LOGINSerena tak menyangka bahwa hotel tempatnya bekerja merupakan salah satu milik keluarga sang mantan, Adibara. Kepulangan Adibara dari London malah menjadi takdir pertemuan mereka kembali. Maksud hati ingin menjauh, Serena malah semakin terjebak dalam situasi yang pelik hingga memaksanya untuk hidup tak jauh dari Adibara. Hingga kehadiran kakak lelaki Adibara membuat hubungan mereka semakin keruh. Dendam di hati Adibara pun memuncak hingga bertekad untuk menunaikannya tanpa pikir panjang lagi. Apa yang terjadi pada kehidupan Serena selanjutnya? Akankah sang mantan yang masih mencintainya menerima kekurangan gadis itu? Atau adakah sosok lain yang memang ditakdirkan Tuhan untuk menjadi jodohnya?
View MoreRena tampak begitu anggun mengenakan kebaya putih dengan desain yang terlihat elegan membungkus tubuhnya. Sang Mami menuntunnya berjalan menuruni gundukan anak tangga tanpa melepas tangannya sama sekali. Gugup. Itulah yang tengah dirasakan oleh gadis cantik tersebut. Dirinya didudukkan tak jauh dari sang pria yang sebentar lagi akan melaksanakan ijab kabul dalam hitungan menit. Tak ubahnya dengan Rena, Bara bahkan tak berani menatap sang calon istrinya itu karena sibuk mengingat lafal yang dikatakan Pak Penghulu tadi. Jelas dia tak mau mengulang kesalahan saat melangsungkan ikrar suci pernikahannya nanti. Jadilah sang GM Erlangga Hotel tersebut memilih untuk menundukkan pandangan.“Bagaimana? Apa ada lagi yang mau ditunggu?” tanya Pak Penghulu. Kedua pihak calon mempelai pengantin sepakat untuk memulai proses akad nikah. Karena tak ada keluarga dari pihak sang Papi yang tersisa, jadilah wali hakim ditunjuk untuk menjadi perantaranya.
Singkat, padat dan jelas. Itulah yang diutarakan Tita barusan. Istri Tora yang semula bersifat kasar dan egois itu menggenggam tangan Rena lalu membawanya menyentuh perut yang sedikit membuncit. “Kita besarkan anak ini sama-sama ya, Ren.” Rena masih bergeming. Kedua matanya berkaca-kaca karena tak tahu harus mengatakan apa untuk membalas permintaan sang calon Kakak Iparnya. “Kamu mau ‘kan? Anak ini akan punya dua orang ibu dan ayah. Dia pasti senang sekali,” gumam Tita. “I-iya, Kak,” jawab Rena akhirnya. Lantas keduanya saling berpelukan untuk menyalurkan perasaan kasih antar sesama wanita. Tak berapa lama Bara pun datang untuk memisahkan mereka. “Cepatlah, Sayang. Nanti kamu akan terlambat,” bisik Bara kemudian. Rena mengangguk pelan. Senyumnya mengembang sempurna ketika menuruni eskalator yang menjadi fasilitas menuju langkahnya ke arah gate maskapai penerbangan. Sang Mami mengusap pelan lengannya untuk memberikan ketenangan. *** [“Lihat nih! Kakak udah bisa main
“Aku percayakan semua sama Kakak aja ya.” “Enggak. Pokoknya Kakak mau kita yang urus sendiri untuk itu,” putus Bara yang sama sekali tak ingin mendengar adanya bantahan. “Please, Sayang!” Wajah puppy eyes dan penuh harap dari seorang Adibara Erlangga membuat Rena mengangguk sambil mengulum senyum. Tak pelak dia bergerak untuk melepaskan sabuk pengaman yang masih melekat di tubuh sang tunangan. CUP! “Makasih, Sayang,” gumam Bara tepat setelah gadisnya hendak beringsut mundur. “Enggak mau balas hemm?” “Enggak,” tolak Rena cepat. “Yang ada nanti kita enggak masuk-masuk. Tuh lihat Papa udah berdiri di balkon sana!” “Alasan saja,” cibir Bara. Rena seolah menulikan indera pendengarannya. Lantas membuka pintu mobilnya dengan segera. Pemandangan yang pertama kali dilihat membuatnya mengerling malas. Ada Tita yang tengah duduk bersantai di ruang tamu sembari menikmati susu hamilnya. “Jangan hiraukan dia. Ayo masuk!” “Enggak, Kak. Aku pulang saja ya.
Pemandangan hijau nan asri membuat senyum Rena merekah sempurna. Gadis itu memapah sang tunangan dengan tangan kiri yang menenteng sebuah keranjang berisi kotak bekal yang dibawanya dari rumah. Parfum dengan aroma citrus blossom yang menguar dari tubuh tunangan Bara tersebut seolah menyatu dengan alam. Segar dan membuat perasaan yang menghidunya jadi menumbuhkan kesan positif. “Anaknya Tante Cintya itu emang top kasih terapi ke Kakak. Buktinya bisa terapi,” gumam Rena sambil tersenyum. “Suaranya mirip nyamuk. Melengking dan menyebalkan. Makanya mau tak mau Kakak terpaksa menurut saja,” kekeh Bara yang kini sedang menaik-turunkan pergelangan tangan kanannya. “Kalau enggak kayak gitu aku yakin Kakak pasti sembuhnya lama. Entar kalau kita nikah mana bisa gendong aku untuk photo shoot,” kata Rena sambil menahan tawanya. “Bisa. Harus bisa dong,” kata Bara dengan penuh keyakinan tingkat tinggi. “Dalam waktu dua bulan ke depan kamu akan lihat Kakak bisa kembali seperti dulu
Melihat wajah tegang gadis cantik yang ada di dekatnya, Tauan William pun langsung tertawa renyah. Bahkan dia menuangkan sendiri segelas teh lemon agar teman bicaranya itu bisa sedikit rileks.“Aku hanya bercanda, Rena,” gumam Tuan William kemudian. “Aku hanya ingin mengujimu. Apakah masi
Hal yang begitu dinantikan namun juga dikhawatirkan oleh seorang Serena Queen Adhisty pun tiba. Gadis itu masih menatap dirinya di depan cermin meskipun sudah menyelesaikan riasannya seperempat jam yang lalu. Hingga suara derit pintu yang berbunyi barulah mengalihkan atensinya.“Sayang,”
“Papa udah tahu ‘kan sekarang?” gumam Sandra dengan wajah yang sudah ditekuk masam. “Pokoknya aku mau hari ini juga Papa dan Mama udah baikan.”“Sayang, Papa minta maaf. Papa cuma mau tegasin ke Mama kamu kalau dia enggak boleh pilih kasih antara Rena dan kamu. Itu aja.”“Iya, tapi cara Papa tadi udah
Jawaban barusan membuat dahi Rena berkerut. “Apa, Mi? Suara Mami terlalu pelan. Aku enggak dengar.” Gadis cantik itu menoleh sembari menegakkan tubuhnya.Buru-buru Nyonya Adhisty mengusap air mata yang mulai mengalir. “Sini, Sayang. Dengarkan Mami ya.” Rena mengangguk. Lantas mendaratkan k












Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.
reviews