MasukKisah Anak terakhir Raja, Pangeran Kesebelas dilahirkan dengan kekuatan yang disebut "Aura Mistis". Kekuatan ini awalnya dipandang sebagai Anugerah tetapi kemudian pandangan itu berubah, banyak orang menganggapnya sebagai sebuah kutukan, bencana, maupun kesialan. Ketika Pangeran Kesebelas menginjak usia 17 tahun, kekuatannya akan mulai tampak dan menjadi incaran roh jahat. Khawatir akan keselamatan putranya, Raja memerintahkan Jenderal Kun untuk menugaskan anaknya, Kun Shian, sebagai pengawal pribadi Pangeran. Kun Shian merupakan seseorang yang cerdas, berani dan berjiwa bebas. Namun, di balik kepribadian Kun Shian yang cerdas dan berani, tersimpan sebuah rahasia besar yang belum terungkap. Petualangan Pangeran Kesebelas dan Kun Shian dimulai, diwarnai dengan bahaya, intrik, dan rahasia yang mengubah takdir mereka.
Lihat lebih banyakSejak didirikan kerajaan Yun telah mewarisi Aura Mistis yang selalu menjadi ketakutan dan kekhawatiran semua anggota kerajaan. Aura mistis yang menjadi warisan kerajaan Yun mulanya dipercayai sebagai Anugerah dari Dewa dan tak semua anggota keluarga beruntung untuk menerima anugerah ini. Hanya satu di antara mereka yang dipilih untuk membawa aura tersebut dalam dirinya. Semua kepercayaan bahwa Aura mistis tersebut adalah Anugerah berubah Sejak putra pada generasi kelima meninggal secara tragis karena roh jahat yang terus mengikutinya ketika berumur 17 tahun, di mana aura mistis tersebut mulai nampak. Aura mistis ini kemudian menuai pro dan kontra, bagi sebagian orang masih percaya bahwa aura mistis tersebut Anugerah dari dewa dan sebagian lagi menganggapnya sebagai kutukan serta kesialan bagi keluarga kerajaan.
Kekhawatiran inipun dirasakan oleh raja saat ini di generasi ke-20. Ketika Anak bungsunya, yaitu pangeran ke-11 atau Pangeran Nian lahir. Pangeran Ke-11 ditakdirkan memiliki aura mistis. Sejak lahir seluruh anggota kerajaan enggan untuk berinteraksi dengannya, ia sering dikritik pejabat dan saudaranya para pangeran dan putri sering menindasnya. Pangeran ke-11 akhirnya lebih sering menghabiskan waktunya di istananya yang berada di paling belakang dan jauh dari istana lainnya. Tak diperhatikan, ia jadi sering diam-diam keluar istana bersama pengawal pribadinya Ahan.
Hendak mencapai Umur 17 tahun, Raja mulai mengkhawatirkan pangeran Nian. Tragedi lama mengisi kepalanya. Banyak saran tak masuk akan dari pejabat pada saat pertemuan. Ia akhirnya menurunkan titah untuk Jenderal Kun agar membawa anaknya untuk menjadi pengawal pribadi Pangeran Nian.
Langit yang cerah tiba-tiba saja berubah, awan putih di atas sana berubah menjadi hitam. Angin berhembus cukup kencang dari biasanya, menandakan hujan badai mungkin akan datang. Sebelum hujan turun, Orang-orang sudah mulai membawa payung kemanapun mereka pergi. Di istana Yunqi, Pangeran Kesebelas duduk di depan jendela. Tangannya memegang buku, sementara matanya fokus pada buku tersebut. Dia sedang mencoba mengalihkan pikirannya dengan membaca berbagai macam buku. Namun, Pikirannya tetap mengembara, memikirkan berbagai macam hal yang telah terjadi. Di tengah lamunannya, tiba-tiba saja Shian muncul di depan jendela sambil berkata, “Yang Mulia?” Pangeran jelas terkejut, tetapi ia tetap berusaha untuk terlihat biasa saja dengan wajah datar khasnya. Sementara Shian yang berdiri di depan jendela, tersenyum lebar padanya. “Apakah anda masih memikirkan hukuman yang akan diberikan Raja pada Xu Fei dan Xu Sue?” tanya Shian, mengerutkan keningnya, menatap wajah Pangeran yang datar. Pangeran
Hari yang panjang begitu terasa bagi Nyonya Kun, yang sedang bersujud di depan patung dewa di kuil. Ia sedang mendoakan anak bungsunya, yang saat ini terbaring lemah di salah satu ruangan di kuil tersebut. Shian harus dibawa ke kuil karena sisa jeratan roh yang melekat di tubuhnya. Itu adalah resiko yang harus ia terima ketika melakukan ritual. Keluarga Kun memiliki hubungan yang sangat dekat dengan salah satu biksu di kuil tersebut dan hanya dia yang dapat membantu Shian. “Nyonya Kun, setelah ini dia harus lebih hati-hati karena apapun yang ia lakukan tidak hanya mempengaruhi dirinya.” kata Biksu tersebut kepada Nyonya Kun, yang baru saja keluar dari dalam kuil.Nyonya Kun hanya mengangguk. Setelah bertemu biksu tersebut, Nyonya Kun berjalan di sekitar Kuil. Ia tidak dapat menyembunyikan rasa cemas yang menyelimuti dirinya. Hal itu terlihat jelas di Wajahnya yang murung. Selain itu, napasnya juga terdengar berat bahkan sesekali ia menghela napas dengan sangat dalam. “Kami telah me
Di Siang yang cerah Putra Mahkota sedang berdiri di hadapan puluhan prajurit, yang biasanya bertugas sebagai anggota penyidik. Mereka semua datang ke kediaman Putra Mahkota untuk membantu menyelidiki masalah Menteri Kehakiman dan Bupati Joushan. Prajurit yang bertugas sebagai anggota penyidik segera membagi tugas, ada yang menuju ke kediaman menteri kehakiman, ada yang ke gedung kehakiman, ada yang menuju ke kediaman bupati joushan untuk mencari bukti sekaligus menangkap bupati joushan. Penangkapan bupati joushan dan penyelidikan yang dilakukan di kediamannya dan di kediaman menteri kehakiman menjadi pembicaraan hangat di kalangan rakyat biasa. “Apa yang terjadi?” “Aku dengar menteri kehakiman dan bupati joushan melakukan korupsi.” “Sangat disayangkan!” “Huh, apa yang perlu disayangkan, lagipula selama ini bupati joushan hanya topengnya saja.” “Topeng?” “Benar, Topeng. Beberapa orang sudah pernah diperlakukan buruk olehnya karena tidak sengaja menyentuh pakaiannya. Sal
Persiapan pemakaman telah selesai. Semua yang dibutuhkan siap dibawa ke pemakaman bersama mayat tersebut. Namun, sebelum berangkat, Puya menarik Shian menjauh dari kerumunan. Ia telah memperhatikan Shian sejak tadi; ada yang tidak beres dengannya. Matanya tampak kosong, dan wajahnya terlihat pucat. “Kau yakin akan melakukannya?” tanya Puya, memandang Shian dari ujung kaki hingga kepala, khawatir akan kondisinya. Shian mengangguk. “Roh yang terpisah dari jiwa butuh kebebasan dan ketenangan,” ujarnya, menghela napas sambil memandang langit yang dipenuhi bintang. “Kau sebaiknya istirahat. Serahkan saja urusan pemakaman pada aku dan Bei,” ucap Puya, menepuk pundak Shian. “Pemakaman ini bukan sekadar menggali kubur. Kau harus menjalankan ritual dan berjaga hingga pagi. Lihat dirimu, kau tampak sangat buruk!” lanjut Puya dengan nada khawatir. “Saat ini, keputusan terbaik adalah aku yang memimpin pemakaman. Kondisi kalian lebih baik dariku, jadi kalian bisa menjaga Pangeran dan merawat y
Kabar mengenai Pangeran Kesebelas yang keluar istana melalui gerbang utama terdengar hingga ke kediaman Para Pangeran, terutama Pangeran Keempat dan Kelima. Tentu saja, kabar ini membuat para Pangeran Penasaran karena setahu mereka Pangeran Kesebelas tidak pernah melangkahkan kaki keluar dari istana
Suasana pagi di istana Yunqi tampak tenang, hanya terdengar kicauan burung di dahan pohon yang menyambut hari yang baru. Hamburan cahaya matahari pagi masuk melalui celah dinding dan tepat menyentuh wajah Pangeran Kesebelas yang masih terbaring di tempat tidurnya. Tangannya secara alami melindungi w
Pangeran duduk di ruang baca sambil memandang keluar jendela tampak di luar sangat cerah, langit berwarna biru muda dihiasi awan-awan tipis membuat hati tenang ketika melihatnya tetapi tidak untuk Pangeran yang tampak murung. “Haahhhh..”Sesekali terdengar suara helaan napas kasar yang mengekspresika
Pagi-pagi buta seseorang datang ke kediaman Pangeran Kesebelas. Orang tersebut adalah kasim kepercayaan raja, yang datang menyampaikan undangan Pangeran untuk ikut dalam pertemuan harian yang diadakan oleh Raja dan para pejabat serta beberapa pangeran yang mengambil bagian dalam pemerintahan, juga p






Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.
Ulasan-ulasan