Share

Bab 577

Author: Elenor
Mungkin menyadari Vanessa yang tampak tidak bersemangat, Edward pun bertanya, "Ada apa?"

Vanessa tersenyum tipis dan menjawab, "Nggak ada apa-apa."

Edward tidak mendesaknya lebih jauh.

Gading dan Dani juga tidak menyadari kegelisahan Vanessa dan melanjutkan obrolan mereka.

Makan malam pun berakhir, dan waktu berlalu dengan lambat. Melihat mereka akan segera pergi, namun kejutan yang dia harapkan masih belum muncul, hati Vanessa mencelos, tetapi dia masih menyimpan secercah harapan.

Sampai Edward
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter
Comments (158)
goodnovel comment avatar
Santunah Darlis
pembaca aja iklas klo ed sama vaness...apalagi clara yg sdh tersakiti
goodnovel comment avatar
eneng Heryani
makannnn tuh kekecewaan ...
goodnovel comment avatar
Gessa Nastria Nasim
mampus kw Vanessa... berlian 8T nya bukan hadiah ultahmu, tapi ultahnya Clara. Edward akan royal kepada wanita yang dicintainya. dlu kw merasakan nya sekarang gilirannya clara
VIEW ALL COMMENTS

Latest chapter

  • Pak Edward, Istrimu Ingin Cerai   Bab 791

    Sejujurnya, mereka semua cukup terkejut dengan apa yang terjadi pada malam ini.Tak seorang pun dari mereka menyangka bahwa senior yang memperkenalkan Vanessa kepada Morti Group tiba-tiba naik panggung dan memicu opini publik malam ini.Gading sedikit bingung dan bertanya kepada Dani, "Apa ini pertunjukan yang sengaja diatur oleh Edward dan Vanessa? Kenapa Edward nggak cerita apa pun?"Dani menggelengkan kepala dan menjawab, "Aku nggak tahu, Edward juga nggak bilang apa-apa padaku."Setelah itu, Gading menarik Dani untuk mencari Edward, ingin tahu apa yang sebenarnya sedang terjadi.Namun, setelah Rendi naik ke panggung, semua orang mulai berkumpul di sekitar panggung. Dengan begitu banyak tamu yang hadir, mereka mengawasi konfrontasi antara Rendi dan Dylan sambil mencari keberadaan sosok Edward dan Vanessa. Mereka baru saja melihat Edward dan Vanessa, namun sebelum sempat menghampiri keduanya, Rendi sudah memperlihatkan foto-foto Edward dan Clara.Mereka pun langsung terpaku di tempat

  • Pak Edward, Istrimu Ingin Cerai   Bab 790

    Setelah mengatakan itu, Rendi menatap Dylan dan tersenyum penuh arti. "Anda benar-benar baik padanya, ya? Tapi sayang sekali, perlindungan dan ketulusan itu hanya akan menjadi bahan lelucon saja!"Semua orang yang hadir merasa terkejut mendengar hal itu, termasuk Vanessa, Rita, dan Anggi.Sebelum semua orang mengerti maksud Rendi, dia tiba-tiba mengangkat ponselnya dan menekan sesuatu. Layar besar di belakangnya pun berkedip, dan beberapa foto muncul dengan sangat jelas di layar tersebut.Saat melihat semua foto-foto itu, orang-orang tersentak karena perasaan terkejut, dan ruangan itu menjadi riuh bergemuruh.Clara dan Edward!Mereka ternyata ....Foto-foto itu menunjukkan gambar Edward dan Clara yang terlihat sangat mesra, Edward bahkan membawa Clara pulang untuk menginap di rumahnya ....Ini, ini ....Semua orang merasa sangat terkejut hingga rahang mereka hampir jatuh.Mereka tidak pernah membayangkan bahwa Edward dan Clara memiliki hubungan gelap!Richard, Gery, dan Doni hanya mend

  • Pak Edward, Istrimu Ingin Cerai   Bab 789

    Vanessa tahu bahwa apa pun yang terjadi, dia tidak bisa membiarkan keadaan ini semakin memburuk.Dia tersenyum dan segera berbicara, "Pak Dylan, saya ...."Namun, sebelum dia selesai bicara, Anggi sudah menyela, "Bukannya memang benar begitu?"Anggi melipat tangannya, lalu menatap Dylan dan Clara dengan pandangan sinis. Nada suaranya tidak sesopan Rendi. "Pak Dylan, kalau kau berani melakukannya, seharusnya kau juga berani mengakuinya, kan? Lagipula, walaupun kau mengaku, aku tetap akan menganggapmu ...."Vanessa tidak menyangka Anggi akan tiba-tiba berbicara. Ekspresinya langsung berubah, dan buru-buru menyela, "Anggi!"Setelah menyela Anggi, Vanessa menatap Dylan, dan hendak berbicara, tetapi bagaimana mungkin Dylan akan memberinya kesempatan?Dylan menatap Anggi, senyum tipis terukir di bibirnya. "Anda Bu Anggi, kan? Kalau nggak salah ingat, Anda dan Vanessa adalah teman dekat. Pantas saja setelah kembali ke negara ini, Anda langsung melabrak ke Morti Group untuk mempermalukan dan m

  • Pak Edward, Istrimu Ingin Cerai   Bab 788

    Vanessa, Edward, dan Anggi juga sudah mendekati area panggung, tidak jauh dari posisi Clara dan Dylan.Namun, Vanessa belum sempat mengatakan apa pun.Mendengar semua ucapan Rendi, dia buru-buru berkata, "Kak Rendi ...."Rendi kemudian menoleh ke arah Vanessa.Ekspresinya langsung melembut saat melihat sosok Vanessa.Namun, ketika melihat sosok Edward yang ada di samping Vanessa, sorot matanya langsung berubah kembali dingin.Melihat Vanessa hendak berbicara, Rendi berasumsi bahwa dia tidak ingin mengungkapkan kebenaran dalam situasi ini, lagipula, ini adalah acaranya Dokter Luwana.Tetapi .…Rendi hanya merasa kasihan padanya.Dia hanya merasa sangat kasihan pada wanita itu.Karena Vanessa sama sekali tidak tahu bahwa jika dia tidak membela, maka tidak akan ada yang benar-benar tulus mencari keadilan untuknya!Semakin Rendi memikirkannya, semakin teguh pula tatapannya.Rendi memberi isyarat kepada Vanessa dengan tatapannya, dia ingin mengatakan bahwa wanita itu tak perlu bicara apa pu

  • Pak Edward, Istrimu Ingin Cerai   Bab 787

    Melihat reaksi Dokter Luwana dan semua tamu undangan, senyuman Rendi tidak memudar, tetapi sorot matanya tampak dingin. Dia menatap lurus ke arah Clara dan berkata, "Benar, semua orang juga tahu kalau itu nggak mungkin, kan? Tapi anehnya, ada orang yang ber..ha..sil melakukannya!"Rendi sengaja mengucapkan kata-kata "berhasil melakukannya" dengan penekanan satu per satu, tanpa menyembunyikan sarkas di wajah dan nada suaranya.Setelah mendengar ucapan Rendi, para tamu otomatis langsung mengerti bahwa Rendi ingin memberi tahu semua orang kalau cara Clara masuk Morti Group tidaklah bersih. Dia tidak sebaik yang diperkirakan semua orang, dan makalah yang dia terbitkan bukan hasil karyanya sendiri.Apakah Clara sehebat yang dipikirkan semua orang atau tidak, sepertinya tidak ada masalah dengan pihak luar selama tidak mempengaruhi kerja sama kedua belah pihak.Jika makalah yang diterbitkan oleh Clara semuanya ditulis oleh Dylan sendiri atau orang lain, maka hal itu berarti sudah menjadi peni

  • Pak Edward, Istrimu Ingin Cerai   Bab 786

    Kata-kata Rendi ditujukan langsung kepada Dokter Luwana.Dokter Luwana mendengarkan, lalu dia berpikir sejenak, dan berkata dengan suara datar, "Itu nggak berlebihan." Vanessa masuk universitas pada usia empat belas tahun, meraih gelar doktor dari salah satu tiga universitas terbaik dunia pada usia dua puluh lima tahun, dan pembimbing doktoralnya adalah Prof Kevin Smith, seorang tokoh besar di industri ini. Salah satu dari tiga prestasi tersebut saja sudah cukup untuk menjadikannya seorang jenius, apalagi jika ketiganya digabungkan sekaligus.Namun .… Rendi terkekeh dan melanjutkan, “Pada hari teman saya seharusnya datang ke Morti Group, saya menunggu lama sekali tapi dia nggak jadi datang. Sebaliknya, saya justru melihat Pak Dylan mencium dan memeluk seorang wanita asing di depan pintu kantor. Ketika saya menghubungi teman saya saat itu, saya baru tahu bahwa posisinya telah diambil, dan bahwa Pak Dylan tiba-tiba memutuskan untuk nggak mempekerjakannya lagi.” Setelah mengatakan hal

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status