แชร์

Bab 1398

ผู้เขียน: Imgnmln
last update วันที่เผยแพร่: 2025-09-12 09:28:12

Di tengah-tengah jeritan kesakitannya, sesuatu di dalam diri Bachira patah. Rasa sakit, duka, dan penghinaan yang tak tertahankan menyatu menjadi satu titik api yang membakar habis semua rasa takutnya. Dengan raungan yang tidak lagi terdengar seperti manusia, ia tiba-tiba bangkit berdiri, matanya yang merah menyala-nyala tertuju pada Ryuki.

"Ryuki... aku akan membawamu ke neraka bersamaku!"

Tubuh Bachira mulai mengembang dengan cepat, dan aura di sekelilingnya melonjak liar, menjadi tidak stabi
อ่านหนังสือเล่มนี้ต่อได้ฟรี
สแกนรหัสเพื่อดาวน์โหลดแอป
บทที่ถูกล็อก

บทล่าสุด

  • Kembalinya sang Dewa Perang   Bab 2013

    Prisly balas memeluk Sarah sambil menangis. "Kak Nathan sampai terjebak di dalam Sektor Bayangan demi mencari cara untuk menyelamatkanmu."Mendengar nama Nathan, Sarah buru-buru menghapus air matanya. "Ceritakan semuanya, apa yang sebenarnya terjadi pada Nathan?"Prisly menggeleng pelan. "Aku tidak tahu banyak."Selama ini Prisly tinggal di kediaman Keluarga Calderon. Karena hubungannya dengan Abel sudah dianggap sebagai pasangan yang akan bersama seumur hidup, tinggal di sana juga bukan sesuatu yang aneh. Karena itulah, dia tidak mengetahui seluruh kejadian yang dialami Nathan."Biarkan aku yang menjelaskan."Rebecca mengambil alih pembicaraan, lalu menceritakan semuanya secara rinci, mulai dari usaha Nathan memasuki Sektor Bayangan demi menyelamatkan Sarah hingga akhirnya justru terjebak di dalamnya."Dasar bodoh..." Sarah menghela napas panjang meski sudut bibirnya perlahan terangkat. "Ordo Maledicta memiliki banyak sekali Sektor Bayangan. Mana mungkin dia tahu aku ditahan di tempa

  • Kembalinya sang Dewa Perang   Bab 2012

    Di dalam salah satu Sektor Bayangan milik Ordo Maledicta.Arkhon Abyss memandangi Prisly dan Rebecca yang masih terbaring pingsan. Kilatan penuh gairah tampak memenuhi matanya. Sejak mendapatkan kembali tubuh aslinya, dia belum pernah sekalipun menikmati seorang wanita. Kini dua wanita cantik berada tepat di hadapannya. Terlebih lagi, keduanya memiliki hubungan yang sangat dekat dengan Nathan.Memikirkan hal itu membuat darah Arkhon Abyss semakin bergolak. Dia merasa inilah kesempatan terbaik untuk melampiaskan dendam kepada Nathan."Nathan... nanti aku akan merekam semua ini dan memaksamu menyaksikannya sendiri."Seringai mesum menghiasi wajahnya saat dia menerjang ke arah kedua gadis itu.Plak!Namun sebelum sempat menyentuh mereka, sebuah tamparan keras menghantam wajahnya.Arkhon Abyss langsung terlempar beberapa meter. Sesosok bayangan perlahan muncul dari balik kabut hitam.Yang Mulia berdiri di sana dengan tatapan dingin.Melihat sosok itu, Arkhon Abyss langsung pucat dan buru-

  • Kembalinya sang Dewa Perang   Bab 2011

    Prisly dan Rebecca saling bertukar pandang. "Kak Rebecca, cepat pergi! Biar aku yang menghadapi orang tua ini."Karena mengetahui lawan itu merupakan musuh Nathan, seluruh emosi yang selama ini dipendam Prisly langsung meledak."Hahaha..." Arkhon Abyss tertawa lebar. "Usiamu masih sangat muda, tetapi keberanianmu cukup besar. Kau baru mencapai Tahap Awal Penguasa Ingras, namun sudah berani mengatakan ingin mengalahkanku?""Meski memiliki tubuh istimewa, menurutmu itu cukup untuk melawanku?"Prisly tidak menjawab. Tubuhnya bergetar pelan ketika hawa dingin yang sangat pekat mengalir menuju kedua telapak tangannya. Dalam hitungan detik, lapisan kristal es menyelimuti kedua tangannya."Pukulan Palung Beku!"Teriaknya sambil menghantamkan telapak tangan ke arah Arkhon Abyss.Whoosshh!Gelombang udara dingin langsung menyapu sekeliling, membuat suhu di area itu turun drastis.Melihat serangan yang datang, Arkhon Abyss hanya menyunggingkan senyum tipis. Tatapannya dipenuhi penghinaan, seola

  • Kembalinya sang Dewa Perang   Bab 2010

    Prisly dan Rebecca hanya melirik sekilas sebelum kembali mengabaikan mereka.Melihat tidak mendapat tanggapan, kedua pria itu justru semakin percaya diri. Mereka langsung menarik kursi dan duduk di meja yang sama.Kesabaran Prisly yang memang sedang buruk akhirnya habis. "Pergi dari sini sebelum kalian membuatku kehilangan kesabaran."Tatapannya berubah dingin.Salah satu pria itu justru menyeringai. "Adik kecil, usiamu masih belia, tapi mulutmu cukup galak. Apa kau bahkan tidak ingin tahu siapa ka—"Kalimatnya terputus.Tap!Prisly menempelkan kedua telapak tangannya di atas meja. Dalam sekejap, lapisan es putih menyelimuti permukaan meja sebelum menjalar dengan kecepatan yang terlihat jelas ke arah kedua pria itu.Mereka hanya sempat merasakan hawa dingin menusuk tulang. Belum sempat bereaksi, tubuh keduanya sudah membeku sepenuhnya. Bahkan rambut dan alis mereka ikut diselimuti kristal es."Prisly!" Rebecca buru-buru menarik lengan gadis itu sambil melirik ke sekeliling. "Ayo cepat

  • Kembalinya sang Dewa Perang   Bab 2009

    "Aku bersedia. Hidupku memang diberikan kembali oleh Kak Nathan," Prisly mengangguk tanpa sedikit pun keraguan.Rebecca terdiam beberapa saat sebelum akhirnya menarik napas panjang. "Aku juga bersedia. Walaupun belum pernah mengakuinya secara langsung, Nathan sudah lama tumbuh dan berakar di dalam hatiku."Setelah memastikan kedua gadis itu menyetujui syaratnya, Ryujin mengayunkan telapak tangan di atas meja. Kilau keemasan segera berpendar, lalu sebuah buku tua perlahan muncul di atas meja yang sebelumnya kosong.Sampulnya tampak kusam dan dipenuhi jejak usia, seolah telah melewati waktu yang sangat panjang."Bawa buku ini. Kalian berdua tidak boleh meninggalkan Kota Moniyan sejengkal pun. Ingat baik-baik, jangan biarkan siapa pun melihat isi buku ini, termasuk kalian sendiri. Begitu bertemu Nathan, serahkan buku ini kepadanya. Mengerti?"Prisly dan Rebecca saling berpandangan sebelum menganggukkan kepala. Meski mematuhi perintah itu, mereka sama sekali tidak memahami maksud Ryujin.

  • Kembalinya sang Dewa Perang   Bab 2008

    Ucapan Ryujin yang tiba-tiba disertai umpatan membuat beberapa gadis terpana. Namun, suasana tegang yang sejak tadi menekan mereka perlahan mengendur.Rebecca maju selangkah, lalu berlutut di hadapan Ryujin. "Tuan Ryujin, kumohon selamatkan Nathan. Asalkan dia bisa kembali dengan selamat, aku rela mengorbankan nyawaku."Melihat Rebecca lebih dulu bersujud, gadis-gadis lain segera mengikuti. Mereka turut berlutut sambil memohon agar Ryujin bersedia turun tangan menyelamatkan Nathan dari Sektor Bayangan."Kalian bahkan bukan wanita Nathan. Lalu untuk apa sampai rela melakukan semua ini?" Tatapan Ryujin beralih dari satu wajah ke wajah lainnya."Kak Nathan pernah menyelamatkan hidupku. Nyawaku sudah menjadi miliknya, jadi kalau harus mati demi membalas budi itu, aku tidak akan menyesal," Prisly mengangkat kepalanya. Meski menjadi yang paling muda di antara mereka, sorot matanya dipenuhi keyakinan yang tak tergoyahkan."Sebagian dari kami pernah diselamatkan Nathan, sementara yang lain...

  • Kembalinya sang Dewa Perang   Bab 790

    Sedangkan saat ini Sarah menerjang ke tubuh Naga Yang yang transparan dan melihat Nathan dengan jelas. Saat ini Nathan tidak bisa bergerak dan tidak bisa berbicara, tapi matanya masih bisa berkedip dan Sarah yang melihat Nathan mengedipkan matanya merasa sangat senang.“Eve, Prisly, Cepat lakukan s

    last updateปรับปรุงล่าสุด : 2026-03-26
  • Kembalinya sang Dewa Perang   Bab 863

    Squala bukan tidak melakukan apa-apa. Gerakannya yang tiba-tiba itu ternyata menyerang Fangky dengan tangan kosong, kecepatannya bahkan tidak terlihat dengan mata telanjang. Hanya saja kecepatannya begitu tinggi sehingga tidak banyak orang yang bisa melihat gerakan Squala.Tapak Buddha yang ada di

    last updateปรับปรุงล่าสุด : 2026-03-26
  • Kembalinya sang Dewa Perang   Bab 838

    Kekuatan yang baru ditunjukkan oleh Nathan sudah meyakinkan semua anggota itu, walau Milan tidak memperingatkan mereka, mereka para anggota ini juga tidak berani membangkang pada Nathan.“Tuan Nathan, silahkan sampaikan sepatah dua patah kata,” Milan berkata pada Nathan.Nathan mengangguk, dan berk

    last updateปรับปรุงล่าสุด : 2026-03-26
  • Kembalinya sang Dewa Perang   Bab 788

    “Kak Remy—” Abel masih ingin mengatakan sesuatu tapi Remy tidak mau mendengarnya.“Abel, kubilang minggir, apa kamu tidak dengar?!” Remy menatap Abel dengan marah.Abel melihat Prisly yang penuh tekad pada akhirnya menggertakkan giginya dan berkata. “Kak Remy, Kak Jordan, jangan salahkan aku jika t

    last updateปรับปรุงล่าสุด : 2026-03-26
บทอื่นๆ
สำรวจและอ่านนวนิยายดีๆ ได้ฟรี
เข้าถึงนวนิยายดีๆ จำนวนมากได้ฟรีบนแอป GoodNovel ดาวน์โหลดหนังสือที่คุณชอบและอ่านได้ทุกที่ทุกเวลา
อ่านหนังสือฟรีบนแอป
สแกนรหัสเพื่ออ่านบนแอป
DMCA.com Protection Status