Tak ada yang menyadari pagi tadi Ayunindya keluar rumah sambil membawa koper. Sekarang dia sudah duduk di salah satu sudut halte bus. Kening Ayunindya masih bertaut bingung menentukan rute perjalanannya kali ini. “Mau pergi ke mana, Mbak?” seorang calo tiket mendekati Ayunindya hingga membuat wanita itu memilih waspada.Aynindya memilih menggeser duduknya dan memalingkan wajah. Dia tak mau menunjukan jejak air mata dan kelopak matanya yang bengkak. “Kalau mau pergi jauh, malam ini bus ke Yogyakarta bakal berangkat. Satu jam lagi, Mbak,” calo tiket itu sepertinya paham kalau Ayunindya saat ini sedang dalam masalah.“Yogyakarta?” “Iya, kota yang tenang dan indah. Kalau mau, aku bawakan tiketnya sekarang?” Ayunindya menghela napas panjang. Membayangkan indahnya Yogyakarta dari foto-foto wisata yang sering dia lihat di internet. “Mungkin aku bakal hidup tenang di sana.” “Iya, aku mau satu tiket,” angguk Ayunindya akhirnya.Calo tiket itu langsung mengacungkan kedua jempolnya. Berlari
Huling Na-update : 2026-07-28 Magbasa pa