Short
Cinta Sejati Tanpa Jalan Pulang

Cinta Sejati Tanpa Jalan Pulang

By:  KesyaCompleted
Language: Bahasa_indonesia
goodnovel4goodnovel
10Chapters
299views
Read
Add to library

Share:  

Report
Overview
Catalog
SCAN CODE TO READ ON APP

Pada hari penandatanganan kontrak bernilai fantastis, aku mendadak terserang flu berat yang memicu muntah dan diare hebat. Aku bahkan tidak sengaja menyemburkan muntahan tepat ke wajah pihak mitra. Mereka pun marah besar, membatalkan kontrak saat itu juga, dan menyebabkan perusahaan merugi hingga ratusan miliar. Kekasihku, yang juga menjabat sebagai CEO, meledak dalam amarah. Dia langsung menurunkan jabatanku, dari wakil direktur menjadi staf pemasaran biasa. Tidak hanya itu, dia memangkas waktu tidurku hingga hanya tiga jam sehari. Sisa waktuku harus dihabiskan untuk bekerja bagai budak demi menghasilkan uang, sampai seluruh kerugian perusahaan lunas. Digerogoti rasa bersalah, aku bekerja keras setiap hari, memburu berbagai proyek demi mendatangkan keuntungan. Namun, saat utang itu hampir lunas dan aku dengan penuh sukacita hendak melaporkan perkembangannya, aku malah tidak sengaja mendengar percakapan antara kekasihku dan asisten wanitanya. "Pak Tomas, dulu Frida cuma memotong bonus kinerja saya 2 ribu, tapi Anda tega diam-diam memasukkan pencahar ke dalam minumnya. Akibatnya, dia mempermalukan diri di depan mitra bisnis. Setelah itu, Anda memfitnahnya sebagai penyebab perusahaan kehilangan kontrak raksasa, lalu memaksanya mati-matian melunasi utang itu. Bukannya Anda terlalu kejam kepadanya?" "Sekarang utangnya sudah hampir lunas, lepaskan saja dia. Gimanapun, Anda tulus mencintainya. Kalau Frida sampai terdesak dan meninggalkan Anda, bagaimana? Jangan sampai hubungan kalian hancur karena saya ...." Kekasihku memotong ucapan Lidia Dandu, "Nggak bisa! Kamu adalah penyelamat nyawaku. Dulu aku kecelakaan sampai pendarahan hebat. Kalau kamu nggak mendonorkan darahmu waktu itu, mana mungkin aku bisa hidup sampai sekarang?" "Walaupun Frida adalah satu-satunya wanita yang kucintai, dia sudah berani memotong bonus kinerjamu. Ini hukuman yang pantas untuknya! Sekali kukatakan 200 miliar, tetap 200 miliar, nggak boleh kurang sepeser pun! Lagi pula, kemampuannya hebat. Paling lama satu bulan lagi, dia pasti bisa melunasinya. Kalau saat itu tiba, aku akan menebus kesalahanku dan menikahinya." Namun, dia tidak tahu bahwa aku tidak punya waktu satu bulan lagi. Selama beberapa tahun ini, demi melunasi apa yang dia sebut sebagai "kerugian", fisikku terkuras habis hingga aku menderita kanker lambung. Sisa hidupku tinggal satu minggu lagi. Terlebih lagi, dia tidak pernah tahu bahwa orang yang mendonorkan darah saat dia kecelakaan bertahun-tahun lalu adalah aku.

View More

Chapter 1

Bab 1

Di luar ruang kerja.

Mendengar percakapan antara Tomas Jerdin dan Lidia, aku merasa seolah disambar petir di siang bolong. Seluruh tubuhku gemetar hebat tanpa kendali.

Selama tiga tahun terakhir, aku hanya tidur tiga jam sehari. Bahkan sering kali kurang dari itu dan bekerja sepanjang malam tanpa henti.

Demi menggaet klien, hampir setiap hari aku harus menemani mereka minum minuman keras hingga berliter-liter. Jika tubuhku sudah tidak kuat menahan efek alkohol, aku akan pergi ke rumah sakit untuk cuci lambung. Namun, begitu keluar dari rumah sakit, aku kembali mempertaruhkan nyawa untuk minum lagi.

Sehari-hari, demi menghemat uang, di luar jamuan bersama klien aku hanya makan roti tawar dan minum air putih. Jarak dari rumah ke perusahaan sejauh sepuluh kilometer pun, kutempuh dengan berlari setiap hari.

Semua itu kulakukan hanya agar bisa secepat mungkin melunasi kerugian ratusan miliar yang kukira telah kuperbuat terhadap perusahaan.

Beban ratusan miliar itu layaknya gunung raksasa yang mengimpit pundakku, membuatku selalu didera rasa bersalah dan penyesalan yang mendalam terhadap Tomas.

Tomas merintis bisnis ini dari nol hingga perusahaan hampir melantai di bursa efek. Segala jerih payah dan kepedihannya selama proses itu, tidak ada yang tahu lebih jelas daripada aku yang selalu setia mendampinginya.

Oleh karena itu, ketika aku mempermalukan diri di hadapan klien hingga perusahaan kehilangan pesanan besar sampai rencana melantai di bursa terpaksa ditunda, aku menerima hukuman berat dari Tomas dengan sukarela.

Selama bertahun-tahun ini, setiap kali aku merasa sangat lelah hingga hampir tumbang, rasa bersalah yang amat besar akan langsung menyergapku. Perasaan itulah yang mendorongku untuk terus bekerja bagai kesurupan.

Namun kini, saat kontrak terakhir akan segera disepakati, saat kerugian ratusan miliar hampir lunas, dan saat gunung raksasa di pundakku ini akan segera terangkat, Tomas justru menghantamku dengan pukulan yang paling telak.

Expand
Next Chapter
Download

Latest chapter

More Chapters

To Readers

Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.

No Comments
10 Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status