Setelah perceraiannya dengan Julian bulan lalu, Aya memilih meninggalkan kota tempat ia pernah tinggal. Dengan sisa tabungan yang dimiliki, ia menyewa sebuah kamar di rumah susun sederhana dan mulai bekerja sebagai kuli cuci di rumah seorang wanita paruh baya.Hari itu, Aya sedang membilas pakaian di kamar mandi belakang ketika majikannya datang membawa satu keranjang cucian lagi.“Aya, boleh saya tambah lagi cucian bajunya?” tanya wanita itu. Aya mengangkat wajah lalu tersenyum kecil. “Tentu boleh, Bu. Taruh saja keranjangnya.”Wanita itu berkacak pinggang sambil menatap keranjang cucian yang baru saja diletakkan. “Nanti saya tambahkan uang makannya, ya. Repot sekali kalau punya cucu yang aktif. Cucian tidak ada habisnya.”Aya kembali membilas pakaian yang ada di tangannya. “Tidak apa Bu, memang pekerjaan saya.”Majikannya tersenyum puas. “Kalau begitu saya tinggal lagi, ya.”Aya menatap keranjang cucian baru itu sebentar, kemudian mengangguk pelan. “Baik, Bu.”Setelah wanita itu pe
Terakhir Diperbarui : 2026-07-15 Baca selengkapnya