Aku masih inget betapa kagetnya waktu pertama kali nemu karya-karya Akira Toriyama di luar ‘Dragon Ball’. Ternyata doi nggak cuma bikin Goku dan kawan-kawan, tapi juga terlibat dalam beberapa manga H (hentai) di awal karirnya. Salah satu yang paling terkenal adalah ‘Awawa World’ dan ‘Wonder Island’. Ini jujur bikin aku agak shock karena selama ini taunya Toriyama sensei itu bikin komik action-comedy yang family friendly.
Ceritanya, dulu tahun 80-an Toriyama sempat kerja di bawah nama samaran untuk beberapa karya dewasa. Misalnya di ‘Awawa World’, gambarnya masih kelihatan banget ciri khas gaya gambarnya yang lucu dan ekspresif, tapi kontennya ya… beda jauh sama ‘Dr. Slump’. Aku baca somewhere kalo doi ngerjain ini lebih karena tuntutan ekonomi waktu masih freelancer. Lucunya, beberapa elemen humor di karya H-nya malah jadi cikal bakal gaya komedinya di ‘Dragon Ball’ later.
Yang menarik, fans hardcore kadang koleksi karya-karya langka ini sebagai ‘bagian dari sejarah’. Tapi menurutku, yang bikin Toriyama benar-benar besar tetaplah karya mainstream-nya. Justru menarik melihat bagaimana seorang maestro bisa mulai dari berbagai genre sebelum nemuin formula terbaiknya. Kalo lo penasaran sama sisi ‘lain’ ini, beberapa doujinshi dan koleksi artbook dia kadang nyebut-nyebut periode ini, tapi jelas nggak detail banget.
2025-07-30 04:22:51
14
Lihat Semua Jawaban
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Buku Terkait
Kamu Hanya Pengganti!
nurulfitria_
10
20.1K
Allison Payne juga tidak menginginkan pernikahan ini namun semua orang menyebutnya 'Pelakor' karena menikah dengan kekasih kembarannya. Dia terpaksa menikah dengan Lucas McCarthy untuk menjaga nama baik kedua keluarga.
Kehidupan pernikahan yang dingin tanpa ada sedikit pun kehangatan membuat Allison semakin tertekan. Lucas beranggapan jika kepergian Alice ada hubungannya dengan Allison sehingga dia selalu bersikap kejam pada Allison.
Keadaan semakin memburuk saat Alice tiba-tiba muncul kembali dihadapan Lucas dengan keadaan hamil muda. Allison bersiap membereskan semua barangnya karena tahu jika Lucas akan kembali pada Alice.
Namun rencananya terhenti saat Lucas menolak untuk bercerai tanpa alasan yang jelas. Di sisi lain Allison tetap dengan pendiriannya untuk bercerai dari Lucas dan menjalani kehidupan yang diinginkannya.
Apa alasan Lucas mencegah Allison pergi? Apakah Lucas akan tetap bersama dengan Allison atau kembali pada Alice?
------
"Hampir 2 tahun hidupku berantakan dan itu semua gara-gara kamu! Aku tidak akan melepaskanmu begitu saja," - Lucas McCarthy.
"Apa kamu pikir hidupku bahagia selama ini? Aku harus mendengar cacian banyak orang dan itu semua gara-gara kamu!" - Allison Payne.
"Pak Argan, jangan baca novel ini!"
Menjadikan dosen sendiri sebagai inspirasi novel erotis adalah ide gila. Dan sialnya, novel itu jadi trending 1 di aplikasi hingga Sang Dosen yang killer dan dingin itu jadi pembaca setianya. Pak Argan menatap bibirku sekilas, lalu kembali ke mataku.
"Novelmu bagus, tapi alangkah lebih bagus lagi, kamu bisa menghidupkan feelnya, melakukannya denganku!"
Arumi menemukan sebuah diary di gudang milik mertuanya. Awalnya, ia mengira jika itu adalah milik Hana, adik bungsunya. Namun siapa sangka, ketika ia membuka dan membacanya, ada sebuah puisi yang sepertinya ditulis oleh Haris, suaminya.
Senyum yang ia sunggingkan sejak awal membaca, tiba-tiba hilang saat matanya menangkap sebuah nama di bagian paling bawah. Memang benar Arumi, namun nama panjang dari nama itu, bukanlah miliknya.
Ada apa ini? Apakah Haris salah tulis namanya?
Tidak menyukai dinikahkan paksa oleh ibu tirinya dengan pria desa yang tidak memiliki masa depan jelas, Keysa Andini justru merasakan hal baru yang tidak diduganya sejak ia dan Steven, suaminya yang berusia lebih muda, mulai tinggal bersama.
Keysa yang bermaksud ingin segera menceraikan Steven, mulai merasakan kenyamanan dalam kehidupan bersama yang mereka lalui hingga mengganggu pendirian awalnya itu.
Selain menemukan banyak hal menarik dari pria itu, Keysa juga mendapat kejutan besar tak terduga yang nantinya akan mengubah masa depannya.
Lyra Renata Valmont harus bertemu lagi dengan cinta pertamanya, Adhikara Bramantya yang sudah hampir dia lupakan setelah ibunya menikah lagi.
Nyatanya hidupnya berubah menjadi mimpi buruk sepenuhnya setelah sebuah kecelakaan yang merenggut Dipta Bramantya, suami baru ibunya sekaligus ayah dari Adhikara.
Di bawah atap yang sama dengan Adhikara Bramantya, ia harus hidup dalam ancaman, dendam, dan hasrat yang tak seharusnya ada.
Adhikara membencinya namun dia juga belum bisa sepenuhnya menghapus perasaan yang sulit untuk dia kendalikan.
Satu rahasia, ancaman, dan kesalahan di masa lalu mengikat mereka dalam hubungan gelap yang semakin sulit dilepaskan.
Hanya aku wanita di dunia ini yang dengan tenangnya melihat suami berbuat laknat dengan perempuan lain. Bukan tak berusaha untuk memperbaiki keadaan rumah tangga tapi prinsip dan watak suamiku yang keras membuat Dia berbuat semaunya ditambah posisinya yang merupakan direktur pewaris keluarga. ingin ku tinggalkan tapi aku terikat janji dengan mertua bahwa aku akan menjaga keluarga. sungguh aku dalam dilema.
Kalau ngomongin manga H yang paling terkenal, pasti nama Fumihiko Shimo langsung muncul di kepala. Karyanya seperti 'Bible Black' dan 'La Blue Girl' udah jadi legenda di kalangan fans. Gaya gambarnya yang detail plus alur cerita yang nggak cuma sekedar fanservice bikin karyanya beda dari yang lain.
Shimo juga dikenal karena bisa menggabungkan unsur horror dan erotis dengan apik. 'Bible Black' aja sampe ada adaptasi animenya dan jadi bahan pembicaraan di forum-forum internasional. Buat yang baru mau explore genre ini, karya-karyanya Shimo bisa jadi pintu masuk yang tepat.
Membahas kontribusi Akira Toriyama untuk 'Boruto' selalu menarik karena nuansa misteriusnya. Meskipun Toriyama dikenal sebagai pencipta 'Dragon Ball', ia sebenarnya tidak secara langsung terlibat dalam pengembangan utama 'Boruto: Naruto Next Generations'. Namun, ada sentuhan kreatifnya dalam beberapa konsep awal. Misalnya, desain karakter Momoshiki Ōtsutsuki dikabarkan terinspirasi dari sketsa Toriyama, memberi vibe 'Dragon Ball' yang khas. Uniknya, meski hanya sebagai penasihat, pengaruh visualnya tetap terasa dalam beberapa arc.
Yang bikin penasaran adalah bagaimana gaya Toriyama yang khas—dengan proporsi tubuh ekspresif dan detail wajah—berbeda dengan gaya Masashi Kishimoto. Fans bisa melihat perpaduan ini dalam film 'Boruto: Naruto the Movie', di mana Toriyama membantu menulis naskah. Jadi, meski bukan 'tim inti', jejaknya tetap ada seperti remah-remah kreativitas yang memengaruhi dunia Naruto generasi baru.
Akira Toriyama memang terkenal suka mencampur berbagai inspirasi dalam karyanya. Untuk 'Dragon Ball', dia mengaku terinspirasi oleh novel klasik Tiongkok 'Perjalanan ke Barat'. Karakter Son Goku jelas terinspirasi dari Sun Wukong, si Raja Kera. Tapi yang keren, Toriyama juga memasukkan unsur-unsur film aksi Hong Kong dan komedi slapstick yang dia suka. Goku yang polos dan rakus itu mirip karakter Jackie Chan dalam hal kelucuan, sementara pertarungan epiknya dapat inspirasi dari Bruce Lee.
Yang menarik, dia juga bilang ide tournament Tenkaichi Budokai muncul karena dia penggemar WWE. Jadi bayangkan campuran mitologi Tiongkok, film laga 70-an, dan wrestling modern - voila, jadilah 'Dragon Ball' yang kita kenal. Kreativitas Toriyama benar-benar tidak terbatas, dia bisa mengambil dari mana saja dan mengubahnya menjadi sesuatu yang segar.