Sempat penasaran juga sama kabar terbaru Harry Murti di 2023, apalagi setelah karyanya yang sebelumnya selalu bikin penasaran. Dari beberapa sumber yang kuperhatikan, dia lagi seru-serunya menggarap adaptasi novel grafis dari salah satu cerita lokal yang punya nuansa fantasi gelap. Proyek ini disebut-sebut bakal jadi kolaborasi sama ilustrator muda berbakat, dan mereka ingin bawa atmosfer yang sangat immersive lewat visual storytelling. Kabarnya sih, bakal ada twist budaya Nusantara yang di-blend sama elemen supernatural modern.
Yang bikin semakin excited, proses kreatifnya banyak di-share lepotan-lepotan di media sosial timnya. Ada sketsa karakter yang stylis banget, sama worldbuilding detail kayak peta fiksi lengkap dengan mitologi buatan. Kelihatan banget passion-nya di sini. Kalau jadwalnya sesuai rencana, mungkin kita bisa liat hasilnya akhir tahun ini atau awal 2024. Harapanku sih, semoga nggak cuma visually stunning tapi juga punya kedalaman narasi kayak karya-karya Harry sebelumnya.
Denger-denger sih tahun ini Harry Murti lagi eksperimen dengan format baru—semacam hybrid antara podcast audio-drama sama mini series animasi pendek. Koncept-nya unik, tentang urban legend Jakarta yang dikemas pakai perspektif dokumenter fiksi. Aku suka gimana dia selalu coba sesuatu yang segar, nggak mentok di satu medium doang. Beberapa cuplikan udah beredar di komunitas penggemarnya, dan responsnya cukup positif sampai sekarang!
2026-04-08 13:19:04
2
View All Answers
Scan code to download App
Related Books
Kekuatan Harvey York untuk Bangkit
Kentang Pecinta Serigala
9.1
39.5M
Masuk sebagai menantu pria, Ia memulai kehidupan yang menyedihkan. Saat ia mulai berkuasa, Ibu mertua dan kakak ipar keduanya berlutut di hadapannya. Ibu mertua memohon kepadanya “ Mohon jangan tinggalkan anak perempuanku.”Kakak iparnya berkata “ Saudara iparku, aku ternyata salah…”
“Jangan pernah berani menyimpan perasaan untukku atau aku kirim lagi kamu pada ayahmu yang Iblis itu!”
Bagi Hamish Elias Adhirajasa, seorang miliarder berhati dingin berusia tiga puluh lima, wanita hanyalah sebuah objek yang bisa dibeli, disentuh, lalu dibuang sesuka hati.
Cinta? Ketulusan? Ia tak pernah percaya dua hal itu. Sumpahnya hanya satu: tidak akan pernah terikat, tidak akan pernah menikah.
Lalu Kalea datang. Gadis rapuh yang ia beli dari ayah kandungnya sendiri yang seorang penjudi kejam. Seharusnya Kalea hanya menjadi pelayan tak terlihat di rumah megahnya. Namun, kepolosan dan tatapan lugu gadis itu adalah anomali yang perlahan meruntuhkan dinding es yang Hamish bangun selama bertahun-tahun.
Peringatan keras yang ia berikan pada Kalea justru menjadi jerat paling mematikan bagi dirinya sendiri. Semakin ia mendorong, semakin kuat hatinya yang beku ditarik mendekat.
Ketika seorang pria yang terbiasa menghancurkan dihadapkan pada satu-satunya jiwa murni yang pernah ia temui, pilihan mana yang akan ia ambil? Menjadi iblis yang lebih kejam demi melindungi hatinya, atau mengambil risiko hancur demi merasakan cinta untuk pertama kalinya?
Apa jadinya jika seorang pria lupa akan hari pernikahannya dan terpaksa digantikan oleh saudara kembarnya?
Harry Alexander lupa bahwa dia akan menikah dengan gadis yang akan dijodohkan dengannya. Karena keadaan mendesak, William yang merupakan kakak kembar Harry menggantikan posisi Harry di hari itu.
Sedangkan Harry harus menikah dengan gadis sombong yang harusnya dijodohkan dengan William.
Bagaimana kah kisah rumah tangga mereka yang mempunyai pasangan dengan sifat berbanding terbalik dengan karakter masing-masing?
Dan bagaimana ketika satu persatu kebenaran terungkap di dalam kehidupan pernikahan mereka?
Instagram @yenitawati24
Ada-ada saja ulah mereka.
Memanfaatkan rasa hormat dan rasa kasihanku, lalu pelan-pelan uang tabunganku pun habis.
Namun, anehnya ... semakin mereka menguras uangku, hartaku semakin bertambah. Tak pernah habis. Hartaku Unlimited!
Kenapa bisa begitu, ya?
Archie Anantaboga, diberkahi dewa sebuah 'pedang kutukan' yang tak pernah muncul selama ribuan tahun. Berkat itu, ia diundang dan diterima di Akademi Pemimpin yang hanya menerima murid berbakat yang ditakdirkan untuk menjadi pemimpin dan pelindung dunia.
Kehidupan yang dipikirnya akan menjadi lebih baik, malah menjadi lebih buruk dan menyakitkan. Keluarganya dibinasakan, dunia membencinya, dan kekuatan dalam dirinya membalik menyerangnya.
Dalam perjalanannya menuju sebuah tempat misterius yang tak pernah ditemukan orang, ia bertemu dengan William Gama, anak misterius yang menjadi teman seperjalanannya. Melewati segala rasa senang, duka, kekecewaan, kematian, dan lucu bersama. Mencari sebuah perpustakaan yang 'mereka' sebut dengan Perpustakaan Takdir.
Dibenci mertua karena kesehariannya selalu menggunakan daster rumahan, itu yang dialami oleh Rahayu istri seorang CEO super kaya raya. Tidak hanya itu, kebencian itu juga karena Rahayu belum dapat memberikan keturunan bagi suaminya.
Mertua Rahayu pun berkeinginan agar Dikta dapat menceraikan istrinya dalam jangka dekat jika masih belum hamil juga, tapi dikarenakan Dikta begitu mencintai Rahayu ucapan dari mamanya sendiri ditolak mentah-mentah.
Kebencian pada Rahayu semakin menjadi-jadi, sang mertua pun tidak tahan lagi akhirnya memilih mengirimkan wanita penggoda untuk merusak rumah tangga Dikta dan Rahayu. Tidak hanya itu, mertua Rahayu pun juga memberikan fitnah ketika Rahayu hamil anak pertama mereka di usia pernikahan yang ke sepuluh tahun.
Dan akhirnya Dikta terjerumus pada jebakan mamanya sendiri dan wanita penggoda tersebut, Dikta mengatakan kata cerai pada Rahayu ketika anak mereka lahir ke atas dunia. Rasa sakit, penyesalan, dendam dirasakan oleh Rahayu.
Rahayu pun bertekad untuk membalaskan dendam pada semua yang terlibat dalam penghancur rumah tangga bahagianya dengan Dikta, dibantu oleh Lisa yang merupakan sahabat dekat. Rahayu pun menjalankan beberapa cara dan mengumpulkan bukti untuk membungkam mulut mertua dan wanita penggoda kirimannya.
Melihat Harry Murti tumbuh di industri hiburan itu seperti menyaksikan bintang yang menemukan orbitnya perlahan tapi pasti. Awalnya, dia lebih dikenal lewat peran-peran pendukung di sinetron tahun 2000-an dengan karakter 'bad boy' yang jadi ciri khasnya. Yang bikin aku salut, dia nggak stuck di image itu – lambat laun mulai mengambil peran lebih kompleks seperti di film 'Catatan Akhir Kuliah' yang bikin orang lihat kedalaman aktingnya.
Titik baliknya mungkin ketika main di series 'Orang Ketiga' di platform streaming, di sini dia benar-benar melebur jadi karakter ambigu yang bikin penonton galau antara benci atau kasihan. Progres kariernya menunjukkan pola menarik: dari bintang televisi yang sering dianggap 'sekadar tampan', sampai bisa merambah film indie dan produksi digital dengan credibilitas berbeda. Sekarang, setiap muncul di layar, ada ekspektasi tertentu dari penonton karena konsistensinya dalam memilih proyek berkualitas.
Ada sesuatu yang menarik tentang sosok Harry Murti yang bikin aku selalu penasaran setiap namanya muncul. Dia bukan sekadar 'orang di balik layar', tapi semacam arsitek yang membentuk banyak momen berkesan dalam dunia hiburan kita. Kariernya dimulai sebagai penulis, tapi kemudian berkembang menjadi produser dan kreator konten yang punya tangan dingin dalam mengolah cerita. Yang bikin aku respect, dia gak cuma fokus di satu medium—mulai dari novel populer sampai adaptasi film dan serial TV, semua disentuhnya dengan gaya khas.
Pernah dengar 'Dilan 1990'? Nah, Harry terlibat dalam pengembangan beberapa proyek semacam itu, di mana dia berperan penting dalam mentransformasi buku jadi visual yang hidup. Yang keren, dia paham banget selera anak muda dan bisa bikin konten yang relate tanpa terkesan norak. Aku juga suka cara dia memadukan unsur lokal dengan universal appeal, jadi karyanya gak cuma laku di pasar domestik tapi juga punya potensi global. Buatku, dia itu representasi generasi baru kreator Indonesia yang berani eksperimen tapi tetap grounded.
Harry Murti adalah sosok yang cukup dikenal di dunia jurnalistik Indonesia, terutama di bidang olahraga. Awal mula kariernya dimulai ketika ia bergabung dengan salah satu stasiun televisi ternama di Indonesia. Saat itu, ia mengawali langkahnya sebagai reporter lapangan, meliput berbagai event olahraga baik lokal maupun internasional. Kemampuan analisisnya yang tajam dan gaya penyampaian yang enak didengar membuatnya cepat mencuri perhatian.
Dari situ, kariernya terus menanjak. Ia tidak hanya menjadi reporter, tetapi juga berkembang sebagai presenter dan analis olahraga. Harry Murti dikenal karena pengetahuannya yang mendalam tentang sepak bola, sehingga sering diundang sebagai narasumber di berbagai program olahraga. Namanya semakin melejit ketika ia menjadi bagian dari tim liputan Piala Dunia dan Liga Champions, membawa penonton merasakan atmosfer pertandingan langsung dari lokasi.
Maudy Hutonmo memang selalu punya cara untuk mengejutkan penggemarnya. Tahun ini, dia kembali dengan proyek ambisius berupa film pendek yang juga menjadi debutnya sebagai sutradara. Judulnya 'Titik Temu', sebuah cerita tentang perjalanan emosional seorang seniman yang kehilangan inspirasinya. Aku sempat melihat cuplikannya di platform streaming, dan visualnya sangat memukau—ciri khas Maudy yang detail dalam setiap frame.
Selain itu, dia juga terlibat dalam produksi serial podcast 'Suara Hati' sebagai narator utama. Podcast ini berbeda karena menggabungkan elemen audio drama dengan monolog personal. Keren banget sih menurutku, karena jarang ada artis yang berani eksperimen dengan medium baru seperti ini. Aku udah langganan dan nggak sabar nunggu episode barunya setiap minggu!