分享

Bab 300

作者: Musim Gugur
Sonia tidak berani untuk duduk lagi. Jika tidak, sepertinya mereka berdua akan berperang. “Aku keluar dulu. Kalau perlu apa-apa, kalian bisa memanggilku!”

Reza mengernyitkan keningnya. “Bukannya kamu nggak sibuk? Mau ke mana?”

Jason juga berkata, “Jangan pergi. Kebetulan kita bertiga bisa main blackjack bersama. Kalau kamu pergi, aku mau cari orang lagi!”

Sonia pernah bermain sebelumnya. Hanya saja Sonia masih tidak begitu jago dalam bermain, dia pun menggeleng. “Nggak, ah. Aku pasti bakal kalah
在 APP 繼續免費閱讀本書
掃碼下載 APP
已鎖定章節

最新章節

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 3074

    Ketika Tasya melihat Yandi kembali, dia segera berkata dengan gembira, “Bos Yandi, Tora bilang mau bawa kita ke atas gunung.”Tora berkata pada Yandi, “Pemandangan di tempat kami sangat bagus. Kalau kalian tidak ada kegiatan di sore hari, aku akan bawa kalian untuk jalan-jalan ke atas gunung.”Ketika Yandi melihat Tasya sangat berminat, dia pun tidak menolak. “Oke!”Tora membawa mereka bertiga naik ke atas gunung. Setelah berjalan sekitar sepuluh menit, mereka pun tiba di jalan utama pegunungan. Mulai tampak banyak wisatawan di sana.Mereka berempat berjalan sembari mengobrol. Lecy terus menggandeng lengan Tora. Pose mereka kelihatan mesra.Di kejauhan, pegunungan menjulang tinggi dan megah. Puncaknya yang diselimuti salju putih tampak samar dari kejauhan. Sementara itu, di bagian yang lebih dekat, bebatuan terjal berpadu dengan pepohonan yang rimbun. Udaranya begitu segar, membuat hati dan pikiran terasa lapang.Tasya merasa gembira. “Pemandangannya bagus sekali!”Yandi berkata, “Buka

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 3073

    Raut wajah Tasya sedikit memerah. Dia menatap Yandi dengan gusar, “Walaupun itu memang anggrek, bukankah itu cuma jenis anggrek biasa? Kenapa bisa dihargai dengan uang sepuluh juta? Bos Yandi memang kaya, ya!”Kening Yandi berkerut. “Apa hubungannya sama aku? Aku akan potong uang sepuluh juta ini dari gajimu!”Mata Tasya langsung terbelalak. Yandi tidak berhasil menahan tawanya. Dia langsung tertawa dengan suara keras.Tadinya Tasya sedang merasa sangat marah. Dia merasa kesal karena merasa dirinya sangat bodoh. Dia juga marah karena Yandi mentertawakannya. Hanya saja, ketika melihat senyuman Yandi, seluruh amarah di hatinya langsung sirna.Tasya menggigit bibir bawahnya berusaha untuk mengintrospeksi diri. “Aku nggak akan sembarangan sentuh lagi.”Yandi tidak tersenyum lagi. Dia menatap Tasya dengan datar, hendak memberi tahu Tasya bahwa dirinya tidak bersalah. Dia juga tidak merasa Tasya telah merepotkannya. Namun, dia tidak sanggup untuk melontarkan ucapan seperti itu terhadapnya.

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 3072

    Ketika Yandi dan anggota keluarga Torna mengobrol tak sampai setengah jam, terdengar suara jeritan dari luar. “Bu Sarah, keluar bentar. Coba lihat apa dia itu tamu keluarga kalian?”Kening Yandi berkerut dalam seketika. Dia teringat sesuatu, lalu berjalan keluar terlebih dahulu.Kedua orang tua juga segera berjalan keluar. Seorang wanita berusia 50-an tahun dengan mengenakan terusan motif bunga sedang berdiri di luar sana. Ketika melihat anggota Keluarga Torna berjalan keluar, dia segera menunjuk Tasya yang berdiri di samping sembari berkata, “Apa dia itu tamu keluargamu?”Tasya merasa canggung hingga wajahnya memerah. “Kamu jangan jerit lagi. Aku sudah bilang akan bayar kamu!”Yandi berjalan maju, lalu bertanya, “Apa yang terjadi?”Wanita berambut ikal segera mengoceh panjang, “Siapa perempuan ini? Dia malah mencabut bibit anggrekku untuk diberikan kepada kelinci! Bibit anggrekku mahal sekali. Apa kalian tidak punya etika? Apa kalian tahu betapa mahalnya anggrek-anggrek itu? Kalau aku

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 3071

    Sepertinya Tora telah berkelahi dengan mereka, wajahnya kelihatan sedikit memar. Dia sedang mengadang di hadapan orang tua Keluarga Torna, berdebat dengan orang-orang yang memaksa mereka untuk tanda tangan.Yandi masuk ke dalam. Di bawah tatapan kaget orang-orang, dia mengambil surat perjanjian tersebut dan merobeknya. Dia berkata dengan nada dingin, “Keluarga Torna tidak akan pindah. Segera tinggalkan tempat ini!”Pemimpin dari para preman segera berdiri. “Siapa kamu? Kenapa kami mesti dengar katamu?”Yandi mengangguk. “Mulai sekarang, aku mewakili Keluarga Torna!"Tasya berkata dengan dingin, “Apa kalian punya izin pembongkaran yang sah? Kalau nggak, tindakan kalian sekarang termasuk menerobos masuk ke rumah orang tanpa izin, ditambah lagi dengan merusak harta benda milik orang lain. Perbuatan itu adalah perbuatan melanggar hukum. Kami bisa menuntut kalian!”Pemimpin kelompok preman itu langsung menatap Tasya dengan dingin. “Tuntut aku? Pergi sana, dasar bocah tengik ….”Saat pria it

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 3070

    Tempat Yandi janjian untuk bertemu tepat di kedai teh seberang hotel. Mereka berdua menunggu beberapa menit sebelum orang itu tiba.Orang itu adalah pria berusia sekitar 30-an tahun. Dia mengenakan kacamata hitam dengan setelan olahraga berwarna biru tua.Saat melihat sosok Yandi dari kejauhan, pria itu pun menunjukkan ekspresi penuh antusias. Dia berjalan kemari sembari melebarkan lengannya.Yandi berjalan menghampirinya sembari bertos tangan dengan pria itu, kedua pundak saling ditabrakkan, kemudian mereka pun berpelukan. Dari interaksi mereka, sepertinya pria itu adalah teman baik Yandi yang sudah lama tidak bertemu.“Sudah bertahun-tahun tidak ketemu. Ketika kamu tiba-tiba mencariku, aku jadi merasa sedikit tidak percaya!” Pria itu melepaskan kacamata hitamnya, lalu menunjukkan wajahnya. Nada bicaranya terdengar sedikit emosional.Yandi tersenyum. “Iya, memang sudah bertahun-tahun tidak ketemu!”“Waktu itu, aku dengar-dengar misi kalian gagal. Aku kira kamu ….” Pria itu tidak melan

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 3069

    Ketika melihat Yandi sedang melihat kemari, Tasya segera mengeluarkan sebuah penutup mata dari dalam rak samping ranjang. Dia mengisyaratkan dirinya akan menutup matanya.“Aku sudah mandi!” balas Yandi dengan nada datar, lalu memalingkan kepalanya untuk bertanya, “Aku tutup lampu, ya?”Lampu dinding di samping Yandi masih menyala.Yandi memiringkan setengah badannya, lalu memalingkan kepalanya untuk melihat Tasya. Tasya juga sedang menatapnya. Kedua pasang mata saling bertemu. Udara seketika berubah hening.Mereka berdua saling menatap satu sama lain dalam waktu lima detik.Tatapan Tasya terlihat jernih dan dalam bagai air danau, dengan sedikit riak di atasnya. Di bawah pencahayaan gelap, air itu tidak berhenti bergejolak.Bagian kerah dari kaus lebar Tasya tertekan hingga memperlihatkan setengah pundaknya. Kulit putih dan lembut itu terlihat sangat mempesona.Beberapa saat kemudian, kamar menjadi gelap. Seluruh kemesraan dan kasmaran di antara mereka telah menghilang.Di dalam kegelap

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 2635

    Theresia berusaha untuk menjelaskan, “Aku nggak mau naik mobil karena peringatanmu sebelumnya. Kamu bilang nggak boleh menurunkan kewaspadaan dengan kebaikan orang lain.”Pria itu berkata, “Emm.”Tentu saja, Morgan tidak akan menjelaskan alasan dirinya tidak menaiki mobil itu.Theresia seketika mera

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 2597

    Theresia pernah bermain sekali, setidaknya dia telah memiliki sedikit pengalaman. Saat ada kartu poker nomor tujuh, delapan, sepuluh, apalagi dengan motif yang berbeda, dia langsung membuangnya. Namun, dia berturut-turut beberapa kali mendapat kartu seperti itu, dan yang paling besar pun tidak perna

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 2604

    Pada siang hari, Theresia telah tiba di kota kuno. Dia melihat navigasi, masih ada satu jam untuk sampai ke titik lokasi yang dikatakan Julia. Dia pun tinggal di kota untuk makan siang.Kota tua di musim semi dikelilingi oleh bunga persik dan plum. Dinding-dinding rumah berwarna putih pucat dengan a

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 2567

    “Tidak peduli apa tujuannya, provokasi sama saja dengan menghabisi!” Ekspresi Solmi kelihatan dingin. “Pisau ini sudah berkarat, tidak bisa digunakan lagi!”Pada saat ini, Rafatar berjalan dengan buru-buru, lalu berkata dengan nada dingin, “Tuan Morgan, Mario sudah kembali!”Morgan mengangkat kepala

更多章節
探索並免費閱讀 優質小說
GoodNovel APP 免費暢讀海量優秀小說,下載喜歡的書籍,隨時隨地閱讀。
在 APP 免費閱讀書籍
掃碼在 APP 閱讀
DMCA.com Protection Status