Kalau mau cari game Android dengan kesulitan brutal dan atmosfer suram seperti Dark Souls, coba cek 'Eternium' atau 'Pascal's Wager'. Tapi kebanyakan game mobile lebih condong ke sisi hack-and-slash yang ramah sentuhan. Kalo pengalaman mirip Souls yang beneran butuh eksplorasi dan kematian yang berarti, mungkin lebih cocok main di PC atau konsol. Sambil nunggu game yang pas, gua malah nemu cerita yang vibe-nya mirip di novel web 'Permainan Kultivasi Terlarang', di mana protagonisnya terjebak dalam dunia kultivasi yang kejam dan penuh muslihat, di mana setiap kesalahan bisa berakibat fatal dan sistem kekuatannya dirancang untuk menghancurkan yang lemah. Rasanya seperti baca versi naratif dari perjalanan seorang undead yang terus mati dan bangkit lagi.
Pengen rekomendasi yang nggak mainstream? 'Bloody Spell' ini underrated banget. Bayangkan 'Dark Souls' meets 'Devil May Cry' dengan combat system yang fluid. Lo bisa parry, backstab, bahkan weapon swapping mid-combo. Boss design-nya kreatif, ada yang bentuknya amalgamation of corpses—proper Lovecraftian vibes! Controlsnya surprisingly responsive buuk game mobile, tapi siap-siap aja baterai boros karena efek partikelnya heavy.
Pernah kepikiran nyari game yang bikin frustrasi tapi bikin nagih kayak 'Dark Souls' di Android? Aku sempet kecanduan banget ngejar sensasi frustrasi yang oddly satisfying itu. Beberapa rekomendasi yang bisa dicoba: 'Pascal’s Wager' itu keren banget, konsep dark fantasy-nya mirip, plus combat system-nya berat tapi rewarding. 'Dead Cells' juga opsi solid meski lebih ke roguelike, tapi tingkat kesulitannya bikin tangan gemetar. Kalo mau yang gratis, 'Shadow Fight 2' atau 'Implosion: Never Lose Hope' bisa jadi alternatif. Tapi jangan harap grafis AAA ya, soalnya mobile punya batasan sendiri.
Yang bikin aku suka genre ini di Android adalah bagaimana developer berhasil packing pengalaman 'punishment-reward' dalam layar sentuh. Memang nggak semua mekanik 'Dark Souls' bisa ditransfer mulus, tapi sensasi 'boss fight' yang menegangkan masih bisa dirasakan. Just prepare to throw your phone a few times!
Kalo lo demen atmosfer horor medieval ala 'Dark Souls', coba deh 'Dark Raid'. Nggak sepolos judulnya, game ini full of brutal ambush dan trap yang bikin was-was tiap belok corner. Awalnya gue skeptis karena grafiknya agak kuno, tapi ternyata AI musuhnya jahat banget—bisa flanking dan feint attack kayak player beneran. Ada juga mechanic 'corruption' yang bikin stats turun kalo mati terus-terusan, mirip konsep hollowing. Cuma sayang monetization-nya agresif dikit.
Gue baru-baru ini nemu 'Animus: Stand Alone' dan langsung teringat vibe 'Dark Souls' yang gloomy banget. Gameplay-nya slow-paced, hitbox-nya akurat, bahkan ada stamina system persis seperti Soulsborne. Yang bikin gregetan? nyawa bisa hilang permanen kalo mati sebelum balik ke checkpoint! Tapi jujur, kontrol touchscreen bikin beberapa moment jadi janggal—kadang roll malah jadi light attack. Untungnya support controller Bluetooth, jadi lebih enak main paku analog stick.
Alternatif lain yang jarang dibahas: 'Titan Souls'. Bayangkan Dark Souls mini dengan boss-only combat. Setiap duel feels like a puzzle, dan kematian instan bikin deg-degan sampe tangan berkeringat. Cocok buat yang suka tantangan ekstrim tapi nggak mau invest waktu buat explore map besar.
2026-05-10 01:08:35
10
View All Answers
Scan code to download App
Related Books
Aku Bangkit dari Lembah Neraka
Rempeyek garing
10
6.6K
Dituduh menodai putri kepala sekte, Ling Xuan, murid jenius Sekte Batu, dijebloskan ke lembah terlarang dan dicap sebagai pendosa cabul. Namun di tempat kematiannya itu, ia menemukan Batu Api Langit, artefak purba yang membangkitkan kekuatan mengerikan di dalam tubuhnya. Kini ia kembali, bukan hanya untuk menuntut keadilan atas fitnah yang menjatuhkannya, tapi juga untuk menghadapi Bai Yuer, gadis yang menjadi awal sekaligus kutukan dari segalanya.
Saga sang pemimpin sekte iblis terus di siksa lembah hitam tempat penyiksaan yang lebih mengerikan dari neraka, saat menerima siksaan Saga terbangun di tubuh yang lemah, seketika Saga tersadar dirinya hidup kembali saat itu juga tekadnya sudah bulat akan membalas dendam pada wanita yang membunuhnya.
"Tunggu saja aku akan datang, tapi sebelum itu aku akan memperkuat tubuh ku dan membalaskan pemilik tubuh ini," Saga mengepalkan tangannya.
Di dunia kultivasi, kebaikan adalah kelemahan.
Lin Yuan pernah menjadi murid inti Sekte Awan Giok, seorang jenius yang bertarung di garis depan demi kehormatan sekte. Ia percaya pada sumpah, pada keadilan, dan pada langit yang mengawasi perbuatan manusia.
Namun dengan pengabdian itu Lin Yuan malah mendapatkan pengkhianatan dari sekte dan akhirnya mati. Namun Lin Yuan tidak mati, dia kembali ke masa lalu.
Dengan ingatan kehidupan sebelumnya, Lin Yuan menempuh jalan kultivasi yang kejam dan berdarah. Ia memanfaatkan manusia, memanipulasi sekte, dan mengorbankan siapa pun yang menghalangi jalannya. Baginya, surga hanyalah kebohongan, dan iblis adalah bentuk paling jujur dari kelangsungan hidup.
Satu per satu, mereka yang pernah menghancurkannya akan merasakan ketakutan yang sama.
Bukan demi keadilan.
Bukan demi belas kasihan.
Melainkan demi balas dendam.
Surga yang Berdarah : Reinkarnasi Sang Kaisar Terbuang
OhmyTwizz
0
770
Surga yang Berdarah: Reinkarnasi Sang Kaisar Terbuang
Di puncak Alam Sembilan Surga, Kaisar Langit Xue Feng pernah menjadi lambang keadilan—hingga pedang saudara-saudaranya sendiri menikam punggungnya. Dalam satu malam penuh darah dan api, surga yang harusnya suci runtuh; kepercayaan, persaudaraan, bahkan namanya sendiri dihapus dari sejarah. Sebelum napas terakhirnya padam, ia bersumpah: “Surga yang meneteskan darahku akan kembali menjerit dalam api dendam.”
Namun kematian hanyalah gerbang baru. Arwah Xue Feng terperangkap di Alam Tiga Sunyi—dimensi terlarang tempat jiwa-jiwa pemberontak dibekukan selamanya—hingga kepingan Inti Jiwa yang tersebar memberinya kesempatan kedua. Ia bereinkarnasi sebagai Long Yichen, siluman naga hitam terbuang di dunia paling rendah, tanpa ingatan, tanpa kekuatan, hanya membawa luka emosional yang tak bisa dipadamkan.
Dengan setiap fragmen Inti Jiwa yang ia kumpulkan kembali, Long Yichen mengingat pengkhianatan yang lebih keji: tujuh saudara kandungnya kini memegang tahta tujuh surga, sedangkan ibu kandungnya—yang tak pernah ia kenal—menjadi otak di balik rencana pemusnahannya. Menyelinap dari surga ke surga, ia harus memilih: apakah dia akan membalaskan dendam seribu kali lipat, ataukah menembus rahasia keberadaannya sendiri dan menyelamatkan surga yang kini dipenuhi darah?
Perjalanan balas dendam ini bukan hanya tentang kekuasaan, melainkan tentang siapa yang berhak menentukan takdir langit. Karena mati adalah anugerah, tetapi tetap hidup dalam kenangan kebencian adalah kutuk yang harus dipecahkan… sebelum seluruh Alam Sembilan Surga benar-benar tenggelam dalam surga yang berdarah.
Dunia kini sedang tidak baik-baik saja. Negeri Diyu tengah melakukan ekspansi ke banyak negeri. Mereka banyak menghancurkan perguruan bela diri, membunuh para pendekar, dan menjatuhkan pusat pemerintahan.
Hal itu tidak bisa dibiarkan. Namun, satu-satunya yang bisa mengalahkan bangsa keturunan iblis Diyu hanyalah pendekar suci dengan pusaka sucinya bernama Pedang Surga.
Sayangnya, sosok itu dan pedangnya kini tidak diketahui keberadaannya. Keduanya sudah menghilang selama ratusan tahun.
Semua perguruan akhirnya mengerahkan murid-murid mereka untuk menemukan pedang legendaris tersebut demi mengalahkan para iblis. Namun, siapa sangka, bahwa ternyata yang berhasil menemukan dan memiliki pedang itu ialah sosok yang selama ini dikenal lemah dan memiliki tenaga dalam saja tidak.
Bai Jia, pada akhirnya dialah yang menjadi pendekar penyelamat. Seorang anak buangan yang lemah dan selalu dirundung, yang dianggap sebagai pembawa sial, yang juga tidak diketahui asal-usulnya, yang mana ternyata merupakan keturunan iblis dan calon raja Negeri Diyu selanjutnya.
Seta adalah prajurit terbaik Kerajaan Jenggala. Namun jalan hidupnya berubah seketika manakala segerombolan penjahat datang mengacau. Putera semata wayangnya dibakar hidup-hidup dan isterinya bunuh diri di depan mata. Ia sendiri dibuat hampir mati, tetapi dapat bertahan hidup dan bertekad membalas itu semua. Lalu intrik kerajaan menyeretnya pula, menjadi berkah tersembunyi karena mengantarkannya kepada sebuah pedang pusaka sakti mandraguna. COVER DIBUAT DENGAN CANVA
Ada sebuah game indie yang sempat viral di komunitas pecinta soulslike bernama 'Hellpoint'. Atmosphere-nya dark sci-fi dengan combat brutal ala 'Elden Ring', tapi bisa didapatkan gratis di Epic Games Store beberapa waktu lalu. Yang bikin seru, game ini punya sistem coop lokal dan multiworld yang unik. Level design-nya labyrinth-like dengan puzzle yang bikin frustasi tapi memuaskan saat terselesaikan.
Developer-nya terinspirasi jelas dari FromSoftware, mulai dari stamina management sampai boss fights yang menuntut presisi timing. Bedanya, setting futuristik dengan sentuhan cosmic horror memberi nuansa fresh. Cuma warning aja, optimization-nya agak bermasalah di beberapa rig. Tapi buat penggemar genre ini, worth to try apalagi kalau bisa gratisan.
Pernah kepikiran gak sih, kalau habis main 'Genshin Impact' terus pengen cari game sejenis tapi bingung? Aku juga pernah ngerasain itu! Salah satu rekomendasi yang menurutku worth to try adalah 'Tower of Fantasy'. Game ini open-world juga, dengan mekanik gacha yang mirip, tapi lebih sci-fi vibesnya. Grafisnya manis banget, apalagi buat yang suka eksplorasi dunia fantasi dengan sentuhan futuristik. Yang bikin seru, ada sistem coop yang lumayan solid buat main bareng temen.
Cuma, bedanya sama 'Genshin', di sini karakter bisa custom lebih dalam, bahkan weapon bisa di-swap sesuai preferensi. Tapi jangan harap story-nya sedalam 'Genshin' ya—lebih ke chill exploration plus combat yang fluid. Oh iya, buat yang suka parkour, di sini ada movement keren kayak grappling hook! Pokoknya, cocok buat ngisi waktu sambil nunggu update region baru di Teyvat.