Se connecterAvril 2017, Curtis Ignac a obtenu ce qu'il désirait : malgré ses sentiments pour Lucas, Allyn a accepté son héritage angélique afin de survivre à la menace de mort qui pèse sur elle. Sitôt arrivée à Hemera, on ne lui accorde aucun répit. Les Anges Noirs se font nombreux, les Anges Gardiens s'affaiblissent... Piégée dans une dimension dont elle n'a que faire, Allyn devra apprendre à compter sur des alliés pour le moins inattendus. Seulement fuir la menace ne la rend pas moins réelle, et cela, Allyn ne tardera pas à le découvrir à ses dépens.
Voir plusDinginnya udara di sekitar, tidak menyurutkan semangat mereka untuk memulai ritual sesegera mungkin. Mereka berdiri dengan pola melingkar sambil memakai pakaian serba hitam menyerupai malam. Bibir mereka pun terus merapalkan doa-doa keramat untuk melancarkan ritual yang ada.
Mereka terus berbisik menyatu dengan embun yang jatuh di hutan terlarang. Melingkari mayat seorang gadis yang berhasil mereka bunuh.
Gadis ini adalah seseorang yang terlahir dengan kutukan. Membuat roh leluhur marah dan menurunkan bencana pada kaumnya. Gadis dengan pesona Dewi yang membius para lelaki untuk tunduk padanya. Karena kecantikan adalah bentuk dari menyimpangnya keseimbangan alam.
Suara burung hantu terus menggema memecahkan keheningan hutan, seolah alam merestui ritual mereka malam ini.
Api abadi terus menyala di tubuh wanita itu, membakarnya hingga menjadi abu tak bersisa. Api yang hanya bisa mereka lihat dengan mata batin mereka. Api keramat yang mereka anggap sebagai api suci pemberian sang roh leluhur yang abadi. Sang pemberi kehidupan.
Gadis ini adalah persembahan terbaik yang akan mengakhiri penderitaan kaumnya.
Mereka bersimpuh dan memohon ampun atas kesalahan mereka karena terlambat membunuh gadis itu. Dengan pisau tajam di tangan kanan, mereka lalu menusuk jantung masing-masing hingga tak berdetak lagi. Merapalkan doa sebagai benteng untuk mencegah roh sang gadis berkeliaran dan membalas dendam. Membiarkan gadis itu abadi sebagai bayangan hitam tak terlihat mata telanjang. Mengurungnya hingga tak akan mampu untuk bereinkarnasi.
"Gadis yang malang."
"Itu adalah cerita lokal yang sangat terkenal di daerah ini. Banyak yang mendongengkan kisah itu pada anak-anak untuk mencegah mereka keluar malam dan masuk ke dalam hutan tanpa izin. Namun cerita itu adalah cerita kuno yang tak bisa dibuktikan. Tapi semua orang percaya pada cerita itu, karena cerita itu telah diceritakan dari nenek moyang mereka."
"Cerita yang menarik tapi apa gunanya untuk kita?"
"Jangan salah, walaupun cerita itu belum ada pembuktian. Tempat itu selalu ramai didatangi oleh paranormal. Ada yang sekedar menjajal ilmu atau bertapa bahkan ada yang meminta kekayaan."
"Bukankah itu tidak masuk akal?"
Mendengar komentar sahabat pirangnya, laki-laki berkulit sawo matang itu berkekeh pelan. Orang Netherland memang tidak mudah percaya dengan cerita tahayul. Mereka terlalu logis dalam berfikir.
"Semua bagian tanah ini telah di amanat kan padaku, maka aku akan membangunnya. Carilah gadis cantik sebagai gundik di daerah ini dan jangan lupa kumpulkan pemuda tangguh untuk membangun rumah dengan segera."
Sebagai bawahan yang patuh tentu saja ia akan mematuhi atasannya. Banyak pemuda Belanda yang dikirim ke tanah mereka untuk memerintah. Mereka adalah para bangsawan yang telah dilatih dengan ketat dan ambisius.
Di usia muda mereka telah menjadi seorang pemimpin tangguh. Dengan hormon yang meledak-ledak tentu saja mereka butuh pelampiasan. Gadis lokal cantik adalah pilihan terbaik.
Gadis lokal akan dijadikan sebagai gundik pemuas nafsu. Menikahi mereka tidak terlalu rumit, hanya perlu menikah secara adat tanpa membutuhkan surat pernikahan resmi. Gadis tersebut haruslah di didik untuk menjadi penurut dan patuh pada suaminya. Istri semacam itu akan menjadi jalan terbaik untuk melakukan pendekatan dengan pemimpin suku, agar mereka mudah diterima dan dianggap keluarga.
Membunuh para pemuda pemberontak adalah hal yang tidak sulit. Hanya perlu mengangkat senjata dan menembak mereka dengan timah panas. Tapi cara cerdik dan licik dianggap sebagai cara terbaik untuk memenangkan perang. Selama ia dapat diterima, selama itu pula peluru di pistolnya akan tetap utuh.
Mereka terus berjalan mengelilingi hutan ini. Pemandangan alam yang menakjubkan terus disajikan tanpa tersentuh banyak manusia di dalamnya.
Sebuah batu besar menyambut mereka. Batu hitam bulat yang diselimuti dengan lumut hijau yang khas. Di atasnya ada bermacam-macam bunga dengan berbagai warna.
Pieter mendekat dan menyentuh bunga-bunga itu dengan dingin. Memikirkan betapa bodohnya orang yang menaruh bunga itu disana.
"Bodoh."
Ia segera menyingkirkan bunga itu dengan asal. Membuat mereka jatuh tak beraturan ke tanah.
Jiwana terus diam melihat atasannya bertingkah. Ia adalah seorang pribumi, walaupun dikenal sebagai penghianat negara. Namun ia tentu saja membawa bekal selayaknya seorang pendekar.
Mengobrak abrik sebuah persembahan adalah hal yang dianggap kualat oleh bangsanya. Banyak hal yang tak kasat mata menghuni tanah mereka. Namun tentu saja mereka tak bisa membuktikan nya.
Tatapan-tatapan tajam terus mendera mereka namun hanya Jiwana yang merasakan nya. Mata batinnya terlalu peka di tempat ini. Tempat keramat yang di agung-agungkan leluhurnya.
Sebagai penghianat negara yang setia pada tuan Belandanya, tentu saja ia telah memperingatkan nya. Namun mereka terlalu bebal dan acuh tak acuh dengan hal semacam ini. Dan ia tak punya kewajiban untuk meyakinkan nya.
"Buatlah rumah disini," ucapnya jengkel.
"Tuanku, batu ini terlalu besar dan sulit untuk disingkirkan. Bagaimana kita akan menghancurkan nya, bukankah kita harus membuat rumah dan kantor pemerintahan sesegera mungkin. Lagipula menghancurkan batu ini akan menimbulkan kemarahan warga dan akan mempersulit kita mengumpulkan pekerja lokal."
Mendengar nasehat bawahannya, Peter mendengus pelan. Ia ingin menghancurkan keyakinan para orang orang bodoh ini. Namun ia sadar bahwa yang dikatakan oleh Jiwana adalah sebuah kebenaran. Walaupun ia membenci orang bodoh namun ia tak akan mengambil resiko untuk memulai perang dengan mereka.
Wajah masam dan cemberut tercetak jelas di wajah Pieter. Ia ingin tertawa tapi tak punya cukup pengaruh untuk melakukannya. Orang Belanda ini terlalu angkuh dan arogan, menganggap dirinya hebat dan pintar melebihi orang-orang biasa. Betapa tak berguna.
Kelak ia akan menghancurkan dirinya sendiri serta meruntuhkan kekuasaannya. Untuk sementara marilah bekerja sama dan bersiap mencari tuan yang lain. Terlalu merugi jika meninggalkannya saat ini. Uang yang di hasilkan dari orang pirang ini, cukup untuk ia timbun kepada anak cucunya kelak.
"Tuanku, ada tanah kosong dan lapang tak jauh dari kita berdiri. Sangat cocok dijadikan tempat tinggal. Akan sangat mudah untuk diolah baik untuk bangunan maupun untuk bercocok tanam."
Dengan santai mereka meninggalkan tempat itu dan bergeser ke tempat lainnya. Tanah yang dimaksud memang benar-benar bagus. Cocok untuk menanam tanaman rambat serta bunga-bunga indah. Menjadikan seorang pribumi sebagai bawahan serta berpura-pura sedikit bersahabat memang yang terbaik. Mereka terlalu mudah untuk di manipulasi.
Tapi mereka tak menyadari ada tatapan tajam seorang gadis dengan kain hitam duduk di atas batu dengan marah.
'orang asing tak beradab, tentu bukanl ah dari kaumku.'
Sept mois et demi plus tard.Je laisse Lucas ouvrir le chemin devant moi. Le personnel hospitalier nous reluque avec amusement: bien que nous ayons pris le temps de nous changer après que Maël se soit précipité pour nous annoncer la nouvelle à notre retour de mission, quelques brindilles de paille dépassent toujours des cheveux hérissés de mon compagnon et je devine qu’il en va de même pour le chignon lâche qui ballotte au-dessus de ma tête.—Ces maudits hôpitaux se ressemblent tous, grommelle mon équipier. On ne s’y retrouvera jamais!—On nous a dit tout de suite à gauche après la salle des infirmiers. Tiens, c’est ici.Sans prendre garde au numéro affiché près de la chambre en question, j’en viens vite à rougir d’embarras et à refermer ladite porte tout de suite après être tombée nez à nez avec un couple tout aussi surpris que moi.—Mille pardons! Ce n’était pas eux,
Plus tôt sur Hemera.Loki n’était pas serein, loin de là. Sa récente discussion avec le Haut-Juge empestait la trahison et le déshonneur; raison pour laquelle il préférait encore marcher pour méditer au calme, plutôt que de se rendre chez les Vanael en un battement d’ailes. Autrefois, l’Ange Gardien se serait contenté d’approuver les ordres d’un simple hochement de tête. Ce jour-là, il ne parvenait à ignorer la petite voix qui lui répétait à quel point il regretterait de se comporter en soldat discipliné.—Loki? s’étonna Milo lorsqu’il ouvrit sa porte pour inviter l’Ange à entrer. Sois le bienvenu.Loki fit un petit tour d’inspection une fois parvenu dans le salon, salua poliment Lucie et Axel et s’inquiéta de trouver les deux indésirables d’Hemera sur un fauteuil des Vanael.—Que font-ils encore ici? s’informa-t-il en désignant le couple d’un signe de tête.Milo, qui avait suivi son invité de près, se racl
Je patiente devant la salle animée lorsque Lucas me saisit par la taille pour déposer ses lèvres sur mon épaule dénudée. Fidèle à ma parole, j’ai réussi à mettre la main sur la robe bustier bordeaux ornée de dentelle noire qu’il tenait absolument à me voir porter ce soir; il en ira bientôt de même avec la seconde promesse que je respecterai d’ici quelques heures: Lucas n’affrontera pas la cruauté de mon oncle une nuit de plus.Armée de cette détermination, j’aborde la fête de l’Organisation d’une tout autre manière que la veille au matin. Suite aux changements de variables notables de cette nuit, il est évident que cette soirée sera ma dernière en tant que Singulière et je tiens à en profiter un maximum malgré le trou noir qui a pris naissance en moi pour engloutir progressivement mes organes.Notre entrée sur la fin de Every breath you take n’est pas sans ironie. Je me laisse guider par le bras de Lucas tandis que nous zigzaguons parmi la foule pour atteindre
Après dix jours de tranquillité absolue ponctuée d’une demi-douzaine de missions au cours desquelles mon attention angélique a chuté de manière exponentielle, Lucas et moi nous retrouvons confrontés au retour des vacanciers. En comparaison avec le calme apaisant dont nous avons largement profité depuis Noël, le manoir prend aujourd’hui des airs de ruche bourdonnante.Je parcours le couloir du premier étage sans ressentir la moindre irritation face aux regards curieux qui continuent de peser sur moi. Cette bulle de bonheur en compagnie de Lucas m’a au moins révélé une chose: profiter de la compagnie de mes proches est la seule chose qui compte. D’autant plus que je me sens animée d’une fougue telle que rien ne parviendra à étioler le sourire placardé sur mon visage depuis mon réveil. Je ne pensais pas qu’une simple soirée aurait cet effet sur moi, et pourtant me voilà à acclamer l’arrivée du vingt-sept décembre avec la même excitation qu’Alice l’année précédente.—&n
La mort. C’est ce qui définissait le mieux la vision qu’Alice et Lucas avaient sous les yeux. Il ne fallait pas se leurrer: c’était dans les Affres qu’ils avaient atterri.Tout ce qui faisait le charme du parc de Sceaux en temps normal avait cédé la place à un paysage de cendres. De la
Au vu des antécédents bien connus de Lucas Harper, on aurait pu croire que ce dernier réagirait avec colère suite au départ d’Allyn. Ce fut pourtant tout le contraire.Dans les premiers jours, Lucas se contenta de naviguer dans ses activités avec une léthargie proche de la nonchalance et du «
Avril 2017—Comment ça, au revoir? Allyn, que veux-tu dire par là exactement? Et qu’as-tu fait à tes cheveux? Et tes yeux!J’inspire un bon coup, tente tant bien que mal d’ignorer la présence imposante de Curtis dans mon dos et plonge mon regard da
21 août 2001Aurora Ignac avançait d’un pas déterminé, ses longs cheveux blonds ondulant dans son dos tels une traîne royale. Elle ne connaissait pas très bien les lieux, si bien qu’elle se laissait guider par l’essence toxique que Clarissa Vanael avait laissée derrière elle. Si elle ne s’



![ZOMBIE ET EXTRATERRESTRES [Le Voyage de Kendra Livre 4]](https://yfbwww.goodnovel.com/pcdist/src/assets/images/book/43949cad-default_cover.png)


Bienvenue dans Goodnovel monde de fiction. Si vous aimez ce roman, ou si vous êtes un idéaliste espérant explorer un monde parfait, et que vous souhaitez également devenir un auteur de roman original en ligne pour augmenter vos revenus, vous pouvez rejoindre notre famille pour lire ou créer différents types de livres, tels que le roman d'amour, la lecture épique, le roman de loup-garou, le roman fantastique, le roman historique et ainsi de suite. Si vous êtes un lecteur, vous pouvez choisir des romans de haute qualité ici. Si vous êtes un auteur, vous pouvez obtenir plus d'inspiration des autres pour créer des œuvres plus brillantes. De plus, vos œuvres sur notre plateforme attireront plus d'attention et gagneront plus d'adimiration des lecteurs.