Dari sudut pandang kolektor buku, trilogi ini punya keunikan karena meski disebut 'trilogi', versi deluxe edition kadang bundling dengan material ekstra. Tiga seri utamanya—'Leviathan', 'Behemoth', 'Goliath'—sudah jadi satu kesatuan plot utuh tentang persahabatan lintas kelas di tengah perang mecha vs fauna. Tapi jangan skip ilustrasi Keith Thompson! Setiap gambarnya itu bikin dunia fusi teknologi Darwinis dan Clanker ini hidup.
Fun fact: beberapa pembaca nganggap 'The Leviathan Trilogy' sedikit misleading karena ada edisi spesial yang masukin short story 'Flying the Coop' sebagai bonus. Jadi technically bisa dibilang 3.5 seri? Tapi buat yang baru baca, tiga buku utama udah lebih dari cukup buat petualangan epik.
Trilogi Leviathan karya Scott Westerfeld sebenarnya terdiri dari tiga buku utama, tapi sering kali orang lupa bahwa ada tambahan cerita pendek yang memperkaya dunia tersebut. Buku pertama, 'Leviathan', memperkenalkan kita pada Alek dan Deryn dalam setting alternatif Perang Dunia I dengan sentuhan steampunk dan biopunk yang keren banget. 'Behemoth' lanjutannya lebih intense dengan konflik di Istanbul, sementara 'Goliath' ngebawa closure yang memuaskan plus cameo Nikola Tesla!
Yang bikin menarik, ada juga novella 'The Manual of Aeronautics' yang technically bukan bagian utama trilogi, tapi wajib dibaca buat fans karena ngasih detail mekanik dan biologis tentang kapal udara Leviathan dan teman-temannya. Jadi total ada 3 novel + 1 companion book yang saling melengkapi.
Pernah ngebahas Leviathan di klub buku remaja kemarin, kita sepakat bahwa tiga seri intinya udah seperti sandwich yang perfect: roti pertama ('Leviathan') ngasih setup gila, isian ('Behemoth') penuh twist, dan roti terakhir ('Goliath') bikin kenyang. Westerfeld nggak pernah janji bakal nulis lebih dari trilogy, jadi meskipun fans suka nagging buat sekuel, tiga buku itu udah komplit banget ngangkat tema perang dan identitas. Bonus point buat cara dia nge-blend sejarah nyata dengan fantasi—siapa sangka Winston Churchill bisa muncul di universe yang ada walker raksasa?
2026-01-11 03:06:45
21
Tingnan ang Lahat ng Sagot
I-scan ang code upang i-download ang App
Kaugnay na Mga Aklat
Jangan Baca Novel Ini!
Itsmoore
8
24.7K
"Pak Argan, jangan baca novel ini!"
Menjadikan dosen sendiri sebagai inspirasi novel erotis adalah ide gila. Dan sialnya, novel itu jadi trending 1 di aplikasi hingga Sang Dosen yang killer dan dingin itu jadi pembaca setianya. Pak Argan menatap bibirku sekilas, lalu kembali ke mataku.
"Novelmu bagus, tapi alangkah lebih bagus lagi, kamu bisa menghidupkan feelnya, melakukannya denganku!"
Vivienne, omega wanita yang mencintai kebebasan, tiba-tiba dinyatakan hamil oleh benih kasta Alpha yang hanya dimiliki tiga penguasa paling berbahaya di kerajaan. Ia kini terpaksa bermain api dengan Pangeran Mahkota Sebastien yang gila, Marquiss Natan sang pengamat dingin, dan Duke Benjamin yang haus kepemilikan mutlak.
"Lari saja sesukamu, tapi pada akhirnya, hanya aku yang membuatmu bertekuk lutut," bisik Sebastien tepat di telinganya. Akankah dia berhasil menaklukkan para penguasa sebelum rahasianya terbongkar?
~ Pemenang Runner Up (Juara 2) Kompetisi 'Ini Bukan Cerita Dongeng' 2022 ~
Dibuang setelah kematian ibunya secara tragis, hidup Gallen bagai di neraka. Dia bertekad untuk sukses dan menghimpun kekuatan untuk balas dendam.
"Lihat dan tunggu pembalasanku! Akan kutenggelamkan kalian semua hingga ke kerak bumi!"
Dua puluh tahun kemudian, Gallen muncul di perusahaan keluarga ayahnya sebagai Malaikat Kematian dalam wujud seorang cleaning service.
Selamat membaca! Yuk ramaikan kolom review dengan komentar!
Ikuti juga IG @lathifahnur117
Lucifer De Valladold, seorang iblis kelas atas yang menjadi panglima perang Kekaisaran Oscuro, setelah dikhianati oleh Apollyon De Oscuro, kaisar yang dilayaninya selama ratusan tahun, Lucifer dan seluruh pengikutnya meninggal dunia secara tragis dan terlahir kembali menjadi putra sepasang naga yang menguasai Kekaisaran Timothe sebuah Kekaisaran di bagian barat Kekaisaran Oscuro.
Menanggung dendam seluruh keluarga, sahabat dan teman-temannya, Lucifer bersumpah untuk meratakan Kekaisaran yang menginjak-injak kesetiaan mereka dengan tanah.
Penasaran dengan perjalanan Lucifer membalaskan dendamnya? Baca kelanjutannya di sini.
⚠️ 18+ ONLY
"Berlutut. Buka kakimu lebar-lebar. Dan jangan berharap aku berhenti sebelum rahimmu penuh dengan benihku — benih yang akan melahirkan monster dan menghancurkan dunia."
Alana melarikan diri dari siksaan Rogue King, lalu terjatuh ke tangan tiga predator yang lebih buas. Xavier, Supreme Alpha berdarah dingin yang feromonnya beraroma kayu bakar dan dosa. Bastian dan Julian, kembar sahabatnya yang menyimpan obsesi gila sejak usia tiga belas — saat feromon Alana pertama kali meledak dan meracuni darah mereka hingga gila.
Mereka tidak meminta maaf. Mereka membuat pakta setan. Satu rahim. Tiga Alpha. Bergantian. Bersamaan. Tanpa batas. Alana tidak diminta. Alana tidak setuju. Alana hanya diberitahu bahwa tubuhnya adalah milik bersama.
Dia adalah Omega Murni — spesies mitos yang dianggap kutukan. Feromonnya membuat Alpha menjadi binatang. Tubuhnya adalah medan perang. Setiap sentuhan adalah perang kimia. Setiap orgasme yang dipaksa adalah pengkhianatan terdalam. Dia benci mereka. Tapi rahimnya berkhianat. Kakinya terbuka. Basah. Dan dia tidak bisa berhenti merindukan gigitan mereka.
Ini bukan cinta. Ini perang di mana satu-satunya cara bertahan adalah menjadi lebih monster dari para predator yang mengklaimnya. Tapi Alana sudah belajar. Rahimnya adalah takhta. Feromonnya adalah rantai. Dan ketiga Alpha paling berbahaya di dunia ini akan berlutut, memohon, dan mati — di atas tubuhnya atau di bawah kakinya.
Kau sudah kucicipi. Sekarang bayar, atau mati dalam nafsu yang tak pernah usai.
Diana, seorang ilmuwan jenius dengan spesialisasi perilaku hewan, tewas dalam kecelakaan laboratorium. Ketika dia membuka matanya kembali, dia telah bertransmigrasi menjadi "Iblis Bulan Merah" dalam novel fantasi binatang yang pernah dia baca sekilas. Dia bukanlah sang tokoh utama yang polos dan dicintai semua orang, melainkan antagonis wanita yang kejam dan haus kuasa, pemimpin klan serigala hitam yang ditakuti, yang memiliki sembilan pasangan semua penguasa klan hewan yang kuat dan dominan.
Nasibnya lebih buruk dari sekadar karakter yang dibenci: dunia memberinya sebuah "Sistem Pasangan Sempurna" dengan misi tunggal: *"Tingkatkan ikatan romantis dengan ke-9 pasanganmu hingga level 'Cinta Sejati' sebelum bulan purnama kesembilan. Gagal = penghapusan jiwa."*
Diana yang rasional terperangah. Dia harus menggunakan kecerdasannya—bukan untuk meraih Nobel, tapi untuk memanipulasi hati sembilan raja binatang yang keras kepala, sambil menghadapi intrik harem, persaingan klan, dan warisan kebencian yang ditinggalkan tubuh lamanya. Semua demi bertahan hidup.
Buku 'Leviathan' yang epic itu emang punya daya tarik sendiri, apalagi buat yang suka tema politik-filosofis ala Thomas Hobbes. Kalau versi bahasa Indonesianya, aku dulu nemu di beberapa toko buku online kayak Gramedia atau Tokopedia. Coba cek bagian kategori Filsafat atau Klasik, biasanya ada diskon juga!
Tapi jujur, kadang edisi terjemahannya agak langka karena nggak selalu dicetak ulang. Aku pernah hunting sampai ke toko buku second di Pasar Senen dan ketemu edisi lama yang masih bagus. Alternatif lain? Coba cari di aplikasi iPusnas atau e-book store legal seperti Google Play Books, siapa tahu ada versi digitalnya buat dibaca pas commute.
Ada perasaan lega yang aneh saat terakhir kali membuka halaman 'Leviathan' trilogy. Semua konflik yang dibangun sejak buku pertama akhirnya menemukan titik temu yang memuaskan. Alek dan Deryn, dua karakter utama dengan latar belakang bertolak belakang, akhirnya bisa bersatu melawan ancaman yang lebih besar. Scott Westerfeld benar-benar tahu bagaimana menutup cerita dengan epik tanpa meninggalkan rasa penasaran.
Yang paling menarik adalah bagaimana teknologi 'Clanker' dan biologi 'Darwinist' yang awalnya saling bertentangan, justru berkolaborasi di akhir cerita. Detail seperti Leviathan yang bertransformasi, atau twist nasib Dr. Barlow, membuat ending ini terasa seperti hadiah bagi pembaca setia. Rasanya seperti menyelesaikan perjalanan panjang bersama teman-teman imajiner yang akhirnya mendapatkan kebahagiaan mereka.
Leviathan karya Scott Westerfeld adalah salah satu novel steampunk favoritku yang menggabungkan teknologi retro-futuristik dengan sejarah alternatif Perang Dunia I. Sayangnya, sejauh yang kuketahui, belum ada adaptasi anime atau serial animasinya. Padahal dunia 'Clanker' vs 'Darwinist' yang penuh dengan mecha raksasa dan makhluk hasil rekayasa genetika itu sangat cocok divisualisasikan dalam medium animasi! Aku pernah membayangkan studio seperti Production I.G atau Bones menggarapnya dengan desain karakter yang mirip 'Fullmetal Alchemist' tapi dengan sentuhan arsitektur dieselpunk.
Justru karena belum diadaptasi, komunitas penggemar sering membuat fanart dan konsep trailer fiktif. Di platform seperti ArtStation bahkan ada ilustrator yang menginterpretasikan karakter Deryn dan Alek dalam gaya anime tahun 90-an. Mungkin suatu hari nanti ada produser yang tertarik – sampai saat itu, kita bisa terus berharap sambil membaca ulang triloginya.