LOGINSore harinya Shen Yu mendapatkan banyak hasil dia mendapatkan tiga ekor ayam hidup juga banyak tanaman herbal. Lei Ting pasti bisa memanfaatkannya sedangkan tanaman beracun sengaja dia pisahkan.
Shen Yu berjalan pulang dan bertanya, "Sistem apakah mungkin didunia ini ada orang yang bisa mengakses kemampuan Beladiri ?" (Dunia ini berbeda dengan Bumi tapi semua manusia punya hak pencerahan dalam Tao. Menurut perhitungan data Sistem tidak menutup kemungkinan ada orang-orang kuat.) "Aku pikir kau tahu segalanya ?" Shen Yu sedikit kecewa mendengar jawaban yang tidak pasti. (Host lupa jika Sistem terbawa arah reinkarnasi Host dan hanya mempertahankan ingatan saja. Jika ini Bumi maka Sistem bisa menjawab semuanya sayangnya ini bukan Bumi melainkan dunia mandiri.) "Kau harusnya punya Tuan selain aku sebelumnya jadi siapa dia dan sehebat apa Tuanmu ?" Tanya Shen Yu kepada Sistem. (Dewa Perang Bai Xie.) "Wow... Tokoh terkenal di era Kerajaan yang dicap sebagai pengkhianat. Apakah legenda itu benar jika satu orang bisa membunuh ribuan pasukan sendirian ?" Shen Yu merasa itu terlalu berlebihan. (Memuat informasi bahwa itu semua adalah kebenaran. Namun Host sebelumnya sama sekali tidak berkhianat menentang perintah Kaisar namun karena politik yang mendalam membuat gelarnya sebagai Dewa Perang dicabut diturunkan sebagai Rakyat biasa. Alasan mengapa dia mati bukan karena ditangan musuh melainkan dia mengakhiri hidupnya sendiri karena disuruh kembali ke medan perang oleh Raja baru.) "Aneh orang sehebat dirinya takut kembali ke medan perang ?" Shen Yu merasa ada yang aneh dari cerita Bai Xie. (Karena Host sebelumnya sangat berpegang teguh terhadap janji, sumpah dan kesetiaan. Ketika dia bersumpah mengabdi maka dia akan melakukannya sepenuh hati, jika dia berjanji akan membantu Raja menggulingkan Kerajaan musuh maka dia akan melakukannya dan jika dia bersumpah meletakkan Pedangnya dan menjadi orang biasa maka selamanya dia akan berhenti.) "Menarik aku dengar orang dulu sangat suka memegang ucapannya aku tidak menyangka jika itu benar. Demi menjaga semua sumpahnya sekalipun didepan titah seorang Raja dia lebih mati dengan terhormat." Shen Yu tidak bisa menilai apakah itu bodoh atau tidak. Bai Xie punya Sistem yang bisa membantunya menjadi yang terkuat tapi dia justru mau berada dibawah orang lain. Tapi Shen Yu tidak berani memberikan komentar terhadapnya, dibandingkan dengan Bai Xie sosoknya bahkan lebih menyedihkan. Pasukan khusus yang bekerja secara profesional tidak lebih dari sekedar anjing yang menuruti perintah atasan. Namun semua itu hanya ada dimasa lalu dan sekarang dia punya hidup yang baru, kisah Bai Xie adalah pelajaran hidup yang penting dimana dia harus bertindak dengan hati-hati kedepannya. Shen Yu akhirnya pulang ke rumah dan Su Yan bersama Lei Ting sudah menunggunya, Lei Ting segera menyiapkan air hangat agar Shen Yu bisa membasuh tubuhnya dan Lei Ting memasakan makanan enak yang baru dia beli dari pasar. "Suamiku aku sudah mendapatkan pelanggan tetap dan bernegosiasi dengan Paviliun. Mereka mau membeli Ikan hasil budidaya kita selama ukurannya sesuai." Su Yan meletakkan makanan diatas meja. "Istriku ini memang sangat bisa diandalkan soal urusan ini aku serahkan kepadamu." Ucap Shen Yu sambil meminta mereka duduk makan bersama dengannya. Su Yan tersenyum, "Ketika mendengar Lei Ting adalah tabib dan istrimu ada banyak penduduk Desa yang meminta bantuannya." "Bantu saja selagi mampu juga Lei Ting aku membutuhkan bantuanmu untuk membuat racun kedepannya." Shen Yu makan dengan lahap. "Baik." Lei Ting mengangguk. Shen Hao mengetuk pintu dan masuk kedalam dengan ekspresi yang tidak senang, "Kabar buruk !" "Kabar buruk apa ?" Tanya Shen Yu kepada Ayahnya. "Aku tahu kau berencana mendaftar militer dua bulan lagi tapi sekarang Bupati sudah membawa titah Raja. Dalam seminggu setiap Keluarga harus menyerahkan satu orang anak laki-laki yang usianya 20 tahun atau diatasnya. Mereka akan melakukan wajib militer dan menjadi prajurit dibarisan depan." Shen Hao terlihat kesal. "Ayah mertua apakah tidak bisa mengatasi masalah ini ?" Tanya Lei Ting kepada Shen Hao. "Jika ketahuan seluruh Keluarganya akan dipenggal dan dekrit langsung dari Raja." Shen Hao berkata dengan jujur. Shen Yu meletakkan sumpitnya dan berkata, "Kenapa kalian semua begitu khawatir sejak awal inilah yang aku incar. Kalian tahu jika aku ini sangat kuat dan tidak akan mati dalam medan perang." "Ayah percaya kepadamu tapi sebelum kau pergi sering-seringlah bersama kedua Istrimu." Shen Hao berdiri dan pergi. Jaman yang kacau ini dan perang antar kerajaan memang sangat merepotkan. Jika saja Shen Yu pergi setelah membuat salah satu mereka mengandung keturunannya maka itu akan membuat hati Shen Hao jadi lebih baik. Lei Ting menghela nafas, "Suamiku karena Raja mengeluarkan dekrit seperti ini mungkin digaris depan sudah runtuh dan terlalu banyak korban berjatuhan sampai kekurangan tenaga." "Iya aku pikir juga begitu." Su Yan sependapat dengan pendapat Lei Ting. "Sudah tidak perlu memikirkannya aku akan mengajarkan kalian cara menanam dan semua metode yang sudah aku buat dalam seminggu ini." Shen Yu meraih pinggang mereka berdua dan membawanya tidur. Keesokan harinya Shen Yu mengatur semuanya bersama mereka. Semua perak dan perhiasan hasil rampasan dia serahkan kepada Su Yan dan Ayahnya untuk atur. Sedangkan herbal akan berguna untuk Lei Ting dan dia membuatkannya banyak racun. Proses penanaman tunas juga baru dilakukan dan Shen Yu hanya mengajarkan metodenya, hanya perlu menunggu 45 hari seharusnya panen bisa dilakukan dan masa kelaparan desa akan berakhir. Shen Yu hanya mengajarkan metodenya namun dengan kepintaran Su Yan dalam perdagangan membuat dia bisa menciptakan bisnis yang seimbang. Untuk persiapan Shen Yu melatih kemampuan internalnya. Shen Hao menjadi lawan berlatihnya namun dia sama sekali bukan tandingan Shen Yu dalam pertarungan satu lawan satu. "Sekarang Ayah yakin dengan kemampuanmu kau memang layak menjadi petarung hebat. Tapi ingat ini baik-baik dalam medan perang kau tidak akan mendapatkan pertarungan adil, aku harap kau tidak bertindak gegabah dan bergerak dalam tim yang bagus." Shen Hao memberikan saran. "Aku akan mengingatnya." Shen Yu maju dan melanjutkan latihannya.Shen Yu dan Lu Shang keluar mengumpulkan semua Keluarga Lu. Shen Yu sudah mendengar kondisi dan tekanan yang mereka dapatkan dari Keluarga lainya.Secara garis besar dia paham jika Aliansi Beladiri ini tidak terlalu kokoh. Dalam segi kekuatan mereka memang hebat tapi yang dibawah seperti sekumpulan Serigala lapar yang bertarung satu sama lain."Karena masalah sudah sampai sejauh ini dan mereka ingin kalian jatuh maka tidak perlu ada yang dipikirkan lagi. Segera kirim orang untuk membawa sisa janda dan anak-anak Keluarga Lu ke Kekaisaran." Shen Yu mengatakan perintah.Lu Shang berkata, "Lalu bagaimana dengan tanah dan bisnis Keluarga kami ? Setidaknya itu menghasilkan ribuan tael perak dan belum lagi sumber daya yang kami kumpulkan susah payah." "Tinggalkan saja semuanya karena hidup jauh lebih penting lagi pula kau adalah Istriku masih takut jika Suamimu ini tidak bisa menafkahimu." Shen Yu terlihat sangat sombong.Nenek Lu Shang mengang
Perintah Kaisar sudah keluar dan Fu Shu segera bergerak, Xue Jing juga tidak terlihat takut dan membawa masing-masing 30 ribu Prajurit bersama mereka untuk merebut Kota.Setiap rumor terus menyebar seperti badai tentang siapa yang sudah merampas pangan dan siapa yang menyelamatkan rakyat dari Kelaparan semuanya sudah jelas. Bahkan beberapa Bandit dan Perampok ikut bergabung dengan Pasukannya.Prajurit yang ditangkap semuanya juga menyerah dan tidak ada lagi yang bisa berkomentar buruk, jika bukan karena kemurahan hati Shen Yu mereka semua dan Keluarga di Kota sudah mati dan ini adalah budi besar.Shen Yu bermeditasi didalam kamarnya dan suara ketukan pintu Lu Shang terdengar, "Yang Mulia bolehkah kita berbicara sebentar ?" "Masuklah pintu tidak dikunci." Shen Yu mengijinkannya masuk.Lu Shang masuk kedalam dan dia duduk, "Yang Mulia saya sudah mengambil keputusan." "Aku memberikanmu banyak waktu kenapa harus buru-buru." Shen Yu
Kalaupun harus mencari pendukung yang kuat maka orang yang paling tepat adalah Shen Yu. Soal penampilan dan kebijaksanaan tidak perlu diragukan, statusnya adalah seorang Kaisar dan tidak ada yang bisa bersaing dengan Keluarga Lu di Kekaisaran."Apa yang dikatakan Yang Mulia sangatlah benar kau juga harus mengerti Lu Shang. Masih ingatkan kau sumpah Leluhur ? Pemimpin harus mengabdikan diri sepenuhnya demi kemajuan Keluarga." "Nenek apa maksudmu ?" Lu Shang bertanya dengan penasaran."Penopang Keluarga memang harus didapatkan dan terlebih umurmu sudah tidak lagi muda. Kaisar Shen Yu menurut Anda bagaimana Cucuku ini ?" "Nenek !" Lu Shang dan yang lainya terkejut mendengarnya.Shen Yu tersenyum, "Nyonya Lu ingin membuat taruhan besar ya." "Benar sekali... Jika tidak ada tempat lagi bagi kami di Aliansi Beladiri maka lebih baik pergi saja dari pada harus menunggu hancur." Shen Yu mengangguk, "Aku mengerti tapi ini bukan
Shen Yu menghela nafas, "Lalu apa yang Nona Lu Shang inginkan ?" "Tawaran kerjasama untuk membunuhnya... Kami akan membebaskan upeti sekaligus membantu Anda dalam Perang. Bei Zhuan dan Raja Wei Cong sudah membayar jasanya sangat mahal, kita berdua adalah puncak Grandmaster Beladiri jika kita bisa beraliansi maka menjatuhkannya bukan hal yang mustahil. Kau mewujudkan mimpimu dan aku mendapatkan balas dendamku." Lu Shuang menginginkan aliansi."Sistem ?" Shen Yu meminta Sistem menilainya.(Disarankan Host agar membawanya kesisi Host selama Lu Shang terikat Host akan menerima hadiah senjata kualitas tertinggi untuk Host. Senjata yang didapatkan acak namun efeknya memiliki dampak kerusakan yang hebat.)(Memuat rencana dengan kondisi sekarang Host bisa menariknya kesisi melalui keuntungan, Tubuh Pesona Lahir yang sudah terbangkitkan sangat hebat. Keinginan terbesar Lu Shang adalah membalas dendam Keluarganya, jika Host bisa mengaktifkan dual latihan t
Fu Shu dengan Pasukan Kekaisaran berhasil menembus benteng dan menghabis Komandan Pasukan musuh. Sisanya Pasukan Kerajaan Han memyerahkan dan untuk sementara akan ditahan bersama semua senjata usang yang disita.Shen Yu masuk kedalam Kota dan menghampiri rakyat yang meringkuk, "Kekaisaran tidak akan mendindas rakyat biasa Kerajaan kenapa kalian terlihat begitu lesu dan takut ?"Mereka terlihat ragu dan seseorang berani berbicara, "Tuan kami belum makan tolong selamatkan anak-anak, mereka hampir mati kelaparan." "Kau gila... Kita adalah musuh Tuan ini belum tentu mau membantu." Shen Yu bertanya, "Jelaskan apa yang sebenarnya terjadi kenapa kalian tidak punya makanan ?" "Itu Tuan Kota... Dia mengumpulkan semua pangan dan perak secara paksa dengan alasan militer. Bahkan tidak ada tepung jagung yang tersisa dan dia bersama semua Keluarga Bangsawan melarikan diri." Shen Yu sudah menebak jika mereka ingin memangkas anggaran tapi di
Zilong merasakan lonjakan energi yang aneh dan Wu Yue yang sudah mati tiba-tiba berdiri, matanya terbuka menunjukan pupil berwarna merah dan tubuhnya membengkak.Wu Yue berubah menjadi Monster yang menakutkan dan bergerak sangat cepat, Zilong tidak bisa mengikuti kecepatannya dan dipukul keras sampai terlempar membentur dinding."Kapten ?" Wakil Kapten membantu Zilong dan bawahannya mengambil rantai baja.Zilong mengambil alih Tombaknya dan Bawahannya maju, pedang dan tombak menyerang secara bersamaan tapi tidak ada satupun yang bisa menembus kulitnya yang begitu keras.Wu Yue dengan tangan besarnya menangkap seorang Prajurit dan meremasnya sampai mati, darah berceceran ditanah dan Zilong benar-benar dibuat terkejut oleh pertahanannya.Zilong menuangkan energi internal kedalam tombaknya dan gesekannya membuat kobaran api yang menyala, "Matilah !" Tombaknya melesat kearah Wu Yue dan karena dia sudah menjadi Monster tanpa akal seh
Disisi lain Istana Kerajaan Qin ada banyak Menteri dan Petinggi mulai mengajukan komplain terhadap tindakan Jendral Yun Jing. Raja Qin Hao duduk disinggasana mendengarkan mereka semua dan dia dikenal sebagai Raja Besi."Jendral Agung Yun Jing memasuki ruang Istana." Teriak seorang Kasim.
Keesokan harinya pergerakan kedua Pasukan mulai terlihat jelas. Keduanya bertemu di medan terbuka dan Jendral Gao Yun Penjaga Provinsi Timur Kerajaan Zhou terlihat mulai kesal.Gao Yun tidak mengerti mengapa Pasukan Kerajaan Qin sangat berani menyerang, jumlahnya tidak sebanyak Pasukanny
Malam harinya setelah mengurus Yun Zhi dan Lei Ting sampai tertidur Shen Yu pergi ke kamar Su Yan. Su Yan menyisir rambutnya didepan cermin dan ketika Shen Yu datang dia tersenyum malu seolah seperti pangantin baru."Padahal baru sebulan tapi Istriku semakin cantik ternyata !" Shen Yu me
Sisanya Shen Yu memanggil Xiao Lang dan beberapa Prajurit agar pergi ke Desanya. Shen Yu menitipkan surat dan mungkin membutuhkan bantuan Su Yan nantinya untuk datang sekalian membawa Lei Ting bersama.Yun Zhi menemani Shen Yu bekerja sampai larut malam dan membuat banyak daftar perencan







