Dusk Secret:Mishap of love

Dusk Secret:Mishap of love

last updateLast Updated : 2024-01-03
By:  ChibossOngoing
Language: English
goodnovel16goodnovel
Not enough ratings
7Chapters
1.1Kviews
Read
Add to library

Share:  

Report
Overview
Catalog
SCAN CODE TO READ ON APP

Synopsis

Kathie Martinez was a very low-profile and hardworking famous model, who never enjoyed someone else's fame and fortune. But still, enemies surrounded her. Her career granulated and her life was demolished. What saddened her the most wasn't because her life was destroyed, but because her best friends and fiance, Frederick Stuart, were the main culprits. At least that is what she believed. Peeking into it, there is more to it. Frederick's nature, history, and behavior have been strange, even to her. His eccentricity has made her sometimes question if Frederick was human but, love always has something to do with her heart whenever she determines to find out about Frederick's dark secrets. One day, something happened that altered her life forever. On the night of their wedding day, Kathie went to look for her husband who suddenly vanished in the middle of the party. On her way, she was attacked and Killed but somehow, she managed to survive in the body of a young lady with blonde hair and enchanting blue eyes. 'What am I doing here? Aren't I supposed to be dead or something? Am I in heaven" Kathie asked herself. **** Ashley Flores was a bright, polite, and timid young lady but her life remains wretched. She was mysteriously murdered in the middle of the night. Coincidentally, the same night Kathie was killed. Somehow, with a bewildering phenomenon, Kathie's soul was trapped in Ashley's body, and from that day, she was welcomed into the miserable world of Ashley, to live her unfortunate life. Now will Kaithe be able to adapt to that type of life? Will she have her vengeance with the body of nobody? How will she find out what happened to her? Let's TRY AGAIN

View More

Chapter 1

Chapter One: What happened?

Sepuluh tahun aku berjuang demi menikahi Vicky Aristanto. Tapi, itu semua ternyata hanya kebohongan.

Aku sedang berdiri di luar ruang kerja Vicky dengan laporan audit di tangan, ketika mendengar kata-kata yang membuat darahku membeku.

"Bos, galeri Irene hampir lolos audit akhir." Itu suara Mario, tangan kanan Vicky. "Kalau dia benar-benar berhasil .…"

"Dia nggak akan berhasil." Vicky memotongnya. Suaranya sedingin es. "Aku sudah menyiapkan bagian akuntansi untuk menjatuhkan bom pajak padanya. Mereka akan 'menemukan masalah' besok pagi."

Perutku terasa mual.

"Tapi bos, ini sudah kesembilan kalinya. Apa Anda nggak takut kalau dia akan curiga?"

"Emang kenapa kalau dia curiga?" Vicky mencibir. "Dia sangat terobsesi padaku. Dia nggak akan pernah berani menentangku. Lagipula, aku butuh lebih banyak waktu untuk mempersiapkan Andrea."

Andrea Sinatrya .... Anak haram ayahku. Dia lagi ....

"Bos, apa Anda benar-benar akan .…"

"Menikahi Andrea? Nggak." Ada ketegangan dalam suara Vicky. "Irene sudah berjuang untukku selama sepuluh tahun. Aku nggak bisa membuangnya begitu saja."

"Hanya saja … Andrea berbeda. Dia itu polos dan rapuh. Tanpa aku, dia nggak punya tempat di keluarga ini. Dia butuh perlindunganku. Dia nggak sekuat Irene. Lagipula, dia juga pernah menyelamatkan hidupku. Tanpa aku, Irene pasti sudah membuangnya sejak dulu."

Aku bersandar di dinding, dunia seakan berputar.

Sepuluh tahun ....

Setiap malam yang kuhabiskan tenggelam dalam buku kas sampai mataku perih.

Semua tahun ketika aku mengubur cintaku pada seni dan mimpiku, membentuk diriku menjadi Nyonya Besar sempurna yang dia inginkan.

Semua kesalahan, semua kegagalan … ternyata dia yang merencanakan semuanya.

"Bagaimana status aset dari proyek Irene yang gagal?" Vicky melanjutkan.

"Kami menyalurkan aset tersebut kepada Nona Andrea melalui beberapa perusahaan cangkang, seperti yang Anda perintahkan. Pembukuannya bersih. Dia sekarang sudah masuk dalam jajaran dewan direksi, menjadi pemain sungguhan."

Aku hampir tertawa.

Tentu saja.

Bisnis yang kubangun, bahkan yang gagal pun, asetnya tidak pernah benar-benar hilang. Semuanya hanya disalurkan ke pacarnya.

Dia adalah Vicky Aristanto. Pewaris keluarga terbesar di Kota Nismata.

Pria yang kucintai selama sepuluh tahun.

Aku menarik napas dalam. Lalu, mendorong pintu hingga terbuka.

"Vicky."

Dia berbalik, wajahnya berubah dari ekspresi terkejut menjadi ketenangan yang dipenuhi rasa bersalah.

Mario menghilang ke sudut ruangan.

"Irene. Kau sudah datang?" Vicky berdiri. "Aku baru saja mengatur urusan keluarga .…"

"Aku tahu." Aku berjalan ke arah mejanya dan meletakkan laporan itu di atasnya. "Aku datang membawa kabar baik."

Mata Vicky melirik laporan itu. Aku melihat kilatan kegugupan.

"Laporan audit galeri sudah keluar," kataku dengan suara ceria. "Keuntungan akhir-nya .…"

"Nona Irene! Nona Irene!"

Kepala bagian akuntansi menerobos masuk dengan wajah tersenyum lebar.

"Kabar baik! Luar biasa!" katanya terengah-engah. "Lukisan istana itu terjual di Rumah Lelang Kota tadi malam seharga hampir lima triliun! Keuntungan galeri naik tiga kali lipat! Bahkan dengan penyesuaian pajak, kita tetap untung besar!"

Wajah Vicky memucat.

Aku melihat kepanikan terpancar di sorot matanya. Dan pada saat itu juga, secercah harapan terakhir dalam diriku pun ikut padam.

Jadi, hanya itu aku baginya. Pion yang bisa dia gerakkan sesuka hati.

Aku berdeham. Akuntan itu menoleh kepadaku.

"Sebenarnya, aku baru saja melihat lebih teliti," kataku sambil mengambil laporan itu. Di bawah tatapan Vicky yang masih terkejut, aku merobeknya menjadi dua. "Sepertinya kita menemui sedikit kendala."

Rahang akuntan itu langsung ternganga. Wajah Vicky berubah dari ekspresi suram menjadi kelegaan yang luar biasa.

"Kau boleh pergi," kataku pada akuntan itu. "Dan ingat, jangan sampai ada yang tahu tentang ini."

"Ba ... baik, Nona Irene."

Pintu tertutup. Aku pun menoleh pada Vicky.

Topengnya kembali terpasang. Tampak tenang dan angkuh. Seolah aku hanya sedang membayangkan kepanikannya saja tadi.

"Irene, kau melakukan hal yang benar," katanya. Dia berjalan mendekatiku, meraih tanganku. "Bertindak terburu-buru itu bukan cara keluarga kita."

Aku mundur selangkah, menghindari sentuhannya.

Aku sudah bekerja selama sepuluh tahun. Apakah itu masih disebut terburu-buru?

Kepahitan dan rasa sakit bergejolak di dalam dadaku.

Aku harus mengujinya. Untuk terakhir kali.

"Vicky," kataku dengan suara tegang. "Upacara peringatan kematian ibuku akan diadakan tiga hari lagi. Akan menjadi kehormatan baginya, apalagi setelah sepuluh tahun pertunangan kita, jika kita menikah sebelum saat itu. Aku akan menutup kerugian kita tahun depan. Aku juga akan menggandakannya."

Expand
Next Chapter
Download

Latest chapter

More Chapters

To Readers

Welcome to GoodNovel world of fiction. If you like this novel, or you are an idealist hoping to explore a perfect world, and also want to become an original novel author online to increase income, you can join our family to read or create various types of books, such as romance novel, epic reading, werewolf novel, fantasy novel, history novel and so on. If you are a reader, high quality novels can be selected here. If you are an author, you can obtain more inspiration from others to create more brilliant works, what's more, your works on our platform will catch more attention and win more admiration from readers.

No Comments
7 Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status