Aroma bunga segar memenuhi ruangan, berasal dari rangkaian kecil di meja dekat jendela. Serenne duduk dengan tenang, jemarinya sibuk merapikan pita halus di ujung gaunnya, ketika suara ketukan pelan terdengar di pintu. "Masuk!" ucapnya lembut. Pintu terbuka, dan sosok yang sangat dikenalnya berdiri di sana. Wajah Serenne seketika berubah cerah. "Arven!" Ia bangkit hampir tanpa berpikir, langkahnya ringan saat menghampiri. Senyumnya tulus, hangat, dan berbeda dari senyum sopan yang biasa ia berikan di luar. "Aku merindukanmu," Serenne memeluk Arven tanpa ragu. Arven tersenyum tipis, sedikit lelah, tapi tetap membalas pelukan hangat saudarinya. "Bukankah dua hari lalu kita baru saja bertemu ditaman?", ucap Arven ringan. Serenne melepaskan pelukannya dengan sedikit cemberut manja. "Aku bisa mengerti jika Renard jarang berkunjung karena ia sibuk mengurus kerajaan," Serenne berhenti sejenak, lalu menatap Arven lebih tajam, "tapi bagaimana denganmu? Aku rasa kau tidak
Last Updated : 2026-07-15 Read more