共有

Menemui Ayah

last update 公開日: 2026-03-29 12:47:15
Kiran diam beberapa saat, dia mencoba mengingat tetapi tidak ada bayangan apa pun yang tersimpan di kepalanya sebelum dia masuk ke keluarga ayahnya.

“Aku tidak ingat apa pun.” Pandangan Kiran tertunduk setelah bicara.

Elvano menatap ke arah Sabrina yang juga cemas sepertinya.

“Berarti memang belum pasti apakah yang dikatakan ibumu benar atau tidak.” Senyum Elvano terangkat kecil untuk menenangkan perasaan Kiran.

Kiran tidak mampu bicara, tubuhnya lemas dan suaranya seperti tertahan di tenggoroka
Aililea (din din)

Kakak, done 4 bab hari ini, ya. Jangan lupa tinggalkan komentar kalian, makasih banyak. ^^

| 14
この本を無料で読み続ける
コードをスキャンしてアプリをダウンロード
ロックされたチャプター
コメント (10)
goodnovel comment avatar
Enisensi klara
Kami juga penasaran loh pak Surya
goodnovel comment avatar
Enisensi klara
Ayo pak Surya jawab jujur sama Kiran jgn di tutupin lagi
goodnovel comment avatar
Enisensi klara
makasih up nya kk
すべてのコメントを表示

最新チャプター

  • Dimanja Mantan Posesif   Melawan Rasa Takut

    Elvano menoleh ke belakang, tatapannya tertuju pada Kiran yang berdiri termangu memakai kaus dan celana pendek.Dia membalikkan tubuhnya ke arah Kiran, lalu kedua tangannya terulur ke arah istrinya.“Kemarilah dan turun, aku akan memegangmu.” Elvano bicara dengan nada yang sangat lembut.Kiran melipat bibirnya dalam-dalam, matanya menyorot ragu sampai kedua kakinya masih bergeming di tempatnya.“Ki.” Elvano memanggil pelan. “Percayalah padaku,” ucap Elvano kemudian.Kiran menarik napas dalam-dalam lalu mengembuskan napas pelan. Setelahnya dia melangkah pelan mendekat ke kolam, begitu tiba di tepian, Kiran menundukkan tubuhnya, lalu duduk di tepian dengan kedua kaki yang masuk ke dalam air.Tatapan Kiran terus tertuju pada Elvano, wajahnya tampak begitu tegang.Sedang Elvano langsung menggenggam kedua telapak tangan Kiran, matanya menyorot penuh perhatian dan senyumnya terpajang di bibir.“Hanya berendam agar kamu tahu, jika air dalam tidak semenakutkan yang kamu pikirkan.” Elvano kemb

  • Dimanja Mantan Posesif   Percayalah Padaku

    Elvano diam mendengar ucapan Kiran. Dia tidak bicara lagi, jari-jarinya semakin kuat mencengkram pundak Kiran, bersamaan dengan kedua kaki mereka yang masih terayun menuju resort.Setibanya di tempat yang sudah dibooking Alina.Mereka berdua akhirnya melangkah masuk ke dalam area resort. Pelayan yang mengantar mengarahkan mereka melewati lorong privat sebelum membukakan pintu kayu jati berukuran besar yang menjadi akses masuk ke unit mereka.Kiran mengedarkan pandangan ke seluruh ruangan. Desain resort ini mengusung konsep modern tropis dengan dominasi kayu bernuansa hangat dan dinding kaca besar yang langsung menghadap ke luar. Begitu melangkah ke area teras belakang, pandangan Kiran tertuju pada sebuah private pool yang membentang tepat di depan kamar, lengkap dengan latar pemandangan laut lepas di balik pembatas kaca satu arah.Suasana tempat ini sangat nyaman, tenang, dan indah. Namun, tatapan Kiran yang semula berbinar perlahan meredup saat menatap air kolam yang berkilau disir

  • Dimanja Mantan Posesif   Pergi Honeymoon

    Keesokan harinya.Elvano dan Kiran keluar dari kamar bersama pelayan yang membawakan koper mereka.Mereka menuruni anak tangga, di bawah sudah ada Alina dan Aksa yang menunggu keduanya untuk mengantar kepergian mereka.“Kalian sudah memasukkan semua barang-barang yang kalian butuhkan, ‘kan?” Alina memastikan.Kiran mengangguk pelan. “Sudah kok, Ma.”“Baguslah, takutnya nanti ada yang ketinggalan.” Lalu Alina memandang pelayan yang membawa koper Kiran dan Elvano, dia meminta dua pelayan itu untuk segera memasukkan koper ke bagasi mobil.Mereka keluar dari rumah bersama.Sebelum Kiran dan Elvano masuk ke dalam mobil. Alina lebih dulu memeluk Kiran.“Nikmati liburan kalian, jangan memikirkan pekerjaan. Pokoknya, kalian harus bersenang-senang.” Alina bicara sambil mengusap-usap lembut punggung Kiran.Kiran mengangguk-angguk pelan.” Iya, Ma.”Setelah melepas pelukan dari Kiran, kini Alina menatap putranya yang berdiri di samping Kiran.“Jaga diri kalian baik-baik. Begitu tiba di tujuan, ja

  • Dimanja Mantan Posesif   Persiapan Honeymoon

    Mendengar ucapan Kiran soal pernikahan Noah, raut wajah Kamila seketika berubah. Dia mengembuskan napas kasar dengan wajah berubah sewot."Menikah bagaimana? Memangnya Noah pikir gampang? Lagi pula, Mama juga tidak yakin Noah akan menikahi Nindy, memangnya Noah itu bisa serius soal pernikahan? Bagaimana kalau semua yang mereka lakukan, ternyata bohong lagi." Kamila bicara dengan nada yang terdengar kesal.Kiran yang mendengar Kamila secara spontan menyebut nama Nindy justru tersenyum-senyum sendiri. Raut wajah mamanya yang berlebihan sama sekali tak bisa menutupi fakta bahwa wanita paruh baya itu sebenarnya sudah mulai luluh dan menerima kehadiran Nindy."Bukannya Mama sendiri yang minta mereka untuk membuktikan lebih dulu?" goda Kiran lalu diakhiri suara terkekeh pelan. "Ya tinggal tunggu saja, Ma. Kalau mereka sudah berhasil membuktikannya, pasti nanti mereka langsung menyusun rencana ke jenjang itu."“Atau, Mama mau mencoba menyatukan mereka langsung? Mungkin agar Noah segera meni

  • Dimanja Mantan Posesif   Akan Pindah

    Alina dan Aksa saling pandang mendengar jawaban serentak dari Kiran dan Elvano.Alina langsung tersenyum mencibir. “Apa, El? Takut jauh dari Kiran? Memangnya nggak bosan kalau hampir 24 jam bersama Kiran? Kalau Kiran pindah ke posisi lain, bukankah juga bagus, Kiran bisa mengembangkan kemampuannya, kalian juga tidak bosan karena terus bersama selama 24 jam.”Elvano langsung melirik Kiran yang ada di sampingnya, lalu dia buru-buru membalas, “Pokoknya kalau sekarang jawabannya ‘tidak’, aku juga tidak akan kasih izin kalau Kiran pindah posisi.”Alina tersenyum meledek ke Elvano, lalu dia berkata, “Ya sudah, maklum pasangan baru. Sulit dipisahkan.”Kiran melipat bibir mendengar godaan sang mertua. Dia sampai melirik pada suaminya yang malah terlihat bangga.“Kalian pasti capek, ‘kan?” Alina kembali bicara dengan tatapan menggoda. “Naiklah, dan istirahat dulu.”Kiran mengangguk, lalu dia menoleh pada Elvano. Mereka berpamitan pada Aksa dan Alina, lalu keduanya pergi ke lantai atas untuk ber

  • Dimanja Mantan Posesif   Bagian Radjasa

    Kiran dan Elvano sudah meninggalkan Radja Hotel. Mereka kini dalam perjalanan menuju kediaman Radjasa.Sampai beberapa saat kemudian. Mobil Elvano memasuki halaman rumah lalu berhenti tepat di depan garasi. “Sudah sampai.” Elvano menoleh pada Kiran setelah menarik tuas rem tangan..Kiran melebarkan senyumnya, dia mengangguk pelan, lalu melepas sabuk pengaman yang menyilang di depan dada.Keduanya keluar dari dalam mobil. Elvano melangkah mendekati Kiran, lalu menggenggam telapak tangan Kiran dan mengajaknya masuk ke dalam kediaman Radjasa.Mereka melangkah masuk ke dalam rumah, sampai tatapan mereka tertuju pada Alina dan Aksa yang ada di ruang keluarga.“Kalian sudah pulang.” Alina berdiri dengan penuh semangat.Alina melangkah menghampiri Kiran, lalu dia memeluk wanita yang akhirnya menjadi menantunya ini.“Selamat bergabung dengan keluarga Radjasa.” Suara Alina lembut, penuh kasih sayang dan perhatian seperti biasanya.Kiran menatap penuh bahagia. Perasaannya selalu tenang saat me

続きを読む
無料で面白い小説を探して読んでみましょう
GoodNovel アプリで人気小説に無料で!お好きな本をダウンロードして、いつでもどこでも読みましょう!
アプリで無料で本を読む
コードをスキャンしてアプリで読む
DMCA.com Protection Status