Ada sesuatu yang magis tentang bagaimana Dr. Irene dan pasangannya membangun kisah mereka. Aku ingat pertama kali membaca wawancara mereka di sebuah majalah lifestyle, di mana mereka bercerita tentang pertemuan di kampus saat masih sama-sama menjadi mahasiswa kedokteran. Bukan cinta pada pandangan pertama, tapi lebih seperti proses saling mengagumi dedikasi masing-masing. Irene sering bilang, 'Dia yang membuatku percaya romansa bisa tumbuh perlahan seperti pohon oak—kokoh dan berakar dalam.'
Yang bikin hubungan mereka unik adalah cara mereka menjaga keseimbangan antara karir dan keluarga. Meski sama-sama sibuk (Irene sebagai dokter spesialis anak dan suaminya sebagai peneliti), mereka punya ritual 'date night' setiap Jumat dengan menonton film bisu klasik—hobi aneh yang justru jadi ciri khas mereka. Di media sosial, Irene jarang pamer kemesraan, tapi setiap kali posting foto bersama, selalu terasa autentik; seperti potret mereka berdua memakai scrub hijau sambil sarapan cepat di dapur rumah sakit.
Kisah mereka mengingatkanku pada plot drama medis favoritku, tapi tanpa drama berlebihan. Aku suka bagaimana mereka mengakui perbedaan karakter (Irene lebih tegas sementara suaminya cenderung kalem) justru menjadi kekuatan. Pernah ada cerita lucu ketika suaminya diam-diam mengatur surprise birthday dengan mengundang seluruh pasien kecil Irene ke taman—gagal total karena hujan deras, tapi malah jadi kenangan paling mereka sukai sampai sekarang.
2026-04-27 17:03:52
12
View All Answers
Scan code to download App
Related Books
Sopir Kesayangan Dokter Cantik
Ryu Lee
10
15.5K
Menjadi sopir pribadi dokter tercantik, membuatku terjebak dalam hasrat di mana sang dokter ternyata tidak pernah dijamah suaminya yang seorang pelaut. Tidak hanya itu, aku juga terjebak dalam hasrat kedua pelayan pribadinya, yang sama-sama menggoda!
"Kalau kamu mau, masuklah! Perlihatkan kepadaku kalau keahlianmu tidak hanya menyetir mobilku, tapi menyetir tubuhku juga," ucap dr. Sarah memancing kejantanan dan juga adrenalin Reno secara bersamaan.
Ketika Pernikahan Diuji (Suamiku Dokter, tapi Impoten)
Dita SY
9.7
12.1K
Kata orang, aku beruntung bisa menikah dengan seorang Dokter sukses dan tampan. Tanpa mereka ketahui, ada yang kurang dari rumah tangga kami. Sudah dua tahun menikah, namun aku masih perawan. Semua itu karena....
Akibat penyakit kista yang diderita oleh Arumi Hayfa Hasan, dokter menganjurkan agar ia segera menikah dan hamil. Namun ia tak memiliki bayangan, siapa lelaki yang akan menjadi pendamping hidupnya?
Bukan ia tak cantik dan menaeik sehingga sulit mendapatkan jodoh. Namun selama ini orang tuanya cukup pemilih dalam menentukan siapa lelaki yang pantas bersanding dengannya. Arumi pun memutuskan untuk memberikan wewenang penuh terhadap kedua orang tuanya dalam urusan jodoh.
Namun sebuah kejutan terjadi di hari pernikahannya. Nama lelaki yang mengucap ijab qabul berbeda dengan nama yang tertera di dalam undangan yang tersebar.
Apa yang terjadi? Siapakah lelaki yang mendadak menikahi Arumi? Lalu bagaimana kisah rumah tangga mereka? Simak kisahnya di dalam novel "Dosen Dingin itu Suamiku"
“Ugh ... nikmat sekali, Mas!”
“Aaahh ... aku jadi cemburu padanya. Dia pasti puas sekali kalau lagi sama kamu. Tapi aku pasti lebih menggairahkan, kan?”
***
Avrisha menjalani operasi pengangkatan rahim setelah divonis penyakit yang mengancam nyawanya. Demi tetap bisa menjadi seorang ibu, sekaligus tuntutan memberikan keturunan dari mertuanya, ia dan Arion—suaminya—memilih menjalani program bayi tabung. Sel telurnya dibekukan dan ditanamkan ke rahim seorang wanita lain, Kirana, sahabatnya.
Hingga suatu malam, ia mendengar suara desahan dari kamar tamu yang dihuni Kirana, serta Arion yang selalu hilang dari kamarnya pada tengah malam. Ia menaruh curiga, tetapi memendam semuanya sampai bayinya lahir.
Di tengah kegundahannya, tanpa sengaja ia mendapati dokter kandungan yang menangani Kirana adalah mantan kekasihnya, pria itu kembali menawarkan cinta setelah belasan tahun lamanya. Avrisha dihadapkan dilema, terlebih saat rumah tangganya dilanda keretakan.
Mampukah ia menahan semua demi kelahiran anaknya? Atau memilih membagi lagi hatinya dengan sang mantan kekasih?
Masih muda, memiliki karir bagus, dan sudah mempersembahkan tiga buah hati untuk suami, tapi tetap saja dia diduakan dengan perempuan lain. Kenapa bisa?
Siska tidak menyangka bahwa dia akan mengalami nasib serupa sahabatnya yang diduakan secara diam-diam.
Roni yang dikenal alim dan berpengetahuan luas ternyata telah menikah lagi tanpa izin Siska. Memorinya melayang beberapa tahun silam, saat Roni membicarakan tentang bolehnya seorang suami memiliki istri lebih dari satu, tapi Siska terang-terangan menolak.
Apakah Siska tetap bertahan? Atau justru pergi dengan membawa serta anak-anaknya?
Wiratama, seorang dokter dingin yang sangat angkuh, ia juga terkenal tak menyukai wanita yang menggodanya, bagaimana bisa Wira akhirnya takluk dengan seorang wanita? yuk simak kisah nya bersama gadis cantik yang mengejarnya untuk mendapatkan cinta dokternya Wira.
Dalam serial 'Dr. Irene', hubungan percintaan karakter utamanya selalu jadi sorotan penonton. Meski banyak yang nebak-nebak, suaminya ternyata adalah Dr. Andika, dokter bedah yang sering tampil di musim kedua. Awalnya mereka digambarkan sebagai rival di rumah sakit, tapi chemistry-nya justru berkembang jadi hubungan yang manis. Uniknya, konflik mereka justru muncul dari perbedaan pendekatan dalam menangani pasien—Irene yang lebih humanis vs Andika yang sangat technical. Adegan ketika mereka akhirnya mengakui perasaan di ruang ganti rumah sakit pas hujan deras itu bikin banyak orang meleleh!
Yang bikin hubungan mereka menarik adalah dinamika power struggle-nya. Di rumah, Irene justru lebih dominan meski di rumah sakit Andika dikenal sebagai 'si tangan dingin'. Mereka sering ribut hal sepele kayak siapa yang harus ngambil jemuran atau belanja bulanan, tapi justru itu yang bikin terasa relatable. Pasangan ini juga punya tradisi nonton film horor setiap Jumat malam—ironis karena sehari-harinya mereka berdua kerja di dunia medis yang serius.
Ngomongin 'The Glory' season terakhir, aku sempet penasaran banget sama sosok suaminya Dr. Irene. Dari obrolan di forum-forum, banyak yang nebak-nebak apakah karakter ini bakal muncul atau enggak. Aku sendiri ngerasa penampilannya bakal jadi twist yang menarik, apalagi setelah semua konflik yang terjadi di season sebelumnya. Tapi setelah nonton sampai tamat, ternyata nggak ada adegan atau flashback yang nunjukin dia langsung. Lebih banyak eksplorasi tentang dinamika hubungan mereka lewat percakapan sama ekspresi Irene. Mungkin emang sengaja dibikin ambigu biar penonton bisa interpretasi sendiri.
Kalau dari sudut pandang storytelling, keputusan buat nggak nampilin suaminya secara fisik itu cukup clever. Itu bikin fokus tetap ke karakter Irene dan perjuangannya, tanpa distraction. Tapi tetep aja, sebagai penonton yang udah investasi emotionally sama ceritanya, aku sedikit kecewa nggak bisa liat closure yang lebih konkret tentang hubungan mereka. Akhirnya lebih ke implied resolution, yang bisa jadi plus atau minus tergantung preferensi masing-masing.
Seringkali kita melihat 'The Glory' fokus pada kisah Dr. Irene yang kuat, tapi jarang menyentuh kehidupan pribadinya. Dalam beberapa wawancara, disebutkan bahwa pasangannya memang bekerja di bidang medis, tapi bukan sebagai dokter melainkan seorang peneliti biomedis. Ini menarik karena mereka bisa berdiskusi tentang isu kesehatan dari dua sudut berbeda - praktik klinis dan riset laboratorium.
Hubungan mereka justru terasa lebih dinamis karena perbedaan latar belakang ini. Beberapa penggemar bahkan membuat meme lucu tentang 'pertengkaran ilmiah' mereka di meja makan. Meski tidak sesering di drama, chemistry mereka di kehidupan nyata justru terasa lebih otentik dan relatable bagi pasangan yang bekerja di bidang serupa tapi tidak identik.
Kebetulan banget aku baru rewatching beberapa episode 'The Penthouse' dan suami Dr. Irene, Logan Lee, itu salah satu karakter yang bikin drama makin menggigit. Karakternya tuh kompleks banget—dari sisi luar terlihat cool dan calculative, tapi dalamnya punya trauma masa kecil yang nge-hantuin. Yang bikin menarik, Logan ini nggak cuma jadi 'suami' doang, dia punya agenda sendiri yang sering bentrok sama Irene. Chemistry mereka di season 2 itu nggak main-main, apalagi pas adegan dia muncul kembali pakai kacamata hitam setelah dikira mati. Penasaran kan gimana hubungan mereka berdua bakal berakhir?
Dari sisi penulisan, Logan Lee ini representasi bagus tentang bagaimana karakter 'grey area' bisa bikin cerita lebih dinamis. Dia nggak sepenuhnya villain, tapi juga nggak heroik. Misalnya, dia tega manipulasi orang demi balas dendam, tapi di sisi lain rela ngorbankan diri buat orang yang dicintai. Nuansa kayak gini yang bikin 'The Penthouse' nggak cuma sekadar drama revenge biasa.