Ada satu lagu dari 'Diva dan Teman-Temannya' yang selalu bikin aku merinding setiap dengerin—'Langit Biru'. Liriknya sederhana tapi dalam, bercerita tentang harapan dan mimpi yang seolah bisa diraih kalau kita berani terbang tinggi. Awalnya aku cuma kenal lagu ini dari rekomendasi temen, tapi setelah dengerin berkali-kali, jadi kayak anthem buat hari-hari berat. Melodi intro-nya pakai piano yang slow banget, terus pelan-pelan ngebangun energi pas masuk ke chorus. Yang bikin special, vokal divanya nggak cuma technically bagus, tapi emosional banget. Rasanya kayak lagi dibisikin, 'Hey, kamu bisa kok.'
Selain itu, aransemennya juga nggak terlalu ramai, jadi bikin lagu ini cocok buat segala suasana—entah lagi seneng atau sedih. Aku bahkan pernah nangis pas dengerin versi acoustic-nya di tengah hujan. Menurutku, popularitas 'Langit Biru' nggak cuma karena easy listening, tapi karena pesannya universal. Dari anak kecil sampe dewasa bisa relate, apalagi buat yang lagi butuh semangat. Keren banget sih gimana satu lagu bisa jadi 'teman' buat banyak orang.
'Rindu ini' dari 'Diva dan Teman-Temannya' tuh lagu yang menurutku punya daya tarik magis. Awalnya aku skeptis karena judulnya klise, tapi ternyata penyampaiannya bikin beda. Lagu ini slow banget, hampir kayak lullaby, dengan vokal utama yang kayak floating di atas string arrangement. Liriknya tentang jarak dan kerinduan yang nggak bisa diungkapin dengan kata-kata. Pas banget buat yang LDR atau lagi merantau.
Yang bikin banyak orang suka mungkin karena kesederhanaannya. Nggak ada falsetto tinggi atau key change dramatis, tapi justru ketulusannya yang bikin nagih. Aku sering puterin pas malem-malem butuh ketenangan. Banyak cover di YouTube juga, bukti lagu ini emang resonate sama banyak orang.
Kalau ngomongin lagu paling ngehits dari 'Diva dan Teman-Temannya', pasti 'Jalan Pulang' yang langsung keinget. Lagu ini tuh hits banget sampe jadi backsound TikTok beberapa bulan lalu. Aku pertama kali nemu lagu ini pas lagi scroll video kucing lucu, eh tau-taa denger snippet chorus-nya yang catchy. Beat-nya upbeat tapi tetap cozy, kayak lagu buat perjalanan pulang di sore hari—which is literally the title. Liriknya juga relate banget buat Anak Rantau kayak aku, yang kadang kangen suasana kampung halaman.
Yang bikin 'Jalan Pulang' nempel di kepala itu kombinasi antara hook-nya yang gampang diinget sama penggunaan instrumen tradisional dikit di bagian bridge. Divanya nyanyiin bagian 'pulanglah, di sini senyumku menunggu' dengan nada agak melankolis, bikin greget. Aku juga suka sama alternatif remix-nya yang lebih elektronik; beda vibe tapi tetap enak didenger. Kalo mau cari lagu mereka yang paling viral, ini jelas juaranya. Sampe sekarang masih sering diputer di radio-radio lokal.
2026-04-26 09:00:45
16
Lihat Semua Jawaban
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Buku Terkait
Dimanja Tiga Majikan Cantik
Allina
9.4
1.1M
"Rafli, mulai malam ini, kamu temani tiga anak gadisku, ya!"
Menemani tiga anak gadis majikanku yang cantik dan masih bujang, siapa yang menolak. Tapi, statusku yang hanya pelayan biasa, membuatku direndahkan. Sampai akhirnya mereka tahu diriku yang sebenarnya, mereka memohon-mohon untuk jadi wanitaku.
Dua Tak Cukup, Tiga Tak Sanggup: Dimanja Tiga Adik Tiri Idol
Harucchi
10
25.0K
Setelah ayahnya menikah lagi, Doni diminta tinggal di sebuah rumah mewah untuk mengawasi tiga adik tirinya yang kabarnya sangat liar. Siapa sangka, ketiga gadis itu ternyata adalah anggota grup idola Sweet3 yang selama ini dipuja-puja oleh Andy, pria yang dulu merundung dan merebut kekasih Doni. Kini dengan penampilan barunya yang atletis, Doni justru menjadi rebutan para idola cantik tersebut dan siap membalas dendam pada masa lalunya. "Sini dong Kak, jangan cuma dilihatin. Kita bertiga udah sepakat kok, siapa pun yang Kakak pilih duluan buat 'main', dua lainnya nggak bakal marah."
Nadia ingin berbagi kebahagiaan atas kehamilannya pada kedua orang tua dan Nabila saudaranya. Betapa terkejutnya Nadia saat melihat keluarganya bahagia atas kehamilan Nabila yang ia ketahui belum menikah, dan yang lebih mengejutkan lagi lelaki yang menjadi ayah dari anak yang dikandung Nabila adalah Rama suaminya. Talak akhirnya terucap dari bibir Rama.
Nadia pergi dalam kekalutan hingga mengalami kecelakaan yang mengakibatkan dia keguguran. Nadia yang merasakannya sakit raga dan hatinya masih harus berhadapan dengan Gio pemilik mobil mewah yang ia tabrak. Dan sebagai ganti rugi yang tak sedikit Gio meminta Nadia menjadi istrinya. Padahal Gio adalah pemilik perusahaan tempat Rama bekerja.
Terbesit balas dendam, tapi ternyata menikah dengan Gio bagaikan memasuki neraka dunia yang lain.
Sheravina Danilova, seorang model seksi blasteran Rusia, terpaksa menikah dengan Kevin Alejandro Bagaskara, duda 40 tahun yang merupakan mantan suami dari Selena bibi Sheravina karena sebuah insiden satu malam. Kevin adalah seorang chef sekaligus pemilik restoran, baik, jujur, tampan dan juga sangat mapan. Namun sayangnya tak bisa memberikan keturunan kepada Selena sehingga membuat Selena menceraikannya.
Di tahun ketiga pernikahan Marissa Pranaya dan Arka Kivandra, ada sebuah kabar baik.
Akhirnya, Marissa bisa meninggalkan laki-laki itu.
"Satu bulan lagi kakakmu akan pulang. Selama sebulan ini, teruslah berpura-pura menjadi dirinya dengan baik." Di ujung telepon, suara Bu Elvira Pranaya terdengar dingin seperti biasanya. "Setelah semua ini berakhir, aku akan kasih kamu 60 miliar, agar kamu bisa menjalani hidup yang kamu mau."
"Aku mengerti," jawab Marissa pelan, suaranya tenang bagaikan air yang tiada bergelombang.
Setelah menutup telepon, Marissa menengadah, menatap foto pernikahan berukuran raksasa yang terpajang di dinding.
Olla Viola adalah seorang penyanyi berbakat dengan suara emas yang mampu menyanyikan lagu dangdut, tembang Jawa, Malaysia, hingga barat dengan penuh penghayatan. Di balik ketenarannya yang mulai menanjak, Olla hidup sederhana bersama suaminya, Aloy, seorang pria pengangguran yang dulu ia tolong karena kasihan. Olla menyangka cinta dan kesetiaan akan membuat rumah tangganya bahagia, hingga kenyataan pahit menghancurkan segalanya.
Aloy berselingkuh dengan Niar, sahabat sekaligus rekan satu panggung Olla. Lebih kejam lagi, Aloy memutarbalikkan fakta tentang masa lalu mereka. Ia mengaku sebagai sosok yang membesarkan karier Olla dan menyelamatkannya dari kemiskinan, padahal seluruh kesuksesan itu lahir dari kerja keras Olla sendiri.
Di balik wajah manis dan kata-kata manipulatifnya, Aloy diam-diam menyusun rencana. Dokumen rumah dan mobil yang dibeli dari jerih payah Olla dibaliknamakan atas namanya sendiri. Saat semuanya siap, Aloy dan Niar kabur, membawa serta seluruh harta yang telah Olla perjuangkan bertahun-tahun.
Olla pun berniat membalas dendam atas semua perbuatan Aloy kepadanya.
Ada satu lagu yang selalu muncul di playlist orang-orang ketika suasana hati sedang sendu: 'Hampa' oleh Ari Lasso. Liriknya menusuk langsung ke perasaan, terutama bagian 'aku hampa, tanpa dirimu'. Melodinya pelan tapi berat, cocok banget buat didengerin sambil merenung di kamar dengan lampu redup. Aku sering nemuin lagu ini jadi soundtrack di banyak film indie atau series drama kayak 'AADC' yang bikin momennya makin terasa.
Yang bikin 'Hampa' timeless itu kesederhanaannya. Gak perlu orkestra megah atau vocal runs ribet – cukup piano dan suara Ari yang emosional. Setiap kali lagu ini diputar di radio atau kafe, pasti ada aja yang ikut bersenandung atau malah melamun. Udah kayak anthem buat generasi 2000-an yang lagi patah hati.