Masuk"Jadi, kamu melegalkan hubungan terlarangku dengan pria itu? Kamu tidak marah sama sekali?" Ken menggeleng tegas. "Sebaliknya, aku justru akan membuatkan akta nikah untuk kalian." "HAH?" Mulut Aira tak bisa terkatup rapat. Dia tidak tahu apa yang suaminya katakan. Mungkinkah seorang wanita menikahi dua pria? Karena satu dan lain hal, Aira terpaksa menikah dengan Yamazaki Kenzo, seorang pria lumpuh, cacat, dan buruk rupa yang selalu duduk di kursi roda. Namun karena ketakutan, Aira justru kabur dan terjebak dengan seseorang. Bukannya marah, Ken justru menikahkan mereka berdua? Apa yang akan terjadi? Siapa pria asing itu? Bagaimana nasib pernikahan Aira dan Ken selanjutnya? *note : kisah ini hanya fiktif belaka, tidak bermuatan poliandri sama sekali. Bijaklah dalam menyikapi sebuah bacaan. Follow sosial media author @hanazawa_hana di TT dan hanazawa.hana di igeh biar tahu update cerita terbarunya, yaa. Selamat membaca ^^
Lihat lebih banyak"Teruntuk suamiku, Yamazaki Kenzo ....Saat kamu membaca pesan ini, artinya aku tak ada lagi di dunia ini. Setelah perjuangan panjang yang kita lalui, kita sampai di titik ini. Posisi di mana raga kita tak bisa bertemu lagi meski hati masih saling mencintai. Saat jemari tak lagi bertaut, juga senyum yang tak mungkin kita lihat satu sama lain.Melalui surat ini, izinkan aku berpamitan padamu. Pamit karena aku tidak akan bisa lagi menyentuh wajahmu, juga mencium bibirmu yang membuat candu. Aku pasti akan merindukanmu dari surga dan berharap di kehidupan selanjutnya kita bisa kembali menjadi pasangan. Saat itu terjadi, aku yang akan mengejarmu, bukan sebaliknya."Ken menahan gemuruh di dada sambil menghapus kumpulan air tanpa warna yang terkumpul di kelopak matanya. Dua hari setelah pemakaman Aira, Kaori datang menyampaikan surat yang entah kapan dititipkan padanya."Kenzo, maaf menyembunyikan fakta lain darimu. Sebenarnya, di awal kehamilan aku mendapat peringatan dari Kaori tentang kemu
Lampu operasi masih menyala meski tiga jam telah berlalu. Ken, Sayaka, Kakek Subaru, juga Kosuke ada di sana. Mereka terus memanjatkan doa yang sama, berharap Aira baik-baik saja. Kesabaran mereka semakin menipis saat mendengar tangis bayi yang saling bersahutan. "Ken, anak-anakmu," bisik Sayaka, memeluk lengan anaknya sambil menghapus air mata yang tak dapat dibendung lagi. Ken hanya bisa mengangguk, bersyukur karena buah hatinya bisa dilahirkan dalam keadaan baik. Namun, dia belum bisa tenang karena kondisi Aira belum diketahui detailnya. Dari arah lain, tampak Yamada Yu bergegas masuk rumah sakit. Dia segera menyingkirkan pekerjaannya setelah mendengar kabar buruk menimpa Aira. Bagaimanapun juga, Aira sudah seperti saudara untuknya. Dia harus ada di sana untuk memastikan keadaannya. Bukan hanya keterangan dari orang lain saja. "Bagaimana keadaannya, Ken?" Kenzo menoleh, menggeleng karena tidak bisa berkata apa pun. Selain suara tangis bayi yang melengking, tidak ada kabar lain
"Sayang, lihat. Mana yang kamu suka? Ini atau ini?" Sayaka mengarahkan ponsel di tangannya ke arah ranjang bayi bergambar bulan bintang sebelum memindahkannya ke sisi lain di mana terlihat motif boneka beruang yang tak kalah bagusnya."Semua bagus, Bu. Terserah ibu saja," jawab Aira sembari mengelus perutnya yang semakin besar. Ken berdiri tak jauh darinya, membereskan ranjang tempat Aira berbaring sebelumnya.Sejak memasuki trimester ketiga, wanita itu banyak menghabiskan waktu di kamar dan membaca banyak buku. Kemarin, dia mengalami flek saat berlatih bela diri, jadi memutuskan untuk menghentikan seluruh aktivitas fisik yang mungkin berbahaya."Ibu ambil yang motif teddy bear saja, ya. Kamu tidak keberatan?"Aira menggeleng sambil tersenyum. Mendapat perhatian yang begitu intens dari keluarga suaminya adalah anugerah terindah darinya. Dia merasa dicintai, juga dianggap ada. Sebaliknya, Hirota dan Asami justru seolah semakin jauh dengan anak angkatnya itu. Hanya sekali saja datang ka
"Ai-chan, apa kau siap mengorbankan nyawamu saat melahirkan anak kita?"Detak jantung Aira seolah terhenti detik itu juga, bersamaan dengan tangan yang lepas dari genggaman Ken. Bayangan saat dikejar orang-orang berbaju hitam masih teringat jelas, kenapa sekarang Ken menanyakan hal aneh seperti itu? Apakah akan ada bahaya lain yang mengancam keselamatannya seperti waktu itu?"Apa maksudmu?"Ken menyergah napas, mengubah posisi tubuhnya jadi terlentang menghadap langit-langit kamar yang berjarak 2.5 meter dari tempatnya berbaring. Ada beban berat di hatinya, bimbang antara harus mengungkap firasat buruk yang dirasakan Kakek Subaru atau tidak."Ken?!" Tangan Aira menarik lengan Ken, meminta perhatian darinya."Aku tidak tahu bagaimana harus mengatakannya padamu, Love.""Itu yang membuatmu terus bungkam akhir-akhir ini?"Ken mengangguk setelah menoleh ke arah Aira, menatap wajah cantik yang mulai terlihat semakin chubby pipinya. Cekungan di pangkal tulang selangkanya tidak terlalu kentar
Tepat pukul sepuluh pagi, orang-orang yang berstatus sebagai investor Yamazaki, Inc. mulai memasuki ruang rapat dan menempati kursi masing-masing. Tak ada satu pun yang memasang wajah cerah, semuanya menyimpan kekecewaan pada Ken yang telah mengacaukan harga saham hanya karena seorang wanita.Seorang
Sekuat tenaga Ken berlari dari taman menuju ruang perawatan Aira. Setiap kalimat yang kakeknya ucapkan, terbayang di kepala. Dia tidak akan sanggup hidup tanpa wanita yang sudah membuatnya jatuh cinta."Ai-chan!" teriak Ken saat membuka pintu, membuat Sayaka menoleh dengan wajah terkejut.Mengabaikan
"YAMAZAKI KENZO! APA YANG KAMU LAKUKAN?!"Aira hampir berteriak mendapati tangan kiri Ken menelusup di bawah pinggangnya dan tangan kanan mulai meraba sesuatu yang hanya dimiliki oleh kaum hawa. Pria itu memang sengaja melakukannya, tidak peduli tempat maupun pintu yang belum terkunci di belakang san
"Ken," panggil Aira lirih, tapi berhasil membuat Ken telonjak seperti melihat hantu. Keheningan di ruangan itu membuatnya dengan jelas mendengar suara wanitanya.Seketika itu juga dia mengangkat wajahnya dari tangan Aira dan menatap wajah yang sebagian tertutup alat bantu napas. Mata sipitnya membola






Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.
Peringkat
Ulasan-ulasanLebih banyak