The Triplet Warriors and Their Pup Mate(Shadow Warrior Series)

The Triplet Warriors and Their Pup Mate(Shadow Warrior Series)

last updateLast Updated : 2022-12-19
By:  SareeCompleted
Language: English
goodnovel16goodnovel
9.75
188 ratings. 188 reviews
229Chapters
469.9Kviews
Read
Add to library

Share:  

Report
Overview
Catalog
SCAN CODE TO READ ON APP

This book one of my Shadow Warrior Series. Books two and three were previously posted on their own but have now been added onto the end of this one for a more cohesive reading experience! Thank you for reading. ... Ellie is an orphaned werewolf pup, kidnapped and held by an evil Alpha. Alpha Gunner, of the Blood Claw pack forced Ellie at just eight years old to swear a blood oath to mate his son Tyson, when they came of age. The Alpha's own thirst for conquering neighboring packs lands him in hot water with the council, a governing body made up of every type of supernatural creature that keeps the peace. The council additionally houses the Shadow Warriors, an equally diverse group of elites that police and fight those like Gunner who seek only to destroy. When Ellie catches a window of opportunity, she escapes and finds a friendly pack to take her in. However, Gunner will not let her go that easily, and gets increasingly desperate to find her. When all hope seems lost for Ellie, the Moon Goddess intervenes, and sends Ellie her warrior mates. Her mates quickly learn they cannot be with Ellie, as she is under a spell to keep her from shifting and getting her wolf for the first time.Can her mates free her from Gunner once and for all? Will Ellie ever learn the truth of who she really is and why Gunner wants her so bad? ... *This book is strictly intended for a mature audience and contains scenes of assault, violence and adult sexual content.*

View More

Chapter 1

1 - The Escape

1; Foto di Media Sosial

---

Kutatap nanar foto yang terpampang di layar ponselku. 

Sebuah foto yang baru saja di posting oleh Bang Asrul, suamiku. 

Tanpa terasa, airmata meleleh membasahi kedua pipiku. Buru-buru kuhapus kasar dengan punggung tangan, sebelum ada yang melihatnya. 

Kutata hatiku yang bergemuruh, terasa panas bak api dalam sekam. Begitu panas hingga membuatku sulit bernapas. Kuhela nafas dalam, karena dada mendadak terasa begitu sesak, seolah sesuatu yang besar menghimpitnya.

"Siapa wanita yang bersama suamiku itu? Ah ... mungkin dia salah satu teman kerjanya." Bisikku dalam hati, mencoba berbaik sangka dengan apa yang kulihat sambil terus berusaha untuk tetap tenang.

Dengan cepat kukeluarkan ponsel dari dalam tas dan mengetik sebuah pesan untuk Bang Asrul, suamiku. 

"Bang, siapa perempuan yang berfoto dengan Abang itu?"  tulisku dalam pesan, yang langsung aku kirim ke nomer Bang Asrul. 

Hatiku kembali sakit, ada rasa nyeri jauh di dalam lubuk terdalam. Entah perasaan apa ini. Perasaan yang begitu menyiksa dan membuatku tidak nyaman. Aku menekan dadaku untuk mengurangi rasa nyeri itu, namun rasa itu seolah semakin terasa sakit.

Berkali-kali kulihat ponselku, berharap ada pesan balasan dari Bang Asrul. Namun setelah hampir 15 menit, tak ada juga pesan balasan yang aku terima. 

"Kak Marina, kenapa bengong seperti itu? Masa kita di cuekin? Simpanlah ponselnya dalam tas."

Celoteh Niken ketika melihatku hanya sibuk mengutak-atik ponsel dalam genggaman. Ucapakan Niken sempat membuatku tergagap dan membuyarkan lamunan.

"Maaf ya ... tadi sedang balas pesan dari Bang Asrul," jawabku setenang mungkin,  mencoba untuk tidak mengundang kecurigaan teman-temanku yang kebetulan sedang bersama. 

"Bang Asrulnya tidak akan hilang, percayalah Kak. Bang Asrul kan laki-laki paling setia dan suami terbaik." 

Kembali Niken melontarkan candaannya. 

Iya, Bang Asrul memang suami terbaik. Setidaknya, itulah yang aku rasakan selama 15 tahun menjadi istri dan mengarungi bahtera rumah tangga bersama. 

Drrttt... drrttt... 

Terdengar dering ponsel yang kusimpan dalam tas. Dengan cepat kukeluarkan benda pipih itu dari dalam tas. Kudapati sebuah pesan baru masuk dalam aplikasi pesan, yang ternyata dari Bang Asrul.

"Dia cuma teman kerja." Pesan balasan dari Bang Asrul singkat. 

Ingin sekali rasanya aku balas lagi pesan itu, menanyakan lagi apakah wanita itu benar-benar teman kerjanya. Namun kuurungkan niat tersebut, mengingat saat itu aku sedang bersama dengan teman-temanku.

"Teman-teman, aku pulang duluan ya ... ada sesuatu yang harus aku kerjakan. Mungkin lain kali kita bisa kumpul dan ngobrol bareng," kataku kemudian.

Akhirnya, kuputuskan untuk pergi lebih dulu, meninggal teman-teman yang lain yang masih menikmati kebersamaan kami. Akan sangat mengganggu jika aku tetap berada diantara mereka, sementara hati dan pikiranku berada di tempat lain. 

Setelah sedikit cipika-cipiki dengan teman-teman, kutinggalkan mereka menuju tempat parkir, masih dengan perasaan yang campur aduk tidak menentu.

Kehela napas pelan, lalu menghembuskannya pelan. Rasanya berat sekali. "Beban apa ini sebenarnya? Kenapa hatiku terasa ngilu dan dadaku begitu sesak, apa yang terjadi dengan suamiku?" Kembali hatiku bertanya.

Aku berharap, ini hanya sebuah kekhawatiran yang berlebih dari seorang istri saja. 

Atau, firasatkah ini? 

****

Kembali kutatap foto Bang Asrul dengan wanita itu. 

Dia terlihat masih begitu muda, jika dilihat dari wajahnya, mungkin usianya masih di awal 20 tahunan, masih begitu muda. Lalu aku menatap diriku sendiri dari pantulan kaca spion, gambaran seorang wanita di akhir usia 30 tahun.

Aku kembali memperhatikan foto mereka berdua, gadis itu, iya ... gadis itu, dia menatap manja ke arah suamiku. Sementara jari tangannya menggenggam jemari Bang Asrul.

Kembali kurasakan dadaku begitu nyeri. Rasa sakit yang yang tidak bisa aku lukiskan dengan sebuah kata atau kalimat. 

Buru-buru kumasukkan ponsel ke dalam tas, hingga sebuah tepukan di punggung mengagetkanku. 

"Kak Marina ...." Panggil seseorang di belakang sambil menepuk punggunggu.  

Panggilan dan tepukan di punggung begitu mengagetkanku. Hingga tanpa sadar, ponsel yang hendak kumasukkan ke dalam tas terjatuh. Buru-buru aku menoleh, dan mendapati adik sepupuku sudah berdiri di belakangku.

"Rahma ...." ucapku ketika kutahu siapa yang baru saja mengagetkanku. 

Aku membungkuk hendak mengambil ponselku yang jatuh, namun Rahma telah lebih dahulu mengambilnya.

Sebelum dia menyerahkan ponselku, matanya memandang dengan tatapan serius ke layar ponsel. 

Ah ... aku lupa kalau belum keluar dari akun media sosialku tadi. Dia pasti melihat foto Bang Asrul dengan gadis itu. Rutukku dalam hati. 

"Kak Marina ... di--dia siapa?" Tanya Rahma sambil memperlihatkan foto Bang Asrul dan gadis itu.

Dan seperti dugaanku, Rahma melihat foto Bang Asrul. Bahkan sekarang dia sedang menginterogasiku. 

"Oh ... itu hanya teman kerja Abang," jawabku sedikit terbata. 

Mendapat jawaban seperti itu, Rahma justru memandangku lekat. 

Wajahnya menjadi berubah, ada gurat kekhawatiran di sana. 

"Kakak tidak sedang ada masalah dengan Bang Asrul, kan?" Kembali Rahma melontarkan tanya.

"Kami tidak ada masalah, sungguh," jawabku meyakinkan. Karena aku memang merasa tidak sedang ada masalah dengan suamiku. 

"Kak ...." Rahma menghentikan kalimatnya. 

"Ada apa Rahma? Jangan membuat Kakak cemas dan khawatir," kataku menimpali.

"Bang Asrul dalam masalah, Kak. Aku melihat aura yang sangat gelap pada gadis yang foto dengannya," ucap Rahma dengan suara lirih.

Mendadak lututku menjadi lemas, keringat dingin mengucur deras dari sekujur tubuhku. 

Bahkan kini, bukan saja hatiku yang merasa sakit. Namun seluruh jasadku seperti dirajam sembilu. Begitu perih, meskipun luka itu tidak berdarah.

Rasanya, kakiku tak lagi mampu menopang berat tubuhku, aku berlutut sambil menutup wajahku dengan kedua telapak tangan, kubiarkan diriku menangis di tempat parkir. Kurasakan usapan lembut di punggung, dengan lembut, Rahma berusaha membantuku untuk berdiri. 

Selain sahabat dekat, Rahma juga masih sepupu jauh. Dia tahu banyak tentangku dan juga Bang Asrul. Dan di keluarga besar kami, Rahma memang dikenal memiliki indera ke enam atau indigo. 

Tidak berlebihan jika aku begitu merasa sakit dan takut mendengar penuturannya tentang Bang Asrul. 

Apalagi ditambah foto-foto yang di posting suamiku di akun media sosial miliknya. 

"Rahma, apa yang harus aku lakukan? Katakan padaku," ucapku dengan suara parau.

Rahma terdiam, dia hanya menatapku dengan tatapan iba. Beberapa kali kulihat dia menarik napas dalam. Apakah begitu buruk firasat yang dia lihat dengan penglihatannya itu? 

Melihat Rahma masih terdiam, membuatku semakin kalut dan takut. Firasatku sebagai seorang wanita sekaligus istri, mengatakan sesuatu hal yang buruk telah terjadi pada suamiku, Bang Asrul.

"Sebaiknya kita pulang dulu Kak, aku tidak ingin membahasnya di sini," ucap Rahma dengan suara lembut.

"Tapi, bagaimana dengan Bang Asrul?" Tanyaku.

Rahma terdiam, lalu dengan lirih dia berkata, "Akan aku katakan setelah kita sampai di rumah."

****

Expand
Next Chapter
Download

Book Review

Latest chapter

More Chapters

To Readers

Welcome to GoodNovel world of fiction. If you like this novel, or you are an idealist hoping to explore a perfect world, and also want to become an original novel author online to increase income, you can join our family to read or create various types of books, such as romance novel, epic reading, werewolf novel, fantasy novel, history novel and so on. If you are a reader, high quality novels can be selected here. If you are an author, you can obtain more inspiration from others to create more brilliant works, what's more, your works on our platform will catch more attention and win more admiration from readers.

Ratings

10
92%(173)
9
1%(1)
8
5%(10)
7
1%(1)
6
1%(1)
5
0%(0)
4
1%(2)
3
0%(0)
2
0%(0)
1
0%(0)
9.75 / 10.0
188 ratings · 188 reviews
Write a review

reviewsMore

a.summers83
a.summers83
omg all books were great
2025-05-30 07:42:31
1
0
muttispencer
muttispencer
Brilliant book so glad I found this author
2025-02-19 15:33:21
0
0
Cher
Cher
Enjoyed this book
2024-10-04 14:35:06
1
0
KLH
KLH
Every story was absolutely amazing! This author is truly one of the best on this app! So excited to read more from this author. As always, amazing job author :)
2023-10-26 09:40:56
4
0
꧁Elle Frost꧂ ʕ•ᴥ•ʔ
꧁Elle Frost꧂ ʕ•ᴥ•ʔ
I love this book. Characters are well developed and it is not predictable like a lot of other stories. I love this Author. :)
2023-09-12 01:04:07
2
1
229 Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status