Short
Tersadar Setelah Menikah Bertahun-tahun

Tersadar Setelah Menikah Bertahun-tahun

Oleh:  MakjosTamat
Bahasa: Bahasa_indonesia
goodnovel4goodnovel
9Bab
1.3KDibaca
Baca
Tambahkan

Share:  

Lapor
Ringkasan
Katalog
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi

Saat aku hamil tiga bulan, suamiku menyuruhku menggantikan asistennya minum arak. "Fellyn itu masih muda, badannya lemah, nggak bisa minum. Apa salahnya kamu bantu sedikit?" Aku baru mau bilang kalau aku sudah mabuk, tetapi Andrew secara paksa menyelipkan satu teko arak ke tanganku. "Kamu kira aku nggak tahu toleransi alkoholmu? Sok manja apa sih? Habisin semua!" Sambil berbicara, dia menyanjung para klien di meja itu. "Istriku dulu bertarung sendirian di dunia bisnis. Andalannya ya toleransi alkoholnya ini. Dia nggak pernah tumbang! Kalian minum saja sama dia sampai puas!" Di telingaku langsung dipenuhi sorakan berniat jahat. Dalam pandanganku, Fellyn bersembunyi di belakang suamiku dengan takut-takut sambil terisak manja. "Bos, suasana di sini seram banget, aku mau pulang ...." Tanpa menunggu aku berbicara, Andrew membawanya pergi lebih dulu dengan penuh rasa sayang, meninggalkanku sendirian menghadapi sekelompok pria yang bau alkohol. Aku tersenyum pahit, mendongak dan menenggak habis arak di tanganku. Setelah menahan diri bertahun-tahun, yang kudapat justru penghinaan. Pernikahan ini lebih baik tidak dilanjutkan.

Lihat lebih banyak

Bab 1

Bab 1

Saat aku hamil tiga bulan, suamiku menyuruhku menggantikan asistennya minum arak.

"Fellyn itu masih muda, badannya lemah, nggak bisa minum. Apa salahnya kamu bantu sedikit?"

Aku baru mau bilang kalau aku sudah mabuk, tetapi Andrew secara paksa menyelipkan satu teko arak ke tanganku.

"Kamu kira aku nggak tahu toleransi alkoholmu? Sok manja apa sih? Habisin semua!" Sambil berbicara, dia menyanjung para klien di meja itu.

"Istriku dulu bertarung sendirian di dunia bisnis. Andalannya ya toleransi alkoholnya ini. Dia nggak pernah tumbang! Kalian minum saja sama dia sampai puas!"

Di telingaku langsung dipenuhi sorakan berniat jahat. Dalam pandanganku, Fellyn bersembunyi di belakang suamiku dengan takut-takut sambil terisak manja.

"Bos, suasana di sini seram banget, aku mau pulang ...."

Tanpa menunggu aku berbicara, Andrew membawanya pergi lebih dulu dengan penuh rasa sayang, meninggalkanku sendirian menghadapi sekelompok pria yang bau alkohol.

Aku tersenyum pahit, mendongak dan menenggak habis arak di tanganku. Setelah menahan diri bertahun-tahun, yang kudapat justru penghinaan. Pernikahan ini lebih baik tidak dilanjutkan.

....

Setelah Andrew kembali, malam sudah larut. Melihatku duduk di sofa dengan lampu menyala, dia melemparkan tasnya kepadaku seperti biasa, lalu berbalik masuk ke kamar mandi.

"Mi kuah tambah satu telur, antar ke ruang kerjaku."

Entah sejak kapan, setiap malam Andrew ada jamuan, aku terbiasa menunggunya. Menunggu dia pulang, menyiapkan teh penawar mabuk lebih dulu, lalu membuatkan semangkuk mi kuah yang menghangatkan perut.

Dia menikmati semua pengorbananku dengan begitu wajar, tetapi di saat yang sama justru mendorongku keluar dari pernikahan ini.

Termasuk jamuan malam ini, dia juga sudah terbiasa menyuruhku menggantikan asistennya minum, selalu merasa aku akan membereskan semuanya untuknya.

Hanya jamuan biasa, sama seperti sebelumnya. Namun, hari ini setelah pulang dari jamuan, aku tiba-tiba merasa sangat lelah.

Setelah mandi, Andrew keluar dari kamar mandi. Melihatku sama sekali tidak bergerak, nadanya terdengar tidak senang. "Mana minya?"

Pikiranku penuh kenangan yang berputar-putar, tubuhku juga sangat lelah. Aku tidak menjawabnya.

"Kamu marah?" Andrew baru tersadar dan bertanya.

"Fellyn lagi nggak enak badan, lagian aku yang bawa dia keluar. Masa aku biarkan dia menderita? Kamu sampai cemburu soal ini juga?"

Selama ini, selama menyangkut Fellyn, dia selalu punya alasan. Tidak peduli seberapa marahnya aku, seberapa rendahnya aku memohon dia pulang, dia selalu menjawabku dengan nada kesal seperti itu.

Karena dia tahu, selama dia marah sedikit saja, aku akan menggunakan segala cara untuk memohon maafnya. Cintaku terlalu rendah sampai tidak perlu dia rawat dengan sungguh-sungguh. Jadi, Andrew sama sekali tidak merasa aku akan marah.

Dia berjalan mendekat, membuka tas, mengeluarkan sekotak obat penawar mabuk dari dalam, lalu melemparkannya kepadaku.

"Sudahlah, aku tentu mikirin kamu juga. Nih, khusus kubelikan buat kamu, obat penawar mabuk."

Kotak obat itu menghantam perutku. Aku merasakan perutku berdenyut sakit.

Tatapanku tertuju pada obat itu, baru sadar obat itu sudah lama kedaluwarsa. Ini jelas obat penawar mabuk yang dulu kusiapkan di kamar pribadi di kantornya, karena takut dia mabuk.

Dia pergi ke mana malam ini, sudah jelas. Sikapnya yang sangat asal-asalan itu pun membuatku merasa sedikit lucu.

Melihatku memegangi perut tanpa merespons, Andrew malah menjadi kesal. "Windy, sudah cukup ya? Obat juga sudah kubawakan, aku juga sudah pulang. Kamu masih mau pasang muka jelek kasih siapa?"

"Jangan bilang aku cuek. Coba kamu pikir, pria mana yang capek pulang kerja, masih mau lihat wajahmu yang seperti orang mati itu?"

Akhirnya aku tidak tahan dan tertawa sinis. "Baiklah, kalau begitu kita cerai saja. Kamu pergi lihat asistenmu saja."

Tampilkan Lebih Banyak
Bab Selanjutnya
Unduh

Bab terbaru

Bab Lainnya

To Readers

Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.

Tidak ada komentar
9 Bab
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status