Mengikuti perkembangan layanan edukasi digital memang selalu menarik. Terakhir kali aku cek, Tutorku menawarkan beberapa paket berlangganan dengan harga bervariasi tergantung jenjang pendidikan dan fitur yang diakses. Untuk jenjang SD biasanya sekitar Rp150.000–200.000 per bulan, sedangkan SMP/SMA bisa mencapai Rp250.000–350.000. Mereka sering memberikan promo bundle 3 atau 6 bulan yang lebih hemat.
Yang kusuka dari Tutorku adalah fleksibilitasnya—bisa request tutor khusus atau ikut kelas grup. Aku pernah bandingkan dengan kompetitor, dan harganya cukup kompetitif mengingat fitur live tutoring-nya yang interaktif. Oh iya, mereka juga punya trial class gratis yang berguna banget buat testing kecocokan metode belajarnya sebelum berkomitmen langganan.
Setelah browsing forum parenting kemarin, banyak yang bilang biaya Tutorku itu dynamic banget. Tergantung mata pelajaran dan durasi. Kursus matematika SMA misalnya, per sesi 90 menit bisa Rp75.000–120.000. Kalau dihitung per bulan dengan 4 pertemuan, totalnya sekitar Rp300.000–480.000. Mereka juga punya sistem poin yang bisa ditukar free class. Aku sendiri prefer paket 'Study Buddy' mereka yang Rp199.000/bulan—sudah include modul dan konsultasi via chat 24 jam.
Dari pengalaman teman-teman yang pakai Tutorku tahun ini, skema harga mereka cukup transparan di website resminya. Basic package mulai dari Rp129.000/bulan untuk akses materi prerecorded, tapi kalau mau sesi privat dengan tutor, harganya melonjak ke kisaran Rp300.000-an. Bedanya sih di kualitas pendampingan—tutor yang berpengalaman biasanya masuk tier harga premium.
Lucunya, waktu aku coba telpon CS-nya, mereka justru menawarkan diskon 20% untuk pembayaran triwulan. Jadi technically bisa ditekan jadi sekitar Rp240.000/bulan. Worth it sih menurutku, apalagi kalau anak butuh bantuan intensif untuk persiapan ujian.
2026-05-08 10:43:42
9
View All Answers
Scan code to download App
Related Books
Pria Sewaanku Ternyata Miliuner?
Kayla Sango
10
30.7K
Vivian Kusuma cuma pengin balas dendam sama mantannya. Setelah dipermalukan dan ditinggal di pelaminan, yang dia mau cuma masuk ke ruangan resepsi itu sebagai wanita yang menawan, dengan pasangan sempurna di sampingnya.
Tapi, kenapa sih pria yang disewanya ternyata adalah seorang miliuner?
Di depannya berdiri Adriel Mahendra, Direktur Utama Grup Mahendra yang sombongnya teramat sangat, tapi gantengnya bikin hati berdebar, salah satu pria terkaya di negeri ini. Saat menyadari hal itu, Vivian merasa seolah tanah di bawah kakinya amblas.
Masalahnya, sekarang seluruh media sosial sudah percaya kalau mereka berdua pacaran. Dan masalah paling besar? Kakeknya Adriel juga percaya.
Sekarang Adriel harus melanjutkan sandiwara itu kalau dia mau mewarisi bisnis keluarga. Vivian cuma ingin keluar dari kekacauan ini tanpa digugat. Tapi ketika batas antara kebohongan dan kenyataan mulai kabur, Vivian sadar dia mungkin sedang melangkah ke perangkap paling berbahaya yaitu jatuh cinta lagi.
"Aku pernah ditinggal sebelumnya, Adriel. Aku nggak bakal bikin kesalahan itu lagi."
"Siapa bilang kali ini cuma kamu yang akan kalah?"
Inilah komedi romantis penuh kejutan, rahasia yang terkubur, dan gairah yang terlalu menggoda untuk diabaikan. Akankah Vivian menemukan keberanian untuk membuka hatinya lagi?
Jenna Ren, hamil dari hubungan cinta satu malam.
Pria itu, sang atasan, setuju bertanggung jawab, dengan menikahinya.
Apakah karena cinta buta? Tentu bukan.
Pernikahan membawanya ke neraka nyata. Hinaan dan perlakuan kasar, kerap diterima oleh Jenna.
Namun, ia bertahan untuk bayi dalam kandungannya.
Follow IG @aurhorphoenix_
Aku bekerja sebagai tutor privat untuk seorang murid. Saat mengajar, aku tiba-tiba mengalami serangan kecanduan seksual dan mencapai orgasme di depan orang tua murid.
Hari itu, obat penenangku sudah habis. Ruang belajar terasa semakin sempit, di depanku ada murid yang aku ajar.
Pada saat aku hampir disiksa kepuasan klimaks hingga hampir kehilangan akal sehat, sebuah sentuhan dari satu tangan terasa, dengan kekuatan yang belum pernah aku rasakan, memicu bagian tubuhku yang paling sensitif dan tersembunyi.
Aku tetap berusaha mengajar, memaksakan diri menyelesaikan penjelasan dengan terbata-bata.
Ketika pelajaran mencapai bagian terakhir, aku akhirnya runtuh. Aku mengeluarkan suara kepuasan yang sempat aku tahan. Dan saat itu, ada sesuatu yang hangat dan menusuk di belakangku.
Saat aku berusia tujuh tahun, ayahku meninggal dalam sebuah kecelakaan mobil. Tak lama kemudian, ibuku menikah lagi dengan cinta pertamanya dan membawaku tinggal bersama keluarga barunya.
Pada makan malam pertama di rumah itu, ayah tiriku mengumumkan sebuah aturan keluarga.
"Mulai sekarang, di keluarga ini masing-masing menanggung biaya hidupnya sendiri."
Saat itu aku mengambil sepotong daging sapi dan memakannya.
Namun setelahnya, ayah tiriku meminta aku yang baru berusia tujuh tahun membayar enam juta untuk biaya makanan tersebut.
Aku menoleh ke arah kakak tiriku yang sedang makan dengan lahap.
"Kakak juga makan daging sapi. Kenapa Papa nggak minta Kakak bayar?"
"Karena dia anak kandung Papa," jawab ayah tiriku. "Papa sayang dia, jadi dia punya hak istimewa karena ada hubungan darah."
Aku pun memandang Ibu.
Ayah tiriku melanjutkan, "Mamamu itu istriku. Papa cinta dia, jadi dia juga punya hak istimewa."
"Sedangkan kamu, kita nggak punya hubungan darah, juga nggak ada ikatan perasaan. Papa nggak punya kewajiban untuk membesarkan kamu."
Lumi Savira punya pekerjaan yang tidak bisa ia ceritakan ke sembarang orang: ia adalah istri sewaan profesional. Bisa dikontrak harian, mingguan, atau bulanan—tugasnya simpel tapi penting: menemani klien menghadapi keluarga bawel, acara sosial yang ribet, dan pertanyaan ‘kapan nikah’. Tarifnya? 5 juta per hari, mahal tapi jelas sebanding dengan kesabaran yang harus ia keluarkan.
Semua berjalan rapi. Namun rutinitasnya yang absurd itu mulai terganggu ketika suatu tawaran datang—seorang klien misterius meminta kontrak enam bulan. Lebih lama, lebih mahal, dan lebih berisiko. Tanpa disadari, Lumi mulai menghadapi hal yang tidak ada dalam kontrak: perasaan.
Karena menjadi istri sewaan itu mudah.
Yang sulit adalah menjaga hati tetap utuh, saat semuanya terasa terlalu nyata.
Sejak kecil aku menjadi kontroversi karena aku terlalu montok.
Setelah menjadi dosen di sebuah kampus, para murid laki-laki yang muda dan energik di kelas selalu menatapku di setiap kelas.
Gairah di mata mereka tampak jelas.
Ketika pulang ke rumah, aku menyadari bahwa tetangga di seberang jalan ternyata adalah salah satu murid laki-lakiku.
Suatu hari pipa air di rumah tiba-tiba pecah dan suamiku tidak ada di rumah.
Murid laki-laki itu bergegas masuk setelah mendengar suara keributan itu dan terkejut ketika melihat aku yang basah kuyup dan tampak berantakan.
Detik berikutnya, dia berkata dengan penuh semangat, “Bu Guru, izinkan aku membantumu mengatasinya...”
Ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan ketika mencari layanan tutor untuk SMA. Platform seperti Tutorku biasanya menawarkan beragam pilihan guru dengan spesialisasi berbeda, termasuk mata pelajaran SMA seperti Matematika, Fisika, atau Bahasa Inggris. Namun, ketersediaan guru bisa bervariasi tergantung lokasi dan kebutuhan spesifik.
Pengalaman pribadi saya menunjukkan bahwa platform semacam ini sering kali memiliki filter pencarian yang memudahkan untuk menemukan tutor sesuai jenjang pendidikan. Coba cek langsung di aplikasi atau situsnya untuk melihat apakah ada kategori khusus SMA. Jangan ragu juga untuk menghubungi customer service mereka jika informasi kurang jelas.
Baru lihat ada banner besar di homepage Tutorku tentang promo diskon khusus pengguna baru! Ternyata mereka lagi ngadain program 'First Lesson Free' buat yang pertama kali booking tutor. Lumayan banget sih, bisa coba dulu fitur mereka tanpa bayar. Katanya, setelah itu ada diskon 50% untuk 5 sesi berikutnya kalau langganan dalam 24 jam. Cuma berlaku sampai akhir bulan ini, jadi yang mau coba buruan deh. Aku sendiri udah coba pakai kode VOUCHERNYA dapet tambahan cashback 10%. Promo kayak gini jarang banget, apalagi buat platform belajar online.
Yang asik, diskon ini bisa dipake buat semua mata pelajaran dan tutor. Jadi nggak terbatas kayak platform lain yang cuma nawarin diskon tertentu. Aku udah bandingin sama competitor, diskon Tutorku emang lebih gede plus fleksibel. Tapi inget, kuotanya terbatas per hari, jadi jangan nunda-nunda kalau emang minat.
Dari pengalaman teman-teman yang pernah mencari guru privat untuk anak-anaknya, tarifnya bisa sangat bervariasi tergantung jenjang pendidikan, lokasi, dan kualifikasi pengajar. Di kota besar seperti Jakarta, untuk tingkat SD biasa mulai dari Rp100.000 per jam, sedangkan untuk tingkat SMA khusus mata pelajaran sains bisa mencapai Rp250.000 per jam. Guru dengan latar belakang perguruan tinggi ternama atau berpengalaman sering kali memasang tarif lebih tinggi.
Yang menarik, ada juga sistem paket dimana orang tua membayar per pertemuan dengan durasi lebih lama, misalnya 1.5 jam dengan diskon kecil. Beberapa guru menawarkan trial gratis untuk sesi pertama agar orang tua dan anak bisa melihat kecocokan gaya mengajar. Di platform online sekarang juga banyak pilihan les privat dengan harga kompetitif karena mengurangi biaya transportasi.