: 2026-07-26
Chapter: Bab 415. Tidak bisa menyelamatkan tokoh utama
Langkah Madeleine bergema pelan di sepanjang lorong penjara bawah tanah. Di satu tangannya, tergenggam erat selembar surat kabar.Semakin jauh ia melangkah, udara terasa semakin lembap dan dingin. Cahaya matahari telah lama menghilang, berganti nyala obor yang berkelip di dinding batu. Madeleine terus berjalan hingga akhirnya berhenti di depan sel yang menjadi tujuannya.Namun, alih-alih melihat jeruji besi dan penghuninya, pandangannya terhalang tirai hitam besar yang menutupi seluruh bagian depan sel. Kening Madeleine mengernyit.Pandangannya kemudian beralih kepada penjaga yang berjaga tegak di samping sel."Untuk apa tirai ini?" tanyanya dengan nada heran."Yang Mulia Putra Mahkota yang memerintahkannya," jawab penjaga itu hormat.Madeleine tidak memahami alasan Lucas menutupi sel itu dengan tirai setebal ini."Buka. Aku ingin berbicara dengannya.""Baik, Yang Mulia."Penjaga segera menyingkirkan tirai tersebut.Pandangan Madeleine langsung jatuh pada sosok yang berdiri terikat
Terakhir Diperbarui: 2026-07-26
Mendadak jadi istri kakak tiriku

Mendadak jadi istri kakak tiriku

Dalam satu malam, hidup Amel retak dan serpihannya tertancap di hati yang salah. Ketika Jonathan—kakak tiri yang selama ini ia hormati—melakukan satu kesalahan fatal dalam kondisi mabuk dan emosi, Amel kehilangan banyak hal: rasa aman, masa depan, dan kepercayaan. Di bawah tekanan keluarga dan rasa malu yang membungkam, pernikahan dipaksakan, sebuah "tanggung jawab" yang hanya menambah luka. Jonathan ingin menebus, tapi Amel hanya ingin melarikan diri. Di tengah rasa bersalah dan trauma, benih cinta tumbuh dalam bentuk yang tak wajar. Pahit, gelap, dan menyakitkan. Apakah cinta bisa bertahan di atas puing-puing hati yang salah? Atau keduanya akan tenggelam dalam luka yang tak pernah sembuh?
Baca
Chapter: Bab 139. Headliner
9 bulan kemudian. Di ruang bersalin, semua menunggu dengan cemas di depan pintu. Ratna, Laura, dan Raden—mereka semua tak ingin melewatkan momen penting itu.Tapi di tengah keheningan itu, tiba-tiba, suasana berubah menjadi genting ketika terdengar suara tangisan Jonathan dari dalam ruangan.Wajah mereka seketika pucat dan panik. Laura menggenggam erat tangan rapuh Ratna, mencoba menenangkan diri sendiri sekaligus orang di sampingnya.“Apa yang terjadi di dalam? Kenapa Jonathan menangis di sana?” tanya Laura dengan suara gemetar, matanya menatap Ratna penuh kekhawatiran. Ia juga hampir tak kuasa menahan tangis karena mulai memikirkan bagian terburuk. Ratna semakin cemas. Suara tangisan Jonathan terdengar begitu keras hingga membuat jantungnya ikut berdebar.“Semoga cucu dan menantuku baik-baik saja, Tuhan… Kami memohon padaMu,” doa Laura lirih, suaranya dipenuhi harap dan kecemasan.Sementara itu, di ruang bersalin, Amel yang tengah menahan sakit juga harus menenangkan Jonathan yang
Terakhir Diperbarui: 2025-09-30
Chapter: Bab 138. Akhir bahagia
Beberapa bulan berlalu, kehidupan rumah tangga Amel dan Jonathan berjalan begitu harmonis. Namun, pagi itu Amel terbangun dengan tubuh yang terasa lemah, perutnya mual, dan muntah-muntah untuk kesekian kalinya. Wajahnya pucat, tubuhnya lunglai, hingga membuat Jonathan benar-benar khawatir.“Ayo kita ke rumah sakit,” ucap Jonathan cemas, bahkan sudah bersiap untuk menggendong Amel.Amel menggeleng pelan. “Tidak perlu, aku baik-baik saja,” jawabnya lirih.“Tapi, Amel—”“Aku hanya butuh istirahat sebentar. Nanti juga membaik,” ujarnya mencoba menenangkan Jonathan.Belum sempat Jonathan membalas, suara ketukan terdengar di pintu. Laura muncul sambil memberi kabar bahwa sarapan sudah siap. Dengan langkah pelan, Amel dan Jonathan menuju ruang makan.Namun begitu mencium aroma masakan dari dapur, rasa mual Amel semakin menjadi-jadi. Perutnya bergejolak hebat, membuatnya segera berlari ke wastafel. Ia memuntahkan isi perutnya di sana, merasa tak enak hati karena harus melakukannya di depan Ra
Terakhir Diperbarui: 2025-09-30
Chapter: Bab 137. Semua dikembalikan
“Usia kehamilanku semakin bertambah, dan aku butuh tanggung jawabmu, Jonathan,” desis Fidya penuh penekanan.Jonathan tidak langsung menjawab. Ia hanya menoleh ke arah Amel. Tatapan mereka bertemu, dan Amel mengangguk pelan, memberi izin.Jonathan mengeluarkan sebuah alat perekam dari sakunya. Ia meletakkannya di atas meja, mendorongnya perlahan ke arah Fidya.Fidya mengernyit, wajahnya menegang penuh kebingungan. “Benda apa ini?”“In rekaman yang menyimpan kebenaran tentang kehamilanmu,” jawab Jonathan. Begitu tombol play ditekan, suara dalam rekaman memenuhi ruangan. Wajah Fidya pucat seketika, matanya membelalak tak percaya. Ia mengenali suara itu. Itu suaranya dan suara Marcell. Tidak bisa disangkal lagi.“Ini tidak benar, Jona. Kamu harus percaya padaku,” ucapnya terbata, panik.Jonathan menatapnya penuh luka sekaligus kecewa.“Aku pernah berpikir kau wanita terhormat, Fidya. Seseorang yang tidak akan merendahkan dirinya hanya demi menjebakku. Tapi ternyata aku salah.” “Jona…”
Terakhir Diperbarui: 2025-09-30
Chapter: Bab 136. Semua terbongkar
Namun sebelum rencana Jonathan untuk ikut menemani Fidya ke rumah sakit terlaksana, Raden justru menemukan sesuatu yang jauh lebih mengejutkan. Ia kembali membuntuti Fidya secara diam-diam. Meski tidak bisa masuk ke dalam lapas untuk menyaksikan langsung pertemuan Fidya dan Marcell, ia tidak terlalu khawatir, perekam kecil yang ia titipkan pada Nico sudah terpasang rapi di tas Fidya, persis sesuai arahan yang ia berikan sebelumnya. Dan ketika Raden mendengarkan rekaman itu, tubuhnya menegang. Suara Marcell terdengar jelas, dingin dan penuh perhitungan. “Kau harus pertahankan cerita itu, Fidya. Biarkan mereka percaya kalau anak dalam kandunganmu adalah hasil dari Jonathan. Dengan begitu, posisi kita aman, dan keluarga Sailendra tidak akan bisa menolakmu lagi.”Tak lama, terdengar sahutan Fidya. Suaranya penuh kebencian, penuh dendam yang membara.“Ya! Amel harus menyingkir. Aku yang akan masuk ke keluarga Sailendra. Semua orang akan memandangku sebagai istri sah Jonathan. Tidak ada y
Terakhir Diperbarui: 2025-09-29
Chapter: Bab 135. Rencana
Raden menyipitkan mata dari kejauhan. Ia sudah mengikuti Fidya sejak wanita itu keluar dari kafe. Langkahnya ragu saat melihat mobil Fidya berhenti tepat di depan lapas kota. Hatinya langsung dipenuhi tanda tanya besar. “Untuk apa dia ke sini?” gumamnya pelan. Tak butuh waktu lama, Raden melihat Fidya masuk melewati pintu pemeriksaan, lalu menghilang di balik lorong panjang. Raden menunggu dengan sabar, menahan diri agar tidak gegabah. Sekitar setengah jam kemudian, Fidya keluar dengan wajah masam, namun di matanya jelas ada cahaya puas. Raden mengepalkan tangan di samping tubuhnya. “Dia menemui Marcell… berarti dugaan Jonathan benar. Mereka berdua masih bekerja sama.” Kecurigaan itu semakin kuat ketika Raden menyadari betapa hati-hatinya Fidya saat meninggalkan lapas, seakan sedang menyembunyikan sesuatu. Tak menunggu lama, Raden segera menyalakan mobilnya. Ia menghubungi Jonathan dengan suara tegas. “Jonathan, dugaanmu tidak salah. Fidya barusan menemui Marcell. Dan aku yakin
Terakhir Diperbarui: 2025-09-29
Chapter: Bab 134. Janji dalam sentuhan
Jonathan menarik napas panjang, menatap mata istrinya yang basah. “Aku akan berusaha membuktikan semuanya, Amel,” ucapnya mantap, meski jauh di dalam hatinya masih ada keraguan yang menusuk. “Aku akan buktikan kalau semua ucapan Fidya itu salah. Kamu hanya perlu percaya padaku.” Amel terdiam, lalu mengangguk. Ia menunduk, tubuhnya sedikit bergetar sebelum akhirnya bersandar pada dada Jonathan. Ia membiarkan tangannya melingkari pinggang pria itu, membiarkan dirinya dikelilingi hangat tubuhnya. Meski hatinya belum sepenuhnya tenang, di dalam pelukan itu ia menemukan sedikit tempat untuk bernapas. Amel tahu, Jonathan tidak akan pernah ingkar. Pria itu akan menepati semua ucapannya. Jonathan merapatkan pelukannya, mencium pucuk kepala Amel seakan menegaskan janjinya. Amel mengangkat wajahnya pelan, matanya masih sembab. “Kenapa kamu begitu yakin untuk membuatku bertahan? Padahal aku tidak punya apa-apa lagi untuk diberikan padamu, dan juga kamu tidak punya alasan apa pun untuk memilih
Terakhir Diperbarui: 2025-09-29
Dibenci Suami, Dicintai Sahabatnya

Dibenci Suami, Dicintai Sahabatnya

Terjebak dalam pernikahan dengan pria kasar dan egois, Dina berusaha mempertahankan rumah tangga yang setiap hari hanya memberinya luka. Hingga suatu malam, Arka memperkenalkan sahabat lamanya, Davin—lelaki dari masa lalu yang dulu pernah mengisi hati Dina. Kini Davin hadir kembali, membawa kehangatan yang nyaris ia lupakan. Dina tahu, membiarkan hatinya kembali bergetar adalah sebuah kesalahan. Tapi bagaimana jika satu-satunya orang yang membuatnya merasa dihargai, dimengerti, dan dicintai adalah sahabat suaminya sendiri?
Baca
Chapter: Bab 114. Tertabrak
Dina mengangguk perlahan, mencoba menyerap setiap kata yang diucapkan Davin sebagai penawar rasa takutnya. ​"Jangan terlalu dipikirkan. Kita masih punya bukti untuk memberatkan Arka di pengadilan nanti," Davin menggenggam tangan Dina, memberikan tekanan yang menenangkan. "Semua akan berakhir begitu kebenaran terungkap." ​Dina kembali mengangguk, meski hatinya masih terasa berat. Sorotan tajam dan penghakiman di media sosial terasa lebih menyakitkan daripada luka fisik; bagaimana orang-orang yang tidak pernah mengenalnya bisa begitu yakin dengan asumsi yang mereka karang sendiri, lalu menggiring opini seolah ia yang paling bersalah. ​Davin menyadari perubahan raut wajah Dina. Ia mengusap kening wanita itu, berusaha menghapus kerutan cemas di sana. "Beristirahatlah. Kamu sudah melalui banyak hal hari ini. Biar aku yang menyiapkan makan malam." ​"Aku saja, Mas," sela Dina, merasa tidak enak jika hanya berdiam diri. ​"Tidak kali ini." Davin menahan bahu Dina dengan lembut, memaksa wa
Terakhir Diperbarui: 2026-01-28
Chapter: Bab 113. Fokus pada diri sendiri
Dina bisa merasakan setiap pasang mata di sekitarnya seolah menghakimi, meskipun yang ia temui hanya orang tak dikenal yang berpapasan dengannya di jalan. Ia bahkan tidak punya keberanian untuk menyentuh ponselnya; nama dan fotonya telah beredar luas di media sosial dengan narasi yang menyudutkan. Puluhan pesan dari adiknya pun sengaja ia biarkan tanpa respon.​Ia tidak tahu bagaimana harus menjelaskan kekacauan ini kepada keluarganya tanpa membuat mereka ikut menanggung malu. Namun, di tengah hiruk-pikuk hujatan publik, hanya satu ketakutan yang benar-benar menghimpit dadanya: kondisi ibunya.​Ia takut berita ini sampai ke telinga sang ibu sebelum ia sempat bersimpuh dan memohon maaf secara langsung.​“Mas?” panggil Dina pelan begitu memasuki rumah.​Davin yang tampak gelisah sejak tadi, langsung menyongsongnya. “Gimana tadi?” tanyanya tanpa basa-basi begitu menutup pintu utama.​Dina menghela napas berat, mencoba mengumpulkan sisa tenaganya. “Mas Arka tetap bersikeras tidak mau berc
Terakhir Diperbarui: 2026-01-28
Chapter: Bab 112. Beban dipundak
Arka terpaku. Seluruh aliran dana untuk reservasi hotel dan pembelian barang mewah yang ia sembunyikan ternyata tercatat rapi di bawah pengawasan kakeknya. Ia tidak menyangka Arman akan melangkah sejauh itu. “Setelah mendapat bukti kekerasanmu pada Dina dan keterlibatanmu dalam pembakaran restorannya, Kakek menyuruh orang untuk menelusuri segalanya. Termasuk semua transaksi yang kamu rahasiakan itu,” jelas Arman dingin. Arka kehilangan kata-kata. Kebohongannya runtuh tanpa sisa. Ester yang tadinya vokal, kini terpaku menatap putranya dengan ekspresi syok yang mendalam.“Nak? Katakan sesuatu. Bilang kalau semua itu bohong!” tuntut Ester lirih. Ia menatap cemas, berharap ada satu saja kalimat bantahan dari Arka. Namun, Arka hanya diam membisu.“Sudahlah, Ma. Terima saja kalau anak kita memang bersalah,” sela Hendrik. Ia menatap Arka dengan kekecewaan yang nyata, lalu beralih pada istrinya. “Aku setuju mereka bercerai. Bukankah dari dulu kamu bilang Dina tidak pantas menjadi menantu ke
Terakhir Diperbarui: 2026-01-24
Chapter: Bab 111. Catatan transaksi
Keheningan berat menyusul ucapan Arman. Ester terdiam tak berani membantah. Sementara itu, Hendrik menarik napas panjang, ia tahu jika ayahnya sudah berbicara, maka tak ada lagi ruang untuk membantah. “Aku tidak akan menceraikan Dina, Kek,” ujar Arka tegas. “Kakek pikir dengan bercerai semua masalah selesai? Nama baikku sudah terlanjur rusak karena skandal perselingkuhannya. Melepaskannya sekarang hanya akan membuatnya merasa menang!” Arman menatap cucunya dengan sorot mata kecewa. “Masalahnya bukan siapa yang menang atau kalah, Arka. Masalahnya adalah kamu sudah menjadi monster dalam pernikahanmu sendiri.”“Dina yang memulainya, Kek! Dia yang mencari laki-laki lain!” bantah Arka, suaranya naik satu oktaf.“Dia mencari laki-laki lain karena kamu tidak pernah menganggapnya ada!” Arman memotong dengan tegas. Ester tidak tahan untuk tidak membela putranya. “Apa perselingkuhan itu bisa dibenarkan, Pa? Apa pun alasannya, Dina sudah berkhianat!”“Lalu menurutmu, perbuatan Arka selama ini
Terakhir Diperbarui: 2026-01-24
Chapter: Bab 110. Perlindungan Arman
“Kekerasan? Apa maksudmu, Dina?” tanya Ester dengan nada menuduh, matanya beralih menatap Dina dan Arka bergantian, mencari kebohongan di sana.Arka mendengus, seolah tuduhan itu adalah lelucon. “Aku memukulnya kemarin karena dia ketahuan selingkuh. Apa salah seorang suami memberi pelajaran pada istri yang tidak tahu malu?”“Bukan itu!” seru Dina. Ia menoleh ke arah Ester dan Hendrik, matanya berkilat penuh amarah yang sudah ia pendam bertahun-tahun.“Anak kalian ini bukan hanya memukuliku kemarin. Dia menyiksaku dengan kata-kata tajam setiap hari. Dia merendahkanku seolah aku ini sampah di rumah!” Dina menunjuk Arka, suaranya naik satu oktaf. “Bahkan sejak malam pertama pernikahan kami sampai detik ini, dia tidak pernah mau menyentuhku. Tidak sekalipun!”​Ester dan Hendrik ternganga, wajah mereka memucat mendengar kejujuran itu.“Semua itu dia lakukan dengan sengaja,” lanjut Dina dengan napas memburu. “Dia menikahiku hanya untuk menjadikanku tawanan. Dia ingin melihatku menderita set
Terakhir Diperbarui: 2026-01-23
Chapter: Bab 109. Membusuk di Penjara
"Kenapa kamu harus ke sana sendirian, Dina?” suara panik Davin terdengar sangat kontras dengan ketenangan yang mulai menyelimuti Dina. Dina menatap keluar jendela taksi, memperhatikan deretan kendaraan yang berlalu. “Tenang, Mas. Aku tahu apa yang aku lakukan,” sahutnya pelan. “Aku harus menyelesaikan ini. Mertuaku memintaku datang untuk menandatangani surat cerai. Aku tidak mau kehilangan kesempatan ini.”“Tapi mereka bisa menyakitimu, Dina. Aku tidak tenang membiarkanmu menghadapi mereka sendirian, apalagi dalam situasi panas seperti sekarang.” Davin bersikeras, kecemasan terdengar jelas dari nada bicaranya. Dina menghembuskan napas panjang, mencoba memantapkan hatinya. “Mas, selama ini aku selalu bersembunyi. Kali ini tidak lagi. Aku akan ke sana untuk mengambil kembali sisa harga diriku. Kalau mereka mau cerai, akan aku sanggupi. Bukankah ini yang kita tunggu?” “Baiklah-baiklah. Tapi beritahu aku posisi kamu sekarang. Aku jemput dan kita ke sana bersama,” seru Davin. Di seberan
Terakhir Diperbarui: 2026-01-23
Anda juga akan menyukai
Sang Pewaris Tahta
Sang Pewaris Tahta
Fantasi · Reidhika
1.7K Dibaca
Anak Haram Sang Kaisar
Anak Haram Sang Kaisar
Fantasi · Bakpaokukus
1.7K Dibaca
Dicintai Raja Siluman Ular
Dicintai Raja Siluman Ular
Fantasi · SunnyBells09
1.6K Dibaca
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status