Chapter: Bab 146 : Kau Wanita MurahanKeringat dingin sebesar biji jagung sudah mengucur deras di pelipis semua orang, di bawah meja tangan mereka bergetar ketakutan.Dalam hati mereka masing-masing, mengutuk Evelyn yang membuat Nathan melakukan tindakan berani.“ Dia cantik pak, senyumnya juga manis. “ puji Nathan yang masih berbicara di samping Mack dengan tangan di bahu pria datar itu.Seolah mereka adalah sahabat dekat yang tengah mengobrol. “ Seumur bapak hidup, belum pernah kan melihat gadis secantik dia. “ tambah Nathan lagi.Astaga, Evelyn rasanya sudah mau mati dengan tatapan membunuh yang semua orang layangkan untuknya.Winona juga yang dibelakangnya, sudah menunduk ketakutan. “ Eve, hentikan Nathan. Bisa-bisa ruangan divisi kita rata. “ bisiknya pelan.“ Nathan hen—“ Belum selesai kalimat Evelyn, Mack mengangkat tangannya sebagai kode untuk dia diam. Saat tangan itu terangkat, atmosfer di sekitar mereka semakin mencekam. Di luar cuaca begitu cerah, tapi rasanya di ruangan tersebut sudah akan terjadi badai.M
Last Updated: 2026-07-21
Chapter: Bab 145 : Gadis Yang Sering Anda HukumDi tempat lain, tepatnya gedung utama Petherson Group. Sesuai peraturan, Evelyn kini tengah menjalani hukuman yang ternyata diberikan khusus oleh Mack.Saat di lift, mereka berdua kebetulan berpapasan dan tidak ada orang lain. Evelyn mendelik sebal. " Jangan tidur denganku malam ini! " sinisnya sambil menatap ke arah Mack.Pintu lift tertutup, seketika ekspresi datar yang dia tunjukkan berubah memelas. " Sayang, jangan begitu. Aku disini harus mendisiplinkan mu. " Tetap saja, Evelyn masih kesal. Dia menyerahkan kotak besar yang dia bawa agar Mack memegangnya. Pria kaku itu belum bisa membujuk kekasihnya. " Ayolah, nanti uang sakumu aku tambah. Kau mau berbelanja apapun boleh. "Dia tahu kelemahan gadis disampingnya, uang. Jika sudah dihadapkan dengan uang maka permasalahan sebesar apapun akan Evelyn maafkan, dia tersenyum malu-malu.Bahkan, bergelayut manja di lengan Mack. Tak lupa berjinjit dan mencium sebelah wajah kekasihnya. " Oke, sayang. " Kalau begini terus, maka dihukum set
Last Updated: 2026-07-21
Chapter: Bab 144 : Akhirnya Edrick SadarSelalu ada yang disebut mantan suami, mantan istri tapi tidak ada yang pernah menyebutkan mantan anak ataupun mantan orang tua.Darah lebih kental daripada air, keturunan terus mengalir tak ada yang memisahkan." Maafkan ayah, Tamara. Ayah sadar, selama ini hanya menyulitkan hidupmu. " Edrick berbicara penuh penyesalan, kematian Olivia dan Nella begitu menyadarkan dirinya akan kehidupan.Putri yang dia anggap bodoh, tidak berguna, dan selalu dia telantarkan adalah anak kandungnya sendiri. Darah dagingnya yang benar-benar nyata.Tamara tak bergeming, dia masih diam di tempatnya. Hatinya sedikit terenyuh, tak di pungkiri kalimat penyesalan sang ayah mengenai hati terdalam nya.Dia jadi teringat, ucapan terakhir ibunya dulu. " Ayahmu baik, ibu senang bisa hidup bersamanya. " suara lirih ibunya yang sudah tak bertenaga masuk ke pendengaran Tamara." Tapi ayah tidak peduli pada ibu, kenapa ibu masih menganggapnya baik? " tanya Tamara kala itu.Gadis yang baru memasuki tahap awal remaja, d
Last Updated: 2026-07-20
Chapter: Bab 143 : Apa Aku Masih Pantas Kau Sebut Ayah?Hari sudah berganti, tapi kesibukan semua orang masih tetap sama. Seperti pagi ini, Tamara berdiri di depan rumah dengan tangan yang memegang tas kerja sang suami." Terimakasih, sayang. " seru Noah, dia tak lupa mencium kening istrinya.Mack yang menyaksikan keromantisan mereka berdua tentu merasa iri, dia menghela napas saat melihat kekasihnya keluar dari rumah dengan pakaian yang belum rapi." Aduh, aduh, aku telat, aku telat. " Di mulut Evelyn masih ada sepotong roti, satu lengan memegang tas kerja yang dia kaitkan sampai pundak.Sementara kedua tangannya sibuk merapikan posisi kemeja yang belum terkancing sempurna, entahlah dia tak pernah mencontoh kebiasaan rapih Noah.Baginya itu terlalu monoton. " Pagi, sayangku. " dia menyapa Mack yang terpaku menatapnya. Membuat pria dewasa itu terkekeh pelan.Tanpa di perintahkan, Mack turun dari mobil. Dia merapikan keadaan Evelyn yang sejak tadi tidak ada rapihnya, seketika gadis tersebut terdiam." Makan sarapanmu dengan benar, tidak pe
Last Updated: 2026-07-20
Chapter: Bab 142 : Semua Harta Ada Di Tangan TamaraSetibanya di kamar, Tamara memilih untuk membersihkan diri. " Aku saja yang berlebihan mungkin. " Dia berusaha menepis perasaan dalam dirinya, menyelesaikan kegiatan mandi. Namun, hati dan pikirannya tidak sejalan. Noah yang menunggu Tamara keluar merasa tidak sabar, dia menerobos masuk dan menghampiri istrinya yang tengah terisak dengan berjongkok." Sayang, maafkan aku. Aku tidak sengaja memeluk Selena. " serunya sambil merengkuh tubuh Tamara.Bukan berhenti, tangis Tamara justru semakin pecah. Dia cemburu, marah, tidak suka saat Selena memeluk suaminya dengan bebas.Kedua kakinya sudah kedinginan, Noah segera membawanya ke tempat tidur. Dia mendudukkan Tamara di pangkuannya, pandangan mereka bertemu.Tatapan sendu penuh air mata milik Tamara, menatap ke arah manik penuh penyesalan Noah. " Aku tidak suka, aku benci saat kau memeluk Selena. " ungkapnya tanpa di tutupi lagi.Noah menghembuskan napas beratnya, dia tahu dan rasa bersalah memenuhi seluruh benaknya. " Maafkan aku, sayan
Last Updated: 2026-07-19
Chapter: Bab 141 : Kenapa Lagi?“ Selena, jangan! Mama mohon, jangan! “Suara nyonya Petherson dari lantai dua sampai terdengar saat Tamara dan Noah masuk, keduanya saling memandang. “ Mama kenapa? “Segera mereka menghampiri ke lantai dua kamar Selena, tempat mereka berada sekarang.“ Mah, ada apa? “ tanya Noah, dia melihat ibunya yang ketakutan dan berusaha menahan sesuatu.Pandangan mereka beralih pada Selena yang berdiri di depan jendela, wanita itu bersiap untuk segera terjun dari sana.“ Selena! Apa yang ingin kau lakukan, hagh! “ pekik Noah, sorot matanya sudah memerah marah.Tamara yang juga ada disana, menarik nyonya Petherson berusaha menenangkan ibu mertuanya yang sudah menangis tersedu-sedu.Noah selalu benci dengan tingkah Selena yang mencari perhatian, kini kakak tirinya itu berusaha untuk mencoba bunuh diri.Dia menatap Noah dengan air mata yang sudah membasahi seluruh wajahnya, bahkan mata wanita itu sudah memerah. “ Biarkan aku mati, Noah. David bahkan sudah tak peduli lagi denganku. “Wanita di dep
Last Updated: 2026-07-19
Chapter: Bab 254 : Peresmian Jembatan ( TAMAT )
“ Ciaa! Alicia Dominic! Apa kau tidak mau mendengarkan mami? “Seorang anak kecil berusia tiga tahun itu hanya mendelik saat sang ibu terus berteriak memintanya untuk turun.Yap, Alicia Dominic. Putri dari Arion dan Elena, siapa sangka wajah selucu Elena memiliki sifat menyebalkan seperti Arion.“ Mami, jangan terus berteriak. Telinga ku sakit! “ sarkasnya sambil berjalan melewati sang ibu begitu saja.Elena membelalak tak percaya, anak kecil yang sudah ia lahirkan mengapa begitu menyebalkan seperti suaminya.“ Astaga, Mami berteriak karena kamu membuat Mami kesal. “ Elena menggelengkan kepalanya tak habis pikir. Untung ia tidak mengurus Alicia sendirian, selalu ada bibi yang membantunya.“ Baiklah, kau sarapan bersama bibi. Mami akan bersiap dulu. “Pukul berapa ini Alicia sarapan, anak kecil itu begitu sulit untuk makan ataupun mandi. Bagaimana pun ia dibujuk, tetap saja jika teriakan Elena belum keluar maka dirinya belum mau menurut.“ Nona, ayo sarapan dulu. “ seru bibi pengasuh
Last Updated: 2025-10-22
Chapter: Bab 253 : Akhir Dari LucasKedua kaki Elena terpaku sejenak saat melihat pria di belakang suaminya. Lucas, mantan kekasihnya juga keponakannya saat ini kembali muncul di hadapannya.“ Lucas? “ tanya Elena tak percaya.Tak hanya Elena. Lucas, pria itu terdiam sejenak saat melihat tubuh Elena yang mengalami banyak perubahan. Berbulan-bulan mereka tidak bertemu, dan ternyata mantan kekasihnya itu tengah mengandung.Kenyataan pahit lainnya, wanita itu mengandung anak dari pamannya. Yang tidak lain akan menjadi saudaranya juga.“ Kau hamil, Elena? “ tanya Lucas. Pria itu berjalan mendekat seiring dengan Elena yang mundur.“ Bukankah dulu kau berjanji akan menikah dengan ku? Memiliki anak dari ku? “ Pertanyaan-pertanyaan bodoh itu terlontar dari mulut tidak tahu diri Lucas. Seolah dirinya adalah orang yang paling tersakiti.Sedangkan Elena, kini wanita itu tahu dimana diri nya sekarang berada. Mereka berada di gedung yang sama dimana kebakaran itu terjadi.“ Mundur, Lucas! Aku sudah membawa apa yang kau inginkan. “
Last Updated: 2025-10-22
Chapter: Bab 252 : Bertemu Lucas Kembali “ Mengapa Arion belum kembali? “ gumam Elena.Wanita itu merasa khawatir dengan suaminya yang belum kembali dan tidak ada kabar sama sekali. Tidak seperti biasanya!“ Bu, apa Arion menghubungi mu?” tanya Elena pada Bu Rah yang sedang memasak untuk makan malam.Bu Rah menoleh dan berbalik sebelum menjawab. “ Tidak, Nyonya. Tuan sama sekali tidak menelpon. “Mendengar jawaban itu semakin membuat Elena khawatir. Bukan hanya suaminya, Jeff dan bahkan Vero temannya pun tidak bisa di hubungi.Kemana perginya orang-orang ini. “ Baiklah, Bu. Aku tunggu di kamar saja. “ ucap Elena pada akhirnya.Bu Rah mengangguk. “ Baik, Nyonya. Tuan pasti baik-baik saja. ““Emh, semoga. “Perut Elena yang besar membuatnya cukup sulit dan kelelahan saat menaiki tangga. Sejak satu bulan yang lalu, mereka tidur di kamar tamu.Baru Elena menjatuhkan bokongnya di tempat tidur, sebuah pesan masuk di ponselnya. Segera Elena melihat, dan berharap itu pesan dari suaminya.“ Datanglah jika ingin mereka selamat!”Sebua
Last Updated: 2025-10-22
Chapter: Bab 251 : Kehamilan Elena
Musim panas telah berlalu, musim gugur baru saja dilalui. Kini sudah tiba akhir musim dingin, usia kandungan Elena pun sudah menginjak delapan bulan.Perut wanita mungil itu kini sudah terlihat besar, bukan hanya perutnya tapi pipinya juga. Entah kemana hilangnya garis rahang itu, kini hanya tersisa pipi seperti bakpao.Hal itu membuat Arion semakin gemas, ia tak segan-segan mengigit pipi itu. “ Akh, Arion! Apa kau tidak punya makanan! “ gerutu Elena saat mulut pria itu kembali mengigit pipinya.Melihat Elena yang kesal, membuat Arion terkekeh senang. “ Aku lebih suka memakan mu. “ balas Arion tidak tahu diri.Elena mengerucutkan bibirnya lagi, kembali memasukkan potongan buah pada mulutnya. “ Kau lihat, ayahmu selalu menjahili ibu. Setelah kau lahir, maka jangan segan menjahili ayahmu. “ seru Elena yang berbicara pada bayi di dalam perutnya.“ Kau tahu, ibumu ini menggemaskan. Ayah yakin, kau akan lebih jahil padanya. “ sahut Arion yang ikut berbicara pada bayi mereka yang belum lahi
Last Updated: 2025-09-27
Chapter: Bab 250 : Masa yang Menjengkelkan “Emmh...” Arion segera menghampiri ranjang sang istri saat melihat pergerakan wanita itu. Elena mengerjapkan matanya berkali-kali, kepalanya masih terasa sakit. Pemandangan pertama yang ia lihat adalah wajah khawatir Arion. “ Sayang, apa yang kau rasakan? “ tanya Arion. Elena berusaha untuk duduk, ia ingin bangun namun kepalanya masih terasa sakit. “ Kepala ku masih sakit. “ lirih Elena. Air mata wanita itu tiba-tiba kembali mengalir, tidak seperti biasanya entah mengapa dirinya lebih sering merasa sedih akhir-akhir ini. Arion menarik tubuh mungil itu ke pelukannya dan mengusap lembut surai hitam itu. “ Sayang, terimakasih. “ ucap Arion ambigu. Kalimat itu terasa ambigu di telinga Elena saat Arion mengucapkan nya dengan tiba-tiba. “ Kau hamil, sayang. “ sambung Arion yang membuat Elena terdiam. Isak tangis itu seketika berubah menjadi tangis bahagia. Gejolak dalam hatinya semakin berbunga-bunga saat mendengar kalimat itu. Kalimat yang selama ini Elena tunggu, akhirnya
Last Updated: 2025-08-24
Chapter: Bab 249 : Musim Panas Bagi Elena“ Nona, Tuan Miller dalam keadaan kritis dan diambang kematian. “Ponsel dalam genggaman tangannya segera terjatuh sebelum kalimat itu diselesaikan. Elena mempercepat langkahnya menelusuri koridor menuju ruang perawatan sang ayah. Air mata tumpah ruah tanpa bisa tertahan lagi.“ Pah, kumohon jangan membuat ku takut. “ lirih Elena sambil menyeka air matanya.Pikiran wanita itu sudah melanglang buana, ia tidak bisa berpikir logis lagi. Suara langkah kakinya terdengar menggema di koridor yang ramai.“ Catat tanggal kematian pasien. “Brukh!Seketika kakinya berubah lemas, seolah tak sanggup lagi menopang beban tubuhnya. “ Pah? Kau benar-benar meninggalkan ku? ““ Sayang, tenanglah. “ seru Arion. Beruntung pria itu berada cepat dibelakang Elena dan menopang tubuh istrinya.Mata Elena terpaku menatap seorang yang terbujur kaku di ruangan tepat ia berdiri.“ Elena, ayo cepat pasti bisa! ““ Elena putriku, kau segalanya. ““ El, maafkan papa. “Rasa sesak memenuhi seluruh ruang hampa dalam
Last Updated: 2025-08-15