Ada kabar terbaru nih dari akun Twitter salah satu sutradara yang sering kerja sama dengan Eun Soo. Katanya bulan depan dia udah dijadwalkan untuk tes fisik terakhir sebelum mulai syuting lagi. Tapi perannya bakal sedikit dimodifikasi dulu - mengurangi adegan fisik yang berat. Yang lucu, pas ditanya soal cedera ini di live stream kemarin, Eun Soo malah becanda, 'Ini kesempatan buat improve acting skill di scene drama ringan.' Keren banget cara dia menghadapi situasi ini!
Kalau ngomongin pemulihan Eun Soo, aku inget banget press conference terakhirnya. Wajahnya masih sedikit pucat, tapi senyumnya tetap semangat. Dia bilang rasa sakitnya sudah berkurang 70% berkat program pemulihan yang dijalanin. Yang menarik, dia malah memanfaatkan masa istirahat ini buat belajar skenario writing - kayaknya pengin ekspansi ke bidang lain juga. Beberapa staf produksi bilang Eun Soo itu tipe pekerja keras, makanya progress pemulihannya lebih cepat dari prediksi dokter.
Aku baru-baru ini nonton wawancara dokter tim yang menangani Eun Soo. Katanya, cedera ACL-nya termasuk kategori sedang, tapi karena tuntutan peran sebagai aktris, proses rehabilitasinya harus ekstra hati-hati. Dia sempat pakai knee brace selama 6 minggu dan dilarang melakukan gerakan tiba-tiba. Yang bikin salut, meski dalam kondisi seperti itu, dia masih menyempatkan diri datang ke meeting produksi dengan kursi roda. Komitmennya bener-bener nggak main-main!
Denger-denger sih sekarang Eun Soo udah mulai bisa jalan tanpa tongkat, meski masih dibatasi. Aku liat di YouTube ada fancam dia keluar dari klinik rehab minggu lalu, gerakannya udah lebih natural. Tapi katanya untuk adegan action atau dance masih belum diperbolehkan sama dokternya. Beberapa netizen sempat khawatir bakal ada efek jangka panjang, tapi manajemennya udah konfirmasi bahwa semua prosedur medisnya berjalan optimal.
Dari pengamatan terakhir yang sempat kubaca di forum penggemar, kondisi Lim Eun Soo memang cukup mengkhawatirkan setelah cedera di lokasi syuting. Cedera lututnya membutuhkan waktu pemulihan lebih lama dari perkiraan awal, dan kabarnya dia harus menjalani terapi intensif selama beberapa bulan. Yang bikin sedih, proyek drama yang sedang dia garap sempat tertunda karena hal ini.
Tapi sisi positifnya, Eun Soo aktif membagikan progres pemulihannya lewat Instagram. Dia sering posting foto sedang latihan fisioterapi atau video pendek saat membaca naskah. Kayaknya dia nggak mau terlalu lama cuti dari industri hiburan. Penggemar juga pada support banget, selalu ngasih semangat di kolom komentar.
2026-05-01 14:36:24
2
Lihat Semua Jawaban
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Buku Terkait
Surga yang Telah Retak
Ida Saidah
10
149.6K
Selama ini aku terlalu terbuai dalam dekapan cinta yang katanya akan setia untuk selamanya, namun nyatanya dia mendua, membagi hati serta raganya dengan wanita lain setelah dua puluh lima tahun usia pernikahan kami.
Haruskah aku bertahan, kembali menyatukan kepingan-kepingan cinta yang telah hancur berantakan, ataukah menepi mencari kebahagiaan sendiri?
Duke Buta yang Berakhir Mati Dieksekusi sebagai Pengkhianat Menjadi Suamiku!
Aku masuk ke dalam novel.
Namun, aku bukan tokoh utama, melainkan istri antagonis dari seorang duke buta yang akan mati dieksekusi sebagai pengkhianat di akhir cerita.
Masalahnya, dia adalah karakter favoritku.
Karena itu, kali ini aku akan mengubah takdirnya dan memastikan dia tetap hidup!
Hidup Dina seakan hancur berkeping-keping ketika kebenaran terungkap: Danang, lelaki yang pernah ia percayai sepenuh hati, tega mengkhianati pernikahan mereka. Cinta yang dulu ia rawat dengan air mata dan doa, runtuh hanya karena satu kata—selingkuh. Perceraian itu bukan sekadar perpisahan, melainkan luka yang menggores jiwa, meninggalkan perasaan hampa sekaligus marah yang tak mudah terobati.
Namun, di tengah kehancuran itu, Dina harus tetap berdiri. Demi ketiga anaknya yang masih membutuhkan pelukan, ia menelan pil pahit dan menatap dunia dengan mata basah tapi hati yang mulai dikeraskan oleh kenyataan. Dari seorang istri yang dikhianati, ia bertransformasi menjadi seorang ibu yang berjuang sendirian. Kini, setelah semua badai di season pertama kehidupannya, perjalanan baru terbentang di hadapan Dina—perjalanan yang tak hanya menguji kesabarannya, tapi juga keberaniannya untuk kembali percaya pada arti kebahagiaan.
Suamiku baru saja selesai menjalani operasi dengan anestesi total. Kesadarannya belum pulih sepenuhnya dan dia terus meracau tidak keruan.
Aku tertawa dan merekam tingkah konyolnya itu sambil membantunya berbaring di tempat tidur. Namun, tiba-tiba, aku mendengar dia memanggil nama seorang anak laki-laki.
"Putraku yang baik, jangan nakal ya. Ayah sedang sibuk."
Senyum di wajahku langsung membeku. Aku terpaku di tempat.
Kami sudah sepuluh tahun memilih untuk tidak punya anak. Lalu, dari mana datangnya anak laki-laki itu?
Dengan tangan gemetar, aku membuka ponselnya. Selama bertahun-tahun menikah, ini pertama kalinya aku memeriksa ponselnya.
Begitu terbuka, di dalam album foto tersembunyi, penuh dengan foto-foto mesra seorang wanita lain bersama seorang anak kecil.
Anak laki-laki itu memiliki wajah yang sangat mirip dengan suamiku. Berdasarkan tanggal pada foto, anak itu sudah berusia tiga tahun.
Senyum bahagia mereka bertiga benar-benar menusuk hatiku.
Padahal dahulu, dia sendiri yang bersumpah dia sangat membenci anak kecil dan tidak ingin terikat oleh keluarga. Itulah alasan dia meyakinkanku untuk tidak punya anak.
Ternyata, dia bukannya benar-benar ingin hidup tanpa anak. Dia hanya tidak ingin punya anak denganku.
Menemukan sang suami berselingkuh tentu membuat dada terasa sakit. Stela merasakan dunianya runtuh melihat dengan mata kepalanya sendiri sang suami bercinta dengan wanita lain. Dia bertahan, tapi bukan untuk tetap bersama, melainkan dia sedang membuat pria itu menyesali perbuatannya dan merasakan sakit yang Stela rasakan.
Nisa terpaksa menyetujui hadirnya wanita kedua di hati Bima, suaminya. Sebab tidak jua mampu memberi keturunan setelah sepuluh tahun usia pernikahan mereka.
Pernikahan poligami itu awalnya berjalan mulus, walau kerap Nisa terpaksa harus mengalah. Hingga kecelakaan yang terjadi pada Bima merubah segalanya. Mala, istri kedua Bima ternyata telah menyusun rencana bersama ibu mertua untuk memisahkan Nisa dan Bima.
Setelah Nisa dijatuhkan talak, ia memilih pergi dari kehidupan Bima. Namun, takdir berkata lain. Wanita itu hamil. Tapi sayang, Bima tak mau jua mengakui jika anak itu adalah anak dari benihnya.
Nisa sangat menyesal atas fitnah yang ditebarkan ibu mertua dan adik madunya. Dia memilih pergi lebih jauh, membesarkan anaknya seorang diri. Hingga takdir mempertemukan kembali Bima dan si Mbok yang tahu tentang berita kehamilan Nisa.
Saat itulah Bima menyesal dan ingin meminta maaf pada Nisa. Akankah Nisa memaafkan Bima dan mengijinkan lelaki itu bertemu dengan anak yang tak pernah dia akui?
Ada kabar yang beredar bahwa Lim Eun Soo mengalami cedera selama proses syuting karena adegan aksi yang cukup intens. Beberapa sumber mengatakan dia tidak menggunakan stunt double dan memilih melakukan adegannya sendiri untuk hasil yang lebih autentik. Sayangnya, salah satu gerakan kurang sempurna dan menyebabkan keseleo di pergelangan kakinya.
Tim produksi langsung menghentikan syuting dan memastikan dia mendapat perawatan medis secepat mungkin. Meski cedera tidak terlalu parah, proses pemulihan memakan waktu beberapa minggu. Hal ini menunjukkan betapa profesionalnya dia dalam bekerja, tapi juga mengingatkan pentingnya keamanan di lokasi syuting.
Melihat perkembangan karier Lim Eun Soo pasca cedera memang menarik. Dia sempat vakum sebentar untuk pemulihan, tapi kemudian muncul di drama 'The Golden Spoon' tahun 2022. Performanya tetap memukau meski dengan kondisi fisik yang mungkin belum 100%. Aku suka bagaimana dia memilih proyek yang tidak terlalu physically demanding tapi tetap menantang secara akting. Beberapa penggemar khawatir, tapi justru keren melihatnya kembali dengan lebih matang.
Dari wawancaranya, Eun Soo bilang dia lebih selektif sekarang. Alih-alih buru-buru comeback, dia fokus pada peran yang benar-benar cocok. Aku respect banget sama keputusannya itu. Di industri yang serba cepat, keberaniannya untuk ambil jeda dan pulih total itu inspiratif banget.
Ada sesuatu yang bikin penasaran banget soal kabar terbaru Lim Eun Soo. Nggak banyak info resmi yang keluar, tapi dari beberapa forum olahraga Korea yang sering kubaca, ada rumor bilang dia udah mulai latihan ringan sejak awal bulan ini. Tapi tetep aja, pemulihan cedera itu prosesnya nggak bisa dipaksain. Aku pernah ngobrol sama temen yang kerja di bidang fisioterapi, dan mereka bilang recovery atlet level tinggi itu biasanya lebih lama dari perkiraan karena tekanan kompetisi.
Yang jelas, fans seperti aku cuma bisa sabar nunggu pengumuman resmi dari agensinya. Terakhir denger, Eun Soo sempat posting story di Instagram latihan di gym, tapi nggak jelas itu bagian dari rehab atau udah full training. Semoga aja sebelum akhir tahun ini bisa comeback dengan performa terbaik!
Baru kemarin aku baca forum K-drama dan langsung concern banget pas dengar kabar Lim Eun Soo harus mundur dari proyek 'The Crowned Clown' remake karena cedera lutut. Padahal nih, aku udah ngefans sama akting naturalnya sejak 'Memories of the Alhambra'. Kabarnya production housenya lagi cari pengganti cepat-cepat, tapi bakal susah ngegantiin chemistry-nya sama Yeo Jin-goo. Aku malah penasaran gimana mereka bakal nulis ulang alur ceritanya, soalnya Eun Soo udah shooting beberapa adegan penting.
Dari sisi penggemar, sedih sih lihat aktor favorit harus drop out karena alasan kesehatan. Tapi kesehatan memang prioritas, dan semoga Eun Soo cepat pulih! Series ini sendiri udah jadi bahan perbincangan panas karena remake dari drama hit 2019, jadi pressure-nya gede banget buat tim produksi sekarang.