Share

Chapter 36

Penulis: Brille23
last update Tanggal publikasi: 2023-12-28 23:55:48

POV Wendy.

Aku sebenarnya sangat kaget melihat sosok Reynold yang entah mengapa bisa tiba-tiba saja berada di belakang mobil kami tadi. Tetapi mengetahui bahwa sekarang aku sudah tidak melihatnya lagi, entah mengapa aku merasa sangat lega sekali.

"Hah~ Sepertinya keberadaannya tadi hanya kebetulan saja," pikirku sembari menghela napas.

Mengetahui hal itu, aku langsung mengirim pesan pada Chris, melaporkan padanya bahwa Reynold sudah tidak berada di belakang mobil dan tak terlihat lagi.

Ting!

Ta
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci

Bab terbaru

  • Terpikat Pesona Berondong Targetku   Chapter 135

    Pada pukul sepuluh tepat, dosen pun memasuki kelas. Namun, pada saat itu, Wendy tetap tidak menampakkan batang hidungnya. Hal itu sebenarnya membuat Reynold merasa semakin penasaran. Dia kembali melirik ke arah Viona untuk memastikan, tetapi dia tidak menyangka bahwa saat ini, gadis judes itu juga sedang memperhatikannya. Ketika mata mereka bertemu, dengan santainya Viona menampakkan senyum miring, mengandung sebuah arti di baliknya. Menyadarinya, secara alami, tanpa merasa gugup sedikit pun dia kembali mengalihkan pandangannya pada dosen yang sedang menyampaikan kuliahnya.Beberapa jam kemudian, perkualiahan mereka pun berakhir, dan setelah dosen yang mengajar meninggalkan kelas, para mahasiswa mulai pergi juga. Ketika orang-orang sudah pergi, Viona bangkit berdiri. Gadis itu menghampiri Reynold yang terlihat akan melangkah pergi keluar, lalu menghentikannya, "Reynold, apakah kau mau bicara sesuatu padaku? Well, kulihat selama perkuliahan sesekali kau melirik ke arahku."Reynold men

  • Terpikat Pesona Berondong Targetku   Chapter 134

    Keesokan harinya.Pintu kamar Michael tiba-tiba terbuka sangat keras. Namun, itu bukan karena si pembuka pintu merasa kesal atau marah, melainkan karena dia terlihat begitu bahagia. Senyum sumringah tersungging di wajahnya yang menawan dan langkah kakinya membawanya pergi ke dapur.Di sana, pria paruh baya itu sudah disambut oleh dua piring nasi goreng yang sudah dihidangkan di atas meja. "Wah, wah, nasi goreng ... pas sekali dengan suasana pagi yang cerah dan menyenangkan ini," komentarnya sembari duduk di kursi makan dengan semangat.Reynold yang sudah berpakaian olahraga tampak berjalan sambil membawa seteko air putih beserta gelasnya menuju meja makan dengan tampang dingin biasanya. Dia menuangkan air untuk ayahnya, lalu meletakkannya di hadapan pria itu. "Suasana hatimu sepertinya sedang sangat bagus, Ayah," komentarnya sembari duduk di seberang tempat duduk Michael.Michael meneguk air putih pertama di pagi itu, dan wajahnya terlihat semakin segar. "Fuah! Segar sekali!" Dia sama

  • Terpikat Pesona Berondong Targetku   Chapter 133

    JBUR!Aku melempar pria yang tidak sadarkan diri ke danau setelah kumasukan beberapa batu berat dan kuikat tangan dan kakinya menggunakan tali yang mengejutkannya kutemukan secara kebetulan di sekitar danau.Tak butuh waktu lama, tubuh pria itu pun tenggelam.Kucondongkan tubuhku, menatap dingin ke arah tubuhnya yang kian lama kian samar terlihat ditelan oleh kegelapan dasar danau."Kau akan berakhir seperti itu setelah ini," ucapku datar, ditujukan pada pria yang masih sadar di belakangku.Setelah itu, aku berbalik, memandang ke arah pria yang tengah berlutut dengan tangan dan kakinya yang sudah kuikat kuat. Wajahnya bonyok setelah kuhajar habis-habisan, dan saat ini tubuhnya terlihat gemetar, jelas dia sangat ketakutan."Baiklah ... Sekarang, Andre Hugh. Siapa dia? Dan apa yang dia inginkan dariku?" Tanpa basa-basi aku langsung mempertanyakan hal itu padanya. Tatapanku menajam ketika melanjutkan perkataanku, "Katakan, atau kau akan kuhabisi dengan cara yang jauh lebih menyakitkan."

  • Terpikat Pesona Berondong Targetku   Chapter 132

    Aku hanya melirik padanya, sehingga aku bisa mendapati dalam pandanganku seorang pria asing berparas lumayan tengah tersenyum ke arahku. Setelah memastikan dia bukanlah orang penting bagiku, Aku pun memutar bola mata dan tidak mengacuhkannya. "Apakah Kau sedang kesepian, Nona Cantik?" tanya pria itu, tanpa menghiraukan ketidakpedulianku atas keberadaannya. "Bolehkah aku menemanimu minum?" "Ini minuman Anda, Nona," ucap bartender sembari meletakkan mocktail yang kupesan padanya. Aku menghadapkan badanku ke depan meja bar, dan mulai menegak sedikit minuman yang menyegarkan itu. "Well, jika kau diam, berarti kau tidak keberatan jika aku duduk di sampingmu seperti ini." Pria itu masih tidak menyerah untuk menggangguku, dan malah duduk di kursi kosong tepat di sampingku. Aku berusaha untuk tidak menghiraukannya dan lanjut menegak minumanku. "Aku ingin sekali menghajarnya, tapi apa yang dilakukannya sekarang belum cukup untuk menjadi alasan menghajarnya sampai mati!" pikirku. "

  • Terpikat Pesona Berondong Targetku   Chapter 131

    Saat ini hari sudah sore. Setelah mendapatkan titik lokasi tempat saat ini Hilde dan Michael berada, tanpa menunggu lama, aku pun langsung berangkat menuju ke tempat itu. Beberapa saat kemudian, aku sampai di depan sebuah gang gelap yang di mulut gangnya tampak cukup ramai karena saat ini adalah jam-jam pulang bagi para pekerja kantoran. Mendapati hal itu, aku hanya mengernyitkan dahi, benar-benar tidak habis pikir mengapa Michael membawa Hilde ke tempat seperti itu. "Hm, titik lokasi yang dikirim Chris sudah benar, tetapi aku tidak melihat mereka ... sebenarnya apa yang sedang mereka berdua lakukan di dalam gang itu?" pikirku dengan memusatkan pandanganku pada gang yang berada tepat di depanku. Wajahku sudah kututup oleh masker, jadi dengan begitu penampakkan wajahku bisa sedikit tersamarkan. Aku harus berhati-hati karena mengingat Michael pernah berinteraksi denganku ketika kami berada di pesta Hilde waktu itu. Dia pria jenius, aku yakin hanya dengan sekali lihat saja dia pa

  • Terpikat Pesona Berondong Targetku   Chapter 130

    POV Wendy. "Misi apa yang akan pria itu berikan dengan membuat kita bertiga berkumpul seperti ini?" pikirku sembari menatap sosok Chris yang tengah duduk sembari menatap kami bertiga dengan serius. "Si bajingan Vincent kemarin buka mulut. Dia terus mengoceh, sehingga pada akhirnya mengatakan bahwa ada hal serius yang akan terjadi dalam beberapa bulan ke depan, dan itu berhubungan Coltello. Mau tidak mau organisasi akan terlibat dalam sebuah perang antar organisasi kecil dan itu tidak bisa dihindari!" Chris mulai menuturkan hal yang menjadi penyebab yang sepertinya membuat pikirannya terganggu. Mendengar hal itu, sontak saja semua orang terlihat semakin serius. "Dia tidak mengatakan detailnya, tetapi itu berhubungan dengan tuan Jimmy Heartnewt. Dia hanya bilang bahwa dengan adanya pejabat itu di sisi mereka, maka Coltello pasti tidak akan baik-baik saja!" Chris melanjutkan perkataannya. Pria itu, melirik ke arahku, kemudian berkata, "Wendy, kuperintahkan Kau untuk mengawasi

  • Terpikat Pesona Berondong Targetku   Chapter 76

    "Mau apa Kau datang ke sini? Jika yang Kau cari adalah ayahku, dia tidak ada di rumah!" ucap Reynold dengan ketus tanpa menghiraukan rayuan wanita di hadapannya itu.Wanita genit itu semakin melebarkan senyumnya. Senyum yang sangat mencurigakan karena memang ada sesuatu hal yang dipikirkan wanita itu

  • Terpikat Pesona Berondong Targetku   Chapter 67

    POV Wendy."Pria ini benar-benar ... DIA BENAR-BENAR TIDAK BISA MEMBUATKU BERISTIRAHAT BARANG SEJENAK!" keluhku di balik senyum ramahku pada Martin yang sampai jam 9 malam ini tidak membiarkanku untuk pulang.Setelah dari mall, Martin memintaku untuk menemaninya ke suatu tempat yang katanya 'menyenang

  • Terpikat Pesona Berondong Targetku   Chapter 66

    "Bos, Kau memanggilku?" ucap seorang wanita yang bernama Erica Rhouden, seorang bawahan Chris dengan kemampuan bertarung yang tak kalah kuat dari Wendy dan memiliki kemampuan memata-matai yang luar biasa.Pria casanova yang tengah bersiap diri untuk bertemu bos besar itu menoleh pada wanita yang baru

  • Terpikat Pesona Berondong Targetku   Chapter 65

    Setelah berhasil membuat Lisa luluh, setelah semua selesai makan, akhirnya kami berempat pergi ke game arcade untuk memainkan permainan yang kutantangkan pada Reynold.Sepasang kekasih itu berjalan di belakang aku dan Martin dengan Lisa yang tampak tidak melepaskan pelukannya pada lengan Reynold seak

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status