Bagaimana Cara Danzo Menjadi Hokage Dalam Naruto?

2026-02-18 09:37:09
258
Share
Kuis Kepribadian ABO
Ikuti kuis singkat untuk mengetahui apakah Anda Alpha, Beta, atau Omega.
Aroma
Kepribadian
Pola Cinta Ideal
Keinginan Rahasia
Sisi Gelap Anda
Mulai Tes

2 Jawaban

Ivan
Ivan
Pengamat Koki
Ada momen dalam 'Naruto' yang bikin aku geleng-geleng kepala, dan salah satunya adalah bagaimana Danzo Shimura bisa 'menjabat' sebagai Hokage Keenam. Ini ceritanya dari sudut pandang orang yang udah ngikutin alur politik di Konoha. Setelah Pain menghancurkan desa, Tsunade kehabisan chakra dan koma. Dalam kekosongan kekuasaan, Danzo—yang selama ini operasi di bayangan—langsung ambil kesempatan. Dia udah siap dari awal: punya basis dukung dari sebagian elit Konoha, punya pasukan ROOT yang loyal, dan yang paling penting, dia memanfaatkan ketidakstabilan pasca-serangan Pain. Tapi yang bikin menarik, dia nggak resmi dipilih melalui proses normal. Dia lebih seperti 'mengklaim' posisi itu sambil memanipulasi situasi. Bahkan Shikaku Nara sempat protes, tapi keadaan darurat bikin banyak orang nggak bisa berbuat banyak. Ironisnya, 'masa jabatannya' cuma sebentar sebelum dia kabur untuk ikut Pertemuan Kage. Jadi, lebih seperti coup halus sih.

Yang bikin gregetan, Danzo sebenernya punya ambisi jadi Hokage sejak era Hiruzen, tapi selalu kalah sama yang lain. Di arc ini, akhirnya dia dapet 'peluang' setelah desa lemah. Tapi ya, sifat manipulatif dan cara dia mengontrol segalanya bikin nggak ada yang betul-betul percaya sama dia. Bahkan para Kage lain juga skeptis. Jadi, meskipun dia 'resmi' dapat title, legitimasinya dipertanyakan dari awal sampai akhir. Bagusnya, Kishimoto bikin arc ini sebagai eksposur betapa berbahayanya figur seperti Danzo dalam politik.
2026-02-21 00:02:30
23
Bella
Bella
Si Pembaca Sopir
Dari perspektif penggemar yang suka analisis karakter, Danzo jadi Hokage itu puncak dari semua rencananya yang penuh intrik. Dia selalu percaya bahwa dirinya lebih cocok memimpin daripada Hiruzen atau Tsunade, dan akhirnya dapat kesempatan saat Konoha dalam titik terlemah. Yang dia lakukan sederhana: muncul sebagai 'penyelamat' ketika orang butuh figur kuat, lalu memanfaatkan ketakutan mereka untuk dapat dukungan. Tapi tentu saja, ini cuma topeng. Kekuasaannya rapuh karena dasarnya nggak sehat—lebih banyak paksaan daripada kepercayaan.
2026-02-21 11:27:16
21
Lihat Semua Jawaban
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi

Buku Terkait

Pertanyaan Terkait

Bagaimana hubungan Danzo dengan Hokage di Naruto?

4 Jawaban2026-02-18 08:04:22
Hubungan Danzo dengan para Hokage dalam 'Naruto' itu kompleks dan penuh ketegangan. Dia selalu berada di bayang-bayang, memainkan perannya sebagai 'akar' Konoha yang kontroversial. Dengan Hiruzen, hubungan mereka seperti persaingan lama—sahabat sekaligus rival yang sering berselisih paham tentang cara memimpin desa. Danzo menganggap dirinya lebih cocok memegang posisi Hokage, tapi Hiruzen selalu unggul. Ketika Tsunade mengambil alih, Danzo bahkan lebih sering bekerja di belakang layar, merencanakan coup dan memanipulasi situasi. Narasinya seperti shadow puppet master yang tak pernah puas dengan pemimpin yang ada. Di sisi lain, dinamikanya dengan Minato kurang dieksplorasi, tapi bisa ditebak dia melihat Minato sebagai figur muda yang 'kurang berpengalaman'. Yang menarik justru saat dia akhirnya menjadi Hokage sementara setelah Pain Attack—ironisnya, posisi yang selalu diidamkannya justru datang di saat desa porak-poranda. Hubungannya dengan para Hokage mencerminkan ambisi gelap dan kompleksitas moral dalam dunia ninja.

Apa kekuatan Danzo sebagai Hokage di Naruto?

2 Jawaban2026-02-18 21:26:33
Kekuatan Danzo sebagai Hokage sering kali dianggap kontroversial, tapi ada alasan mengapa dia layak menduduki posisi itu. Pertama, strategi dan kecerdasannya dalam memanipulasi situasi politik sangat luar biasa. Dia bukan sekadar ninja kuat, tapi juga pemain catur yang mahir. Misalnya, cara dia memanfaatkan 'Root' untuk membentuk jaringan mata-mata dan operasi bawah tanah menunjukkan kemampuannya mengontrol narasi dari belakang layar. Bahkan tanpa gelar Hokage resmi sebelumnya, pengaruhnya di Konoha nyaris tak tertandingi. Selain itu, Danzo memiliki koleksi jutsu yang mengerikan, terutama dengan Sharingan milik Shisui Uchiha. Kotoamatsukami adalah contoh sempurna bagaimana dia bisa memanipulasi pikiran orang tanpa mereka sadari. Ini bukan sekadar kekuatan fisik, tapi alat politik yang sempurna. Sayangnya, ambisinya sering kali mengaburkan moralitas, dan itu akhirnya menjadi kelemahannya. Tapi dari sudut pandang murni strategis, Danzo adalah Hokage yang efektif—meskipun mungkin tidak populer.

Bagaimana cara Danzo bersaing untuk menjadi Hokage?

4 Jawaban2026-02-18 11:52:21
Ada momen dalam 'Naruto' yang bikin aku merinding setiap kali ingat—ketika Danzo memanipulasi situasi untuk mendekati posisi Hokage. Dia bukan cuma bersaing secara terbuka, tapi main kotor di balik layar. Misalnya, memengaruhi dewan desa untuk meragukan kemampuan Tsunade pasca-Pain Attack, atau bahkan memanfaatkan Root sebagai alat politik. Yang bikin gregetan, dia seolah punya dalih 'untuk kebaikan Konoha' padahal jelas ambisinya personal. Karakter seperti ini bikin kita bertanya: seberapa jauh seseorang bisa pergi demi kekuasaan? Danzo juga mengincar legitimasi dengan cara curang—memakai Sharingan Shisui untuk memanipulasi pikiran. Ironisnya, justru metode inilah yang akhirnya menjatuhkannya. Aku selalu merasa penulis sengaja menunjukkan bahwa jalan licik tak pernah membawa ke puncak yang stabil. Pelajaran pahit buat seorang 'shadow Hokage' yang terlalu yakin dengan caranya sendiri.

Apa muslihat danzo naruto dalam perebutan jabatan Hokage?

4 Jawaban2025-11-08 22:55:49
Perhatikan ini: kalau mau ngerti langkah Danzo dalam perebutan kursi Hokage, kita harus lihat pola kerjanya yang selalu di belakang layar. Aku sering kebayang bagaimana dia merajut jaringan rahasia—mendirikan dan memakai unit tersembunyi yang dikenal sebagai Root untuk menjalankan operasi yang tak terpublikasi. Daripada bertarung di arena politik terbuka, Danzo memilih memengaruhi orang-orang kunci, menekan para tetua, dan memanipulasi informasi agar keputusan publik bergeser ke arahnya. Trik paling menjijikkan menurutku adalah kombinasi antara alat biologis dan mata terlarang: dia menyuntikkan sel-sel kuat ke tubuhnya untuk menambah daya tahan, dan menyembunyikan banyak Sharingan di lengan kanannya untuk kemampuan terlarang seperti membelokkan nasib lewat Izanagi. Itu semua membuatnya tampak kuat sekaligus sangat tidak etis. Dibandingkan dengan cara 'Naruto' yang menonjolkan keterbukaan dan membangun kepercayaan lewat tindakan, pendekatan Danzo adalah menyingkirkan lawan dari balik tirai. Bagiku sebagai pembaca, sisi ini yang bikin konfliknya terasa berat secara moral—bukan sekadar berebut posisi, tapi perebutan yang menguras nurani desa. Aku selalu tersentuh sama cara nilai-nilai Naruto pada akhirnya menantang taktik-taktik seperti itu.

Bagaimana akhir hidup Danzo sebagai Hokage?

3 Jawaban2026-02-18 04:08:38
Ada sesuatu yang tragis sekaligus memuaskan tentang cara Danzo menemui akhirnya. Meski dia sempat menjadi Hokage sementara, posisinya justru menjadi bumerang. Pertarungan epik melawan Sasuke di 'Naruto Shippuden' benar-benar menunjukkan betapa ambisinya yang gelap akhirnya menghancurkannya. Dia menggunakan Sharingan milik Shisui, Izanagi, dan segudang teknik terlarang, tapi semua itu tidak bisa mengimbangi kemarahan Sasuke yang membara. Yang paling ironis adalah kematiannya yang sia-sia. Dia bahkan mencoba menggunakan segel bunuh diri untuk menghancurkan Sasuke dan Obito, tapi gagal total. Alih-alih dikenang sebagai pahlawan, dia mati sebagai seorang pengkhianat yang terjebak dalam ilusi 'kehendak api' versinya sendiri. Rasanya seperti karma setelah semua manipulasi dan pengorbanan warga Konoha demi tujuannya.

Mengapa Danzo tidak pernah menjadi Hokage secara resmi?

3 Jawaban2026-02-18 05:38:27
Ada banyak alasan mengapa Danzo Shimura tidak pernah benar-benar menjadi Hokage, meskipun dia sangat menginginkannya. Salah satu faktor utama adalah ketidakpercayaan yang dia dapatkan dari rekan-rekannya di Konoha. Dia selalu beroperasi dalam bayang-bayang, memimpin Root dengan metode yang sering kali kejam dan tidak etis. Banyak shinobi, termasuk Hiruzen Sarutobi, tahu bahwa Danzo terlalu manipulatif dan egois untuk memimpin desa secara terbuka. Dia lebih peduli pada kekuasaan pribadi daripada kesejahteraan Konoha. Selain itu, reputasinya sebagai tokoh yang suka bermain di balik layar membuatnya tidak populer di kalangan warga desa. Orang-orang membutuhkan seorang pemimpin yang bisa mereka percayai, bukan seseorang yang selalu bersembunyi di balik intrik. Bahkan ketika dia akhirnya menjadi Hokage sementara setelah Pain's Assault, masa jabatannya sangat singkat karena metode otoriternya langsung ditolak oleh banyak pihak, termasuk Tsunade dan para elder lainnya.

Kapan Danzo diangkat sebagai Hokage sementara?

3 Jawaban2026-02-18 21:12:49
Dalam kisah 'Naruto Shippuden', momen Danzo Shimura diangkat sebagai Hokage sementara terjadi setelah kekacauan besar akibat invasi Pain di Konoha. Tsunade, Hokage saat itu, mengalami koma karena mempertahankan desa dengan chakra-nya. Situasi genting ini memaksa dewan Konoha mencari pemimpin baru, dan Danzo—yang telah lama mengincar posisi itu—memanfaatkan celah politik untuk mengambil alih. Yang menarik, pengangkatannya bukan tanpa kontroversi. Karakter Danzo selalu digambarkan sebagai sosok bayangan dengan agenda tersembunyi, dan kepemimpinannya hanya berlangsung singkat sebelum ia terbunuh dalam Pertemuan Lima Kage. Ironisnya, meski ia mengklaim bertindak untuk 'kebaikan Konoha', metode manipulatifnya justru memicu lebih banyak konflik. Ini menunjukkan bagaimana kekuasaan bisa jatuh ke tangan yang salah ketika situasi darurat terjadi.

Seberapa bersalah danzo naruto atas kematian Hokage ketiga?

4 Jawaban2025-11-08 08:54:47
Pandanganku soal Danzo dan kematian Hokage Ketiga selalu rumit—bukan hanya soal tindakan satu orang, melainkan akumulasi keputusan rahasia yang merongrong kepercayaan di Desa. Aku merasa Danzo bisa dianggap sangat bersalah secara moral dan politik. Dia membangun jaringan Root yang bekerja di luar pengawasan, menumpuk tindakan rahasia, dan mengambil langkah-langkah ekstrem demi apa yang dia anggap keselamatan desa. Keputusannya untuk menyimpan dan menggunakan Sharingan secara ilegal, memanipulasi informasi, serta mendukung langkah-langkah yang mengarah ke konflik internal membuat situasi Konoha jauh lebih rapuh. Ketika krisis datang, Hiruzen menghadapi serangan Orochimaru sendirian — itu hasil dari kebijakan yang terpecah dan kurangnya keterbukaan arah pimpinan. Di sisi lain, menaruh semua kesalahan atas nama Danzo saja terasa terlalu sederhana. Hiruzen memilih mempertahankan desa dengan caranya sendiri dan menanggung konsekuensi itu. Danzo memang membuat kondisi yang mempercepat tragedi, tapi kematian Hokage Ketiga adalah kombinasi pengkhianatan musuh eksternal, kebijakan internal yang gagal, dan keputusan pribadi Hiruzen. Aku tetap merasa Danzo menanggung beban moral besar, namun bukan pembunuh langsung. Aku menutupnya dengan rasa sedih atas kompleksitas yang membuat pahlawan seperti Hiruzen harus mengorbankan segalanya.

Kapan Danzo sempat menjadi Hokage sementara?

4 Jawaban2026-02-18 14:53:49
Ada momen menarik dalam 'Naruto Shippuden' di mana Danzo Shimura sempat mengambil peran sebagai Hokage sementara, meskipun cukup kontroversial. Ini terjadi setelah Pain menghancurkan Konoha dan Tsunade kelelahan setelah melindungi warga desa. Dalam kekosongan kekuasaan, Danzo memanfaatkan situasi untuk mendorong dirinya sebagai pemimpin sementara. Yang bikin gregetan adalah cara liciknya—dia bahkan memanipulasi sidang Kage untuk mendapatkan legitimasi. Tapi kita tahu sifat aslinya: penuh intrik, egois, dan mau menang sendiri. Masa jabatannya singkat banget karena dia lebih sibuk dengan agenda pribadi daripada membangun Konoha. Akhirnya, semua ketidakjujurannya terbongkar saat pertemuannya dengan Sasuke.

Apa kekuatan dan kemampuan Danzo sebagai calon Hokage?

4 Jawaban2026-02-18 21:14:47
Ada sesuatu yang menggelitik pikiran ketika membicarakan Danzo dan ambisinya menjadi Hokage. Karakter ini bukan sekadar antagonis klise; dia punya lapisan kompleks yang membuatnya menarik. Sebagai pendiri ANBU Root, pengalamannya dalam operasi intelijen dan black ops tak diragukan lagi. Dia mengorbankan moral untuk 'kebaikan desa'—sebuah filosofi kontroversial yang justru menjadi kekuatannya. Teknik Izanagi miliknya, ditambah koleksi Sharingan di lengan kanan, memberinya kemampuan bertahan hampir tak terbatas dalam pertarungan. Tapi yang paling mengesankan adalah kecerdikan politiknya. Dia bukan petarung frontal seperti Hiruzen atau Minato, melainkan ahli strategi bayangan. Sayangnya, metode 'tujuan menghalalkan cara' ini juga jadi titik lemah terbesarnya. Konoha mungkin butuh figur seperti dia di era perang, tetapi apakah cocok untuk masa damai?
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status