MasukIbuku membenciku, karena aku hasil kecelakaan. Dia memperlakukan muridnya bagai anak kandung, tetapi ketika murid kesayangannya menyatakan cinta padaku, dia langsung menamparku dan mengataiku murahan. Bahkan setelah mengidap Alzheimer, dia hanya melupakanku dan masih mengingat muridnya. Sayangnya, tidak ada seorang pun murid yang datang mengunjunginya. Karena semuanya membencinya, sama sepertiku.
Lihat lebih banyakBagaimana mungkin dia bisa menerima kenyataan bahwa alasannya membenciku selama bertahun-tahun hanyalah sebuah kesalahpahaman.Dalam sekejap, dia menua.Aku bertemu dengannya di bandara.Dia melihatku dari kejauhan.Aku berpura-pura tidak melihatnya dan berpamitan dengan Bu Siska.Tepatnya, Ibu Siska."Kota Bagari kering, harus pakai lebih banyak losion.""Nggak usah berhemat, sering-sering keluar sama teman-teman ...."Setelah Kelly datang, kami berpisah dengan enggan.Ketika aku kembali untuk mengunjungi Ibu Siska, aku bertemu ibuku lagi.Kali ini, aku akan pergi ke luar negeri untuk melangsungkan pertukaran pelajar.Aku takut Ibu Siska mengkhawatirkanku, jadi aku pulang untuk mengunjunginya.Beberapa tahun ini, aku mengikuti dosenku meneliti berbagai proyek dan menghasilkan banyak uang.Aku memasukkan kalung emas ke kotak keripik kentang.Mata Ibu Siska memerah.Kebetulan, aku melihat ibuku berdiri di dekat jendela.Dia jauh lebih kurus dan tua. Selain itu, dia tidak segalak dulu la
Ayahku duduk di ruang tamu dengan gugup. Dia terus menyeka keringat di tangannya ke celananya.Ini pertama kalinya aku melihat ayahku tersenyum ramah padaku.Begitu masuk, dia memberikan sekotak susu padaku."Cassie, ada yang ingin Ayah bicarkan sama kamu. Adikmu sangat buruk dalam pelajaran Matematika, aku mau minta kamu ajari dia. Kamu punya waktu, nggak?"Aku mengangkat mataku dengan kebingungan.Bukannya ayahku guru Matematika? Kenapa menyuruhku mengajar adikku?Ayahku menggaruk kepalanya dengan canggung."Kamu juga tahu, kalau diajari ayah sendiri, adikmu nggak bakal pintar. Aku nggak tega marahi dia."Aku tercengang.Ketika aku masih kecil, ayahku mengusirku keluar dengan sapu.Dia melemparku dengan batu dan mengucapkan berbagai kata kasar padaku.Aku tahu, sekalipun aku mendapatkan medali emas, ayahku tidak akan mengakui bahwa dirinya adalah ayahku.Bu Siska benar. Setelah mendapatkan medali emas, semua orang akan baik padaku.Aku menolak ayahku, mungkin karena kenangan buruk di
Setelah kompetisi berakhir, Bu Siska mengaturkan tempat tinggal yang hanya diketahui olehnya dan aku.Sistem pengajaran juga beralih ke sistem daring.Tidak boleh terjadi kesalahan lagi.Setelah kompetisi berakhir, cepat atau lambat, ibuku akan mengetahui bahwa aku kidal.Memang benar, di hari pengumuman hasil kompetisi.Para guru mengucapkan selamat pada ibuku.Tentu saja, ibuku tidak percaya."Sembarang ngomong, tangan kanan Cassie patah. Dia nggak bisa tulis, kamu salah lihat."Guru itu segera membawa ibuku pergi membandingkan hasil yang tertera di setiap sekolah."Salah lihat dari mana? Nggak sangka, anakmu itu genius."Tubuh ibuku bergetar, dia bergumam, "Nggak, nggak."Dia pergi temui Biro Pendidikan dan pihak penyelenggara lagi. Kali ini, dia menuduh Bu Siska menyuap pihak penyelenggara.Setelah diselidiki, Bu Siska terbukti tidak bersalah.Ibuku mengatakan bahwa mesin bermasalah.Staf sangat kesal pada ibuku."Apa ada ibu macam kamu? Nggak berharap putrimu sukses!"Setelah beru
Tanganku menjadi makin mati rasa.Aku berusaha untuk mendorong ibuku dan bergegas maju dengan terhuyung-huyung.Namun, karena kehilangan terlalu banyak darah, tubuhku menjadi lemas dan aku terjatuh ke tanah.Ibuku yang sedang memegang batu bata berjalan menghampiriku sambil tersenyum aneh.Ketika aku mengira tangan kananku akan patah, beberapa mahasiswa menyadari keberadaanku.Melihat situasi ini, ibuku menghentikan langkahnya. Dia menyalakan motornya dan pergi secepat kilat, seolah-olah semua ini tidak pernah terjadi.Mungkin Tuhan pun mengasihaniku. Para mahasiswa itu kebetulan adalah mahasiswa kedokteran.Ada yang membantuku menelepon ambulans dan ada yang memeriksa kondisiku.Tanganku terselamatkan.Namun, aku tidak bisa menggunakan tangan kananku untuk sementara waktu.Bu Siska bergegas datang. Melihat tangan kananku digips, matanya memerah, tetapi dia berusaha untuk menahan air matanya.Dia menghiburku. "Untung kamu baik-baik saja, untung kamu baik-baik saja ...."Saat dia menund
Setelah dimarahi bertahun-tahun, memangnya kenapa kalau aku melawan satu kali?Aku hanya ingin memenangkan perlombaan ini. Aku ingin menjadi juara di final dan bergabung dengan tim nasional.Aku ingin meninggalkan tempat ini dan pergi ke tempat seharusnya aku berada.Sepertinya Tuhan tidak pernah memih
Mungkin anak yang tidak diinginkan harus lebih berusaha untuk bertahan hidup.Hubunganku dengan ibuku sepenuhnya hancur.Ketika Jason menyatakan cinta padaku.Dia berdiri di hadapanku dengan wajah memerah dan mengucapkan tiga kata dengan gugup. "Aku suka kamu."Aku ingin memanfaatkannya untuk mendap
Namun, aku tidak mendapatkan perlakuan seperti itu.Ketika aku masih SD, sekolah mengadakan lomba Matematika dan aku menjadi juara umum.Begitu mendapatkan sertifikat, aku langsung pulang ke rumah. Saking semangat, aku terjatuh. Namun, aku seolah-olah tidak kesakitan. Aku segera bangkit dan berlari
Sejak aku dapat mengingat sesuatu.Ibuku sering membawaku pergi menemui ayahku.Dia ingin menggunakan aku untuk menjerat ayahku."Hari itu cuma kecelakaan. Aku nggak ngerti kenapa kamu mau lahirkan anak ini tanpa sepengetahuanku!""Sekalipun dia lahir, aku nggak bakal akui dia!"Ibuku mencubit lenga






Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.