Short
Renacida y despiadada: No salvaré al Don

Renacida y despiadada: No salvaré al Don

Por:  Knit KnotCompletado
Idioma: Spanish
goodnovel4goodnovel
10Capítulos
5.5Kvistas
Leer
Agregar a biblioteca

Compartir:  

Reportar
Resumen
Catálogo
ESCANEA EL CÓDIGO PARA LEER EN LA APP

Le salvé la vida a Don Stefano Marino, de la familia Marino. En el momento en que una bala estaba a punto de alcanzarlo, fui yo quien lo protegió con mi cuerpo. Debido a la deuda de vida que tenía conmigo, Stefano decidió que sería yo quien se casara con él, en lugar de mi hermana mayor, Anna Costa, en la alianza matrimonial. Pero en nuestra noche de bodas, Stefano prefirió beber hasta quedar inconsciente en algún lugar de la ciudad antes que consumar nuestro matrimonio conmigo. Como una tonta ingenua, pensé que algún día sería capaz de derretir su corazón de hielo con mi amor. Pero no habían pasado ni cinco años cuando Stefano regresó con un niño que se parecía a él y a Anna. —Anna ha sufrido tremendamente durante su tiempo en el extranjero mientras intentaba criar a su hijo sola. Necesito compensárselo. Entonces, Stefano me entregó el acuerdo de divorcio. —Has acaparado el puesto de Donna durante muchos años. Es hora de que se lo devuelvas a ella. Solo entonces descubrí que, en realidad, Stefano había pasado esa noche con Anna, la misma noche de nuestra boda. Saqué el informe de embarazo con el que pensaba sorprender a Stefano, solo para que él lo rompiera en mil pedazos. —No necesito otro hijo. Una vez que esas frías palabras cayeron, me enviaron por la fuerza al quirófano, donde sufrí un sangrado intenso después, lo que resultó en mi muerte y la de mi bebé no nacido. Cuando desperté de nuevo, vi a Stefano, que estaba a punto de recibir un disparo. Esta vez, empujé a Anna en su dirección.

Ver más

Capítulo 1

Capítulo 1

Senian perlahan membuka mata dan menatap sekeliling ruangan yang asing.

Udara di dalam ruangan itu dingin, sedikit lembap, bau kapur dan aroma kayu lapuk menyeruak. Dinding kamar kusam dan perabotaan sederhana yang tak pernah dia lihat, tapi anehnya semuanya terasa sangat akrab. Cahaya yang masuk dari sela jendela kecil menyilaukan wajahnya membuat dia menyipitkan mata.  

Dia mengangkat tangan menutupi wajahnya dari cahaya matahari yang silau. Matanya mulai menatap sekeliling ruangan.

Ruangan ini hanya ada satu pintu kayu dengan gagang pintu yang sedikit berkarat. Ada goresan di ambang pintu, bekas tangan.

Potongan memori yang lambat-lambat merayap naik.

akh ini bukan kamarku, tapi …….” Senian  membelalakkan matanya. Sesaat dia ingat, ruangan ini, seperti kejadian enam tahun yang lalu.

Kenapa aku kembali ke sini?” pikirnya. Suaranya serak bahkan untuk dirinya sendiri.

Apakah ini mimpi? Beberapa menit yang lalu dia ingat, memori tentang hari pernikahan, gaun yang belum sempat dipakai, wajah yang dingin, janji-janji yang retak, nyala api yang membesar, lalu kegelapan dan seharusnya itu akhir.

Apa yang terjadi, bukankah dia sudah mati!?

Dia meraba saku, berharap menemukan sesuatu yang nyata tapi tidak menemukan apapun. Dia melihat ada bekas luka samar di pergelangan yang terasa perih seperti bekas jeratan. Jemarinya masih halus, kulitnya belum dipenuhi garis lelah enam tahun pernikahan.

Dia terdiam, lalu bangkit dengan susah payah menuju cermin kecil yang tergantung miring di dinding. Bayangan yang menatap balik adalah wajah mudanya, mata penuh cahaya, kulit segar, bukan wajah lusuh yang pernah dia lihat di akhir hidupnya.

Matanya berkaca-kaca, bukan hanya karena sakit, tapi ada campuran ketakutan, kebingungan, dan sesuatu yang lebih berbahaya. Ruangan ini tidak asing, dia mengenalnya karena sesuatu yang paling buruk dalam hidupnya pernah terjadi.

Ini adalah tempat dia pernah terkurung enam tahun lalu. Ingatan itu meledak, padat dan dingin. Gambaran villa, pemindahan, keheningan yang mematikan.

Dalam sekejap, semua ingatannya kembali.

Bagaimana mungkin?” bisiknya.

Jika dia kembali di sini, berarti waktu telah bergeser atau dirinya dipaksa untuk mengulang. Ada alasan mengapa jejak-jejak itu disiapkan untuknya lagi.

Perlahan, kesadaran berpindah dari panik ke kegembiraan kecil, jantungnya yang berdetak memberi bukti bahwa dia masih hidup, dan ini adalah kesempatan.

Jika dia memang hidup lagi, jika takdir memberinya detik kedua, apakah dia akan membiarkan kejadian lama terulang?

Di ujung bibirnya terbit senyum kecil, tipis tetapi nyata.

Napasnya tercekat. “Aku… kembali?” Gumaman itu menggema lirih.

Dia menarik napas dalam-dalam, merasakan udara dingin masuk hingga ke dasar paru-paru, dan untuk pertama kali sejak membuka mata, sebuah rencana kecil bergema di otaknya bukan untuk lari lagi, tapi untuk mengubah akhir.

Ternyata dia benar-benar telah bereinkarnasi!

Bereinkarnasi kembali ke enam tahun lalu, pada hari pernikahannya.

Dia adalah Senian Zhuge, putri sulung keluarga Zhuge. Dia bertunangan dengan Xieran Murrel, anak tunggal Muriel Group, pewaris tunggal bisnis keluarga Murrel. Senian mempunyai adik laki-laki Marco Zhuge dan seorang adik tiri, Yuilan Zhuge.

Ingatannya menyeruak, malam sebelum pernikahan, adik tirinya, Yuilan, mengetuk pintu dengan senyum manis.

Dia mengajaknya berbincang, berkata ingin menenangkan hati kakaknya yang akan menikah besok. Tanpa curiga, dia menuruti. Di meja, ada minuman yang Yuilan suguhkan. Dia meneguk tanpa berpikir. Lalu gelap.

Ketika dia sadar, Senian  berada di ruangan terkunci.

Sekarang, puzzle itu tersusun jelas. Dulu, dia sama sekali tidak mencurigai kelicikan itu. Dia bodoh, terlalu percaya pada adik tirinya hingga akhirnya, dia terbangun di tempat ini, tidak sadar bahwa hidupnya akan berubah selamanya.

Air mata menggenang di pelupuk, bukan karena kelemahan, melainkan karena campuran getir dan marah.

Jadi ini awal segalanya” pikirnya.

Tuhan, atau takdir, atau entah siapa, telah mengembalikannya tepat ke titik sebelum kehancuran dimulai.

Hari pernikahannya!.

Hari yang dulu dia kira akan membuka kebahagiaan, tetapi justru membawanya ke neraka panjang.

Kali ini, tidak akan ada kebodohan. Tidak ada lagi kelengahan. Jika ini kesempatan kedua, maka dia bersumpah, kelicikan itu tidak akan pernah berhasil.

Dia tidak akan menjadi korban lagi.

Expandir
Siguiente capítulo
Descargar

Último capítulo

Más capítulos

A los lectores

Bienvenido a Goodnovel mundo de ficción. Si te gusta esta novela, o eres un idealista con la esperanza de explorar un mundo perfecto y convertirte en un autor de novelas originales en online para aumentar los ingresos, puedes unirte a nuestra familia para leer o crear varios tipos de libros, como la novela romántica, la novela épica, la novela de hombres lobo, la novela de fantasía, la novela de historia , etc. Si eres un lector, puedes selecionar las novelas de alta calidad aquí. Si eres un autor, puedes insipirarte para crear obras más brillantes, además, tus obras en nuestra plataforma llamarán más la atención y ganarán más los lectores.


Sin comentarios
10 Capítulos
Explora y lee buenas novelas gratis
Acceso gratuito a una gran cantidad de buenas novelas en la app GoodNovel. Descarga los libros que te gusten y léelos donde y cuando quieras.
Lee libros gratis en la app
ESCANEA EL CÓDIGO PARA LEER EN LA APP
DMCA.com Protection Status