Siapa yang tidak terpesona oleh sosok Nyonya Simon di 'Lupin'? Karakter ini dihidupkan oleh aktris Ludivine Sagnier, yang membawakan aura misterius sekaligus elegan dengan begitu sempurna. Sagnier bukan baru di dunia akting—dia sudah membuktikan talentanya di berbagai film seperti 'Swimming Pool' dan 'The Young Pope'. Di 'Lupin', dia memainkan peran istri dari antagonis utama, menciptakan dinamika yang menarik antara kesan lembut dan ketegangan tersembunyi.
Yang bikin penasaran, Ludivine bisa membuat penonton terus menerka: apakah Nyonya Simon benar-benar polos atau justru punya agenda terselubung? Senyumnya yang ambigu dan cara dia menyampaikan dialog dengan tempo pelan bikin karakternya semakin memikat. Aku suka bagaimana serial ini memberinya ruang untuk berkembang, meski screen time-nya tidak dominan.
Ludivine Sagnier, aktris Prancis berbakat itu, berhasil bikin aku selalu anticipate setiap kemunculannya sebagai Nyonya Simon. Yang menarik, dia bisa bikin karakter yang sebenarnya secondary feels like a main player. Gayanya yang kalem tapi tajam pas banget sama aura aristokrat keluarga Pellegrini. Aku suka detail kecil seperti cara dia memegang gelas wine atau bereaksi saat suaminya marah—semua terukur dan punya makna. 'Lupin' emang seri yang paham banget cara memaksimalkan aktor pendukung.
Kalau ngomongin casting yang pas banget, Ludivine Sagnier sebagai Nyonya Simon di 'Lupin' itu contohnya. Aku inget pertama kali liat dia di episode 1—langsung kebayang gimana karakter ini bakal punya peran penting. Sagnier itu master dalam memainkan ekspresi mikro; tatapan matanya aja bisa cerita banyak tanpa perlu monolog. Serial ini emang pilihan pemainnya jitu banget, dan dia bawa nuansa French elegance yang autentik.
Yang keren, karakternya nggak cuma jadi 'istri bos' biasa. Ada scene-scene kecil dimana dia berinteraksi dengan Omar Sy yang bikin chemistry mereka terasa nyata. Meski nggak banyak aksi fisik, tekanan emosional yang dia tampilkan bikin penonton ngerasakan ketegangan. Aku penasaran apakah bakal ada flashback lebih banyak tentang masa lalu Nyonya Simon di season-season berikutnya.
2026-07-10 14:07:06
14
Lihat Semua Jawaban
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Buku Terkait
Tetanggaku yang Menggoda
Richy
9.8
57.4K
“Kak, kenapa bisa ada yang timbul di bagian sana? Sepertinya berbeda dengan punyaku.”
Gadis polos berusia 18 tahun yang merupakan tetanggaku itu menatap selangkanganku dengan penuh penasaran. Sorot matanya mengandung nafsu tersirat.
Aku berpura-pura bodoh. “Coba aku lihat punyamu seperti apa.”
Tak disangka, dia langsung melepas rok mini putihnya tanpa ragu sedetik pun, memperlihatkan bagian selangkangannya yang seputih salju.
“Lihat, punyaku rata. Tidak ada apa-apa di sini.”
~ Pemenang Runner Up (Juara 2) Kompetisi 'Ini Bukan Cerita Dongeng' 2022 ~
Dibuang setelah kematian ibunya secara tragis, hidup Gallen bagai di neraka. Dia bertekad untuk sukses dan menghimpun kekuatan untuk balas dendam.
"Lihat dan tunggu pembalasanku! Akan kutenggelamkan kalian semua hingga ke kerak bumi!"
Dua puluh tahun kemudian, Gallen muncul di perusahaan keluarga ayahnya sebagai Malaikat Kematian dalam wujud seorang cleaning service.
Selamat membaca! Yuk ramaikan kolom review dengan komentar!
Ikuti juga IG @lathifahnur117
Kecewa karena dikhianati kekasih, Celine hampir saja celaka karena mabuk. Untung dia bertemu dengan Steven yang menyelamatkan sekaligus meninggalkannya begitu saja di kamar hotel. Kesialan Celine tidak berakhir sampai di sana, dia juga dipecat dari perusahaan tempat ia bekerja. Untuk kesekian kalinya Steven muncul sebagai penolong hingga akhirnya mereka jatuh cinta dan menikah. Sayang, saat cinta bersemi Celine harus dihadapkan pada kenyataan jika Steven adalah orang yang bertanggung jawab atas kematian kedua orang tuanya. Bagaimanakah kisah cinta mereka selanjutnya?
Toko kecil itu bernama Anak Lipat—tempat croissant hangat, isian nyeleneh, dan rahasia yang belum selesai dipanggang.
Qale, gadis bermata sipit sebelah dan bergigi gingsul, menyimpan luka masa lalu : dituduh jadi penyebab kematian ibu, dicap pembawa sial, dan kini… dipaksa menikah dengan pria buta dan lumpuh demi utang budi keluarga.
Tapi lelaki asing itu datang membawa lebih dari sekadar cincin. Ia tahu banyak hal rahasia di masa lalu yang membuat Qale penasaran.
Syaratnya satu, menikah, tapi jangan jatuh cinta.
Tapi, siapa yang bisa menolak pesona si anak lipat, si pembuat croissant manis beraroma dendam.
Rayen Akinson yang rela menjadi simpanan wanita kaya raya demi bisa hidup dengan layak. ia bahkan hanya menjadi pemuas ranjang bagi Anna White Stopher yang sudah berstatus sebagai istri dari pria lain. Hanya satu syarat yang diberikan oleh Anna saat itu. “Jangan sampai kau jatuh cinta padaku!” Itulah pesan Anna pada Rayen. Karena jika Rayen jatuh cinta padanya maka Anna akan membuangnya dan menggantikannya dengan laki-laki lain.
Mengejar identitas Nyonya Simon di 'Lupin' season 3 itu seperti main petak umpet dengan penulis skenario—seru banget! Karakter ini muncul sebagai sosok misterius yang punya kaitan erat dengan masa lalu Assane. Dari ekspresi dinginnya sampai cara dia bicara, semua terasa calculated. Aku penasaran banget sama latar belakangnya karena dia bukan sekadar musuh biasa, tapi punya dendam personal yang bikin konflik Assane semakin kompleks.
Yang bikin menarik, Nyonya Simon ini kayaknya punya jaringan kuat dan tahu rahasia keluarga Diop. Setiap adegan dia muncul, atmosfernya langsung tegang. Aku suka bagaimana series ini ngasih clue pelan-pelan tentang hubungannya dengan pelaku di season sebelumnya. Kalau dipikir-pikir, mungkin dia simbol dari konsekuensi dunia pencurian Assane yang akhirnya 'nyampe' juga ke orang terdekatnya.
Nyonya Simon di 'Lupin' itu karakter yang bikin penasaran banget! Dia muncul sebagai sosok misterius yang punya kaitan erat dengan masa lalu Assane Diop. Awalnya, aku kira dia cuma figuran, tapi ternyata dia punya peran kunci dalam mengungkap konspirasi yang melibatkan keluarga Pellegrini. Yang menarik, dia digambarkan sebagai wanita tua yang penuh rahasia, tapi justru di balik penampilannya yang sederhana, dia menyimpan informasi vital tentang kejahatan Hubert.
Hubungannya dengan Assane juga nggak biasa. Meski bukan keluarga darah, dia seperti 'ibu kedua' yang memberi petunjuk lewat cerita-cerita masa lalunya. Adegan ketika dia mengungkap surat wasiat itu bikin merinding—ternyata dialah saksi bisu ketidakadilan yang dialami Baba Assane. Karakternya mengingatkanku pada 'penjaga memori' dalam cerita detektif klasik, di mana kebenaran sering disembunyikan oleh orang yang paling tidak disangka.
Mengikuti alur cerita 'Lupin III Part 3', Nyonya Simon memang muncul sebagai antagonis yang cukup menonjol, tapi apakah dia musuh utama? Rasanya lebih kompleks dari itu. Karakternya digambarkan sebagai wanita licik dengan agenda tersembunyi, sering kali bersinggungan dengan Lupin dan kawan-kawan. Namun, part ini juga memperkenalkan beberapa villain lain seperti Mister X dan kelompok shadow government yang justru lebih sering jadi penghalang utama. Nyonya Simon lebih seperti 'wildcard'—kadang membantu, kadang menghancurkan rencana Lupin. Dinamikanya justru bikin cerita makin unpredictable!
Yang bikin menarik, interaksinya dengan Fujiko itu kayak permainan kucing-kucingan. Mereka saling memanipulasi, tapi juga punya chemistry yang bikin penonton penasaran. Jadi meski bukan musuh 'utama', keberadaannya bikin cerita makin berwarna. Aku suka bagaimana dia nggak sepenuhnya jahat, tapi juga nggak bisa dipercaya—benar-benar gray area yang khas Lupin!
Menggali kembali ingatan tentang 'Lupin' di Netflix, karakter Nyonya Simon memang memiliki peran yang cukup menarik. Di season pertama, dia muncul sebagai sosok misterius yang terhubung dengan masa lalu Assane Diop. Interaksinya dengan Assane di episode 5 memberikan petunjuk penting tentang konspirasi yang melibatkan ayah Assane. Namun, kehadirannya tidak terlalu menonjol hingga season kedua, di mana latar belakangnya mulai diungkap lebih dalam.
Yang bikin penasaran, Nyonya Simon ternyata punya hubungan dengan keluarga Pellegrini, musuh bebuyutan Assane. Karakternya dibangun dengan layer-layer rahasia yang perlahan terbuka, bikin penonton terus nebak-nebak motif aslinya. Kalau dilihat dari perkembangan plot, kemunculannya di season sebelumnya memang disiapkan untuk jadi kunci cerita di season berikutnya.