مشاركة

Bab 9

مؤلف: Devienne Noraine
last update تاريخ النشر: 2026-07-22 09:29:07

Mereka sampai di ruang tamu utama. Kiara berhenti, menatap pria jangkung itu.

"Kenji, kan?" tanya Kiara.

"Benar, Nona."

"Apa kau... apa kau juga tahu soal ibu saya? Soal adik saya?"

Kenji menatap Kiara. Tatapannya tidak merendahkan seperti Darius, tapi juga tidak hangat. Itu adalah tatapan seorang profesional yang melihat sebuah objek pekerjaan.

"Saya yang mengumpulkan datanya tadi malam, Nona. Tuan Darius hanya membacanya."

Kiara tertawa miris. Tentu saja. "Jadi kau anteknya. Kau yang melakuka
استمر في قراءة هذا الكتاب مجانا
امسح الكود لتنزيل التطبيق
الفصل مغلق

أحدث فصل

  • Jerat Liar Sang Taipan   Bab 22

    Dia menarik dokumen itu. Matanya langsung memindai baris-baris angka. Otaknya langsung bekerja, menyerap data seperti spons. "Ini berantakan sekali," komentar Kiara setelah lima menit, jarinya menunjuk sebuah kolom. "Laporan ini keliru. Ini membuat beban pajakmu membengkak." Darius, yang sedang mengetik di laptopnya, berhenti. Dia menoleh, menatap Kiara dengan tatapan terkejut yang menyenangkan. "Akuntan lamaku bilang laporan ini lebih aman," kata Darius. "Akuntan lamamu cari aman, bukan cari untung," bantah Kiara tanpa melihat Darius, tangannya sibuk mencoret-coret margin kertas dengan pena merah yang dia ambil dari meja Darius. "Kalau kamu ubah ke saldo menurun, kamu bisa menghemat sekitar 4 juta dolar di pajak tahun ini, yang bisa dialihkan untuk menutupi..." Kiara berhenti. Dia

  • Jerat Liar Sang Taipan   Bab 21

    Kebosanan adalah pembunuhan secara perlahan tanpa rasa sakit. Kiara sudah belajar bahwa kemewahan tanpa tujuan hanyalah penjara dengan bantal yang lebih empuk. Selama 48 jam terakhir sejak insiden di kasino dan mimpi buruk itu, Darius sangat sibuk. Pria itu pergi sebelum Kiara bangun, dan pulang saat Kiara sudah tidur. Jejak keberadaannya hanya tertinggal lewat aroma kopi yang tersisa di dapur di pagi hari, atau catatan kecil yang ditinggalkan Kenji di meja makan berisi jadwal harian Kiara. Kiara merasa seperti ikan emas di dalam akuarium kristal. Dia diberi makan, dijaga suhunya, dan dikagumi keindahannya, tapi dia berenang berputar-putar di tempat yang sama sampai rasanya mau gila. "Aku tidak bisa begini terus," gumam Kiara. Dia sedang berbaring di daybed di tepi kolam renang indoor. Dia sudah berenang dua puluh putaran bolak-balik sampai ototnya pegal, tapi otaknya masih berteriak

  • Jerat Liar Sang Taipan   Bab 20

    Kamar tamu timur itu gelap gulita. Namun, kegelapan di dalam kepala Kiara jauh lebih pekat.Kiara terombang-ambing dalam tidur yang gelisah. Tubuhnya basah oleh keringat dingin, meski AC ruangan disetel pada suhu rendah.Di dalam mimpinya, dia kembali ke The Golden Snake.Tapi kali ini, suasananya berbeda. Tidak ada suara mesin slot, tidak ada musik bising. Hening. Hanya ada bunyi bola roulette yang berputar di atas piringan kayu.Tik... tik... tik...Kiara berdiri di pinggir meja. Dia memakai gaun beludru merah itu, tapi kainnya terasa basah dan lengket. Dia melihat ke bawah. Gaun itu bukan berwarna merah maroon, melainkan merah darah segar yang merembes dari dadanya."Pasang taruhanmu," suara bandar terdengar bergema.Kiara mendongak. Bandar itu bukan wanita cantik. Bandar itu adalah pria dengan tangan patah yang bengkok aneh."Apa taruhannya?" tanya Kiara dalam mimpi."Nyawa," jawab pria itu.

  • Jerat Liar Sang Taipan   Bab 19

    Perjalanan pulang dari The Golden Snake menuju The Elysium berlangsung dengan penuh kebisuan. Darius sudah menutup teleponnya dengan Wei Long beberapa menit yang lalu. Kesepakatan pertemuan telah dibuat, ancaman halus telah dipertukarkan, dan permainan politik bawah tanah telah dimulai. Namun, Kiara tidak peduli dengan semua itu. Pikirannya masih terpaku pada bunyi krak tulang yang patah tadi. Mobil Rolls Royce berhenti di pintu masuk basement pribadi VIP, menghindari lobi utama yang ramai. Kenji membukakan pintu. "Kalian tunggulah di bawah," perintah Darius pada Kenji dan tim pengawalnya. "Aku akan mengantar dia naik sendiri." "Baik, Tuan." Darius tidak mengulurkan tangan kali ini. Dia hanya berjalan menuju lift pribadi yang terbuat dari kaca anti-peluru, menempelkan telapak tangannya pada pemindai, lalu masuk. Dia menahan pintu

  • Jerat Liar Sang Taipan   Bab 18

    Suara serak dan basah terdengar dari sisi kiri Kiara. Seorang pria paruh baya bertubuh gempal dengan kemeja yang kancingnya hampir meledak karena perut buncitnya, melangkah mendekat. Wajahnya merah padam, jelas mabuk berat. Pria itu menatap tumpukan chip Kiara, lalu matanya naik, menyapu lekuk tubuh Kiara yang terbalut beludru merah dengan tatapan menjijikkan. Nona Manis," racau pria itu dalam bahasa Mandarin yang kasar. "Kau membawa keberuntungan malam ini, eh? Bagaimana kalau kau meniup dadu di mejaku? Aku akan bagi hasil denganmu." Kiara memalingkan wajah, mencoba mengabaikannya sesuai instruksi Darius. Jangan menatap mata siapa pun. Tapi pria mabuk itu tidak suka diabaikan. Dia merasa dirinya penting di tempat ini. "Hei, aku bicara padamu!" Pria itu melangkah lebih dekat, mengabaikan aura gelap Darius yang berdiri di belakang Kiara.

  • Jerat Liar Sang Taipan   Bab 17

    Mobil berbelok tajam, memasuki sebuah gerbang besar berbentuk mulut naga emas yang tampak norak namun mengintimidasi. "Dengar, Kiara," suara Darius berubah serius. Dia memutar tubuhnya menghadap Kiara, meletakkan satu tangan di sandaran kursi gadis itu, mengurungnya. "Tempat ini berbeda dengan The Elysium. Kasinoku adalah bisnis. Tempat ini adalah rumah jagal. Di sini, orang mempertaruhkan bukan cuma uang, tapi jari, istri, bahkan nyawa." Darius menatap mata Kiara tajam. "Tugasmu sederhana. Kamu adalah trophy woman-ku. Hiasan cantik di lenganku. Jangan bicara kecuali ditanya. Jangan menatap mata siapa pun lebih dari dua detik. Dan..., jangan lepaskan lenganku." "Aku mengerti," cicit Kiara. "Tersenyumlah," perintah Darius, jarinya menyentuh dagu Kiara, memaksanya mendongak. "Kamu sedang bersama Darius Gan, Raja Kasino Makau. Kamu harus terlihat seolah kamu memiliki dunia, bukan seolah kamu takut padanya." Mobil berhenti. Pintu dibuka oleh valet yang terlihat kasar dan ber

فصول أخرى
استكشاف وقراءة روايات جيدة مجانية
الوصول المجاني إلى عدد كبير من الروايات الجيدة على تطبيق GoodNovel. تنزيل الكتب التي تحبها وقراءتها كلما وأينما أردت
اقرأ الكتب مجانا في التطبيق
امسح الكود للقراءة على التطبيق
DMCA.com Protection Status