Pernah dengar isu bahwa Indah Gunawan main sinetron? Aku confirm itu benar! Tahun 2005 ada sinetron remaja produksi Multivision Plus yang melibatkan dia sebagai figuran. Waktu itu aku masih SMP dan langsung ngeh karena mukanya sudah familiar dari acara musik. Karakternya cuma muncul 2-3 scene sebagai guru atau tetangga—detailnya sudah agak blur—tapi yang pasti ekspresinya tetap charming khas Indah. Justru pengalaman kecil seperti ini yang bikin penggemar lama suka kepo dan hunting arsip-arsip lama.
Indah Gunawan memang lebih dikenal sebagai presenter dan pembawa acara, tapi sedikit yang tahu kalau dia pernah mencicipi dunia akting juga. Aku ingat dulu sempat nemuin sinetron lawas tahun 2000-an berjudul 'Cinta SMU' di salah satu stasiun TV swasta, dan ternyata Indah muncul dalam beberapa episode sebagai karakter pendukung. Perannya cukup natural meski durasinya singkat, mungkin karena latar belakangnya di dunia hiburan sudah cukup matang. Lucunya, gaya bicaranya yang khas sebagai presenter malah bikin karakternya memorable.
Dari riset kecil-kecilan, sepertinya itu satu-satunya sinetron yang pernah dibintanginya sebelum fokus total ke presenting. Justru menarik melihat bagaimana bakatnya ternyata versatile—bisa nyiarin berita serius tapi juga bisa adaptasi ke dunia fiksi. Sayangnya kayaknya nggak ada rekaman episodenya yang masih beredar di platform streaming sekarang.
Sebagai penikmat sinetron era 2000-an, aku sempat kaget waktu tahu Indah Gunawan pernah muncul di 'Cinta SMU'. Waktu itu posisinya masih baru mulai naik daun sebagai presenter, dan penampilannya di sinetron lebih seperti cameo. Yang bikin lucu itu gaya dia yang tetap terlihat seperti presenter bahkan saat berakting—intonasinya jelas banget kayak lagi baca naskah berita. Tapi justru itu yang bikin karakternya nempel di ingatan penonton.
Kalau dilihat dari track record-nya, kayaknya dunia akting bukan jalur yang betul-betul dikejar. Setelah itu langsung balik ke zona nyaman sebagai host acara. Mungkin pengalaman itu cuma eksperimen sesaat atau tawaran dadakan. Tapi tetep aja, bagi fans berat seperti aku, menemukan potongan sejarah kecil seperti ini selalu menyenangkan.
2026-01-13 22:54:54
8
View All Answers
Scan code to download App
Related Books
Bos, Jangan di Sini!
Olivia
10
829.5K
Sevi bekerja di perusahaan susu segar, hidupnya tampak sempurna. Ia mencintai pekerjaannya sebagai milk tester, mencintai susu strawberry, dan hidup mandiri. Tapi semuanya berubah ketika ia menemukan susu baru yang justru membangkitkan ‘reaksi biologis’ aneh pada tubuhnya. Tanpa hamil, tanpa hubungan, tiba-tiba tubuhnya memproduksi ASI... beraroma strawberry.
Lebih rumit lagi, bosnya yang dikenal dingin dan perfeksionis, Arlan, mulai mencium rahasia aneh yang disembunyikannya. Tapi siapa sangka? Keanehan itu justru jadi awal kedekatan mereka dengan cara yang tidak pernah terpikirkan Sevi sebelumnya.
“Saya tahu cara supaya nggak terlalu sakit. Mau?”
21+ --- Menjadi pengganti ranjang istri bosku selama awal pernikahan, siapa yang menolak?
Demi tidak dipecat karena masa laluku sebagai narapidana terbongkar, Bos tempatku bekerja menawariku untuk memuaskan istrinya, Nyonya Rose.
Sebagai karyawan, tentu aku harus patuh.
Apalagi, istri bosku sangat cantik, tapi tidak pernah mendapat kepuasan batin selama pacaran hingga menikah.
Namun yang tidak aku duga, ternyata istri bosku tahu itu adalah akal-akalan suaminya dan malah memintaku melanjutkan tugas yang harusnya hanya semalam saja.
"Suamiku yang memintamu, kan? Tetaplah di sini karena aku memilihmu, bukan dia!"
Bee, masih terlalu belia ketika merasakan pahitnya hidup menjadi sebatang kara di dunia ini.
Kedua orang tuanya tidak mewariskan harta sepeser pun bahkan meninggalkan hutang yang harus Bee bayar kepada Beni yang merupakan sahabat ayah dan bundanya.
Beni menginginkan Bee menikah dengan anak semata wayangnya yang bernama Akbi.
Namun Akbi telah memiliki kekasih, maka mati-matian Akbi menolak perjodohan tersebut.
“Gue punya cewek dan gue cinta sama dia, harusnya gue nikahnya sama dia bukan sama lo!”
~Devano Akbi Marthadidjaya~
“Gimana kalau kita buat perjanjian? Biar Om Beni enggak kecewa, kita ikutin aja keinginan papamu ... hanya sampai aku lulus kuliah lalu mendapatkan kerja dan bisa menghidupi diri sendiri, trus kita bercerai, menolak keinginan om Beni lebih sulit dari pada mengajukan perceraian ke pengadilan ... setelah nikah nanti, hidup kita pasti akan menjadi miliki kita sendiri, kita mau cerai pun ... om Beni enggak akan bisa ngelarang, gimana?”
~Aurystela Akkeu Quenbee~
Istri yang Kau Sakiti Ternyata Punya Perusahaan Sendiri
Tifa Nurfa
8
42.0K
Di hari ulang tahun pernikahan mereka, suami Tyas tidak pulang dan pria itu rupanya tengah berselingkuh dengan mantan kekasihnya saat SMA. Bahkan pria itu menduakan Tyas dengan menikahi mantan kekasihnya tersebut!
Tyas menolak, tapi ia tidak ingin mundur dan membiarkan Iqbal menikmati segala kemewahan dan jabatan yang kini ia miliki bersama si istri kedua. Ia bertahan sembari menyusun rencana pembalalsan.
Karena apa yang Iqbal miliki saat ini adalah berkat Tyas, yang diam-diam adalah pemilik dari perusahaan tempat Iqbal bekerja saat ini!
Yura, seorang gadis 21 tahun, merasa hidupnya “sinetronable”. Itu loh … istilah yang digunakan untuk menggambarkan hidup seseorang yang mirip seperti sinetron.
Gara-gara tidak sengaja mengucapkan sumpah konyol, dia harus menikah dengan Arga-mantan pacar kakaknya! Belum lagi, pria itu memang agak-agak lain, termasuk kadar mesumnya … Akankah Yura dapat bertahan menghadapi “pernikahan sinetronable” ini?
Menjelang pernikahanku dengan Damar, aku mengganti pengantin wanita dengan mantan kekasihnya, Sinta Lestari. Semua itu kulakukan karena aku tidak sengaja mengetahui satu hal.
Damar menikah denganku hanya karena wasiat terakhir dari ayahku.
Alasan kami tidak pernah bersentuhan selama lima tahun hubungan kami, ternyata bukan karena dia khawatir akan penyakit jantungku, melainkan karena dia menjaga dirinya untuk Sinta.
Jadi, saat aku tahu bahwa Damar diam-diam membangun rumah tangga lain bersama Sinta, aku pun menjual seluruh saham milikku dan pergi ke luar negeri untuk menjalani pengobatan.
Pernah nggak sih nemu karakter antagonis yang bikin kita gregetan tapi sekaligus gemes? Di 'Ikatan Cinta', Rey itu contoh sempurna. Dari awal emang keliatan jahat banget, manipulatif, tapi entah kenapa charisma-nya bikin susah benci. Mungkin karena latar belakangnya yang traumatik atau cara acting-nya yang bikin nuansanya kompleks. Nggak cuma hitam putih kayak kebanyakan villain.
Justru karena dia 'bermasalah', penonton jadi penasaran apakah bakal ada redemption arc atau malah makin jadi monster. Ini yang bikin rating acaranya melambung—penonton suka konflik emosional yang nggak datar. Tapi ya tetep aja, pas dia nyakitin Aldebaran, rasanya pengen masuk TV buat gebukin dia!
Budiman Hakim memang lebih dikenal sebagai penyiar berita dan presenter, tapi beberapa kali dia muncul dalam sinetron Indonesia. Aku ingat betul waktu dia jadi cameo di 'Cinta Fitri' season terakhir—karakternya lucu banget, mirip persona aslinya yang santai tapi tetap berwibawa.
Sayangnya, perannya nggak terlalu besar, lebih seperti bumbu penyedap aja. Tapi buat penggemar setia seperti aku, melihat sosok serius seperti dia bermain di dunia fiksi itu cukup menghibur. Mungkin karena jadwalnya padat di dunia jurnalistik, jadi nggak sering main sinetron.
Pemain utama dalam 'Jangan Bercerai Bunda' cukup beragam dan membawa warna tersendiri ke dalam cerita. Ada Rianti Cartwright yang memerankan sosok Bunda dengan sangat emosional dan kuat. Lalu ada Eza Gionino sebagai suaminya yang penuh konflik. Mereka berdua benar-benar membawa chemistry yang kuat di layar.
Selain itu, ada juga pemain pendukung seperti Meriam Bellina yang selalu menghadirkan sentuhan humor dan drama sekaligus. Setiap karakter memiliki dinamika sendiri, dan castingnya sangat tepat untuk alur cerita yang penuh kejutan dan emosi ini. Sinetron ini berhasil membuat penonton terlibat secara emosional berkat performa para pemainnya.
Sinetron Indonesia punya ciri khas sendiri dalam mengekspresikan kekecewaan. Ada satu kata yang selalu muncul seperti mantra: 'Pengkhianat!' Rasanya setiap konflik pasti ada adegan dengan teriakan itu sambil air mata meleleh. Lucunya, kadang dipakai untuk hal sepele macam ketahuan makan martabak diam-diam. Tapi justru over-the-top-nya itu yang bikin penonton ketagihan.
Selain itu, 'Kau ingkari janjimu!' juga sering dipakai dengan intonasi dramatis. Saya suka mengamati bagaimana kata-kata ini menjadi semacam bahasa universal di sinetron. Meski terkesan klise, tetap efektif membangun emosi penonton. Mungkin karena sederhana dan langsung to the point, cocok untuk drama yang perlu cepat sampai ke konflik.