LOGINRen Tao dan para Cendikiawan berlutut memohon, "Kami semua sangat bodoh dan masih sulit mengerti maksud Yang Mulia."
"Jika aku meminjamkan sebidang tanah subur kepada seorang petani miskin menurutmu reaksi apa yang pertama kali mereka berikan ?" Tanya Shen Yu kepada mereka."Tentu saja akan bersyukur dan berterimakasih." Ucap Ren Tao dengan jujur."Benar... Petani itu akan menggarap lahan mendapatkan hasil lama kelamaan dia akan menganggap semua itu adalah miliknyaDalam kurang dari satu bulan Pasukan Shen Yu mengambil alih beberapa Kota lagi, Pasukan Kerajaan Han maju dengan sangat intens namun senapan mekanik yang dibuat bukan hanya menembus baju zirah mereka tapi juga menjatuhkan seekor kuda.Belum lagi Balista dan Pelontar batu yang sangat jauh, semua senjata ini sangatlah kuat dan hampir tidak bisa dihalau oleh Pasukan musuh. Leng Wuchang yang mendengar kabar senjata menakutkan ini sama sekali tidak bisa melakukan apa-apa.Menurutnya perang ini sama sekali tidak adil karena keberadaan senjata itu. Meniru juga tidak mungkin tanpa cetak birunya mustahil membuat hal yang sama.Sejak dulu dia berpikir jika jumlah, kekuatan dan strategi adalah kunci menang. Tapi Shen Yu muncul dan memberikan tamparan keras baginya, perlengkapan dan senjata juga punya pengaruh besar untuk menentukan banyak nasib.Getaran yang luar biasa berdengung dari atas kamar Lu Shang, energi internalnya melonjak sampai membuat tembok ret
Han Ming duduk disinggasana dan mulai tidak tahan dengan situasi ini, perbatasan sekarang dikuasai oleh musuh dan bukan hanya itu saja pandangan rakyat justru menjadi lebih buruk.Merampas pangan dan membiarkan Prajurit diperbatasan menjadi tumbal itu sudah menciptakan banyak perpecahan. Leng Wuchang juga tidak menyangka jika Shen Yu akan memikirkan trik sekejam ini."Perdana Menteri bukankah katamu selama pangan mereka terkuras kemenangan akan jatuh ke pihak kita ?" Tanya Han Ming dengan kesal."Tenanglah Yang Mulia... Bahkan mata-mata yang dikirim tidak tahu sumber pangan Kekaisaran. Asalnya tidak jelas seolah dia bisa menciptakannya sendiri, belum lagi laporan tentang Keluarga Lu yang ada disana membuat kita agak ragu." Pemimpin Keluarga Han Mo membuka matanya, "Keluarga Lu sudah jatuh sangat dalam dan tidak bisa menandingi Keluarga Han. Sekalipun mereka bergabung dengan Kekaisaran jika kami bertindak mereka tidak akan menang sebaliknya aku m
Tao Being meminum anggurnya dan menjawab, "Kau berpikir aku bekerja untuk mereka ya sayang sekali mereka tidak layak. Justru kau yang paling aneh tidak... Keberadaanmu itu sangat aneh seperti orang itu." "Apa maksudmu aneh aku sangat sehat." Shen Yu tiba-tiba curiga jika Tao Being tahu Sistem Prajurit Terkuat.(Host tidak perlu cemas kekuatan apapun tidak akan bisa mendeteksi Sistem kecuali Host mengatakannya sendiri. Sekalipun tubuh Host dibedah Sistem tidak akan bisa ditemukan.)Shen Yu menghela nafas dan merasa sangat lega karena apa yang dia pikirkan tidak terjadi, lagi pula ini adalah rahasia terbesarnya bahkan Keluarganya saja tidak dia beritahu."Tubuh, mata, indra dan juga bakatmu sangat aneh seperti orang yang aku kenal. Masih muda tapi sudah menjadi Guru Beladiri, matamu itu seolah bisa melihat formasiku dan sekalipun kau tidak berkedip." Tao Being mengatakan keanehannya."Begitu ya tapi aku penasaran siapa orang yang kau maksu
Shen Yu bergerak sendirian tanpa pengawalan dari Prajuritnya, dia berlari lebih cepat dari kuda dan staminanya seolah tidak ada habisnya. Hanya dalam waktu setengah hari dia sampai di Kamp Militer sementara 3 ribu Prajurit.Prajurit yang berada didalam berlutut, "Salam Yang Mulia Kaisar." Shen Yu melompat keatas gerobak pangan dan melihat Kota dari jauh, "Bagaimana situasinya ?" "Lapor Yang Mulia Panglima Fu Shu masih belum keluar." Jawab salah seorang Prajurit dengan hormat."Kerja bagus ini memang diluar kemampuan kalian jadi tidak perlu panik." Shen Yu melihat kabut tebalnya.Cakupan jaraknya hanya 200 meter dari gerbang Kota dan mata Shen Yu bisa melihat melalui kebenaran. Sistem mulai menganalisis dan benar saja kabut ini mampu membawa seseorang terjebak dalam halusinasi.Shen Yu berdiri dan berkata, "Aku akan masuk kesana kalian semua pastikan siap untuk bertempur. Tanpa adanya sinyal dariku jangan pernah berpikir untuk m
Shen Yu dan Lu Shang keluar mengumpulkan semua Keluarga Lu. Shen Yu sudah mendengar kondisi dan tekanan yang mereka dapatkan dari Keluarga lainya.Secara garis besar dia paham jika Aliansi Beladiri ini tidak terlalu kokoh. Dalam segi kekuatan mereka memang hebat tapi yang dibawah seperti sekumpulan Serigala lapar yang bertarung satu sama lain."Karena masalah sudah sampai sejauh ini dan mereka ingin kalian jatuh maka tidak perlu ada yang dipikirkan lagi. Segera kirim orang untuk membawa sisa janda dan anak-anak Keluarga Lu ke Kekaisaran." Shen Yu mengatakan perintah.Lu Shang berkata, "Lalu bagaimana dengan tanah dan bisnis Keluarga kami ? Setidaknya itu menghasilkan ribuan tael perak dan belum lagi sumber daya yang kami kumpulkan susah payah." "Tinggalkan saja semuanya karena hidup jauh lebih penting lagi pula kau adalah Istriku masih takut jika Suamimu ini tidak bisa menafkahimu." Shen Yu terlihat sangat sombong.Nenek Lu Shang mengang
Perintah Kaisar sudah keluar dan Fu Shu segera bergerak, Xue Jing juga tidak terlihat takut dan membawa masing-masing 30 ribu Prajurit bersama mereka untuk merebut Kota.Setiap rumor terus menyebar seperti badai tentang siapa yang sudah merampas pangan dan siapa yang menyelamatkan rakyat dari Kelaparan semuanya sudah jelas. Bahkan beberapa Bandit dan Perampok ikut bergabung dengan Pasukannya.Prajurit yang ditangkap semuanya juga menyerah dan tidak ada lagi yang bisa berkomentar buruk, jika bukan karena kemurahan hati Shen Yu mereka semua dan Keluarga di Kota sudah mati dan ini adalah budi besar.Shen Yu bermeditasi didalam kamarnya dan suara ketukan pintu Lu Shang terdengar, "Yang Mulia bolehkah kita berbicara sebentar ?" "Masuklah pintu tidak dikunci." Shen Yu mengijinkannya masuk.Lu Shang masuk kedalam dan dia duduk, "Yang Mulia saya sudah mengambil keputusan." "Aku memberikanmu banyak waktu kenapa harus buru-buru." Shen Yu
Xiao Lang dan Tian Long bergabung dengan Zilong menghadapi Mu Chen, Kapak besarnya dilempar dan putarannya sangat menakutkan. Mu Chen melompatinya dan Tian Long melompat mengayunkan Pedangnya.Mu Chen terlempar dan Pedangnya seolah akan hancur oleh kekuatan Tian Long, "Sialan.... Apakah
Zilong menerobos secara langsung dan kudanya melompati pagar besi, Pasukannya mengikuti dibelakangnya dan Mu Chen harus mengakui Pasukan Elit Shen Yu memang hebat sesuai dengan rumornya."Kepalamu akan jadi milikku." Salah seorang Komandan menyerang kearah Zilong sambil menaiki kuda.
Disisi lain Perang di Kota utama sudah berlangsung beberapa hari, Mu Chen sama sekali tidak mendengar kabar tentang Jiang Yu dan Pasukan mereka sedang menginvasi Kota.Luo Hei merasa sulit memimpin Pasukan sekarang dan itu semua karena Mu Chen. Tidak sedikit praktisi di pihak mereka, Zil
Xiao Lang membantai Pasukan Jiang Yu dan mereka unggul dalam jumlah, panah besar terbang dari atas langit dan mencapai Pasukan yang berada diseberang sungai.Jiang Yu sudah tidak bisa mundur lagi dan Xiao Lang benar-benar menargetkannya sekarang, formasi Pasukan juga sudah kacau dan situ







