登入Saat hamil 9 bulan dan tinggal menunggu persalinan, suamiku tiba-tiba menghilang dan hanya meninggalkan secarik surat. [Sayang, fenomena tujuh bintang sejajar yang hanya terjadi sekali dalam 77 tahun telah membuatku melakukan perjalanan waktu. Jangan khawatir, kita pasti bertemu lagi ….] Selama tiga tahun pernikahan, setiap kali ingin menemani cinta sejatiya berlibur, dia selalu menggunakan alasan-alasan konyol. Malam itu aku marah hingga mengalami kontraksi dini dan ketubanku pecah, lalu dilarikan ke rumah sakit. Saat diriku menahan rasa sakit kontraksi yang tidak tertahankan, dia sedang menemani Messy melihat aurora di Dorado. Ketika aku mengalami pendarahan hebat saat melahirkan dan berada di ambang maut, dia sedang menemani Messy menaiki balon udara. Saat mempertaruhkan nyawa dan akhirnya melahirkan putra kami, dia sedang berciuman mesra dengan Messy di bawah pesta kembang api Menara Arcelia. Beberapa hari sebelum anak kami genap 1 bulan, dia akhirnya pulang sambil membawa hadiah mainan seharga 20 ribu yang dibeli secara online. “Sayang, aku sudah kembali dari perjalanan waktu. Lihat, ini hadiah untuk putra kita. Mulai sekarang, kita akan hidup bahagia sebagai sebuah keluarga.” Saat itu aku benar-benar sadar dan kehilangan harapan. Pada hari pesta 1 bulan anak kami, aku pun menghilang tanpa jejak dan hanya meninggalkan sebuah surat. [Planet Avo memanggilku kembali ke planet asalku. Aku memilih meninggalkan ayahnya dan hanya membawa anakku. Jangan mencariku. Kita tidak akan pernah bertemu lagi ….]
查看更多Dia berusaha mengulurkan tangan untuk menyentuhku. Namun aku berbalik dan menghindarinya.Tatapan dingin di mataku menusuk hatinya.Tetapi dibandingkan dengan semua penderitaan yang kuterima selama tiga tahun terakhir, dan sikapnya yang membiarkanku menghadapi kematian sendirian saat melahirkan, rasa sakit itu tidak ada artinya!Ibu Benedict akhirnya terduduk di lantai. Dia menangis histeris.Tangannya terus memukul dadanya sendiri.“Ini balasan ... Ini semua balasan atas perbuatanku!”“Apa yang sudah kulakukan ... Aku hampir membunuh anak kandungku sendiri!”Melihat ibu dan anak itu akhirnya menyesali semuanya, untuk pertama kalinya aku merasakan kelegaan.Aku mengambil surat wasiat dan dokumen pengalihan saham dari atas meja. Lalu berjalan keluar dari ruang rapat.Saat sinar matahari menyinari tubuhku, rasanya seperti harapan kehidupan baru.Di luar pintu ada cahaya dan masa depan. Di dalam pintu hanya tersisa penyesalan yang tidak akan pernah berakhir.Setelah menyelesaikan seluruh
Nelson sama sekali tidak tertarik dengan pembicaraan para eksekutif itu.Sampai akhirnya pintu lift terbuka. Pada detik itulah, seseorang yang sangat dikenalnya muncul di hadapannya.Tubuh Nelson langsung membeku. Dia tidak mampu bergerak untuk waktu yang lama.Wanita di hadapannya bukan lagi Devi lusuh yang pernah ada dalam ingatannya.Saat ini aku memancarkan pesona yang begitu memukau.Selama 3 tahun dalam kenangannya, diriku belum pernah terlihat secemerlang dan semenarik ini.Aku mengenakan pakaian haute couture, ditemani dua pengawal pribadi saat berjalan menuju ruang rapat.Ketika melewati Nelson, dia tidak kuasa menahan diri dan meraih tanganku.Dia memanggil dengan suara rendah, “Devi ... Devi ....”Aku menoleh dan tersenyum dengan tulus, “Halo, Tuan Benedict. Nama saya Diana.”Para pengawal di belakangku segera menariknya menjauh.Setelah aku duduk di kursi utama ruang rapat, Nelson terduduk lesu di kursi yang berhadapan denganku.Sepanjang rapat, matanya selalu menatapku. Se
“Apa Ibu tahu kalau dia hampir meninggal karena pendarahan setelah melahirkan?”Ibu Benedict langsung membalasnya, “Bagaimana denganmu? Bukankah kamu juga tiba-tiba menghilang? Ke mana saja waktu itu?”Melihat ibunya yang terus-menerus memanggil Devi dengan sebutan perempuan jalang, Nelson akhirnya mengerti.Selama 3 tahun saat dirinya tidak berada di rumah, entah berapa banyak hinaan dan makian dari ibunya yang harus didengar Devi.Karena dia tidak pernah memberikan status dan penghormatan yang layak kepada Devi di Keluarga Benedict, ibunya pun merasa bebas merendahkan Devi.Di telinganya terus terngiang suara ibunya yang memaki Devi. Akhirnya Nelson tidak tahan lagi dan berteriak, “Cukup, Bu! Orangnya sudah pergi untuk selamanya, kenapa Ibu masih terus memakinya?”Ibu Benedict justru tertawa, “Untung dulu aku tidak mengizinkan kalian mendaftarkan pernikahan secara resmi. Baguslah kalau dia pergi.”“Tidak ada surat cerai, dan dia juga tidak akan bisa mengambil harta Keluarga Benedict
Nelson bahkan tidak sempat melampiaskan amarahnya dan langsung melaju menuju hotel.Begitu tiba di aula perayaan, layar raksasa yang tergantung di depan ruangan sedang memutar video dirinya dan Messy.Suara-suara yang tidak pantas terdengar jelas di seluruh aula.Adegan-adegan intim mereka terpampang tanpa sensor di depan semua tamu.Nelson membentak dengan suara tegas, “Cepat! Cepat matikan videonya!”Pembawa acara panik dan mencoba mematikan video itu, tetapi apa pun yang dilakukannya, video tersebut tidak bisa dihentikan.Karena sejak awal aku sudah menyuap pembawa acara agar video itu diputar hingga selesai.Foto demi foto ditampilkan di layar, setiap gambar memperlihatkan Nelson dan Messy yang sedang menikmati perjalanan mereka di luar negeri dengan bebas dan bahagia.Tetapi beberapa foto terakhir adalah surat pemberitahuan kondisi kritis dari rumah sakit.Lalu surat persetujuan tindakan darurat untuk ibu hamil yang mengalami emboli cairan ketuban.Pada setiap dokumen itu tertulis






Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.