His Lunatic Luna

His Lunatic Luna

last updateLast Updated : 2021-09-25
By:  MeenaellaCompleted
Language: English
goodnovel16goodnovel
8.6
10 ratings. 10 reviews
70Chapters
11.8Kviews
Read
Add to library

Share:  

Report
Overview
Catalog
SCAN CODE TO READ ON APP

Synopsis

Zendaya was hated and plotted against by every member of her Pack ,her parents died immediately she turned Eighteen years old due to an ancient prophecy which her parents refused to listen to. After their deaths she was accused of flagitious crimes by her uncle ,whose sole aim is to become the ruler of Elite Pack which led to the people throwing her out of the pack under the influence of her uncle's manipulative schemes. Immediately she stepped foot out of her Pack she became sentimental and suddenly found herself acting like a lunatic ,this was as a result of the evil magic used on her. Left wandering on the streets ,she came across so many pernicious things which are meant to subdue her but Dave came to her rescue ......but that marks the beginning of a new found devil and she must learn to survive on her own otherwise they won't spare her. But What happens when her powers emerges on the full moon night? She won't spare anyone

View More

Chapter 1

She Is A Lunatic

Bab 1

"Besok adalah batas terakhir kamu membayar ganti rugi kepada saya, sebesar 300 juta!" seru Ferdi, pemilik proyek bangunan tempat Dodi bekerja.

Dodi terdiam, tangannya gemetar, menggenggam erat palu yang menjadi saksi bisu kehidupan kerasnya. Seminggu lalu, Dodi tidak sengaja menjatuhkan batu bata dari ketinggian, menghantam mobil mewah milik Ferdi hingga penyok dan kacanya pecah.

Dodi tahu, tidak mungkin dia bisa mengumpulkan uang sebesar itu hanya dalam waktu satu minggu. Gajinya sebagai tukang bangunan hanya 150 ribu per hari, jika lembur dia bisa mendapatkan 200 ribu. Masih sangat jauh dari hutang yang harus dia bayar.

"Ingat, jika Anda tidak membayar, saya benar-benar akan laporkan Anda ke polisi! Bersiaplah menghabiskan sisa usia Anda di balik jeruji besi!" ancam Ferdi, wajah lelaki itu merah padam karena amarah.

Dodi menunduk, hatinya bergetar, rasa takut menghantui pikirannya.

Dia merasa terjebak dalam situasi yang tidak ada jalan keluarnya. Keringat dingin mengucur deras di kening Dodi, mengingatkan betapa keras kehidupan yang dia jalani.

Dia merasa putus asa, namun dia tidak bisa menyerah begitu saja. Demi keluarganya, Dodi akan terus berjuang, mencari cara untuk menyelesaikan masalah ini, meski terasa berat dan mustahil.

"Beri saya tambahan waktu lagi, Tuan!" pinta Dodi dengan suara bergetar. Dodi merendahkan dirinya dengan berlutut di hadapan Ferdi.

Naura melangkah dengan hati-hati di antara material dan peralatan berat yang ada di proyek pembangunan. Tangannya menenteng rantang untuk makan siang ayahnya. Matanya mencari-cari sosok sang ayah yang sedang bekerja di sana.

Namun, yang dia temui justru pria berjas dan berkacamata hitam yang menunjuk ke arah ayahnya, dengan wajah penuh ancaman. Ia sudah tahu masalah yang terjadi antara sang ayah dengan orang kaya itu.

Naura berlari dengan cepat, mengabaikan debu di sepanjang jalannya. Dia tak peduli dengan pakaian dan hijabnya yang penuh debu, yang terpenting baginya adalah melindungi ayahnya dari ancaman pria itu. Gadis muda itu memeluk ayahnya yang berlutut dengan berkeringat dingin, tubuhnya gemetar ketakutan.

"Tuan, tolong, jangan penjarakan ayah saya. Saya akan membayar utang ayah dengan bekerja kepada Tuan. Saya bersedia menjadi pembantu seumur hidup saya, asalkan ayah saya tidak dipenjara," ucap Naura dengan suara bergetar dan mata berkaca-kaca.

Sang pria berjas dan berkacamata hitam itu menatap Naura yang berlutut di hadapannya. Wajah gadis berkulit putih dengan hijab yang menutupi rambutnya itu terlihat begitu memelas, tetapi ada kegigihan dan keberanian di balik tatapan matanya yang tajam.

'Cantik juga gadis miskin ini,' batinnya memuji rupa anak perempuan Dodi.

Ferdi tersenyum sinis, kemudian berkata dengan suara berat, "Baiklah. Kamu bisa membayar utang ayahmu dengan bekerja untukku. Tapi ingat, jika kamu gagal atau melarikan diri, maka ayahmu akan merasakan konsekuensi yang lebih buruk daripada dipenjara."

Naura mengangguk dengan penuh tekad, siap menghadapi segala tantangan demi menyelamatkan ayahnya dari ancaman pria yang tak berperikemanusiaan itu.

"Naura, jangan, Nak!" seru Dodi dengan wajah penuh kekhawatiran sambil menggelengkan kepala. Raut mukanya menunjukkan ketidaksetujuan yang mendalam.

Namun, Naura tetap pada pendiriannya. Matanya berkaca-kaca. "Naura gak mau ayah dipenjara!" Gadis itu menangis tersedu-sedu sambil memeluk ayahnya erat.

"Kamu harus melahirkan anak laki-laki untuk saya, jika tidak ingin ayah kamu dipenjara!" serunya dengan nada tegas.

Naura menatap Ferdi dengan wajah yang pucat pasi. "Sa-saya?" tanyanya dengan gugup, tangannya bergetar.

Ferdi mengangguk dengan tegas. "Iya, bagaimana? Mudah bukan?" tanyanya dengan senyuman sinis.

Dodi yang tidak bisa menerima tawaran itu, segera menolak. "Tidak, putri saya masih semester 3. Dia tidak akan menikah dengan Anda!" tolaknya dengan suara keras.

Ferdi menghela napas, lalu berkata, "Oh, baiklah, jadi Anda lebih memilih masuk penjara? Baiklah, saya juga tidak maksa."

Dodi tergamang menatap sendu ke arah pria angkuh di hadapan mereka. Kemudian dia menundukkan kepala semakin dalam.

"O iya, saya hanya ingin meminjam rahimnya saja, tanpa berniat menikahinya."

Naura, yang melihat ayahnya terancam masuk penjara, mengumpulkan keberaniannya dan berbicara dengan suara serak. "Saya siap Tuan. Tapi saya tidak mau berzina. Saya bersedia menjadi istri Anda, Tuan. Meski pun kita hanya menikah secara agama saja," ucapnya dengan wajah pasrah.

"Nikah siri maksudnya? Tidak masalah. Asalkan pernikahan ini dirahasiakan," balas Ferdi.

Naura mengangguk yakin. Menyetujui usulan Ferdi.

Ayahnya menatap Naura dengan sorot yang pelas, hatinya begitu perih melihat kenyataan yang terjadi. Akan tetapi, dia tahu bahwa mereka tidak mempunyai pilihan lain.

Ferdi tersenyum jumawa. Pria itu menikmati kemenangannya atas keluarga kecil yang malang itu.

*****

Kini, Naura harus menerima kenyataan pahit bahwa dia telah dinikahi oleh Ferdi semata-mata untuk melunasi utang sang ayah dan siap melahirkan anak laki-laki untuk suaminya.

"Dengar, Naura," kata Ferdi sambil berjalan mendekat, menatap Naura dengan tatapan tajam yang membuatnya menunduk, "kita harus melaksanakan kewajiban sebagai suami istri, mulai malam ini. Jadi lepaskan pakaianmu dan bersiaplah."

Naura masih duduk di tepi ranjang dengan gaun pengantin putih yang masih melekat di tubuhnya. Dia menutup matanya rapat-rapat, mencoba mengumpulkan keberanian yang tersisa.

Meski telah resmi menjadi istri Ferdi, Naura merasa belum siap untuk melepaskan mahkotanya.

"Maaf Aku belum siap, Tuan," ucap Naura lirih, tangannya gemetar.

Ferdi semakin mendekat, matanya menatap Naura tajam. "Kita sudah menikah, Naura. Ini adalah kewajibanmu sebagai istriku," tegasnya.

Naura menatap suaminya dengan mata berembun. "Tapi, Tuan... aku masih takut," ujarnya dengan suara bergetar.

Ferdi meraih tangan Naura dan menariknya dengan paksa, membuat Naura terhuyung-huyung. "Kamu harus belajar menghadapinya, Naura. Aku tidak akan menunggu lebih lama lagi," ucapnya dingin, "siap atau tidak, kamu wajib patuh kepadaku!"

Naura meronta, mencoba melepaskan diri dari cengkeraman Ferdi. Namun, semakin keras dia berontak, semakin erat pula cengkeraman suaminya.

Expand
Next Chapter
Download

Latest chapter

More Chapters

To Readers

Welcome to GoodNovel world of fiction. If you like this novel, or you are an idealist hoping to explore a perfect world, and also want to become an original novel author online to increase income, you can join our family to read or create various types of books, such as romance novel, epic reading, werewolf novel, fantasy novel, history novel and so on. If you are a reader, high quality novels can be selected here. If you are an author, you can obtain more inspiration from others to create more brilliant works, what's more, your works on our platform will catch more attention and win more admiration from readers.

reviewsMore

Tony Stark
Tony Stark
wtf is wrong with this story, I seriously wasted my time in this one. till chapter 42 it's the story of lunatic luna and then some wierd story started which was jumbled and can't be read properly. after chap 42 only epilogue makes sense in reading and which destroyed the sense of story writing ...
2022-06-07 20:43:49
0
0
Moon
Moon
The author deserves accolades for this book
2021-10-10 22:17:13
0
0
Moon
Moon
nice story
2021-10-10 22:16:39
0
0
Jomark Ebanita Biron
Jomark Ebanita Biron
nice story
2021-09-30 12:35:57
1
0
Michael
Michael
such a nice novel, the author deserves accolades for this
2021-08-23 01:19:26
1
0
70 Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status