分享

1202. Part 13

last update publish date: 2025-04-01 01:01:17

Claaap...!

Dungu Dipo lepaskan pukulan pelumpuh urat berwarna kuning dari telapak tangannya. Sasarannya ke arah Palupi. Tapi selarik sinar kuning itu dihadang oleh Baraka dengan suling mustikanya.

Traaap...! Sinar kuning itu membentur suling mustika, dan membias balik ke arah penyerangnya. Dungu Dipo kaget dan segera lompat bersalto ke belakang. Sinar kuning itu menghantam pohon.

Duur...! Pohon berguncang, daunnya banyak yang gugur, tapi tidak mengalami perubahan apa-apa.

在 APP 繼續免費閱讀本書
掃碼下載 APP
已鎖定章節

最新章節

  • Pendekar Kera Sakti   1674. Part 4

    Orang yang bicara memakai pakaian serba hitam dengan kepala berambut pendek botak depannya. Tubuhnya kekar walau tak gemuk. Matanya besar, bundar, dengan bibir tebal dan codet di pipi kanannya, ia pun mempunyai pancaran sinar mata yang cukup tajam, dengan tepian mata sedikit merah menandakan keganasan jiwanya. Sebilah kapak lebar bergagang panjang mirip tombak tergenggam di tangan kanan.Mata kapak yang lebar dan putih mengkilat itu masih berlumur darah, menandakan habis dipakai untuk membunuh lawannya. Bahkan darah itu masih menetes membasahi rumput yang ada di bawahnya, ia berusia empat puluh lima tahun, berarti lebih muda lima tahun dari si Demit Lanang.Setelah bungkam beberapa saat, Demit Lanang pun mulai perdengarkan suaranya yang bulat dan besar, menyeramkan. "Apakah kau sudah siap untuk mati, Ladang Bangkai!""Setelah membelah tubuhmu, aku baru siap mati, Demit Lanang!""Baik," ucap Demit Lanang dengan suaranya yung besar dan menggetarkan hati law

  • Pendekar Kera Sakti   1673. Part 3

    Baraka hanya tersenyum sambil geleng-geleng kepala ketika mereka pergi meninggalkannya. Namun setelah itu ia menjadi tertegun dan berkata dalam batinnya sendiri."Benarkah ada jurus yang mampu melenyapkan orang sedesa? Siapa pemiiik jurus 'Bintara Jingga' itu?"Sambil melangkah pikiran Baraka tertuju pada jurus 'Bintara Jingga', ia menjadi penasaran dan ingin tahu seperti apa kedahsyatan jurus itu."Atau jangan-jangan hanya dongeng belaka?" duga hati Baraka dengan sangsi. "Sayang sekali tadi aku lupa menanyakan nama desanya Paman Bagus Sepasar itu. Seharusnya aku datang ke desa itu dan melihat keadaannya, benarkah orang sedesa lenyap semua atau yang dimaksud 'lenyap' adalah pergi mengungsi ke tempat lain?"Pendekar Kera Sakti ingin kembali mengejar Bagus Sepasar dan Mario Kere, tapi langkahnya terhenti oleh sekelebat bayangan yang melintas di sela-sela pohon sebelah barat. Baraka menjadi curiga dengan orang yang berkelebat cepat itu. "Sepertinya orang itu

  • Pendekar Kera Sakti   1672. Part 2

    "Mengapa kau melemparkan kayu itu padaku!""Karena ternyata kaulah yang memiliki jurus 'Bintara Jingga' itu!""Apa maksudmu?" sela Baraka. "Mengapa kau bersikap memusuhi orang yang mempunyai jurus 'Bintara Jingga'? Apa salahnya?""Orang ituiah yang membuat penduduk desaku menjadi lenyap dan desa menjadi sepi bagaikan kuburan. Hanya aku yang masih hidup, sendirian! Aku kesepian seperti anak yatim piatu, maka aku pun dendam kepada pemilik jurus 'Bintara Jingga' itu!"Dahi Baraka berkerut mendengar penjelasan yang disertai dengan luapan kejengkelan. Matanya pandangi orang yang berpakaian biru, sementara orang yang tergantung segera berkata kepada orang berpakaian biru, "Hei, aku baru ingin memiliki jurus itu. Bukan sudah memiliki. Dengan bertapa gantung seperti ini, kata orang kita bisa memiliki jurus 'Bintara Jingga'. Tapi nyatanya baru akan mendapatkan jurus itu saja sudah sesak napas dan dada menjadi bengkak begini! Maka dari itu, kubatalkan sajalah berta

  • Pendekar Kera Sakti   1671. ILMU BINTARA JINGGA

    ENTAH siapa orangnya yang memasang jerat di hutan itu. Mungkin seorang pemburu rusa yang ingin menangkap binatang buruannya dengan cara memasang jerat di tanah. Jerat itu dihubungkan dengan pucuk dahan pohon tinggi yang lentur dan bisa dilengkungkan ke bawah. Jika kaki rusa masuk ke dalam lingkaran tambang dan menyamparnya, maka kaki rusa itu akan langsung terjerat tambang itu. Jika tambang tersentak, maka penyangga ujung dahan yang melengkung itu akan bergeser dan dahan itu akan naik ke atas. Lalu rusa yang terjerat akan tergantung kakinya.Namun agaknya sang rusa sudah hafal dengan polah tingkah para pemburu. Sang rusa tidak mau melewati bagian bawah pohon tersebut. Yang melewati pohon itu adalah seorang lelaki agak pendek bertubuh kurus, rambut pendek, usianya sekitar empat puluh tahun, ia mengenakan pakaian serba hijau seperti daun berjalan. Wajahnya bulat dengan kumis tipis di bawah hidung. Kumis itu yang membuat wajahnya menjadi lucu.Ketika ia berlari melewati p

  • Pendekar Kera Sakti   1670. Part 24

    "Terima kasih atas kepercayaanmu, Tabib Awan Putih," ujar Salju Kelana yang juga pernah berobat kepada Tabib Awan Putih."Baik, sekarang semua sudah tahu siapa aku!" seru Dewi Kipas Ayu. "Sekarang giliranku bertindak terang-terangan merenggut nyawa kedua tabib yang ada di sini! Hiaaaat...!"Wuuus...!Gerakannya seperti kapas terbang. Begitu cepat ia menyerang Tabib Awan Putih, sehingga sang tabib terkejut lalu sentakkan kakinya ke tanah, tubuh pun melenting ke atas dan ia hinggap di atas sebuah pohon tepi pantai. Ia berdiri di pucuk daun tanpa membuat daun itu bergerak sedikit pun."Kupaksa turun kau, Keparat!" teriak Dewi Kapas Ayu, kemudian ia lepaskan sinar biru menyebar lebar ke arah Tabib Awan Putih.Sraaaab...! Tabib Awan Putih mengadu ilmunya dengan mengeluarkan sinar putih perak dari ujung jarinya. Sinar itu kecil, dan tidak sebanding dengan sinar biru tersebut.Namun ketika bertabrakan menimbulkan ledakan yang menggelegar dahsyat da

  • Pendekar Kera Sakti   1669. Part 23

    "Bagaimana kau bisa tahu semua itu, Ki Sanupati?" tanya Baraka bersikap menyelidik."Pendeta Jantung Dewa dan Pendeta Mata Lima adalah sahabat karibku, satu perguruan beda tingkatan. Jangan tanya tinggi mana tingkatan mereka dengan tingkatanku, aku tak mau menjawabnya!" sergah Tua Bangka yang agaknya merahasiakan soal tingkatannya itu."Jadi, secara tidak langsung sebenarnya Dewi Kapas Ayu adalah lawanku juga, karena rencongnya itu yang akan menandingi Kapak Kubur-ku!" kata Tua Bangka lagi."Kalau begitu, kita cari Dewi Kapas Ayu itu sebelum para tabib binasa oleh keganasan racun pada rencongnya!" kata Baraka penuh semangat. Ia bahkan memeluk Salju Kelana dari samping sebagai ungkapan rasa lega, bahwa pemilik rencong ternyata bukan gadis yang mirip Hyun Jelita itu."Tunggu sebentar," kata Tua Bangka dengan dahi berkerut seperti teringat sesuatu. "Ketika aku dikejar-kejar oleh orang kadipaten, aku sempat melihat ia bergerak ke arah timur. Tapi tak kupeduli

  • Pendekar Kera Sakti   960. Part 14

    Wadal membatin dalam hatinya, "Celaka! Bagaimanapun tingginya ilmuku, tak mungkin aku bisa melawan dia! Dia seperti angin, tak bisa disentuh dan dilukai! Kalau begini caranya aku bisa mati di tangannya! Sebaiknya aku melarikan diri saja sebelum kutemukan jurus maut untuk menandingi ilmunya itu!"

    last update最後更新 : 2026-03-29
  • Pendekar Kera Sakti   947. KIDUNG MANTERA GAIB

    MENYUSURI sungai bening merupakan salah satu dari beberapa kegemaran Baraka. Pendekar Kera Sakti sangat menyukai dengan kebeningan, terlebih kebeningan yang mengandung ketenangan. Karena jiwanya senantiasa merindukan sebentuk kehidupan yang tenang, damai, dan menyegarkan di antara sesama. Tetapi

    last update最後更新 : 2026-03-29
  • Pendekar Kera Sakti   957. Part 11

    "Kutitiskan ilmu ini kepadamu, Tulang Neraka! Karena kulihat kau sangat berkemauan keras untuk memilikinya. Jika kau mempelajarinya, tak akan berhasil sebelum mencapai seribu hari. Tetapi, batinmu terbaca olehku, betapa ingin kau memiliki ilmu 'Kidung Mantera Gaib', karenanya kutitiskan kepadamu

    last update最後更新 : 2026-03-29
  • Pendekar Kera Sakti   953. Part 7

    Wrettt...! Dan tiba-tiba lengan si baju kuning berdarah. Lengan itu koyak tertebas pedang si jubah hijau"Hmm...! Tak seimbang!" kata Pendekar Kera Sakti dalam hati. "Bisa mampus itu si baju kuning! Jubah hijau bukan lawannya...! Dan... dan... oh, hampir aku lupa! Aku harus cepat-cepat mem

    last update最後更新 : 2026-03-29
更多章節
探索並免費閱讀 優質小說
GoodNovel APP 免費暢讀海量優秀小說,下載喜歡的書籍,隨時隨地閱讀。
在 APP 免費閱讀書籍
掃碼在 APP 閱讀
DMCA.com Protection Status