Partager

191 Saling Memberi

Auteur: Heartwriter
last update Date de publication: 2026-05-24 23:04:26

Di bawah temaram lampu kamar yang mulai meredup, Wandra menarik tubuh Leni untuk mendekat. Mereka berbaring menyamping, dengan punggung Leni yang bersandar pas di dada bidang Wandra.

Posisi *spooning* ini menciptakan ruang yang sangat privat, seolah-olah dunia di luar apartemen itu telah lenyap, menyisakan hanya mereka berdua dalam kepompong selimut sutra.

Wandra melingkarkan lengan kokohnya di pinggang Leni, menarik pinggul wanita itu hingga benar-benar menempel pada pangkal pahanya.

Leni m
Continuez à lire ce livre gratuitement
Scanner le code pour télécharger l'application
Chapitre verrouillé

Dernier chapitre

  • Kalung Ajaib Pemuda Desa   331 Semua Tidak Mau Memburu Wang Tao

    Pedro berdiri di depan tangga darurat dengan wajah yang sudah kehilangan semua kegembiraan yang dia tunjukkan tadi. Di belakangnya, tujuh puluh tujuh anggota kelompok delapan berdiri dalam keheningan yang sangat berat. Tidak ada yang berani bicara. Tidak ada yang berani mengomentari apa yang baru saja terjadi.Tapi di mata mereka semua, terutama rekrutan-rekrutan baru, sebuah kesadaran yang menyakitkan sudah terbentuk. Kelompok delapan bukan hanya kelompok yang paling lemah. Kelompok delapan adalah kelompok yang bisa ditindas oleh siapa pun, kapan pun, di mana pun. Bahkan di dalam gedung organisasi mereka sendiri.Alfa yang tadi berjalan dengan dada membusung dan dagu terangkat kini berjalan dengan langkah yang lebih pelan dan mata yang menerawang. Sanjungan Pedro dan Ishak tadi mulai terasa kosong. Menjadi andalan kelompok delapan ternyata tidak seistimewa yang dia bayangkan.Wandra yang berjalan di barisan paling belakang tidak menunjukkan ekspresi apa pun. Dia hanya berjalan menaik

  • Kalung Ajaib Pemuda Desa   330 Kelompok 8 yang Tertindas

    Emas itu berkilau di bawah cahaya matahari pagi, beratnya sekitar satu kilogram, dengan kemurnian yang bahkan mata awam pun bisa melihat betapa berharganya benda itu. Wandra menyodorkan emas itu ke tangan Ishak dengan gerakan yang sangat kasual, seperti menyerahkan uang kembalian ke kasir.Ishak memandang emas di tangannya. Kemudian memandang Wandra. Kemudian memandang emas lagi.Satu batang emas. Nilainya mungkin setara dengan pendapatan kelompok delapan selama beberapa minggu.Ishak langsung memasukkan emas itu ke balik jasnya dengan gerakan yang sangat cepat dan sangat terlatih. Gerakan seseorang yang sudah sangat berpengalaman menerima sogokan."Baiklah," Ishak berkata dengan suara yang langsung berubah ramah. "Kamu bisa masuk ke dalam tim. Tapi kamu harus menjauh, usahakan selalu berada di belakang yang lain supaya Bos tidak melihatmu. Mengerti?"Wandra mengangguk dengan gaya malas.Ishak kembali ke sisi Pedro dan tes rekrutmen dimulai. Tes itu sederhana, serangkaian ujian kekuat

  • Kalung Ajaib Pemuda Desa   329 Raja Muda Kelompok Delapan

    Selama dua hari pertama di kota Filemon, Wandra tidak langsung menuju markas Hung Sing. Dia memilih untuk melakukan penyelidikan terlebih dahulu.Kota Filemon adalah kota yang sangat besar dengan jutaan penduduk dan jaringan informasi yang sangat kompleks. Tapi bagi seseorang yang sudah hidup selama tujuh ribu tahun dan memiliki roh primordial yang bisa menyebar ke radius yang sangat luas, mengumpulkan informasi bukanlah hal yang sulit.Wandra berkeliling kota dengan gaya turis biasa, memotret pemandangan dengan handphone-nya, makan di berbagai warung dan restoran, dan mendengarkan percakapan orang-orang di sekitarnya. Roh primordialnya yang menyebar tanpa terdeteksi menangkap potongan-potongan informasi dari berbagai penjuru kota.Dan gambaran tentang Hung Sing perlahan terbentuk di benaknya.Hung Sing adalah organisasi bawah tanah terbesar di kota Filemon. Mereka menguasai perdagangan gelap, jasa perlindungan, perjudian, dan berbagai bisnis lainnya yang berada di zona abu-abu antara

  • Kalung Ajaib Pemuda Desa   328 Melawan Kultivator Alam Manusia Suci

    Pria tua itu menyerang.Kecepatannya melampaui apa pun yang pernah disaksikan oleh siapa pun di kota Filemon. Satu detik dia berdiri di posisinya, detik berikutnya dia sudah berada di hadapan Wandra dengan kepalan tangan yang memancarkan energi alam manusia suci. Energi itu berwarna keperakan seperti mata dan rambutnya, dan mengandung esensi hukum alam yang sudah dimurnikan melampaui batas pemahaman manusia biasa.Wandra menyambut serangan itu.Benturan pertama membuat tanah di bawah kaki mereka ambles. Aspal pecah. Pagar besi gerbang kompleks terbang terlempar. Jendela-jendela gedung di sekitar pecah berantakan. Gelombang tekanan menyebar ke segala arah dan memaksa semua orang, baik dari keluarga Lontaan maupun keluarga Dananjaya, untuk mundur puluhan meter.Saling jual beli pukulan terjadi. Pria tua itu menyerang dengan kombinasi yang menunjukkan pengalaman bertarung selama puluhan tahun di level tertinggi. Setiap pukulannya membawa hukum alam yang bisa merobek ruang. Setiap tendang

  • Kalung Ajaib Pemuda Desa   327 Tetua Agung Sekte Ilahi Hitam

    Hari pertama dan kedua berlalu tanpa ada gerakan berarti dari keluarga Dananjaya. Keluarga Lontaan memanfaatkan waktu itu untuk memulihkan diri dan membenahi gedung mereka yang rusak. Leo mendapatkan perawatan medis yang lebih baik dari tabib-tabib di kota Filemon, dan kondisinya mulai membaik secara signifikan.Wandra menghabiskan dua hari itu dengan berkeliling kota Filemon, memotret berbagai pemandangan, dan menikmati kuliner lokal. Dia menemukan bahwa kentang goreng di kota Filemon dibuat dengan gaya yang berbeda dari yang dia makan di Penginapan Naga, dibumbui dengan rempah-rempah khas wilayah Timur yang memberikan rasa pedas yang unik. Wandra menyukai variasi ini.Pada malam kedua, Wandra duduk di kursi di depan gerbang utama kompleks keluarga Lontaan. Dia baru saja selesai makan malam dan sedang memandang langit malam kota Filemon yang tidak seindah langit gurun karena polusi cahaya kota.Saat itulah roh primordialnya mendeteksi sesuatu. Sekelompok besar orang bergerak menuju k

  • Kalung Ajaib Pemuda Desa   326 Kota Filemon

    Pagi ini tepat pukul enam, rombongan keluarga Lontaan sudah siap berangkat di halaman depan Penginapan Naga. Empat mobil besar berpenggerak empat roda yang mampu melintasi gurun sudah diparkir berjajar dengan mesin yang sudah menyala. Mobil-mobil itu milik keluarga Lontaan yang mereka bawa saat melarikan diri dari kota Filemon beberapa minggu yang lalu.Wandra duduk di kursi belakang mobil pertama bersama Leo Lontaan dan Soraya. Roni mengemudikan mobil itu sendiri. Di mobil-mobil berikutnya, anggota keluarga Lontaan lainnya sudah duduk dengan wajah-wajah yang menunjukkan campuran antara harapan dan kecemasan. Wandi duduk di mobil kedua sambil koar-koar tentang bagaimana dia akan memastikan keluarga Dananjaya membayar semua yang sudah mereka lakukan.Rombongan melaju meninggalkan Penginapan Naga dan memasuki gurun menuju ke arah timur. Perjalanan dari penginapan ke kota Filemon memakan waktu sekitar satu hari penuh dengan mobil. Jalanan gurun yang awalnya hanya berupa jejak ban di atas

  • Kalung Ajaib Pemuda Desa   143 Kesembuhan Terjadi

    Angka-angka yang tadinya merah bergerak ke kuning. Dari kuning ke hijau. Satu per satu, dengan kecepatan yang cukup lambat untuk membuat seseorang berpikir itu adalah kesalahan alat, tapi cukup konsisten untuk membuat seseorang berhenti berpikir itu adalah kesalahan alat.Wandra membuka matanya.Jo

  • Kalung Ajaib Pemuda Desa   140 Dia Beruntung

    "Ada formasi yang tersimpan di dalam ini," bisik suara itu. "Bukan formasi jahat—bukan senjata, bukan jebakan. Ini formasi penyembuh. Dibuat oleh praktisi pengobatan kuno yang menyembunyikan kemampuannya di dalam benda yang tampak biasa agar tidak dicuri atau disalahgunakan. Tapi karena tersembunyi

  • Kalung Ajaib Pemuda Desa   122 Rasanya Begitu Penuh

    Wandra menuruti. Tangannya yang merangkul pinggang Firni semakin erat, sementara tangan satunya membelai payudara Firni dari samping. Jari-jarinya memainkan puncak payudara yang mengeras, memilin lembut, membuat Firni semakin basah di bawah sana. Gerakan Wandra semakin ritmis—keluar hampir sepenuhn

  • Kalung Ajaib Pemuda Desa   144 Makan Malam yang Berubah jadi Check-in

    Malam itu, setelah Wandra dan Joanna berhasil menyembuhkan seorang pasien kritis di rumah sakit tempat Joanna koas — seorang anak kecil yang mengalami syok anafilaksis parah — efek samping liontin mulai muncul lebih cepat dari biasanya.Joanna memegang tangan Wandra erat saat mereka berjalan keluar

Plus de chapitres
Découvrez et lisez de bons romans gratuitement
Accédez gratuitement à un grand nombre de bons romans sur GoodNovel. Téléchargez les livres que vous aimez et lisez où et quand vous voulez.
Lisez des livres gratuitement sur l'APP
Scanner le code pour lire sur l'application
DMCA.com Protection Status