"Nyonya Sarah, lalu apa tujuan asli dari uang suap yang diterima suamimu dari Rio?" tanya Sena, suaranya mendadak berubah berat, menuntut kepastian.Sarah mengusap sisa air matanya, menatap Sena dengan pandangan pasrah. "Besok lusa, Suamiku dan Rio berniat menggunakan dokumen palsu itu untuk menggusur paksa gubuk peninggalan orang tuamu. Mereka sengaja mengkambinghitamkan Ayu dengan alibi bahwa ada sengketa tanah antara keluarga Ayu dan dirimu, jadi warga desa tidak akan curiga ketika gubukmu diratakan."Mendengar rencana busuk musuh-musuhnya, Sena tidak marah. Sebaliknya, sebuah seringai tipis terukir di wajah tampannya. Wicaksana menyadari bahwa inilah momen yang sangat tepat untuk membalikkan keadaan tanpa perlu menguras tenaga atau beradu fisik.Saat ini, posisi Sena di desa sudah tidak bisa diremehkan lagi. Empat wanita paling berpengaruh di wilayah ini, Ayu yang tulus, Bidan Irma yang ketagihan, Nyonya Widya sang penguasa lahan, dan Sarah sang istri kepala desa, kini telah terpi
ปรับปรุงล่าสุด : 2026-06-29 อ่านเพิ่มเติม