Share

Bab 4

Author: Dimas Saputra
last update publish date: 2026-04-10 02:00:53

Shen Yu berteriak, "Berhenti kalian semua !"

"Apa maksudmu menghentikan kami Bocah ?" Teriak orang tua Desa yang terlihat lemas.

"Dengarkan dulu aku tahu kalian semua sangat kesusahan sekarang. Menang benar bukan hanya perang berkepanjangan tapi juga kemarau membuat kalian kesulitan untuk panen. Karena aku punya cara untuk bertahan hidup maka kalian harus mengikuti perintahku." Shen Yu berkata dengan keras.

"Ikuti perintahmu ? Jangankan cara kerjamu saja hanya menghabiskan uang ayahmu untuk berjudi dan mabuk-mabukan."

"Benar kau bahkan tidak lulus dalam ujian Kerajaan masih sombong ?" Semua warga desa meremehkan Shen Yu.

Shen Yu mengangguk, "Iya-iya dulu aku memang tidak berguna tapi sekarang aku sudah berubah jadi lebih baik. Yah begini saja dari pada hanya mengatakan omong kosong bagaimana jika kalian melihat rencana yang aku buat, tapi kalian harus berjanji jika kalian akan mengikutiku mulai sekarang dan mendengarkan semua perintahku ?"

"Selama kau bisa membantu kami melewati krisis maka kami akan mengakuimu sebagai pemimpin." Ucap warga desa dengan keras.

"Ayo ikut denganku." Shen Yu mengajak mereka pergi ke pinggir sungai.

Shen Yu menarik bubunya keatas dan semua orang melihatnya. Shen Hao tidak mengerti apa yang sedang Putranya lakukan namun suara percikan ikan yang sangat banyak terjebak didalam bubu mengejutkan semua orang.

Shen Yu membawanya kedaratan dan mengeluarkan semua ikan didalam, semua orang sangat terkejut dan dia menangkap lebih dari 25 ekor ikan dengan ukuran besar.

"Itu Shen Yu bisakah kau membagi beberapa ikan saja ?" Ucap salah seorang warga desa yang tidak tahan melihat begitu banyak ikan.

"Sudah aku bilang kalian harus mendengarkan perintahku. Lihat jebakan yang aku buat bisa menghasilkan ikan sangat banyak, kalian bisa mengambil semua ikan ini menjualnya atau ditukarkan dengan beras. Besok pagi siapapun yang ingin bekerja denganku maka datanglah, aku akan memastikan kalian semua tidak kelaparan dan bisa bertahan hidup asalkan mau patuh." Ucap Shen Yu dengan keras.

"Terimakasih Shen Yu." Warga Desa bergegas mengambilnya dan mereka berencana menukarnya dengan beras sesuai arahan Shen Yu.

Memakan daging itu sudah sangat mewah tapi prioritas utama adalah membuat mereka semua makan yang cukup. Tidak masalah hanya bertahan dengan makan nasi yang terpenting mereka masih punya energi untuk besok.

Shen Hao berkata, "Kau hebat bisa membuat hal seperti ini tapi apakah tidak apa-apa memberikannya begitu saja. Biarkan Ayah memberitahumu ini akan menyebabkan ketergantungan yang akan menyulitkan nantinya."

"Ayah tidak perlu khawatir karena rencanaku sangat hebat. Juga aku masih menyembunyikan satu jebakan yang tidak aku tunjukan jadi bantu aku mengangkatnya secara diam-diam, malam ini kita bisa makan daging segar." Shen Yu meminta bantuan Ayahnya.

"Begitu ya aku pikir kau baik sekali memberikan semuanya rupanya kau masih punya otak juga." Shen Hao membantu Shen Yu dan dia membawa semua ikannya pulang sambil memasang ulang jebakannya.

Shen Yu mengundang Pelayan untuk makan bersama-sama dan mereka menikmatinya, Shen Hao merasa senang dan benar saja ketika kau sudah berkeluarga maka dia akan dewasa secara sendirinya terlebih Su Yan tipe gadis yang begitu lembut dan mereka sangat cocok.

"Hanya ada kita bertiga saja sekarang katakan Ayah apa rencanamu besok ?" Tanya Shen Hao kepada Putranya.

Shen Yu mengatakan jika niatnya adalah melakukan budidaya ikan air tawar. Saat ini pertanian akan sulit juga mereka punya sumber daya alam yang melimpah hingga bisa dimanfaatkan.

"Selama bekerja sama dan gotong royong maka dengan ide Suamiku bisa menghasilkan pangan sekaligus biaya hidup yang cukup untuk semua orang." Ucap Su Yan yang begitu terkesan.

"Baiklah aku tidak akan mempertanyakan lagi keputusanmu. Kalian berdua istirahatlah karena besok mungkin akan sangat melelahkan." Ucap Shen Hao kepada mereka.

Shen Yu dan Su Yan kembali ke kamar mereka berdua. Su Yan merasa sangat kenyang dan ini makanan terbanyak yang sudah dia bakan dalam sebulan terakhir.

"Kau masih ingat bukan cara membuat Bubu karena besok akan ada banyak yang datang sedangkan untuk wanita akan membuatnya. Jadi aku minta bantuan agar kau yang mengurusnya." Shen Yu meminta bantuan.

"Baik tapi aku masih tidak habis pikir jika semua ide ini sangatlah bagus." Su Yan merasa sangat senang dan membawa air untuk membasuh tubuh Shen Yu.

"Tidak usah dipikirkan justru aku melakukan ini demi istriku agar bisa makan. Jika kau tidak makan maka tidak akan punya tenaga untuk mengurusku nantinya." Shen Yu menggoda Su Yan.

"Hm." Su Yan mengangguk dan malu.

Shen Yu melepaskan pakaian Su Yan dan dia tidak melawan, dia membasuh tubuhnya dengan handuk hangat dan mereka cukup mesra satu sama lain sambil mengeringkan tubuh. Mereka berdua tidur bersama-sama dan suasana yang canggung saat pertama kali sudah tidak ada.

Shen Yu mengusap bahu Su Yan dan bertanya, "Semisal aku punya Istri lagi apakah kau akan marah ?"

Su Yan menjawab, "Tidak... Aku sudah sangat berterimakasih karena Suamiku mau mengambilku."

"Baguslah." Shen Yu memeluk Su Yan dan menciumnya dengan lembut.

BKeesokan harinya semua warga desa berkumpul dan totalnya ada 38 orang. 14 orang wanita dan sisanya 24 pria, mereka semua siap bekerja dibawah arahan Shen Yu dan Su Yan menarik semua wanita untuk membuat bubu dan membuat bibit kentang.

Sisanya dia mengirim empat orang untuk pergi ke pasar dan memberikan 300 tael perak untuk ditukar dengan beras. Sisanya akan membantunya membuat kolam ikan enam petak dan mengolah semua lahan satu persatu.

Dalam waktu empat jam hampir total 35 Bubu berhasil dibuat. Shen Yu memberikan instruksi untuk menyebarnya dalam jarak yang sudah ditentukan dan ini akan jadi awal yang bagus kedepannya.

Tengah hari Shen Yu pulang dulu dan membiarkan mereka semua bekerja secara mandiri. Su Yan sudah memasak makanan untuknya sedangkan Ayahnya mengawasi pembibitan.

"Suamiku jika besok mendapatkan banyak hasil bisakah aku pergi ke pasar ?" Tanya Su Yan yang meminta ijin.

"Mau beli sesuatu ?" Shen Yu menebak keinginan Su Yan.

"Bukan sebelumnya katanya ikan yang dijual kemarin dijual di paviliun. Aku ingin bernegosiasi dengan mereka yang mana melakukan kerjasama sebagai penyedia bahan utama." Su Yan sudah memperhitungkan semuanya.

Shen Yu meminum air dan mendengar rencana Su Yan nantinya. Menurutnya penilaian jika Su Yan sangat cerdas itu bukan sekedar omong kosong, hanya dengan mendengar aturannya saja yang berencana membudidayakan ikan dia langsung membuat rencana distribusi yang mana itu mirip dengan visi modern.

"Baiklah urusan ini aku serahkan kepadamu." Shen Yu memberikan kepercayaan penuh.

Continue to read this book for free
Scan code to download App

Latest chapter

  • Sistem Prajurit Terkuat   Bab 114

    Shen Yu sengaja mengaturnya karena tahu mereka tidak akan menyerang habis-habisan dari awal, musuh juga tidak akan membuat persiapan sederhana ini karena bertempur seharian tanpa istirahat juga butuh mengisi tenaga.Bagi para Praktisi menahan lapar selama tiga hari mungkin adalah hal yang mudah tapi Prajurit biasa tidak makan sehari saja sudah sangat menderita."Kau tanya kapan aku memprediksinya jawabanku sederhana saja karena mereka terlalu fokus dengan senjata kita. Pikiran Leng Wuchang pasti hanya fokus bagaimana cara membuatku menghabiskan semua amunisi lalu menyerang tapi dia tidak sadar satu hal yaitu kondisi Pasukannya." Shen Yu melanjutkan, "Rencananya memang akan tercapai tapi Pasukan besarnya sama saja dengan orang kelaparan tak bertenaga. Menghadapi orang yang bahkan tak kuat mengangkat senjata mereka jika Prajuritku tidak bisa melakukannya maka mereka hanya mempermalukan nama Kekaisaran." Semua orang terkejut dan rencana ini sama se

  • Sistem Prajurit Terkuat   Bab 113

    Setelah menunggu beberapa hari dua juta Pasukan akhirnya tiba, setiap Komandan dan juga Pangeran ikut dalam pertempuran besar kali ini. Para Praktisi Keluarga Han juga terlihat sangat kuat dan mereka semua mendirikan Kamp terlebih dahulu.Leng Wuchang juga sudah tidak tahan dengan situasi ini dan ingin melakukan perang penghabisan. Semua cara menahan pasokan pangan dan mengulur waktu tidak berguna didepan Shen Yu.Lu Shang melihat dari atas benteng dan bergumam, "Mengerikan ini seperti lautan manusia bahkan dalam sejarah aliansi beladiri tidak pernah ada perang dalam skala sebesar ini. Berapa banyak korban jiwa yang akan terjadi setelah perang selesai ?" Sekalipun ada seorang Guru Beladiri mengakhiri perang dengan cepat harusnya tidaklah mungkin, Lu Shang sekarang mengerti mengapa Shen Yu memiliki cita-cita untuk menyatukan seluruh Kerajaan menjadi Kekaisaran demi menghentikan Perang.Sekali perang pecah membayangkan lautan manusia berubah menjad

  • Sistem Prajurit Terkuat   Bab 112

    Dalam kurang dari satu bulan Pasukan Shen Yu mengambil alih beberapa Kota lagi, Pasukan Kerajaan Han maju dengan sangat intens namun senapan mekanik yang dibuat bukan hanya menembus baju zirah mereka tapi juga menjatuhkan seekor kuda.Belum lagi Balista dan Pelontar batu yang sangat jauh, semua senjata ini sangatlah kuat dan hampir tidak bisa dihalau oleh Pasukan musuh. Leng Wuchang yang mendengar kabar senjata menakutkan ini sama sekali tidak bisa melakukan apa-apa.Menurutnya perang ini sama sekali tidak adil karena keberadaan senjata itu. Meniru juga tidak mungkin tanpa cetak birunya mustahil membuat hal yang sama.Sejak dulu dia berpikir jika jumlah, kekuatan dan strategi adalah kunci menang. Tapi Shen Yu muncul dan memberikan tamparan keras baginya, perlengkapan dan senjata juga punya pengaruh besar untuk menentukan banyak nasib.Getaran yang luar biasa berdengung dari atas kamar Lu Shang, energi internalnya melonjak sampai membuat tembok ret

  • Sistem Prajurit Terkuat   Bab 111

    Han Ming duduk disinggasana dan mulai tidak tahan dengan situasi ini, perbatasan sekarang dikuasai oleh musuh dan bukan hanya itu saja pandangan rakyat justru menjadi lebih buruk.Merampas pangan dan membiarkan Prajurit diperbatasan menjadi tumbal itu sudah menciptakan banyak perpecahan. Leng Wuchang juga tidak menyangka jika Shen Yu akan memikirkan trik sekejam ini."Perdana Menteri bukankah katamu selama pangan mereka terkuras kemenangan akan jatuh ke pihak kita ?" Tanya Han Ming dengan kesal."Tenanglah Yang Mulia... Bahkan mata-mata yang dikirim tidak tahu sumber pangan Kekaisaran. Asalnya tidak jelas seolah dia bisa menciptakannya sendiri, belum lagi laporan tentang Keluarga Lu yang ada disana membuat kita agak ragu." Pemimpin Keluarga Han Mo membuka matanya, "Keluarga Lu sudah jatuh sangat dalam dan tidak bisa menandingi Keluarga Han. Sekalipun mereka bergabung dengan Kekaisaran jika kami bertindak mereka tidak akan menang sebaliknya aku m

  • Sistem Prajurit Terkuat   Bab 110

    Tao Being meminum anggurnya dan menjawab, "Kau berpikir aku bekerja untuk mereka ya sayang sekali mereka tidak layak. Justru kau yang paling aneh tidak... Keberadaanmu itu sangat aneh seperti orang itu." "Apa maksudmu aneh aku sangat sehat." Shen Yu tiba-tiba curiga jika Tao Being tahu Sistem Prajurit Terkuat.(Host tidak perlu cemas kekuatan apapun tidak akan bisa mendeteksi Sistem kecuali Host mengatakannya sendiri. Sekalipun tubuh Host dibedah Sistem tidak akan bisa ditemukan.)Shen Yu menghela nafas dan merasa sangat lega karena apa yang dia pikirkan tidak terjadi, lagi pula ini adalah rahasia terbesarnya bahkan Keluarganya saja tidak dia beritahu."Tubuh, mata, indra dan juga bakatmu sangat aneh seperti orang yang aku kenal. Masih muda tapi sudah menjadi Guru Beladiri, matamu itu seolah bisa melihat formasiku dan sekalipun kau tidak berkedip." Tao Being mengatakan keanehannya."Begitu ya tapi aku penasaran siapa orang yang kau maksu

  • Sistem Prajurit Terkuat   Bab 109

    Shen Yu bergerak sendirian tanpa pengawalan dari Prajuritnya, dia berlari lebih cepat dari kuda dan staminanya seolah tidak ada habisnya. Hanya dalam waktu setengah hari dia sampai di Kamp Militer sementara 3 ribu Prajurit.Prajurit yang berada didalam berlutut, "Salam Yang Mulia Kaisar." Shen Yu melompat keatas gerobak pangan dan melihat Kota dari jauh, "Bagaimana situasinya ?" "Lapor Yang Mulia Panglima Fu Shu masih belum keluar." Jawab salah seorang Prajurit dengan hormat."Kerja bagus ini memang diluar kemampuan kalian jadi tidak perlu panik." Shen Yu melihat kabut tebalnya.Cakupan jaraknya hanya 200 meter dari gerbang Kota dan mata Shen Yu bisa melihat melalui kebenaran. Sistem mulai menganalisis dan benar saja kabut ini mampu membawa seseorang terjebak dalam halusinasi.Shen Yu berdiri dan berkata, "Aku akan masuk kesana kalian semua pastikan siap untuk bertempur. Tanpa adanya sinyal dariku jangan pernah berpikir untuk m

  • Sistem Prajurit Terkuat   Bab 82

    Melihat Kepala Penjaga Gerbang Limo berlutut memohon ampun membuat semua orang terkejut setengah mati. Kaisar pendiri Kekaisaran Shen dan juga Praktisi kuat selevel grandmaster sebenarnya terlihat sangat muda.Shen Yu menatap dengan sorot mata yang dingin namun Auranya begitu mengintimid

  • Sistem Prajurit Terkuat   Bab 80

    Dong Qingyue mengangguk dan bersedia berbagi kekhawatiran dengan Shen Yu, mereka berdua ketempat tidur dan Shen Yu memulai malam pertama mereka lebih awal. *Ding.*(Host berhasil membawa orang berbakat disisinya hadiah Host mendapatkan kemampuan pemerintahan S.)Shen Y

  • Sistem Prajurit Terkuat   Bab 78

    Xiao Lang dan Tian Long bergabung dengan Zilong menghadapi Mu Chen, Kapak besarnya dilempar dan putarannya sangat menakutkan. Mu Chen melompatinya dan Tian Long melompat mengayunkan Pedangnya.Mu Chen terlempar dan Pedangnya seolah akan hancur oleh kekuatan Tian Long, "Sialan.... Apakah

  • Sistem Prajurit Terkuat   Bab 77

    Zilong menerobos secara langsung dan kudanya melompati pagar besi, Pasukannya mengikuti dibelakangnya dan Mu Chen harus mengakui Pasukan Elit Shen Yu memang hebat sesuai dengan rumornya."Kepalamu akan jadi milikku." Salah seorang Komandan menyerang kearah Zilong sambil menaiki kuda.

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status