مشاركة

Bab 68

مؤلف: Adinasya Mahila
last update تاريخ النشر: 2024-01-05 23:17:02
“Jadi PR!” sambar Embun dan mereka pun tertawa.

Axel mengangguk, dia naikkan kedua kaki dan bersila menghadap ke arah sang putri. Pria itu memindai wajah Embun dan malah terbanyang wajah putrinya itu saat masih berumur dua tahun. Balita lucu nan menggemaskan itu, sekarang sudah menjadi sosok dewasa
استمر في قراءة هذا الكتاب مجانا
امسح الكود لتنزيل التطبيق
الفصل مغلق
تعليقات (3)
goodnovel comment avatar
Maleo
Sy malah pengen baca kisah … rea, arkan dan axel.. knp axel bs perkosa rea dan nikah dgn jojo
goodnovel comment avatar
Ummi Khai
huwaaaa. Rain trauma ditinggal lagi sama Bubu
goodnovel comment avatar
Mbak Lina
segitu cintanya kau pada embun rain.... tapi kalian memang sama sama sayang... baik baik ya....
عرض جميع التعليقات

أحدث فصل

  • Mengejar Cinta Mantan Kekasihku   Bab 111

    “Baby, itu daddy,” ucap Embun dengan senyuman manis. Karena kepalang tanggung untuk memindahkan Embun ke kamar persalinan, akhirnya dokter memutuskan untuk membawa beberapa alat ke sana. Terlebih persalinan itu tidak ada kendala, ibu dan bayinya sehat. Rain mendekat dengan mata yang berkaca-kaca,

  • Mengejar Cinta Mantan Kekasihku   Bab 110

    “Onty … onty, ya ampun aku harus bagaimana ini?” Una panik setelah mengabari Rain bahwa Embun sakit perut dan mungkin saja akan melahirkan. Remaja itu belutut di depan Embun dan malah bernafas dengan mulut sama seperti yang Embun lakukan. “Huh … hah … huh … hah, nafas onty nafas.” Una merasa perut

  • Mengejar Cinta Mantan Kekasihku   Bab 109

    Embun pun menoleh kebingungan, hingga Aura mendekat dan meraih tangannya Matanya tiba-tiba berkaca-kaca. “Aku minta maaf karena dulu jahat padamu, sebagai ABG labil yang sok berkuasa aku--” “Tidak apa-apa,” potong Embun cepat. Ia balas mengusap tangan Aura, baginya mendengar kata maaf dari gadis ya

  • Mengejar Cinta Mantan Kekasihku   Bab 108

    Dua Bulan kemudian Rain hari itu merasa ketar-ketir karena Embun masih saja berangkat bekerja. Kehamilan istrinya itu sudah melewati hari perkiraan lahir, tapi belum juga ada tanda-tanda Boo ingin terlahir ke dunia. Alasan Embun bersikeras bekerja hari itu karena ingin menemui sendiri klien yang ak

  • Mengejar Cinta Mantan Kekasihku   Bab 107

    “Dia sedang berdansa atau main bola? Anakmu sepertinya besok akan seperti kelinci yang suka melompat ke sana ke mari.” Bening menggelengkan kepala tak habis pikir, bibirnya tersenyum dan tangannya mulai membelokkan kemudi untuk membawa keluar mobil dari parkiran gedung. “Hiss … Tabebe, aku itu prin

  • Mengejar Cinta Mantan Kekasihku   Bab 106

    Sadar bahwa masalah tentang kelahiran mereka pasti akan terus menjadi kontroversi jika tidak segera diakhiri. Hari itu Bening dan Embun datang ke stasiun TV milik orangtua teman Bening. Keduanya ingin menceritakan sejarah kelahiran mereka. Baik Embun dan Bening sudah meminta izin pada orangtua masin

  • Mengejar Cinta Mantan Kekasihku   Bab 94

    Sore harinya Rain tampak menjemput Embun di B hotel, melihat sang istri yang sudah memasang wajah masam dari jauh. Rain menepikan mobil dan berhenti tepat di hadapan Embun agar istrinya itu segera masuk. Dan Begitu masuk, Embun langsung menengadahkan tangan, menagih makanan yang janjikan. "Mana ci

  • Mengejar Cinta Mantan Kekasihku   Bab 83

    Harmonis, penuh cinta dan kebahagiaan. Begitu yang dirasakan Embun sejauh ini. Hampir dua bulan menjalani biduk rumah tangga dengan Rain keduanya merasa masih seperti pasangan yang sedang berpacaran, bedanya ada satu hal menyenangkan yang jelas hanya bisa dilakukan pasangan halal yang tidak bisa dil

  • Mengejar Cinta Mantan Kekasihku   Bab 73

    Bianca mengerjabkan mata dan perlahan menjauhkan kelopaknya, saat sadar dia bingung karena sudah terbaring di atas ranjang, dia meyakini sedang berada di atas kasur Embun. Wanita itu mengangkat sedikit kepala dan semakin kaget mendapati suaminya berbincang dengan Axel. “Astaga, mau ditaruh mana muk

  • Mengejar Cinta Mantan Kekasihku   Bab 69

    “Rain, apa kamu serius mengatakan itu? apa ini mimpi?” Embun masih tidak percaya, hingga Rain menangkup pipinya dan mengulangi ucapannya. “Mungkin ini terlalu cepat, tapi aku benar-benar tidak ingin melepaskanmu lagi. Mungkin kita akan banyak bertengkar dan berselisih paham, tapi aku yakin kita bis

فصول أخرى
استكشاف وقراءة روايات جيدة مجانية
الوصول المجاني إلى عدد كبير من الروايات الجيدة على تطبيق GoodNovel. تنزيل الكتب التي تحبها وقراءتها كلما وأينما أردت
اقرأ الكتب مجانا في التطبيق
امسح الكود للقراءة على التطبيق
DMCA.com Protection Status