Masuk"Dok, kamu mau aku suntik lebih dalam? Aku pastikan rasanya akan sangat nikmat," bisik Hiro di telinga Evelyn. Berondong sialan yang bekerja sebagai gigolo di salah satu klab malam terkenal itu memang memiliki daya tarik tersendiri. Tidak semua wanita bisa mendapatkan pelayanan memuaskan dari Hiro karena prinsip Hiro hanya satu kali tanpa pengulangan, membuat banyak wanita penasaran terhadapnya. Tetapi berbeda dengan dokter cantik dan sudah bersuami, bernama Evelyn, entah mengapa Hiro tergila-gila, bahkan bersedia melayani, kalaupun ada pengulangan dalam bercinta, maka itu adalah bonus!
Lihat lebih banyakHiro mengulas seringai serigala yang paling mematikan. Dia tahu, dinding es sang dokter bedah telah runtuh satu jengkal lagi menuju perangkap taruhannya bersama Madam Chloe."Perintahmu adalah tugasku, Dok," bisik Hiro, suara baritonnya merayap rendah.Tanpa membuang waktu, Hiro merengkuh pinggang ramping Evelyn, menuntun langkah wanita itu membelah kerumunan aula dansa menuju pintu keluar VIP. Mereka berjalan mengabaikan tatapan syok Arthur Sterling yang sengaja mereka lewati di dekat pintu utama. Hiro bahkan sempat memberikan satu kedipan mata penuh ejekan kepada sang pengacara, memicu emosi Arthur hingga pria 36 tahun itu nyaris meremukkan gelas kristal di tangannya.Begitu mereka tiba di area pelataran luar, petugas valet hotel dengan cekatan langsung mengantarkan Lamborghini Aventador hitam milik Hiro ke depan karpet merah. Pintu gunting mobil super itu terangkat ke atas, dan Hiro dengan sangat gagah membimbing Evelyn untuk masuk ke dalam kabin sebelum dia sendiri memutari kap
Sebelum Evelyn sempat melayangkan makian kasar dari mulutnya, sesosok pria paruh baya bertubuh tambun dengan setelan jas formal melangkah mendekati mereka. Dia adalah salah satu investor utama rumah sakit sekaligus kolega senior Arthur Sterling."Dr. Crawford?" sapa pria itu, matanya memandang heran pada keintiman posisi Hiro dan Evelyn. "Saya tidak menyangka akan melihat Anda di sudut seperti ini. Dan... siapakah pemuda luar biasa di sebelah Anda ini? Apakah dia salah satu rekan sejawat dari luar negeri?"Evelyn menegang sesaat, dia sedang merasa menghadapi sebuah ujian. Jika dia mengatakan yang sebenarnya bahwa Hiro adalah pria bayaran, reputasinya akan runtuh.Namun, sebelum ada kata-kata keluar dari bibir Evelyn, Hiro sudah lebih dulu mengambil alih situasi.Hiro menegakkan tubuhnya, mengulurkan tangan kanannya yang kokoh dengan senyum formal yang terlihat sangat menawan dan berwibawa, sebuah topeng sempurna yang biasa dia gunakan untuk mengelabui dunia luar dari dunia miliknya ya
"Lepaskan tanganmu, Berengsek!" Arthur mendesis, mencoba menyentakkan tangannya.Cengkeraman Hiro justru mengunci pergelangan tangan sang pengacara makin rapat, membuat sendi-sendinya berbunyi ngilu. Beberapa pengusaha properti yang berdiri tidak jauh dari mereka mulai berbisik, menoleh ke arah keributan kecil di dekat pintu masuk itu.Evelyn menatap Arthur dengan kepuasan dingin yang membuncah di dadanya. Rencananya mempekerjakan pria bayaran ini berjalan jauh lebih sempurna dari dugaannya. Keangkuhan suaminya yang selama lima tahun ini selalu mendominasi hidupnya, runtuh dalam hitungan menit di tangan seorang berondong kelab malam."Kau mau tahu apa yang harus kau bicarakan dengannya, Arthur?" sela Evelyn, melipat kedua tangannya di depan dada, mempertegas lekuk tubuhnya yang matang di balik gaun merah marun tersebut. "Bicarakan tentang bagaimana rasanya menjadi pecundang. Kau menuntutku menjadi istri penurut untuk menjaga reputasimu, sementara kau sendiri bertingkah seperti bina
"Tutup mulutmu, Sampah," desis Evelyn tanpa menoleh. "Simpan bualan murahmu itu. Fokus saja pada jalanan."Mobil Lamborghini Aventador itu terus melaju dengan kecepatan tinggi, membelah kepadatan jalur Manhattan menuju Fifth Avenue tempat Hotel Ritz-Carlton berdiri megah. Suasana di dalam kabin kembali sunyi, namun atmosfernya terasa begitu pekat oleh ketegangan psikologis. Evelyn berkali-kali meremas tas tangan kecilnya, mencoba mengontrol debaran jantungnya yang menggila akibat amarah dan rasa gugup yang berbaur menjadi satu. Malam ini adalah pertaruhan besar bagi harga dirinya.Tepat pukul 19.15, raungan garang mesin Lamborghini milik Hiro melambat saat memasuki pelataran drop-off Hotel Ritz-Carlton. Karpet merah panjang telah digelar dari pintu utama hingga ke tepi jalan. Puluhan fotografer media hiburan dan bisnis tampak berjejer di balik barikade besi, siap mengabadikan kedatangan para taipan dan sosialita kota.Begitu mobil super pekat itu berhenti tepat di titik utama karpe
Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.